Polisi Dan Gadis Penakluk

Polisi Dan Gadis Penakluk
test DNA


__ADS_3

akhirnya hari ini sesuai janji yudha untuk membuktikan seberapa akurat info jika Abraham ayah kandung vanila, yudha pun setuju untuk vanila dan Abraham di test dna


"mas apapun hasilnya kamu tidak akan berubah kan, tidak menyesal kenal aku " mata vanila menatap lekat suami jendral nya


"sayang jangan risau, aku sudah memilih mu untuk jadi istriku dan aku sangat mencintai mu, jadi apapun hasilnya itu tidak merubah apapun " yudha mantap


tibalah Abraham datang untuk test dna bersama vanila di ruangan khusus yang sudah di sediakan tim dokter dari kepolisian


"vanila " Abraham berdiri sendu menatap vanila, matanya terlihat haru sekali


"ayah, jika anda itu benar ayah ku maka hari ini adalah pembuktian untuk kita bisa mengetahui fakta, jika ada hubungan erat antara anda dan saya " mata vanila terpancar sedih


"iya sayang, ini adalah hari yang aku tunggu untuk bisa memberi mu nama ku pada mu, anak gadis ku yang sangat aku rindukan "


.


moment haru bak adegan film India begitu nyata, pria berbaju oren itu ayahku


"bukan cuma anak mu tapi dia juga putri ku " suara vio memecahkan keheningan


ibu vio datang di dorong kursi rodanya oleh dokter berry


"ibu di sini " vanila menoleh


"vanila aprilia juga putri ku, aku pun berhak untuk tahu fakta akurat siapa ayah biologis dari vanila, aku tidak keberatan jika itu di butuhkan untuk membuat harga diri anak ku di hargai di mata dunia " tegas vio


kali ini Abraham yang tampak sedih, perlahan berjalan melangkah mendekati kursi roda vio


"vio, akhirnya aku bisa kembali melihat mu " Abraham menangis


demikian pun hati vio mulai tercabik, kenangan sangat menyedihkan puluhan tahun lalu


"jangan mendekat stop di posisi ku, aku hadir di sini untuk vanila bukan untuk melihat mu, karena aku tidak sudi " kata pedas itu vio keluar kan untuk Abraham


"ya, aku tahu kamu pasti marah, marah padaku " Abraham menangis pilu


vanila yang berdiri di tengah mereka, paham kemarahan ibu vio ada karena kesalahan pahaman dan itu ulah samer


"ibu jendral dan pak Abraham, silahkan ikut suster kita akan segera lakukan proses test dna nya " ucap dokter membelah lamunan

__ADS_1


"iya, saya siap dok " vanila pun masuk melangkah menuju ruangan dokter


.


kali ini yudha yang tampak gelisah menunggu hasil test dna itu..


semalam saat di rumah umi yudha sudah di beritahu Felix tentang berkas perkara penyebab Abraham masuk bui adalah perseteruan nya dengan om samer dan terbukti jadi bandar narkoba


secara benang merah jika vanila istriku terbukti anak dari Abraham secara biologis, akankah kasus ini jadi tirai antara aku dan vanila


aku tahu vanila bukan gadis bodoh, jika sesuatu itu dianggap salah vanila mampu mencari tahu lebih detail kadang selangkah dari polisi, bathin yudha terus berkecamuk


"Hai jendral, kenapa wajah mu tampak gusar? " tanya berry


"tidak, mungkin aku cukup excited untuk menunggu hasil test dna " yudha coba tersenyum


"oh begitu.. kamu tahu aku sangat bahagia saat tahu jika vanila itu anak dari ibu ku ya meski ibu vio itu ibu sambung, aku bahagia jika vanila putri kandung ibu ku " berry juga tersenyum


"benarkah, tapi perlu anda ingat vanila itu istriku apapun yang terjadi vanila itu istri dari prayudha erlangga, jadi jangan coba modus sodara kamu ingin coba kembali dekati istriku " yudha menaikkan alisnya


"anda sangat pintar pak polisi, mungkin dia memang istri mu tapi jangan lupa sifat gadis penakluk itu, jika test dna ini cocok bersiaplah istri cantik mu akan buka kembali kasus om Abraham"


omongan berry sontak bikin yudha menarik nafas, tentu kasus Abraham itu berhubungan langsung dengan om nya yaitu samer


.


kita lihat saja jendral, sejumlah fakta menarik akan mampu membuat rasa sombong mu berubah jadi air mata, bathin berry


setelah hampir satu jam vanila dan Abraham pun selesai, dan butuh waktu 2 hari hasilnya baru akan keluar..


di mobil yudha nampak termenung.. tanpa banyak bicara


"mas bisa berhenti di warung bakso di depan " pinta vanila


"kamu lapar sayang? " tanya yudha


"iya, aku ingin kita turun dan makan bakso dulu, kamu mau kan "


akhirnya kami nongkrong di warung bakso, raut wajah yudha tampak aneh tak ceria

__ADS_1


"mas kamu kenapa? " tanya vanila


"tidak, bakso nya enak ya, kamu mau aku suapin " yudha menyuapi ku


"makasih " vanila senang


seperti bara api tersimpan, yudha merasakan hawa musim tidak baik, aku takut jika kasus itu di buka hubungan ku dan vanila akan dalam masalah


"mas apa yang berry bilang hingga bikin kamu pucat gitu? " tanyaku sambil menatap wajah tampan yang gugup


"apa dokter itu mengadu sesuatu " yudha balik menatap ku


"mas yudha, kamu tahu aku sangat bahagia saat kamu bilang ingin menikah dengan ku, hari itu adalah hari yang paling bahagia untuk ku, bisanya semua orang selalu menjauhi ku karena aku anak panti, tapi kamu tetap menyukai ku meskipun aku terkenal nakal dan bar -bar" vanila pegang tangan yudha


"hei jangan menangis.. aku pun sangat mencintai mu, cuma hari ini aku sedang merasakan takut luar biasa, aku takut kehilangan mu, vanila kamu adalah gadis pertama yang buat aku kembali tersenyum setelah patah hati, aku pun begitu sangat mencintai mu " yudha memeluk vanila


seakan hati ini satu rasa, takut kehilangan satu sama lain cuma mulut ini keram sulit untuk bicara hal fakta yang mungkin bisa jadi pemisah


"sayang, sebelum pulang kita jalan ke pantai yuk, kita nostal gia saat kita pertama kali ketemu " ajak yudha..


akhirnya mobil yudha membawa kami ke pantai di pinggir jakarta


.


angin laut seakan membuat kami terlena


"vanila, apapun yang nanti kamu lakukan percaya lah, aku orang pertama yang akan dukung kamu " tatap yudha


"polisi ku, hari ini kamu mellow sekali " vanila tertawa


"aku serius gadis penakluk, aku ini polisi aku tahu kamu tidak bodoh, apapun hal yang sudah kamu tahu, aku sebagai polisi hanya akan mendukung kebenaran "


kali ini vanila yakin jika yudha mungkin sudah paham, rencana ku untuk buka kasus Abraham versus samer


.


"polisi dari pada sedih gak jelas, ayo kita jalan -jalan kita kencan " vanila berlari di atas pasir


"ok, sayang aku akan mengejar mu "

__ADS_1


terkadang cinta itu sulit di pahami..


kenapa? ada jurang pemisah.. yang aku yakin ini pasti jadi penyebab masalah bagi kami...


__ADS_2