Polisi Dan Gadis Penakluk

Polisi Dan Gadis Penakluk
cukup sampai disini


__ADS_3

ruangan itu semakin panas, mendengar ocehan yuna, desi pun ikut bicara


"yuna kamu keterlaluan, sudah menghina vanila terus-terusan, harusnya loe bersyukur jika bukan karena vanila, mungkin Pieter masih akan berpetualang mencari wanita lain lagi "


"yang desi bilang itu benar kak " sahut yuka


"tetap saja vanila itu gadis penggoda "


"cukup yuna, cukup sampai disini, aku dengan semua kebencian mu, tapi jika kamu masih butuh penjelasan, aku tidak melaporkan Pieter karena Pieter setuju memberi uang untuk biaya ayah tia, lagi pula di negara ini jika orang kecil seperti kami lapor tidak akan di tanggapi, terus aku sama sekali tidak pernah menyukai Pieter apalagi Pieter hanya anak wali kota itu tidak sebanding, karena waktu itu aku berpacaran dengan faris yang jauh lebih kaya, kekayaannya no 5 di Asia, jadi jika kamu anggap aku matre Pieter bukan level ku "


"benar sayang, aku yang salah bukan vanila "Pieter mengaku


"ayah, umi, yuka dan kamu jendral, kalian bisa cek CCTV itu asli atau tidak, aku merasa sampai kapan pun jika yuna sudah benci aku, apa pun tidak bisa merubahnya, cukup sampai disini aku muak, yuna hina terus-terusan" vanila sambil menangis


vanila menarik nafasnya dalam, perlahan berjalan ke arah yudha


"jendral kemarin kamu ingin batalkan pernikahan, sudah batalkan saja, aku tidak mau menikahi keluarga yang adiknya selalu menghina ku, karena seperti nya aku mulai sadar, aku vanila aprilia yang di juluki gadis penakluk tidak cocok dengan anda polisi, hidupku tidak semulus kalian, benar yang yuna bilang aku terlahir tanpa didikan ibu makanya liar juga nakal, umi dan ayah aku minta maaf jika sudah membuat hari kalian panas, aku rasa penjelasan saya sudah selesai, dan polisi batalkan saja pernikahan kita " vanila pergi dengan sedih


airmata berderai, bersama timnya melangkah


"vanila tunggu, umi mohon, yudha cegah vanila " umi menangis


yudha pun berlari mengejar vanila, namun mereka sudah masuk dalam mobil..


"berhenti, vanila turun aku ingin bicara " yudha menghadang


namun vanila yang kesal.. tidak mau turun


"joni tancap gas nya " bentak vanila


"tapi vanila itu pak yudha "


"aku bilang jalan, atau aku yang menyetir "


"baiklah "


joni pun melaju dengan cepat sampai hampir menabrak yudha


yudha pun geram.. dan berteriak, melihat mobil tetap melaju, yudha mengeluarkan pistol nya


door..


peluru menembak ban mobil menyebabkan oleng dan berhenti mendadak


"vanila sepertinya jendral mengamuk, aku tidak ingin mati muda -muda " ucap semuanya takut

__ADS_1


"sial dasar teman tidak berguna "


yudha pun membuka pintu mobil


menarik tangan vanila keluar dari mobil..


"sudah aku bilang, cukup sampai disini, karena polisi dan gadis penakluk yang liar dan nakal ini tidak berjodoh "


"maaf " yudha pun memeluk vanila erat


semua teman vanila ketakutan dan memilih naik taksi dari pada harus melihat yudha yang mengamuk


"aku minta maaf sudah salah paham, dan menghina mu aku minta maaf " yudha pun menangis


vanila pun menangis..


"lepaskan aku, bukankah kamu bilang ingin batalkan pernikahan ya sudah batal kan saja " vanila memukul dada yudha


"tidak sampai kapan pun, aku tidak akan melepaskan dirimu, vanila aku menyesal "


darah mengalir dari telapak tangan vanila membuat yudha membawa vanila duduk di taman untuk mengobati sekaligus menenangkan


"sayang aku menyesal, aku bodoh aku egois rasa cemburu ku mengalahkan logika, aku pantas kamu pukul sekalipun tapi aku mohon maafkan aku " tatap yudha


"sayang aku tahu maaf saja tidak cukup, aku memang kesal saat Pieter selingkuh, makanya darah ku kembali mendidih saat masalah itu kembali di ungkap, juga aku cemburu buta karena beberapa hari ini ada banyak pria yang tergila-gila pada mu, leon, faris dan sekarang Pieter logika ku buntu di tutup cemburu dan emosi, aku salah, aku minta maaf " yudha berlutut di hadapan vanila


"kamu seorang jendral tidak pantas berlutut di hadapan gadis penakluk macam aku "


"bukan di hadapan mu bukan jendral ,


tapi prayudha erlangga pria yang sangat mencintai mu, namun bodoh hampir saja kebodohan ku, ingin batalkan pernikahan, aku menyesal sayang, aku mohon maaf aku menyesal "


melihat ketulusan yudha, hati vanila pun tersentuh


"bangun, ayo mas malu banyak orang lewat "


benar di taman cukup ramai karena banyak anak muda malam mingguan, melihat aneh ke arah mereka


"tidak, sebelum kamu maafkan aku, dan berjanji tetap menikah aku tidak akan bangun"


dasar polisi keras kepala, kamu itu populer semua orang menatap kita, dia yang bikin luka sekarang aku yang harus mengalah


"mas bangun, malu seolah -olah aku ini sangat kejam pada mu "


"pokonya sebelum kamu maafkan, aku akan terus berlutut "

__ADS_1


semakin malam taman ini tambah ramai, aku malu sekali


"mas cukup sampai disini, aku malu ayo kita pergi "


"tidak sebelum kamu berjanji jika besok kita akan tetap menikah "


"iya, lebih baik kita cari tempat lain, kamu tidak lihat mereka semua menatap kita "


"ok, kita bicara di rumah pribadi "


sampailah di rumah pribadi yudha yang letaknya tidak jauh dari rumah orang tuanya


"ayo kita masuk " ajak yudha


"tidak, aku hanya bilang ingin bicara bukan setuju masuk "


"vanila sayang, tak bisakah maafkan aku, pegang ini dadaku berdebar aku takut kehilangan mu "


tangan vanila menempel pada dada yudha


denggup jantung jendral tak beraturan


"apa nanti kamu tidak malu, punya istri seperti aku yang tidak jelas asal usulnya, sedangkan kamu jendral muda yang sangat di segani, rasanya aku tidak pantas "


"cukup vanila, cukup sampai di sini, aku tidak ingin berdebat lagi, sayang kamu mencintaiku saja itu sudah cukup "


"tapi jika nanti ada hal lagi yang buruk tentang aku, apa kamu akan seperti ini lagi? " vanila ragu


"lain kali, aku akan cari info lebih detail kejadiannya , dan jika pieter atau siapapun yang menggoda mu, aku akan menembak mereka semua "


vanila pun tersenyum senang melihat yudha


"sudah ayo masuk " tangan vanila di tarik


"mas ini sudah malam, untuk apa ke dalam, bunda pasti mencari ku"


"lihat aku sudah chat bunda jika kamu menginap di rumah ku, jadi kamu tidak ada alasan lagi "


aduh... menginap di rumah yudha


kok aku deg-deg an ya...


masih pengen tahu.. vote dong


bagi like dan masukin favorit....

__ADS_1


__ADS_2