
selama Abraham menunggu ke datangan orang tuanya ke Indonesia, aham pun ikuti samer untuk jalan -jalan di Indonesia, rencana mulai di lancarkan
saat mereka lelah main futsal, samer pun mencampur pil ekstasi ke dalam segelas ice coffe dan di berikan pada aham..
aham yang bodoh tidak merasa curiga, karena dosis yang di berikan cukup kecil sesuai arahan pria bertopi
"samer, belakangan ini kepalaku pusing sekali, apalagi tubuh ku terasa mengigil, seperti aku ke canduan sesuatu " aham binggung
"kecanduan apa? bukankah selain candu cinta vio kamu tidak punya waktu untuk memikirkan yang lain " goda samer
"ha.. ha.. benar kawan, besok pagi ortu ku akan sampai ke Jakarta, dan malamnya aku akan khitbah vio dan seminggu kemudian akad, samer gadis itu memang membuat aku candu " aham terbuai perasaannya
"dasar bucin " tambah samer yang dalam hatinya sungguh terbakar
selesai futsal mereka pun memutuskan untuk nongkrong, namanya cowok kadang suka sekali nonton balap liar, samer juga pintar membujuk..
jam 1 malam.. acara balap liar pun berlanjut, samer segera menelfon polisi, otomatis razia polisi puluhan anak muda termasuk aham dan samer di gelandang di kantor polisi
di kantor polisi, mereka di cek tubuh ada tato tidak, dan yang paling harus tes urine agar polisi tahu mereka pakai drugs atau tidak..
samer licik, meski brandal dia bukan pemakai, tapi apes tes urine aham positif psikotropika sejenis pil ekstasi
aham pun babak belur di tanya polisi agar mengaku sebagai pemakai drugs
"pak saya bersumpah, saya tidak pernah pakai minum alkohol apalagi pil ekstasi " aham berusaha meyakinkan polisi
kebetulan saat itu yang jadi kapolda ayah Yuda yaitu prastyo erlangga yang juga kakak kandung samer
"samer tolong bantu aku, kamu tahu aku bukan pemakai " aham di dalam tahanan
"syamsir pria Turki ini teman mu? " tanya Pras
"benar, mas " samer menunduk
"pria Turki ini bukan cuma pemakai, menurut data Intel namanya juga termasuk gembong narkoba jaringan internasional, bagaimana bisa dia jadi teman mu " bentak Pras
"aku hanya join usaha keramik selebihnya aku tidak tahu bisnis lain Abraham "....
" demi Allah pak itu fitnah, saya tidak pernah memakai drugs jenis apapun, apalagi jadi gembong itu fitnah "aham juga kaget
" dengar ini hasil tes urine yang ke tiga sudah positif kamu sering mengkonsumsi pil ekstasi, dan mana mungkin kamu tidak tahu jika kamu termasuk gembong narkoba "tatapan Pras penuh ketegasan
__ADS_1
" samer, tolong aku kita sudah berteman lama kan ini bohong, aku di fitnah "teriak aham
" Abraham Khan, kita memang berteman tapi aku tidak menyangka kamu buruk sekali memakai drugs dan pengedar aku tidak bisa bantu gembong narkoba seperti dirimu "samer pun pergi dalam hatinya penuh sorak dan kemenangan
aham pun hanya bisa menunduk lemas dan kaca, malam ini ortu ku tiba bagaimana ini?
dan vio gadis ku, aku tidak sanggup ya Allah..
jam 7 pagi waktu jakarta, ortu Abraham tiba rupanya Abraham bukan orang sembarangan
dia datang bersama ayahnya yang sudah sepuh, dan ibunya nyonya elmira Khan masih tampak cantik meski sudah berumur
berita pria Turki di tangkap, bikin syok terlebih lagi ayah Abraham, Abdullah Khan yang sudah sepuh syok berat, tapi ibunya langsung ke kantor polisi
" umi, i'm sorry "ucap aham bertemu di ruang kunjungan
Cetes.. ibunya aham nyonya elmira Khan menampar pipi pria berkulit putih itu hingga merah
" jadi ini kejutannya, kamu bilang ingin beri kami kejutan tapi apa Abraham, you bikin malu umi dan abi, apa you kurang money hingga polisi bilang you punya bisnis drugs "mata nyonya elmira, penuh kemarahan
" demi Allah, itu fitnah "aham menangis
" help me.. help me.. ini fitnah umi, aku juga tidak tahu ini semua terjadi, umi pasti kenal aku, senakal -nakalnya aku tidak mungkin konsumsi drugs "
rupanya layaknya darah muda Abraham juga nakal, buktinya aham kabur ke Singapura memilih usaha dan jalan hidupnya dari pada di Turki yang nyatanya Abraham Khan anak dari pengusaha sekaligus bangsawan Turki
belum usai percakapan mereka, telfon dari pengawal ayahnya jika mr Abdullah Khan drop dan masuk UGD usai dengar kabar aham
"you dengar baik -baik, jika ayah you drop dan terjadi sesuatu you lebih baik pergi selamanya dari hidup kami, karena you cuma bikin sudah family " elmira pun pergi
.
ya.. Allah ujian apa ini, aku tidak mengerti ini apa maksudnya, fikiran aham pun kacau
jam 11 siang ini harusnya jadwal pertemuan keluarga di rumah vio
di rumah vio sudah dandanan cukup anggun dengan kebaya khas lamaran, matanya berbinar seolah tak sabar menanti pangerannya
jam makan siang pun hampir tiba, aham yang termenung di dekati salah seorang napi..
"bro loe gak makan? " tanya napi
__ADS_1
"gak selera bang " aham menunduk..
"biasa tahanan baru, pasti loe kaget dengan hidup di tahanan kan "
"syok banget bang, saya posisi tes urine pil ekstasi padahal demi Allah saya tidak pernah memakai drugs jenis apapun " aham tampak sedih.
"loe bodoh apa Donggo, masa gak paham canduan pil ekstasi, emang belum pernah teler bir apa? " tambah di napi
"saya brandal tapi cukup takut pada agama saya, mana berani saya sentuh miras, cuma saya tahu seminggu ini saya di jakarta tubuh saya sering panas dingin, gelisah dan tampak lega jika minum ice coffe "
"bodoh mungkin loe di jebak, ice coffe itu pasti di campur ekstasi "
aham makin syok, mana mungkin dia cuma minum ice coffe bisa, positif drugs
"penjebakan apa itu benar bang, bahkan lebih konyol dan gila nama saya terdaftar salah satu gembong narkoba jaringan internasional, mana mungkin saya punya bisnis gelap tapi tidak tahu, ini kacau " aham mengacak rambutnya
"fix.. loe di curangin alias ada yang sengaja bikin loe masuk bui, kadang musuh yang paling dekat itu bisa sahabat sendiri "
jedar.. omongan si napi bikin aham berpikir, mungkinkah samer pelakunya
"bang saya mohon, bantu saya keluar saya ingin cari keadilan, "
"ha.. ha.. gw aja bertahun -tahun tidak bisa lolos busuk di penjara, loe minta bantu keluar "
"bang ayah saya tadi drop, saya khawatir, saya ingin cari ke adilan "tangan aham memohon
" loe punya apa, biar bisa lolos dari sini, karena semua gak ada yang gratis "
aham tak punya apapun yang bisa di berikan semua dompet dan hpnya di sita polisi
"bang, saya tidak punya apapun tapi saya mohon kali ini saja, jika saya dapat akses keluar saya akan bantu abang keluar juga "
"deal.. gw cuma minta bantu anak bini gw, karena gw rasa loe orang berduit "....
" tapi caranya bang "aham binggung
" udah, itu urusan gw "..
wah... rumit benar.. ya
masih mau lanjut.. like dulu..
__ADS_1