Polisi Dan Gadis Penakluk

Polisi Dan Gadis Penakluk
wedding day berdarah


__ADS_3

macau, 23 april 2022


sesuai jadwal hari ini dengan konsep garden party, flora garden di sulap jadi taman wedding yang indah..


gaun putih bak princess vanila tampak cantik juga anggun..


"vanila kamu cantik banget, mirip putri tidak mata tajam vanila, dan tingginya seperti artis Korea " ucap donna dan tia


"benarkah aku sangat cantik, jika saja ini pernikahan sungguhan pasti aku sangat bahagia, tapi hari ini bukan wedding biasa mungkin akan jadi wedding day berdarah " vanila dengan tegas


Nova hari ini akan ku buat leon menangis.. untuk membayar semua luka mu..


"vanila ayo sudah saatnya ijab kabul, semua sudah siapkan " bisik ibu agustin..


aku pun berjalan perlahan mendekati tempat ijab kobul, semua mata tertuju pada ku


bak princess kecantikan vanila sempurna..


namun sesuai janji yudha bersama tim FBI sudah mengerebek gudang pabrik heroin milik leon, namun penjagaan cukup ketat mereka pun bertarung.. dengan para anak buah leon


"sayang kamu cantik sekali " mata leon tidak berkedip


"kamu pun terlihat sangat tampan sayang " puji vanila


penghulu pun segera memulai acara akad nikahnya..


marko pun di telefon anak buahnya jika pabrik heroin mereka sedang di acak -acak polisi dan lebih kaget lagi polisi itu dari Indonesia ya mayjen yudha polisinya


namun leon pun sedang melafazkan akad nikah


"saya Terima nikah dan kawinnya vanila aprilia binti pulan dengan mas kawin 100 gram emas di bayar tunai "


"bagaimana sah " tanya penghulu


"tidak sah " teriak marko berlari


leon kaget dan marah


"marko apa maksud mu? " mata leon penuh kebencian


"paman vanila aprilia itu mata -mata polisi gudang heroin kita sedang di acak -acak mayor yudha " tegas marko


"benar leon bukan cuma vanila semua temannya termasuk ayah ibunya itu mata -mata " mike menodongkan pistol pada agustin


leon meraung kesal dan menarik tangan aprilia dengan kesal


"benarkah yang di katakan marko dan mike jika kamu adalah mata -mata " bentak leon


ini saatnya aku harus bersikap tegas pada leon


"benar aku datang untuk menghancurkan kan mu " ucap ku nada tinggi


"aprilia.. " teriak marko kesal


suasana pun bak medan pertempuran, agustin dan Felix pun bertarung dengan anak buah leon

__ADS_1


begitu pun vanila kemampuan beladiri nya cukup tangguh melawan musuh, namun anak buah leon sangat banyak mereka pun, kalah..


leon yang begitu kesal juga kecewa mendapat kenyataan jika vanila adalah mata -mata merasakan kecewa yang luar biasa..


di tambah lagi gudang ku di acak - acak mayor yudha, ada hubungan apa mereka?


hingga mereka pernah begitu dekat di Venetian macau


untuk memancing yudha leon sengaja mengikat vanila dan semua teman wanitanya di gudang kosong, begitu pun Felix babak belur di hajar mereka..


pesan masuk ke HP yudha


jika kamu masih ingin melihat vanila dan semua mata -mata mu hidup, datanglah ke gedung tua dekat hutan , sendiri..


membaca pesan itu yudha pun marah juga khawatir


vanila dan semua nya di ikat di gudang, leon saatnya pertarungan di mulai


vanila yang tadi di buat pingsan, tiba -tiba terbangun dengan tangan terikat di kursi di sebuah kamar khusus dan leon pun sedang duduk menatap nya


"dimana aku? " vanila mulai sadar dari pingsan


"di sini sayang bersama ku " leon juga duduk di depanku


"leon" vanila sadar tangan nya di ikat


"vanila aku melihat mu dengan penuh cinta hari ini, tapi kamu kenapa? menghancurkannya " teriak leon


leon tampak kesal juga marah


"apa? motif mu melakukan ini? katakan " bentak leon lagi


"jadi kamu mau tahu? karena aku sangat membenci mu " vanila dengan tatapan tajam


"benci apa salah ku padamu? " leon makin penasaran


"karena kamu pria dingin yang tidak punya hati, tidak percaya cinta, hingga membuat saudara ku mati " teriak vanila


mendengar itu leon makin penasaran, dan binggung


namun yudha dengan berani sudah mengatur strategi untuk datang menemui leon, dan anak buah leon pun memberi tahu jika yudha sudah datang..


"jadi kamu benar datang sendiri mayor " ucap leon


"lepaskan vanila dan mereka semua, urusan mu itu dengan ku " yudha dengan gagah berdiri


"ha.. ha.. begitu apa? wanita ini begitu spesial di hatimu? " leon menarik rambut vanila


"aww" vanila meringis sakit


"leon lepaskan vanila " yudha tambah marah


"baiklah karena kalian berdua sudah main drama padaku, mari kita teruskan drama ini, lawan anak buah ku, tapi jika kamu melawan maka vanila yang akan menerima ciuman ku


leon licik sekali memanfaatkan cemburu yudha

__ADS_1


" tidak akan ku biarkan kamu sakiti kekasih ku "


mendengar itu leon tambah marah, yudha pun bertarung melawan puluhan anak buah leon namun tidak bisa melawan


"leon hentikan, aku mohon jangan sakiti mas yudha lagi " nila menangis


"begitu ya jadi benar kalian berkencan " leon tambah marah


"leon mas yudha sudah terluka parah, masalah mu dengan ku, biar kita yang selesaikan " ucap vanila lagi


"benar aku kecewa tapi aku tidak sebodoh itu tertipu lagi ucapan mu " leon kesal


ya Allah mas yudha bisa mari bertarung tanpa melawan, vanila putar otak mu


"leon jika kamu laki -laki sejati, ayo lawan aku " tantang vanila


"apa melawan ku? seberani itu nyali mu nona " leon kaget


"apa kamu mau tahu kenapa? aku benci kamu karena aku saudara Nova kamelia, kekasih mu yang kamu campakkan setelah hamil " tegas vanila


mendengar itu leon kaget dan lemas


"vanila benarkah kamu bilang Nova, itu saudara mu"


iya, aku anak yatim piatu yang 4 tahun lalu datang meminta tanggung jawab mu, tapi kamu tolak "


leon pun luluh dan melepaskan vanila dari ikatan tangannya


"vanila benarkah kamu, kenal Nova " tambah leon


"ya, aku gadis panti asuhan yang datang saat Nova melahirkan tapi malah kamu abaikan " vanila pun meninju wajah leon


bukannya melawan leon yang jatuh tersungkur tersenyum melihat vanila


"ayo bangun, lawan aku, agar dendam ku bisa terbalaskan " teriak vanila


ternyata jarak antara cinta juga dendam itu sangat tipis


vanila wanita yang sangat aku cintai ternyata saudara Nova dan vanila sangat membenciku


yudha yang melihat vanila sudah bebas, semakin bertenaga dan bangkit menghajar semua anak buah leon


saatnya kalian merasakan pukulan si raja hutan


"ayo bangun lawan aku " vanila terus memukul leon


"pukul lah sepuas hatimu, vanila aku tidak mungkin menyakiti ku karena aku sangat mencintaimu "


leon tetap tersenyum meski mulut dan hidungnya berdarah...


ayo guys.. penasaran lanjutannya


like, koment dan masukin favorit


biar aku aku semangat..

__ADS_1


__ADS_2