
Hari-hari sebagai istri polisi juga seru, benar kali ini pun aku ikut PMI untuk donor darah di rumah sakit..
"suster, cepat bawa mama " Olivia panik
terlihat Olivia sedang mendorong pasien korban kecelakaan
ternyata stok PMI kosong, pasien itu kehilangan banyak darah, butuh golongan darah AB negatif
"suster ambil darah saya, kebetulan saya AB negatif " vanila setuju
Olivia pun cuma bisa melihat, vanila donor darah untuk mamanya, karena memang darah olive tidak cocok
"terima kasih sudah bantu mama ku " ucap Olivia
"tidak apa, ini tugas ku sebagai ibu jendral dan sesama muslim harus saling tolong menolong " vanila tersenyum
sebenarnya aku benci lihat senyum vanila
"meskipun kamu sudah jadi ibu jendral, tetap saja bagiku kamu tidak cocok sama mas yudha " sambung Olivia
"terserah, dokter Olivia seperti nya kamu harus mulai move on "
di tengah perdebatan itu pun suster bilang, jika kondisi ibunya Olivia mulai membaik
"vanila sekali lagi aku ucapkan Terima kasih sudah bantu ibu ku, tapi tetap saja aku tidak menyukaimu "
ibunya Olivia, berarti itu ibu yang pernah aku tolong kemarin..
kegiatan PMI sudah selesai sebelum.. pulang vanila pun mampir dulu ke cafe miliknya
jantung ku.. berdegup.. kencang ya.. jika terus berfikir wajah ibunya Olivia yang tampak baik
"hei.. kalau jalan tuch pakai mata " ucap pria yang berdiri
"jalan itu pake kaki, bukan mata, kamu saja minggir lah jangan berdiri di jalan "
namun vanila yang masih belum.. sadar siapa pria itu
"gadis penakluk vanila aprilia rupanya sekarang kamu sudah tenar ya " pria itu tertawa
"blueberry, kamu sudah pulang " teriak vanila
mereka pun berpelukan akrab
"sejak kapan kamu berubah jadi gagah begini "
"vanila dari dulu aku sudah gagah juga keren"
blueberry nama aslinya berry nugraha dia tinggal di luar negeri, dan baru saja lulus s2 jurusan kedokteran ahli patah tukang
"aku patah hati, kamu sudah menikah "
"tutup mulut mu, jika aku menunggu mu aku bisa jadi perawan tua "
"aku jadi makin penasaran sekeren apa polisi mu hingga mampu memikat hati gadis tomboy ini "
"sudah Berry jangan ngobrol berdua, vanila sudah jadi ibu jendral, jika pak yudha melihat kamu goda istrinya, kepala mu pasti langsung di tembak " donna ikut duduk
"benarkah, lalu jika aku pegang tangan mu dan menciumnya, apa dia langsung bunuh aku "
"tentu saja, pasti aku lakukan " ucap yudha yang baru datang
semua panik, melihat yudha marah
__ADS_1
"sayang kamu sudah datang, sini aku kenalkan "vanila ajak yudha duduk
" Hai, pak polisi aku berry nugraha mantan pacar vanila waktu sma "
"blueberry, jangan bicara sembarangan kamu tidak takut pada suami jendral. ku "
mata yudha terlihat makin tidak suka, polisi ini juga posesif..
"maaf kalian bisa lanjutkan reuni nya, tapi istriku harus pulang sekarang" yudha pun ajak vanila pergi
di mobil yudha juga tidak banyak bicara..
bahkan sampai di rumah juga diam, bahkan biasanya minta di ambilkan baju ganti tapi ini tidak..
"mas kamu marah " tanya vanila
"kamu pikir melihat istriku, akrab dengan teman prianya aku harus bahagia "
"blueberry itu cuman teman gak lebih, dia cuma becanda bilang mantan pacar, kan kamu tahu mantan aku cuma satu faris setyawan "
"masih belum move on ya, sampe ingat terus mantan "
"terserah lah, susah ngomong sama polisi cemburuan, posesif "
vanila pun tidur tutup selimut..
mana mungkin yudha biarkan vanila tidur
"mas yudha "
"setelah bikin aku kesal, sekarang kamu mau tidur tanpa beri imbalan minta maaf "
"imbalan apa? "
"sunah rosul.. malam jumat sayang "
tanpa basa basi baju itu pun berserakan di lantai, ciuman kini bebas menyusuri tubuh mulus vanila
makin mendesah... saat semua benang terlepas dan kini mereka menyatu
"biar pun marah, kamu tetap buas "
"itu hukuman, jika istri berani bikin suami cemburu " terus menyusuri leher vanila
panas.. panas.. kamar ini makin panas padahal ini di tengah malam
besok nya pun mereka sudah siap untuk jogging santai sebelum.. aktifitas di sekitar komplek perumahan
"mas kamu kenal ibunya Olivia? " tanya vanila
"ibu pamela, aku kenal kan Olivia berteman sudah lama " jawab yudha
"iya.. yang sudah lama berteman" vanila cemberut
"sayang ada apa? "
"kemarin di rumah sakit, saat PMI aku melihat ibunya olive kecelakaan dan butuh darat, stok kosong kebetulan darahnya cocok pada ku AB negatif, jadi aku donor untuk nya "
"bagus donk, mas bangga padamu sayang "
"dimana ibu pamela tinggal? kok aku baru lihat ya "
"setahu aku ibu pamela itu berbisnis, setelah ayahnya olive meninggal, dia sering tinggal ke banyak tempat termasuk ke luar negeri "
__ADS_1
"oh.. begitu ya "
"ayo, sayang kita lari lagi, biar sehat " yudha, jogging duluan
tapi aneh sekali ya.. melihat ibu pamela, seperti nya ada sesuatu jantung ku juga berdetak tak beraturan
saat hendak menyebrang, tiba -tiba mobil sedan yang di tumpangi pria yang bawa kotak biru itu lewat
"paman.. berhenti" teriak vanila
supir itu pun menoleh tapi melihat dari spion vanila bukannya berhenti malah makin ngebut
"sayang kamu tidak apa? "
"mas sedan itu, mobil yang pria kotak biru itu kendarai "
yudha pun kaget dan berusaha mengejar
sial
sudah kabur, tapi baguslah jika ada di jakarta makin mudah melacak
wajah vanila tampak kecewa
"sayang sudah lah, aku janji akan usut tuntas " yudha menenangkan
"sulit sekali, untuk tahu ibu ku saja itu sangat sulit, apa benar -benar dulu.. ibuku begitu benci aku ya " vanila menangis
yudha pun memeluk erat vanila
"ada aku disini, kita akan cari siapa? dan kenapa ibu mu pergi, jadi jangan menangis lagi, jantung ku pun berhenti berdetak jika kamu sedih '
benar mas.. aku rapuh sekali..
jantung ini ada karena ibu ku melahirkan aku..
tapi jika tidak suka kenapa? harus di buang
" ayo, ibu jendral kita bersiap, tugas kita harus tetap di kerjakan meski kadang pikiran kita tidak baik"
"aku paham.. pak polisi " vanila pun pergi mandi
"hei.. tunggu setidaknya ajak suami mu, jangan mandi sendiri"
"tidak mau, jika kamu ikut yang ada sampai pagi kita tidak selesai mandi " vanila pun kunci pintu kamar mandi
Terima kasih ya Allah sudah beri jodoh seperti vanila..
meski pun kadang aku harus spot jantung.. tapi aku bahagia..
bisa terus bahagia, dan aku pun. akan jadi untuk temukan bahagia mu vanila..
itu ibu kandung mu...
wanita yang paling kamu.. temui selama hidup mu..
chat dari Felix..
pak.. mobil sedan itu saya sudah tahu nama pemiliknya
bagus..
chat yudha
__ADS_1
ok.. teruskan, secepatnya bawa orang itu pada ku..
next part..