Polisi Dan Gadis Penakluk

Polisi Dan Gadis Penakluk
makin mesra


__ADS_3

setelah 3 hari, leon pun kembali dari luar kota, entah apa yang di kerja kan leon, sepertinya marko cukup cerdik


"sayang aku rindu sekali pada mu " leon ingin memeluk ku


"aku pun sangat rindu pada mu, tapi jangan di kantor " tangan nila menahan tubuh leon


"3 hari berpisah dari mu, itu seperti 3 tahun rasanya, aku tak bisa jauh dari mu, aprilia " leon terus memegang tangan ku


"aku kerja dulu, ya nanti saja kita ngobrol nya "


setelah jam kantor usai, leon pun mengajak ku private dinner di sebuah resto bintang 5


yudha sangat cerdik, GPS hp ku langsung terhubung di hp nya, kemana pun aku pergi yudha pasti tahu, di tambah aplikasi lain yang membuat semua telfon dan pesan masuk di hp ku juga akan masuk ke hp nya..


"be by aku rindu sekali padamu " leon memeluk dari belakang..


"ya, beby sebenarnya kamu kemana? kok aku gak di ajak sih? apa posisi ku belum terlalu penting bagi mu " nila mancing


"bukan begitu sayang, aku ada urusan penting di luar, tapi semua masalah sudah beres" leon terus memandang wajah ku


sepertinya leon sudah semakin bucin pada ku


"beby entah kenapa? aku merasa marko tidak menyukai ku, saat kemarin mata nya menatap ku galak, seperti ingin menghabisi ku"


"sayang marko itu masih anak -anak umur nya saja baru 20 tahun jadi masih labil "


"aku senang para investor bilang kinerja mu bagus, selama kamu di sini omset ku juga naik pesat, makasih ya sayang " leon mencium tangan ku


aku lupa ruangan ini ada cctv tersembunyi, aku yakin apa pun yang kami lakukan pasti yudha tahu


benar di lantai atas yudha juga sedang duduk menonton dari cctv vanila dan leon


kurang ajar leon makin mesra saja dengan vanila


yudha kesal


"sayang boleh aku tahu tentang kamu lebih dalam lagi, aku ingin jadi wanita yang penting dalam hidup mu " vanila pun menegang tangan leon lagi


"tentu sayang semua kamu boleh tahu semua nya, karena aku sangat bahagia, kamu itu gadis yang bisa membuat manusia seperti ku jatuh cinta " leon tersenyum


"waktu kemarin saat ada email masuk dari beijing cina, Mr yuan lee bilang produk ball coklat akan siap kirim, aku jadi binggung sebenarnya berapa banyak bisnis mu, aku baru tahu kamu juga punya ball coklat " nila makin penasaran..


"bukan cuma coklat aku punya mesin uang di seluruh dunia, jadi jika kita menikah aku jamin kamu tidak akan kekurangan uang " leon tersenyum


mesin uang di seluruh dunia apa maksudnya


alarm pun berbunyi itu tanda jadwal therapy leon pada dokter ruby


"sayang ini jadwal therapy mu, ayo aku antar " ajak nila

__ADS_1


"sudahlah tidak usah, kita berkencan dulu saja ya " leon mendekati pipi ku


jika sudah begini leon pasti mau mencium ku


benar bibir leon sedikit lagi ingin mencium ku


dari pada bibir, aku korban kan saja pipi ku


semoga yudha tidak jealous


"lagi -lagi aku tidak dapat ciuman hangat dari mu " leon kesal..


vanila kamu harus lebih berani sedikit, untuk membuat leon tidak curiga, aku pun mengecup pipi leon lembut


"nah, ini baru aku percaya jika kamu juga mencintai ku "


yudha yang melihat dari cctv tampak kesal dan marah


aku terjebak dalam rencana ku sendiri, aku tidak bisa bohong jika aku sangat cemburu


tapi vanila lakukan ada lah misi negara untuk kebaikan orang banyak, aku harus paham


aku pun menunggu leon yang di therapy dokter ruby


"nona aprilia terima kasih kamu sudah membantu leon, menjadi lebih sehat dan kamu leon akhirnya kamu kembali menemukan wanita baik seperti nova yang tulus mencintai mu " ucap dokter ruby


"benar dokter, tapi kali ini aprilia lebih istimewa aku sangat mencintai nya " leon menatap ku


"aprilia jaga leon, kalau bisa bantu dia ubah jalan hidup nya, tinggal kan semua bisnis Haram nya " dokter ruby pun pergi


"sayang apa maksudnya dokter ruby barusan? bisnis haram apa? aku ingin tahu " ini kesempatan ku untuk gali info lebih detail lagi


"baik lah jangan di sini, kita bicara di tempat lain " leon menggandeng tangan ku


lagi-lagi kami bertemu olivia dokter jutek yang naksir yudha


"hebat akhirnya aku melihat mu, menggandeng cowok lain, itu jelas menunjukkan siapa dirimu " ejek olive


"dokter apa maksud mu bicara begitu pada ke kasih ku" leon marah


"jadi benar dia ke kasih mu, itu bagus bilang pada ya berhenti menggoda cowok lain lagi "


jika saja aku sedang tidak bersama leon, aku pasti sudah tonjok wajah dokter angkuh ini


"benar dokter, aku sudah punya ke kasih, tapi jangan salah kan aku jika gebetan mu yang naksir aku, itu tanda nya pesona ku, lebih di atas mu " nila pun menarik tangan leon


"dasar gadis nakal, pinggiran kalau bukan di rumah sakit, aku akan menghajar mu " olive bete


leon pun mengajak aku lagi, menikmati suasana di pinggir danau

__ADS_1


"tempat ini indah sekali " ucap ku


"sayang, duduk lah aku ingin bicara hal penting pada mu " leon duduk di samping ku


"apa sayang? aku siap men jadi teman setia untuk mu " semoga leon bisa jujur


sudah pasti body guard, polisi ku melihat dari kejauhan x ini, dia anak joni juga yang menyamar jadi penjual bunga


"bos, beli bunga bos biar pacar ya senang " rayu joni


"sayang penjual bunga ini terlihat kucel sekali, borong saja bunga nya biar dia cepat dapat uang " bujuk Nila


"ok, aku borong satu kotak bunga nya sekali an " leon memberi kan sejumlah uang


"makasih mas dan mbak, karena dagang an saya di borong habis, ini saya kasih bonus pin bross bunga untuk mbak nya yang cantik " joni memberi kode


"terima kasih ya pak " aku menerima nya


di dalam pin bross bunga itu ada cctv kecil sekaligus alat perekam suara, ini pasti rencana yudha


"sayang ayo katanya mau cerita, ayo jangan ragu aku siap jadi pen dengar nya"nila meyakinkan


" aprilia jika aku tidak sebaik yang kamu lihat, apa kamu sanggup menerima ku tanpa marah atau benci aku? "tanya leon


" ya tentu, jangan ragu kan cinta ku "ayo leon cerita semua nya


" minggu lalu, roti gandum yang di kirim dari filiphina itu bukan roti biasa itu berisi heroin dan kokain milik ku "


jleb.. kata-kata leon membuat aku kaget jadi benar dia bandar international


"kamu bandar nya, berarti itu hanya kedok pabrik roti " nila pura-pura kaget


"sayang, aku sangat mencintai mu, aku sadar mungkin bisnis ku ini, beresiko jadi akan terasa sakit jika kamu dengar dari orang lain, aku sangat takut kehilangan mu " leon mendekap ku erat


jika tidak sedang acting aku tidak sudi di peluk pria kotor seperti ini


"kamu sudah memiliki banyak uang, kenapa? masih punya bisnis haram, aku rasa uang mu sudah cukup " aku pura-pura simpati


"kemiskinan aku pernah sangat miskin, jadi aku mencari uang dengan jual narkoba, bisnis tas itu hanya kedok agar para polisi tidak curiga "


tenang vanila, tahan emosi ini baru awal, bukti pertama keluar dari mulut nya


"tenang saja sayang, aku sangat mencintai mu, aku tidak masalah dengan itu, meski aku juga tidak men benar kan bisnis mu, tapi aku minta jangan ada rahasia lagi, agar aku bisa mencintai mu dengan tulus lagi " aku kembali memeluk leon


"terima kasih aprilia , aku kira kamu akan membenci ku tapi kita malah makin mesra " leon tampak senang


sementara di markas, sudah ada 4 teman vanila dan juga Felix dan agustin tampak bersorak


akhirnya satu bukti sudah di dapat

__ADS_1


cuma wajah yudha yang tampak dingin..


pasti cemburu..


__ADS_2