
leon tampak kesal mendengar 10 kapal milik nya berhasil di tangkap, dia marah dan membanting semua pajangan keramik di kamar nya
"pak 2 jam lagi kita meeting ya " ucap nila
"ok " leon singkat
wajah leon terlihat kesal sekali, apa mungkin ini efek dari penangkapan kapal kemarin
meeting pun berjalan seperti biasa, untuk bisa meyakinkan leon jika aku peduli pada nya aku menyuruh joni dan Denis menyiapkan pesta kejutan untuk nya
"beby jika kamu sudah tidak sibuk, ayo ikut aku " ajak nila
"kemana aku sedang tidak mute " leon menolak
"boleh aku tahu kenapa " nila penasaran
jika aku beritahu aprilia sekarang, aku tidak yakin dia bisa menerima
"sayang, baik lah ayo kita pergi " leon setuju
aneh, leon malah setuju tanpa men jawab aku
aku pun mengajak leon ke sebuah ballroom hotel me wah yang sudah ku undang teman -teman leon
aku tutup mata leon untuk memberi kejutan.
"ayo sayang buka mata mu, surprise" ucap nila
"sayang ini pesta untuk ku " leon kaget
"selamat ulang tahun " nila membawa kue tart
setelah sekian lama, aku kembali di beri perhatian
lagi
"terima kasih sayang " leon mengecup rambut ku
"happy birthday" nila tersenyum
semua senang dalam pesta yang sangat meriah
tapi ada seseorang yang juga tiba-tiba datang mendekati leon
"paman jadi ini pacar baru mu? " tanya pria itu
"marko, kamu sudah kembali ya ini aprilia pacar baru ku " leon mengenal kan kami
"salam kenal nona, aku marko keponakan leon baru datang dari Swiss" ucap marko
"aprilia " ucap ku
jadi ini pacar baru leon, aku merasa tidak asing pada nya
"nona apa kita pernah bertemu? sepertinya aku pernah melihat mu " marko menatap
__ADS_1
"ku rasa tidak, aku baru bekerja di perusahaan leon " jawab ku
"marko, sudahlah bersenang lah di sini " ucap leon
gadis ini memang sangat cantik tapi aku merasa ada yang aneh (marko curiga)
pesta pun sangat meriah, leon suka sekali minum alkohol, tapi mas yudha bilang kali ini aku pun tidak boleh mabuk
"selamat malam semua nya, malam ini aku sangat bahagia karena pesta ini di buat oleh wanita spesial di samping ku, dan aku sangat mencintainya " leon ber bicara di hadapan semua tamu
semua pun bersorak, aku tidak ingin seperti nova yang di simpan saja
"sayang ku aprilia aku sangat bahagia " leon malah memegang pinggang ku
"iya sayang, aku pun sangat bahagia " ucap ku
bukan leon nama nya, jika tidak agresif bahkan dia ingin mencium ku di depan banyak orang
"tidak beby, jangan di sini " aku menolak pelan
"sayang apa aku tidak dapat hadiah dari pesta ini " leon mulai merayu
kali ini yudha pun kembali menyamar untuk mengawasi vanila dengan memakai jenggot dia menyamar bersama joni sebagai waitress
yudha kesal melihat leon terus memegang pinggang nila dan sengaja yudha berjalan mendekati leon dan menumpahkan minum an di jas nya
"maaf pak saya tidak sengaja " ucap yudha berdiri di antara mereka
"pelayan bodoh baju ku basah" leon marah
"sayang sudah lah, maaf kan dia, ayo kita pulang saja " nila mengajak leon pergi
"pesta ini membuat aku senang, padahal aku sedang rugi jutaan dollar " tanpa sadar leon bicara
"rugi bukankah ekspor tas kita sangat bagus malah untung banyak bulan ini, lalu bisnis yang mana " nila binggung
"bisnis yang lain aku punya banyak bisnis tapi yang mana ya " leon sudah mabuk
aku ingin menggantar leon pulang, namun marko menghalangi
"aprilia biar kan paman pulang bersama ku " marko menghalangi
"ok, sayang kamu pulang bersama marko ya " ucap ku pada leon yang mabuk
"tidak marko aku ingin di antar pacar ku aprilia" leon malah memeluk vanila
"tidak pa man, kita pulang bersama " marko langsung membawa masuk leon ke mobil
aku belum bisa percaya pada pacar baru mu, paman
aku pun pulang bersama yudha ke rumah ibu agustin
"mbak vanila ada tamu untuk mu " ucap ibu agustin
"tamu siapa? " nila langsung menemui
__ADS_1
"gadis nakal kenapa? kamu tidak pulang ke panti " tanya bunda
"bunda, aku sedang sibuk bekerja " nila langsung memeluk bunda
"sayang tadi nya aku khawatir, saat tahu kamu sudah berhenti sebagai kasir, apa lagi setelah faris menikah, kamu baik -baik saja kan " bunda membelai rambut ku
"mungkin faris dan aku memang tidak jodoh, tapi bunda tenang saja aku pasti bisa melalui semua ini " tambah nila
"mas yudha sangat baik, dia bilang sekarang kamu sudah dapat pekerjaan baru, tapi aku dengar kamu bekerja dengan leon apa itu leon yang sama seperti nova "
"bunda, aku mohon jangan bicara apa pun tentang nova, ini rahasia kita saja " nila menyuruh bunda diam
"wah.. wah.. tampaknya asyik sekali Ngobrol nya " ucap yudha yang baru datang
"mas yudha, tolong jaga vanila ya, meski dia nakal tapi putri ku ini gadis yang baik " pinta bunda
"bunda tenang saja, aku pasti jaga vanila dengan baik " jawab yudha tersenyum
"vanila janji sama bunda ya, kali ini kamu juga harus bahagia meski faris bukan jodoh mu, bunda yakin akan ada pria yang baik yang tuhan sudah siap kan untuk mu " bunda memeluk ku
"amien " nila sedih
bunda ada lah wanita yang mengasuh ku di panti
"bunda jika ada seseorang yang bertanya tentang vanila, aku mohon jangan bicara apa pun " jelas yudha
"baik mas, bunda akan ikuti apapun yang mas yudha bilang, vanila bunda pulang ya " bunda pergi
akhirnya bunda pun pergi
"tunggu dulu, vanila sekarang ada marko di rumah leon, jadi aku harapkan kamu lebih berhati -hati " pesan yudha
"iya aku rasa juga begitu, marko lebih cerdas dari leon, dan mata nya terus menatap ku" ucap ku
"lalu hari ini kamu tampak senang bisa merayakan ulang tahun pacar mu leon "
polisi ini mulai lagi..
"apa semakin hari kamu semakin cemburu? sudah tahu itu akting tetap saja kamu menyebalkan" nila bete
"benar aku sulit sekali menahan untuk tidak kesal melihat kalian, vanila aku tidak ingin kamu " yudha diam sejenak
"teruskan kenapa? diam, mas yudha aku berterima kasih ya, kamu tidak bilang apa pun tentang aku pada bunda, kalau dia tahu aku jadi tahanan mu, pasti dia syok berat " nila menghela nafas.
"lalu cuma terima kasih, aku tidak dapat hadiah, sedangkan leon dapat ciuman hangat dari mu " yudha mendekati ku
"jika aku tadi menolak leon mencium pipi ku dia tidak akan percaya jika aku menyukainya "
"bahkan sampai hari ini saja, kamu tidak pernah men jawab perasaan ku pada mu, kenapa? kamu tidak menyukai ku? " yudha penasaran
"men jawab itu mu dah, tapi apa kamu yakin? jika rasa itu benar untuk ku, bukan karena hanya suka sesaat, lagi pula aku rasa kita tidak terlalu cocok "
"apa maksud mu, tidak cocok? " yudha kesal
"maksud ku, beri waktu dulu untuk kita saling mengenal satu sama lain, masih banyak hal yang kita tidak saling tahu " nila pun pergi
__ADS_1
"ok, aku pasti beri waktu untuk mu, tapi ingat cinta itu hanya bisa di rasakan, jika saat kamu sendiri an cuma ingat aku, itu tandanya rasa itu milik ku" yudha meyakinkan..