
satu minggu berlalu kali ini diam -diam aku kembali janjian pada ibu pamela
"assalamu'alaikum, maaf jika ibu sudah lama menunggu " ucap vanila duduk
di kedai teh and cookie kami janjian bertemu
"tidak sayang, vanila boleh ibu peluk " pamela pun memeluk ku
perasaan apa ini? aku terharu sekali
"ibu, aku senang sekali ibu seperti ibu kandung sendiri begitu hangat saat aku dekat dengan mu " vanila sedih
"aku minta maaf, jika masa kecil mu di isi dengan air mata, karena aku pun tidak berdaya " pamela sedih
"ibu apa maksud ini? jangan -jangan ibu tahu asal usul ku, jika benar siapa wanita yang sudah tega membuang ku ke panti asuhan katakan bu "
namun pamela terus menangis tanpa menjawab
"ibu aku tanya, apa anda tahu siapa ibu kandung ku, tolong katakan " entah emosi atau kesal.. vanila meninggikan suaranya
"jangan bentak ibu ku " ucap olive yang juga ada
"olive kamu juga di sini " vanila kaget
"ibu ku tidak boleh kamu bentak, kamu harusnya hormat pada ibu ku, karena dia begitu care sampai pulang dari Singapura ingat bawakan kamu oleh -oleh "
sebuah kotak biru persis seperti saat aku menikah
"iya nak, aku ingin bertemu dengan mu hanya ingin berikan oleh -oleh, ambil ini untuk mu "
vanila tertunduk kecewa, aku fikir ibu pamela sudah akan beri petunjuk tapi ini bukan yang aku mau
"oleh -oleh sudah di Terima, ibu ayo kita pulang " olive pun menarik tangan ibunya
tinggal lah aku sendiri, menatap pilu kotak itu
aku bawa kotak itu ke cafe milik.. ku
"vanila apa itu? " tanya Tia
"oleh -oleh dari ibu pamela ibunya olive " jawab vania lesu
"wah.. dari Singapura pasti isinya baju branded, aku buka ya " donna semangat
"terserah lah, joni aku mau lihat pembukuan bulan ini " vanila melangkah
tia dan donna begitu semangat unboxing kado tersebut
benar sebuah gaun cantik warna pink dan ada sepucuk surat
"dear My Heart, aku tahu sulit rasanya mengungkapkan semua yang sudah terjadi, dan aku ikut andil dalam sejarah dirimu yang di titip kan di panti, tapi perlu kamu ingat sel 123 itu ayah mu dan ibu mu seorang wanita yang kini lupa ingatan tapi wajahnya mirip dengan mu, salam.. cinta pamela, vanila ini surat untuk.. kode rahasia " dona setelah membaca
__ADS_1
vanila pun menangis di pelukan kedua sahabatnya bercerita tentang sebuah kode rahasia tentang asal usul ibu nya
"gadis penakluk kamu lupa kita adalah tim.. tak peduli sekarang kamu istri jendral sekali pun kami akan bantu ungkap semuanya dengan cara kita " ucap joni dan Denis
"Terima kasih kalian adalah teman sejati, aku beruntung punya kalian, tapi ingat untuk sementara aku ingin ini rahasia cukup kita berlima yang tahu, jangan beri tahu mas yudha dan siapa pun, aku ingin tahu yang jelas apa dan kenapa? penyebab aku di buang " perintah vanila
"siap kapten, gadis penakluk.. sudah lama otak ku tidak berfikir yang serius aku siap, kami akan cari tahu dulu pria penghuni sel tahanan 123 itu asal usul nya, cukup kami bertindak kamu jangan ke penjara ibu jendral aku takut suami mu curiga " tegas joni
"aku andalkan kalian "
"lalu kami berdua bantu apa? " tanya dona dan Tia
"pasti kalian pasti bantu, tapi perlahan kita pecahkan kode rahasia, peran kalian sebagai tim.. ku juga di butuhkan "
bukan mereka jika tidak cerdik, joni seperti hukuman yang lalu dapat tugas mengajar di tahanan setiap sabtu minggu, seperti seminar mereka selalu memberi motivasi
kali ini pun sama kami akan temui abraham Khan penghuni sel 123
"selamat siang tuan abraham.. ada tamu untuk anda mereka seorang motivator yang ingin berbincang"
"apa yang ingin kalian kulik.. dari tahanan yang di vonis seumur hidup.. disini " ucap abraham
tubuh renta dengan mata luka sebelah, namun bisa di pastikan abraham bukan keturunan Indonesia
"kami teman ibu jendral vanila aprilia " ucap Denis lagi
mendengar vanila, teringat akan ketulusan dan sikap sopan vanila
"iya dia baik, cuma vanila memiliki masa lalu yang sangat menyedihkan, dia di buang di panti asuhan 24 tahun di temukan di halte busway kota "
deg.. abraham.. diam.. sejenak
"apa dia tahu siapa ibunya? " tanya abraham lagi
"paman jika vanila tahu dia tidak di sebut yatim.. piatu, kami kesini dapat arahan dari ibu pamela pemilik pamela jewelry "
"pamela bicara itu pada vanila dan dia tidak bilang siapa ayahnya? "
"anda, mungkin anda punya puzzle yang kami cari, jadi tolong kasihan gadis itu " joni meyakinkan
abraham menarik nafasnya terasa sesak menahan sesuatu
"masa depannya sudah cerah jadi istri seorang jendral muda, apa masih penting harus tahu asal usul nya " abraham pilu
"paman kami adalah sahabat karib vanila , vanila begitu ingin tahu identitas nya " sambung Denis
"bukan kalian adalah tim.. gadis penakluk yang dulu pandai menjerat para koruptor" abraham tersenyum
"paman pasti tahu, mengingat kami sekarang begitu populer, paman kita hanya boleh 20 menit waktu kunjungan, ayo cerita sedikit, bantu pecahkan kode rahasia"
"baiklah "
__ADS_1
flash back
Singapura 25 tahun lalu , tahun 1996 aku warga keturunan Turki namun lama menetap.. di Singapura berjualan keramik dan aksesoris emas, intan juga perak,..
pagi itu ada sekelompok mahasiswa yang berlibur ke Singapura mereka mengunjungi universal studio
ada seorang gadis berwajah cantik berdarah Minang, tak pandai bahasa Inggris namun tersenyum manis datang ke toko kami
"ekcusme, sir i want buy a liontin and gucci " tangannya memegang keramik antik
aku tertawa, wajahnya sangat cantik tapi aku lucu dengan bahasa Inggris yang berantakan
"ada yang bisa saya bantu nona? " tanya ku
"wah, anda bisa bahasa Indonesia " dia terkejut
rupanya mereka mahasiswa yang sedang study tour
"sir, kami ingin beli kalung yang asli emas putih kalau bisa yang ada lambang inisial nama kami " ucap temannya yang juga cantik
"boleh siapa nama anda berdua nona? "
"saya pamela dan ini violencia teman saya "
.
pamela lebih cuek sedang kan vio malu -malu namun senyumnya memukau..
"nona anda berapa hari liburan di Singapura ? " sambung aku lagi
"satu minggu, sir " ucap vio tersenyum manis
"nona saya pun belum menikah panggil saya, abraham Khan atau aham itu panggilan saya "
"ok, salam.. kenal aham "
"kembali lah 3 hari lagi akan saya buatkan design ekslusif "
"ok, kami akan kembali lagi , tapi dari mana anda bisa bahasa indonesia selasih ini " rupanya vio mulai nyaman
"aku punya teman asli warga negara Indonesia kami sangat akrab makanya, aku sudah biasa speak Indonesia dengannya "
pertemuan itu jadi awal mula.. terlahirnya cinta dua negara dari manusia yang juga beda keturunan..
raider.. author butuh jempol like dong..
biar bikin kisah ini makin seru...
jangan lupa masukin favourite ya..
kalau masih kepo asal usul vanila..
__ADS_1