Polisi Dan Gadis Penakluk

Polisi Dan Gadis Penakluk
makin cemburu


__ADS_3

Leon pun sudah tiba di rumah vanila dengan sejumlah barang elektronik , yudha pun menurunkan vanila jauh dari rumah sewaan, agar tidak ketahuan Leon


"sayang akhirnya, kamu sampai juga " Leon menyambut ku


"beby untuk apa? kamu bawa barang-barang sebanyak ini " vanila pura pura menolak


"ini untuk mu sayang, ya kan ibu bisa membantu kalian semua jadi lebih praktis, dan satu lagi bunga mawar bentuk hati untuk gadis di hatiku " Leon membawa buket bunga


rupanya Leon benar -benar serius pada ku


"Terima kasih sayang, aku suka bunga nya " vanila mencium bunga


"aprilia tampaknya calon mantu ibu, sungguh perhatian sekali pada kita " ucap agustin ikut berakting


"ya ibu, kalau perlu aku bisa belikan rumah yang lebih besar untuk kalian tinggal " Leon tersenyum


"tidak perlu, kami tidak pantas dapat rumah secara cuma -cuma " Felix turut akting


tidak calon ayah mertua, aku senang jika melihat kalian hidup enak dan mulai besok ayah tidak perlu menjadi pedagang di pasar, aku akan cukupi semua kebutuhan kalian "


Leon sungguh serius


"tapi beby, aku saja belum kenal mike kakak mu, belum tentu dia setuju aku jadi istrimu " tegas nila


"sayang kakak ku pasti setuju, lagi pula mike tidak suka tinggal di Indonesia "


"kalau begitu aku tidak bisa menikah dengan mu, mana mungkin aku menikah tanpa kenal keluarga mu " ayo Leon aku ingin kamu segera bawa mike


"calon menantu, sebagai ayah aku setuju pada aprilia, kami harus kenal dulu dengan calon besan " tambah Felix


"baiklah 2 minggu lagi aku ada rapat dengan mike, aku usahakan atur pertemuan kita "


"benar kah sayang, kamu serius aku senang mendengar nya " aku senang


"ayah ibu calon mertua, boleh kah aku berdua sebentar dengan kekasih ku" pinta Leon


"oh, boleh, ayo yah kita tinggal. mereka" agustin memberi kode


nona vanila kamu sungguh genius membuat Leon bucin parah


"sayang sini mendekat lah, sehari saja tidak bertemu aku rindu sekali " Leon memeluk ku


"aku pun " balas ku


"mata mu sembab sekali apa yang terjadi? "


"tidak, aku tadi bertemu sepupu ku, dia cerita kisah cinta nya, aku jadi ikut menangis" lagi -lagi aku bohongi Leon


"memang apa yang terjadi dengan cinta sepupu mu? " Leon sambil terus menatap ku


"dia sangat mencintai pria yang tidak pantas di cintai, pria itu sungguh jahat suka sekali berkencan dengan banyak wanita, tapi sepupuku itu tetap rela menyerahkan hidupnya pada pria itu "


Leon aku harap kamu ingat kisah ini..


"sayang bukan kah itu resiko jika kita jatuh cinta, hanya ada 2 pilihan bahagia atau menderita"

__ADS_1


"ia kamu benar sayang, tapi pria itu sangat kejam dia bahkan tidak mengakui bayi yang dia tanam sendiri, jika aku bertemu pria itu aku bersumpah akan menghancurkan nya " aku kesal leon


angin pun bertiup, petir berdentum, seakan paham dendam vanila


Leon pun kembali, teringat dengan nova


"baby are you okay, kok tiba -tiba diam, apa kamu merasakan sesuatu? "


"tidak sayang, sudahkah jangan marah lagi, aku ingin melepas rindu " Leon mencium tangan ku


Leon sekejam itu kah hatimu, melupakan Nova dengan mudah, kalau saja tidak akting


sudah ku tonjok wajah mu..


"beby, ayo kita dinner lagi " ajak Leon


"ok, tapi aku yang pilih tempat nya, tunggu aku ganti baju dulu "


vanila pun segera bersiap untuk dinner, tak lupa nila mengirim chat pada yudha, agar dia tidak cemburu


sebuah tempat, dimana? Leon dan nova kunjungi saat berkencan aku bawa ke situ


taman bunga bak film kuch-kuch hota Hai


aku bawa Leon kesini, agar tiap detik dia kembali mengingat nova, nova selalu berkhayal jadi princess makanya dia suka taman ini


"sayang untuk apa kita kesini? " tanya Leon cukup kaget tempat yang sama saat bersama nova


"Jalan-jalan seperti princess yang bertemu pangeran aku ingin kita menikmati suasana taman bunga ini " sahut ku


wajah Leon tampak tidak suka


"iya sayang "


bunga mawar


nova sangat suka mawar merah


"beby, darimana kamu tahu ada taman bunga seromantis ini? "


aku ingin tahu siapa aprilia


"dari Google, katanya ini cocok untuk pasangan yang ingin prewedding, anggap saja ini survey lokasi "


"benar sayang ini cocok untuk prewedding" syukurlah ini hanya dari Google


mereka terus saja menikmati, dinner romantis bahkan vanila terus tersenyum menyuapi Leon makan


polisi dari jauh sedang memperhatikan, jadi makin cemburu


vanila pintar sekali kamu membuat hati ini tidak karuan


"sayang bolehkah aku tanya sesuatu? " ucap ku pelan


"apa sayang, tanya saja beb. "

__ADS_1


"berapa penghasilan mu dalam sebulan dari bisnis haram itu, aku hanya ingin tahu tapi jika keberatan jawab tidak apa-apa" pancing nila


"sayang aku tidak masalah, aku jamin hasilnya cukup untuk sepuluh turunan kita nanti, kamu adalah calon istriku aku tidak akan menyembunyikan apapun, hampir 1 triliunan"


apa 1triliunan Leon untung sebanyak itu, sedangkan tiap menit hampir setengah generasi muda mati karena narkoba


"aprilia kenapa? kamu kaget " Leon mengusap pipi ku


"sayang, aku hanya terkejut kamu sangat tajir, aku jadi merasa tidak pantas untuk mu "


"tidak sayang, aku beruntung jika bisa mendapatkan gadis cantik dan baik seperti mu, aku bahagia bersama mu " tegas Leon


bagus vanila, otomatis semua yang Leon ucap kan menambah bukti baru, ini seperti interogasi secara alami


"beby aku rasa aku beneran jadi princess, aku sudah tidak sabar ingin segera menikah "


"aku pun sayang "


lagi-lagi ucapan vanila buat hati ku panas sekali


yudha makin cemburu


"sayang selesai makan ayo kita naik kuda " ajak nila


"kuda tapi ini sudah sore, sayang aku " Leon cukup gugup


"kenapa? kamu takut? "


tegas saja, Leon banyak mengalami trauma


membuat dia takut pada apapun


"ayo pegang tangan ku, aku yang akan membantu mu, menghilangkan trauma itu " nila meyakinkan


"tapi aprilia, waktu kecil aku pernah di dorong dari sepeda motor, makanya aku lebih suka naik mobil, dan sekarang kuda, aku tidak bisa " Leon menolak


"beby cinta itu saling melengkapi, aku disini untuk melengkapi hidup mu yang penuh rasa takut " nila memegang tangan Leon


akhirnya Leon pun setuju, untuk naik kuda


adegan mesra kembali akan di mulai


polisi yudha makin kesal


vanila, ingin sekali aku datang dan menarik tangan mu, makin mesra pada Leon


walaupun aku akui, kerja mu bagus sedikit demi sedikit, Leon bongkar sendiri semua bisnisnya tanpa harus kita paksa dia


tapi aku makin cemburu


gadis penakluk, tak bisakah kamu peka


aku dari jauh kepanasan.


next part

__ADS_1


tapi sebelum di lanjut..


like, coment dan masukin favorit ya..


__ADS_2