
di ruangan nonton TV.. aku lihat wajah suamiku tampak lelah selepas pulang kantor dan aku coba mendekatinya
"permisi, pak jendral ini teh hangat dan cake untuk teman nonton TV " vanila duduk di samping yudha
"wangi sekali.. sejak kapan kamu wangi sekali, bikin aku fresh melihat gadis ku cantik dan wangi " yudha pun mendusel pipi vanila
"dari dulu aku selalu cantik dan wangi, capek ya mau aku pijitin " vanila mengangkat kaki yudha di pahanya
"eits.. kamu mau apa? tidak perlu memijit " tolak yudha menarik lagi kakinya ke bawah
"mas aku ingin berbakti pada suamiku, kamu pasti capek dan lelah kan " vanila terus tersenyum
"sini peluk aku, cukup pelukan dan ciuman itu sudah jadi mood booster untuk ku " yudha pun mengecup bibir ku sekilas
"iih.. agresif.. waktu kenal aja jutek setengah mati, sekarang aja bucin akut " vanila melepas bibir nya
"namanya juga cinta, cinta vanila si gadis penakluk bikin aku takluk " senyum yudha mengembang..
deg.. deg.. dalam hati vanila berdebar kencang sebenarnya aku ingin minta ijin pada mas yudha, bissmillah semoga di kasih ijin
"mas aku boleh minta sesuatu gak? " vanila duduk lagi
"apa pun kalau bisa aku akan berikan? " yudha pun menyandarkan badanya di sofa
"aku boleh minta ijin jenguk Leon gak " vanila ragu
"uhuk.. uhuk.. sayang kamu tidak bercanda kan " yudha kaget dan batuk
"3 hari lagi ulang tahun danielo putra Nova dan Leon, aku ingin bicara 4 mata pada Leon boleh ya, please " vanila memohon
"sayang aku juga kan ayahnya danielo, aku akan bantu siapkan ulang tahun nya bersabar kak meyra dan dewa " yudha menekuk wajahnya..
"jendral, aku tahu kamu sayang pada danielo tapi Leon itu ayah kandungnya, aku ingin di masa pertumbuhan nya dia tidak boleh benci pada orang tuanya, seburuk apapun Leon tetap ayah kandungnya, percuma kita tutupi pun, semua akan terbongkar, aku harap kamu paham ya " jelas vanila juga manyun..
yudha menarik nafasnya, benar juga meski sekarang bisa di simpan kelak semua juga akan terbongkar apalagi seorang Leonardo..
"ok, besok aku kasih waktu setengah jam, tapi tetap kamu tidak boleh duduk apalagi pelukan dengannya, paham " mata yudha melotot
"ok siap jendral " tangan vanila bergaya bak anggota polisi
"tunggu, karena aku sudah beri ijin apa imbalan untuk ku " yudha menaikkan alisnya
"imbalan apa? masa sama istri kamu perhitungan " bibir vanila kembali cemberut
"jadi kamu tidak mau, atau aku batalkan ijin nya " goda yudha
"ya.. jangan dong, suami polisi ku, kamu mau apa? " tanya vanila binggung
yudha pun mendekati bibirnya di telinga vanila..
__ADS_1
"making love 4 ronde " yudha berbisik
"apa? iih.. itu sih kamunya aja yang doyan " vanila gugup
"ya.. sudah kalau gak mau? " yudha bete
dasar polisi ku.. makin lama makin kelihatan polisi juga manusia
"emang kamu kuat " goda vanila
"ha.. ha.. kamu meragukan aku, lihat perut kotak dan otot ku " yudha membuka bajunya
vanila pun menelan ludahnya.. alamat abis nih aku malam ini..
"tetap aku tidak yakin " gantian vanila berbisik di telingga yudha
yudha pun berjalan ke dapur, menyeduh sebuah jamu, yang bikin vanila melonggo yudha mencampur jamu, madu, susu dan telor 4 sekaligus dan meminumnya..
"mas kamu sakit kok minum jamu " wajah vanila terlihat aneh melihat yudha
"ini jamu resep umi, rahasia rumah tangga harmonis, agar tahan tempur semalaman " yudha kembali tersenyum
"dasar polisi aneh, bukan cuma pintar nangkep penjahat urusan beginian jagonya " vanila menepuk jidatnya,..
"ayo, ronde kita mulai " yudha pun mengendong vanila ke kamar bak pengantin baru
cup.. yudha langsung mencumbu mesra istrinya tanpa henti, beralih ke leher dan satu tangannya mulai berjalan liar menarik gaun tidur hingga gaun itu pun lepas seketika
"jika ingin dapat ijin, lawan aku " bisik yudha mengecup leher jenjang istrinya
"ok, aku siap " vanila pun membalas ciuman brutal suaminya..
iya cara ampuh bujuk suami untuk minta ijin adalah, dengan melakukan hubungan mesra..
seketika kamar itu berubah panas...
erangan demi erangan di lalui.. tenaga yudha sangat kuat, hingga kami baru sampai puncak di jam 2 pagi.. polisi juga manusia ya beb...
di rumah Olivia tampak lelah akibat baru selesai operasi.. iya tugas dokter juga cukup sulit harus siap dan tak peduli lelah demi pasien..
saat Olivia merebahkan tubuhnya di kasur sebuah pesan masuk ke hpnya
chat berry.
dokter Olivia Terima kasih sudah membantu ku dalam operasi, besok aku tunggu di kantin rumah sakit jam 8pagi
dokter aneh.. tadi sepanjang bicara sok ngeselin tapi sekarang sok akrab.. ngapain aku harus turutin tapi kalau nggak, dia atasan ku..
chat Olivia
__ADS_1
ok. jangan chat lagi aku ngantuk 😴😴
berry pun tersenyum mendapat balasan dari Olivia
dokter jutek, kita lihat apa aku juga bisa menaklukan dirimu, berry pun tidur di ranjang ya..
matahari pagi mulai menyinari, yudha pun jadi kesiangan akibat ulah semalam
"ulah kamu jadi kesiangan deh " vanila sibuk mengoleskan roti
"mau gimana lagi? namanya juga pengantin baru gempur terus " yudha cengegesan
"benar kah, aku lihat sejak menikah kamu jadi sering tersenyum ya, Felix dan agustin pasti senang polisi kaku sudah melumer" vanila senang
"berkat kamu sayang, hadirnya vanila gadis penakluk memang membuat aku takluk, dan aku bahagia sekali bisa memilikimu istri seperti diri mu, kamu adalah anugerah terindah dari Tuhan untuk ku " yudha peluk vanila dari belakang
"so sweat sekali.. apapun yang terjadi kamu akan selalu mencintaiku? " tanya vanila
"always with you honey, aku ingin kita menua bersama walau rumah tangga pasti penuh ujian, asalkan kita tetap saling mencintai aku percaya kita pasti bisa melewati nya " peluk yudha dan mencium pipi vanila
"setiap rumah tangga pasti ada ujiannya, dan nanti saat aku berkunjung menemui Leon jangan cemburu " pinta vanila
yudha pun melepas pelukannya dan membalik tubuh vanila menghadapnya
"asal kamu janji tidak baper lagi pada mafia itu " tatap yudha
"ha.. ha.. sorot mata mu tidak rela sekali, tapi aku harus tetap pergi " vanila senyum meledek
"gadis penakluk, jangan macam -macam ya, jika kamu baper lagi ketemu Leon, aku akan lakukan yang lebih dari pada semalam " ancam yudha
"dasar polisi mesum.. ujungnya di sambungin ke kamar " wajah vanila bete
"makanya jangan terlalu cantik, jadinya suami polisi mu ini makin bucin " ciuman pagi pun mendarat..
membujuk suamiku untuk ijin bertemu Leon berhasil ..
meski ada maksud lain yang ingin aku tahu butuh bantuan Leon..
jika kita ingin menangkap mafia butuh bantuan mafia juga agar petualangan ini lebih muda
karena aku yakin jam terbang Leon sebagai mafia internasional tidak di ragukan..
aku ingin kupas tuntas siapa sebenarnya syamsir putra dewangga alias samer Khan..
jika dia begitu licik dan pintar jebak ayah Abraham dan berhasil..
saatnya regenerasi tunggulah saat gadis penakluk ini turun tangan..
abis lah kamu paman samer...
__ADS_1