Polisi Dan Gadis Penakluk

Polisi Dan Gadis Penakluk
sekian lama


__ADS_3

jam 2 siang, waktunya aku bertemu Leonardo mantan tunangan pura-pura ku


vanila tampak cantik dengan baju dress casual menunggu cemas ke datangan Leon di ruang kunjungan


"vanila kekasih ku " ucap pria baju oren duduk di hadapan ku


"Leon, apa kabar? aku dengar adaptasi mu buruk, jadi aku bawakan cake vanila karena sekarang aku juga jadi owner cafe vanila " vanila menyerahkan paperbag kue


"sayang aku bahagia sekali bisa melihat wanita yang aku cintai kesini " mata Leon sendu


"Leon stop, jika jendral bucin itu dengar hidupmu pasti dalam masalah, aku kesini ingin minta tolong pada mu " mata vanila penuh pertanyaan


"apa sayang, apapun akan aku lakukan agar aku bisa membahagiakanmu, meski kenyataan nya tetap saja aku patah hati kamu istri polisi rese itu " leon tersenyum


CCTV di kantor seperti biasa yudha duduk melihat rekaman istri nya berkunjung ke lapas untuk bertemu Leon, meski sudah beri ijin.. cemburu itu pasti


vanila makin pintar memberi surat dan menulis kan maksud dan tujuannya pada Leon


setelah 10 menit Leon pun paham dan kaget mendapati cerita hidup vanila


"jika aku membantu mu, apa yang bisa aku lakukan untuk membayar jasa ku " tatap Leon


"3 hari lagi, ulang tahun danielo mungkin aku bisa bujuk suamiku mengijinkan mu walau 10 menit untuk bisa bertemu danielo, itu harga seimbang untuk jasa mu kan " vanila balik tatap Leon


"ha.. ha.. gadis penakluk kamu mengagumkan, pandai tidak berubah tetap cerdik, aku yakin suami polisi mu tidak tahu kan " Leon menatap lebih dekat vanila


"please,bantu aku mas yudha belum tahu, cuma aku ingin cari tahu sendiri, kamu tahu kadang ada banyak hal yang bisa kita pecahkan dengan kecerdikan, itu sesuai untuk mencari orang licik " vanila sedih


"vanila aku paham, dari surat ini aku menarik kesimpulan, kamu harus mencari puzzle yang tepat untuk melengkapi teka teki yang rumit, di mulai dari t(di samarkan agar yudha tidak tahu), atau si c(cleaning servis yang sempat merekam kejadian di apartemen samer) " tegas leon


"benar mafia, kamu pintar sepaham padaku, tolong please " mata vanila sedih


"hm.. hm.. aku punya kenalan di negara ini yang cukup berpengaruh untuk data keluar masuk orang ke luar negeri, aku akan memberi mu ponselnya, tapi mengingat kamu istri jendral aku tidak yakin dia mau bekerja sama dengan mu " Leon pun menulis sebuah kertas


"ini urusan ku, kamu cukup bantu sebisa mu, biar aku cari tahu " vanila menyerigai


"vanila aku harap tepati janji mu, untuk usahakan aku bertemu anak ku, aku rindu sekali tiap jam di penjara aku kesakitan tapi memiiki anak aku jadi punya semangat " Leon juga sedih

__ADS_1


"janji, Terima kasih tunangan ku, jangan lupa makan kue nya, danielo juga ingin ayahnya tetap sehat, sebab aku dan kak meyra bilang jika ayahnya seorang pembisnis hebat yang keliling dunia jika sudah punya banyak uang baru akan pulang " vanila tersenyum😊😊


"vanila " Leon pun pegang tanganku..


otomatis sang polisi jadi kesal dan langsung menuju ruang kuningan


"waktu habis, sipir bawa tahanan masuk " ucap yudha kesal


"tunggu jendral ijinkan aku melihat wajah cantik gadis penakluk ini sebentar lagi " goda Leon


"Leon " vanila pun tersenyum😊😊


tak demikian sang jendral menarik vanila untuk segera keluar dari ruang kunjungan


"surat apa tadi yang kamu beri untuk Leon? " tanya yudha


"dari Leon ucapan untuk danielo, tidak percaya lihat saja " vanila menyerahkan suratnya


bukan vanila jika tidak pintar, aku melihat surat itu menjadi sangat kecil dan aku masukan ke dalam sepatu kets ku


dan sudah menyiapkan surat dari danielo yang aku minta kak meyra kirim dari kemarin..


di dalam mobil, vanila melihat mengambil surat dari sepatunya bertuliskan nama bapak santoso dirjen bea cukai dan imigrasi, beliau mempunyai akses untuk menyetujui siapa saja yang keluar masuk luar negeri


dokumenter pria bertopeng itu juga pasti ada jika dia Sekutu samer berarti dia bisa jadi orang yang kerja sama dengan nya,..


kita lihat, lebih pintar aku atau anda om samer..


vanila pun mengirim chat pada joni...


di rumah sakit.. jam istirahat Olivia juga tak kunjung menemui berry di kantin


bikin berry kesal dan mendatanginya


"kamu berani juga ya, menolak perintah atasan " ucap berry di ruangan Olivia


"maaf dokter hari ini saya sibuk, jadwal kontrol pasien saya penuh, hingga saya tidak punya waktu untuk minum kopi " Olivia santai

__ADS_1


"pantas saja yudha lebih memilih vanila di banding kamu, cewek jutek " ledek berry


mendengar itu emosi Olivia memuncak


"dokter ini Sekutu vanila ya, sengaja ingin buat saya kesal terus " Olivia emosi


"tidak aku cuma ingin tahu, seberapa menyebalkan kamu cewek yang gak berhenti ngejar cowok yang sudah jelas punya istri " berry cengengesan


"maksud dokter apaan sih? bikin saya kesel terus " bibir olive cemberut☹️


"justru dari dulu aku yang ingin tahu, apa maksudmu memfoto vanila dan aku diam -diam, bukankah itu licik kamu fitnah aku ada main dengan vanila " tatapan mata berry menusuk


sial.. aku lupa jika pernah melakukan hal itu


"maaf, aku belum kenal siapa anda kalian terlihat begitu akrab, jadi wajar saja orang lain berspekulasi " alasan Olivia


"benar begitu, bukan nya sengaja cari celah untuk masuk ke dalam rumah tangga vanila dan yudha sebab kamu masih belum move on dari sang jendral yang jelas -jelas tidak tertarik padamu " tegas berry


hati Olivia sakit mendengar ucapan berry nampak malu dan sedih..


"dokter jika tidak ada perlu yang penting, aku rasa aku sibuk, anda tidak perlu mengurusi nasib percintaan ku yang mengenaskan yang bertepuk sebelah tangan " Olivia matanya terlihat sedih


berry pun jadi merasa bersalah, berry sadar ucapannya keterlaluan..


telfon masuk ke HP berry ada pasien yang butuh dirinya..


"dokter Olivia, nanti tunggu aku di parkiran jam pulang praktek, jika kamu tidak datang aku beri surat sp 1" ancam beri dan langsung bergegas keluar


dokter.. aneh super duper rese.. teriak Olivia dalam hati


vanila ada di ruangan cafe milik owner..


"joni apa kamu sudah temukan, akun bank milik samer Khan? " tanya vanila


"tentu kapten, di sini samer Khan tertulis sebagai pengusaha emas dan keramik, yang tokonya di Singapura yang aku pastikan itu toko join usaha bersama Abraham, dan ada satu lagi sumber uang om samer sebagai eksportir barang antik, tapi tidak di sebut nama perusahaan atau group yang dia naungi" jelas joni menunjukkan info di laptop


"selangkah lagi, saat samer Khan datang ke Indonesia, kita akan makin menemukan puzzle, satu lagi besok aku dan Donna, akan datang ke apartemen tempat kejadian waktu itu, aku akan pura -pura beli apartemen untuk kalian " ucap vanila yakin

__ADS_1


"iya kapten, jangan pura pura beli saja apartemen untuk hadiah pernikahan kami " ledek joni menyerigai...


kalian adalah team gadis penakluk.. pasti akan dapat imbalan jika misi ini berhasil...


__ADS_2