Polisi Dan Gadis Penakluk

Polisi Dan Gadis Penakluk
daya tarik


__ADS_3

saat pagi leon pun terbangun dengan kepala yang pusing sekali


rupanya April tidak tidur di kamar ku..


gadis itu lolos malam ini


selesai mandi leon pun menyuruh vanila untuk segera menemui leon untuk ikut hadir di pameran tas branded


"pak anda baik -baik saja? " tanya ku


"ya, kamu pintar juga bisa lolos " leon menatap


"bukankah anda sendiri yang tertidur lelap" jawab nila santai


setelah hampir 2 jam acara pun selesai, tapi leon tidak pulang ke hotel malah mengajak nila ke panti


rupanya sumba terkenal dengan pantai nya yang cantik dan bersih


laut biru terhampar seakan membawa Kesejukkan


dalam diri


"April kamu suka pantai nya " leon kembali mendekati ku


"laut ini sangat bersih dan juga cantik, udara nya sangat segar tentu aku suka "


"menurut ku kamu lebih cantik "bisik leon di telinga ku


pria ini benar -benar agresif


" biasa nya weekend ini enak nya liburan bareng keluarga "ucap ku sambil sedikit mengeser duduk


" April apa kamu masih punya keluarga? "tanya leon


yudha bilang sudah menyuruh ibu agustin dan Felix untuk jadi orang pura-pura


" punya ayah dan ibu "jawab ku


" aku tidak punya itu semua hanya ada satu orang kakak dan dia sedang di luar negeri


jadi leon juga yatim piatu sama seperti aku


"pak anda sudah memilki semua nya, kenapa? belum menikah? " nila penasaran


"untuk apa menikah? bukankah tanpa itu kita juga bisa senang -senang " leon mengedipkan mata nya


konyol sekali pria ini


"menikah itu agar kita tidak kesepian, hidup kita memilki cinta " nila men jelas kan


"aku tidak percaya cinta, yang aku tahu dengan uang ku, aku bisa beli apapun termasuk hasrat ku " leon menatap nila seperti hampir mencium nila


plaak.. plaak.. suara tamparan mendarat di pipi leon


"berani sekali kamu " leon kesal


"anda memang bos, dalam pekerjaan aku menghormatimu tapi tidak untuk nafsu mu " nila hendak bangun tapi tangan nya di tarik leon


"aku tidak suka di tolak, ingat kamu sudah kontrak kerja untuk ku " leon mengancam

__ADS_1


"benar aku bisa bekerja secara professional, tapi tidak untuk pemuas nafsu mu, aku tidak sudi me lakukan nya dengan orang yang tidak ku cintai " nila berontak


rupanya gadis ini punya nyali besar untuk melawan ku..


nila pun pergi meninggalkan leon yang tampak takjub dengan kata-katanya


di jalan yudha menarik tangan nila


"kamu tidak apa -apa" yudha panik


"tidak tenang saja, aku berhasil lolos, leon itu buas sekali selalu mencari kesempatan " jawab ku


entah kenapa? yudha pun reflek memeluk nila


dengan erat


"maaf kan aku melibatkan mu dalam misi ini " ucap yudha


"tidak apa -apa ini baru awal, aku bisa jaga diriku, dan ada anda juga di stand by jaga aku " nila tersenyum


saat mereka sedang bicara, rupanya leon tiba-tiba muncul memergoki mereka.


"April siapa dia " leon menatap kesal


"ini kakak sepupu ku yang jadi tour gaek " nila gugup


untuk yudha sudah menyamar


"owh ini sepupu,pantas saja kalian terlihat akrab sampai pelukan segala" leon kesal


"kami memang sangat akrab ya kan mas " nila melirik


"iya pak April adik ku yang manja " yudha malah membelai rambut ku


"yudi "


apa yudha jadi yudhi


"benar kah jika kamu memang tour gaek, bawa aku tempat yang paling indah di sumba, aku ingin mengajak sekretaris ku yang cantik jalan -jalan " leon sengaja


"ok, bayaran 300 dollar dalam sehari, jika anda ingin memakai aku, karena biasa nya aku menggantar para turis bule jadi cukup Mahal " yudi sengaja ingin melihat respon leon


"tidak masalah, 500 dollar aku sanggup "


"deal "


dengan begini, aku bisa memantau pergerakan leon dan vanila


polisi itu bukan cuma good looking tapi cerdas pandai memanfaatkan situasi (nila tersenyum dalam hati)


"pak memang nya kita sudah tidak ada jadwal lagi " tanya nila


"sudah, jadi 2 hari ini kita bisa jalan bersama " leon pun senyum lagi


yudha pun mengajak kami di sebuah resort, tempat spam di pesisir pantai pasir putih


"wah ini sih,cocok nya untuk honey moon " nila senang


"tentu kita juga bisa honey moon di sini, jika kamu mau " leon menggoda

__ADS_1


"tentu saja tidak, pak ini acara santai kan, aku ingin naik banana boat " nila pergi


"boleh ayo aku antar " ajak yudha


"aku ikut " leon pun ikut


akhirnya kami bertiga naik banana boat


leon di depan, aku di tengah dan yudha di belakang


serunya saat perahu yang menarik kami sengaja, men jatuh kan kami di air hingga basah ku yup


"April kamu tidak apa -apa" leon mengusap wajah nila yang basah


"ini seru " jawab nila


"ayo kita ke tepi dulu " ajak yudha


semakin di tolak leon semakin agresif selalu mepet nila


"April senyum mu sangat manis, aku rasa tuhan sengaja menciptakan mu untuk bisa aku nikmati kecantikan mu " puji leon


"benar kah, benar tapi bukan untuk anda par lakukan sesuka hati " nila sedikit kesal


"selama ini kamu tidak ingin mencoba sensi berbeda, yang bisa bikin jantung mu berdebar " goda leon lagi


"sering pak, aku sudah sering mengalami itu semua, apa anda mau tahu apa yang membuat jantung ku berdebar "


"apa? "


"saat motor ku habis bensin di tengah jalan raya, itu juga bikin aku takut " nila tertawa


dari ke jauh an yudha pun tersenyum mendengar ucapan nila


"itu lah aku ma rasa kamu memilki daya tarik luar biasa, tidak mu dah menggoda mu " leon pun tertawa


"pak aku kedinginan, sepertinya aku ingin pergi untuk ganti baju" nila hendak pergi


"tunggu, aku tidak akan menyerah untuk menggoda mu " leon ber bisik


dasar pria hidung belang, apa di otak nya mesum terus melihat wanita


"pak jika anda tidak bisa menahan hasrat menikah saja itu lebih baik " tegas nila


"kalau begitu kita menikah kamu mau? " tanya leon


"tentu... tentu saja tidak, saya datang untuk jadi sekretaris bukan istri, lagi pula saya tidak suka terburu -buru menikah dengan pria yang baru saya kenal " nila menolak


leon pun semakin takjub, April gadis yang tegas, tapi kita lihat uang ku pasti bisa meluluh kan harga dirimu


aku pun segera pergi, jika terus di ladenin leon akan semakin bertingkah gila


aku segera pergi untuk ganti baju


dan memutus kan untuk segera kembali ke hotel


namun ekspresi wajah yudha masam sekali


pria ini memang jarang tersenyum tapi ini ada lah tampang wajah paling seram yang ku lihat

__ADS_1


apa dia cemburu? nila bodoh jangan ber fikir terlalu jauh


gadis seperti aku tidak mungkin memilki daya tarik untuk orang sekeren yudha..


__ADS_2