Polisi Dan Gadis Penakluk

Polisi Dan Gadis Penakluk
hatiku tersentuh di macau tower


__ADS_3

vanila dan leon masih berdiri di macau tower, yudha yang dapat kabar dari donna pun langsung memantau keadaan vanila menyusul ke macau tower..


"cinta itu akan tumbuh seiring berjalan nya waktu, awalnya aku sama sekali tidak menyukai mu sebagai seorang kekasih karena otak ku cuma uang mu, dan aku perlahan sadar jika cintamu sudah mulai mengisi hidup ku " jawab ku..


jawaban vanila membuat leon tersenyum tapi ekspresi wajah leon sedikit aneh dan mengeluarkan HP di sakunya


"lalu siapa pria bersama di gondola, kalian berpelukan, menyusuri sungai Venetian macau bak adegan drakor romantis, hatiku sakit sekali " leon sangat sedih dan meneteskan air mata


sulit di percaya pria kejam seperti leon begitu perasaan padaku


"habis minum whisky aku mabuk kepalaku pusing sekali tapi aku juga tidak bisa tidur, aku pergi ke luar hotel untuk berjalan -jalan di kota macau dan tak sengaja bertemu pria itu "


vanila lagi -lagi pintar bohong


"benarkah apakah dia sangat tampan hingga kamu begitu mesra padanya sedangkan pada ku kamu batasi diri " leon makin penasaran


sial leon begitu peka


"wajah pria itu mirip mantan pacarku dulu, aku mabuk aku tidak sepenuhnya sadar, memang kalau mabuk aku bisa kendalikan diri, lagi pula itu salah mu sudah ku bilang aku tidak suka wishky kamu malah memancing ku meminumnya " vanila balik kesal


"jadi aku yang salah " leon menarik napasnya


"benar karena aku pikir dia mantan kekasih ku aku menarik tangannya dan mengajak naik gondola itu, sebab dia satu-satunya pria yang sangat menyakitiku "


vanila otak mu sungguh cerdas..


"memang kenapa kalian putus? " leon juga makin penasaran


"dia anak konglomerat kaya di jakarta, bak di film hubungan ku tidak di setujui oleh ibunya alasannya karena aku sangat miskin, dia menghinaku karena aku anak dari ayah yang kuli di pasar, bahkan kamu tahu rumah yang aku tempati itu masih harus di cicil 20 tahun lagi" vanila akting sedih meneteskan air mata


leon yang tadinya curiga malah jadi iba


hati ku tersentuh dengar kisah aprilia


"maaf aku tidak tahu kamu punya kisah sedih itu " leon duduk di sampingku


"sejak saat itu aku jadi nakal aku selalu manfaatkan pria kaya yang miliki banyak masalah, dan pura pura kencan dengan mereka, begitu pun pada mu saat aku melihat wajah mu ada di majalah bisnis dunia sebagai salah satu pengusaha muda dan kaya mungkin aku bisa mendekatimu, setelah aku cerita semuanya aku terserah pada mu leon, aku memang bukan wanita sebaik yang kamu pikirkan "


leon malah memeluk lagi vanila


"sayang aku sangat mencintaimu aku tidak ingin berpisah darimu, tadinya aku marah saat marko mengirimkan foto mu mesra dengan pria lain tapi aku sudah paham dan itu tidak mengubah cintaku, aprilia kita akan menikah 3 hari lagi "


apa leon malah mempercepat menikah???.

__ADS_1


"tapi apa kamu tidak marah sedikit pun, aku ini sudah menipu mu " aku binggung


"aku tidak peduli, sekali aku jatuh cinta padamu, maka aku ingin selamanya bersama mu "


mak jlebb..


ucapan leon bikin hatiku tersentuh


macau tower, hatiku tersentuh sekali..


"ayo kita jalan-jalan lagi " ajak leon


namun mata yudha menatap bak elang


cemburunya sudah tidak bisa di bendung apalagi mendengar dalam 3 hari mereka akan menikah


bersama gabungan tim FBI Indonesia dan macau yudha pun menelfon menyuruh polisi anak buahnya menggerebek casino ilegal milik leon


ini balasan di awal karena kamu sudah mencium calon istriku leon..


HP leon berdering telfon dari mike jika casino miliknya di gerebek polisi leon kaget dan segera berlari ke mobil dan vanila pun berusaha mengejarnya


"leon tunggu kamu mau kemana? " tanya ku


vanila yang berlari mengejar leon pun tersandung.. dan jatuh


sial.. hak sepatu ku patah di macau..


"bisa aku bantu " seorang pria mengulurkan tangannya


"tidak usah aku bisa berdiri sendiri " vanila menghempas


"ya ampun kaki ku sakit sekali " vanila masih memegang kakinya


"sombongnya tidak mau di tolong aku, apa kamu sudah mulai tersentuh dan jatuh hati pada mafia itu "


mendengar itu vanila pun kaget, benar ternyata yudha sudah berdiri di hadapan nya


"sejak kapan kamu disini? "


"bahkan kamu tidak sadar aku sudah ikut mendengarkan kisah sedih hidup mu yang baru saja kamu ceritakan pada leon " yudha pun sambil bantu memijat kakiku


"ah.. sakit sekali, apa kamu tahu juga betapa keras otak ku berpikir saat leon sudah tahu aku vanila aprilia si gadis penakluk"

__ADS_1


"makanya aku panik dan langsung menyusul mu sayang "


"semua ini gara gara Franky politikus brengseknya dia, harusnya dari dulu sudah ku upload fotonya agar karier politiknya hancur, agar tidak menyusahkan ku hari ini " keluhan vanila


"tenang saja sayang, baru saja di mulai aku akan bereskan mereka semua " ucap yudha tersenyum


yudha pun menceritakan pada vanila tentang casino leon yang di gerebek polisi


"tapi mas jika leon saja sudah tahu aku menipu apalagi mike dan marko mereka pasti tidak akan tinggal diam, meskipun aku tidak takut pada mereka, tinggal sedikit lagi dendam ku leon bisa terbalaskan, kamu lihat mata leon meneteskan air mata hanya karena aku "


"bukankah kamu tadi tersentuh melihat leon begitu mencintaimu " yudha penasaran


"ya, mata leon terlihat begitu mencintai ku, aku tersentuh cintanya begitu besar padaku, tapi itu tidak sebanding dengar air mata ku selama bertahun-tahun kematian Nova " vanila sedih


"sayang aku benci sekali saat harus melihat mu, di cium leon kemarin rasanya aku ingin menghabisi leon saat itu juga " yudha kesal


"mas, itu cuma akting aku sama sekali tidak pakai rasa, jika aku menolak leon akan tahu jika aku bohong, dan aku tidak mau misi ini gagal, jika kamu saja jealous berati akting ku sukses, vanila mirip aktris Hollywood"


"dasar gadis nakal, kalau begitu yakinkan aku juga cinta itu masih milik ku "


yudha pun mendekati wajahku, apalagi kalau bukan kiss


cup..


cup..


di bawah tower macau


aku dan yudha kissing..


"sudah aku rasa ini cukup, ayo antar aku pulang aku tidak ingin pulang setelah leon "


namun saat hendak berdiri, nyeri di kaki vanila masih terasa..


"ayo aku gendong, bukan cuma leon yang mampu gendong kamu di macau, tapi aku pra yudha calon suami mu juga lebih kuat " yudha membungkuk


aku tersenyum melihat tingkah konyol yudha, dan aku pun kembali di gendong belakang oleh mas yudha


tapi kali ini lebih baper.. aku bak drakor di gendong di tower macau,sungguh bahagia..


aku bahagia.. vanila dan prayudha


semoga kita jodoh amien... vanila terus tersenyum..

__ADS_1


__ADS_2