Polisi Dan Gadis Penakluk

Polisi Dan Gadis Penakluk
mata mu..


__ADS_3

semilir angin kota Turki membuat suasana hati makin tak karuan, pagi ini setelah berry dan Olivia sudah kembali ke indonesia aku makin kesepian..


weekend ini aku ikut ajakan maher untuk bersepeda di sebuah taman khusus untuk olahraga..


"vanila are you heppy? " tanya maher


"ya, Terima kasih untuk ajakan ini, setidaknya aku merasakan sedikit nyaman di taman seindah ini " jawab vanila sambil terus mengayuh sepeda


taman hijau.. ini sungguh di rawat, tempat ini di sediakan khusus untuk weekend para keluarga


seorang pria bertopi berkumis tebal menabrak vanila juga dengan sepedanya, namun seperti cukup hebat cuma menyenggol sedikit


.


"aw.. " teriak vanila kaget


"vanila? kamu gak apa? " tanya maher


"gak, cuma kaget " vanila mengelus dadanya


"hei, mr are you stupid " maki maher


"i'm sorry sir.. "ucap pria itu


pandangan mata vanila begitu terpukau, saat menatap mata pria bertopi itu..


maher terus saja berdebat dengan bahasa Inggris, namun vanila tetap penasaran siapa pria itu?


" mr, what is your Name? "tanya vanila


" me "pria itu merespon pertanyaan vanila


" yes, what is your name? "vanila tanya lagi


pria itu tersenyum tipis dan berjalan ke arah lebih dekat ke depan vanila dan mendekatkan wajahnya ke arah vanila


" bahasa Inggris mu, itu jelek "bisik pria


mata vanila melotot, suara itu mata itu..


iya, itu suami ku...


tanpa basa basi vanila langsung memeluk pria bertopi itu, sedangkan maher kaget dan kesal


" vanila apa yang kamu lakukan, jangan peluk pria asing ini"maher berusaha menarik vanila


namun gerakan pria itu lebih cepat, malah memeluk erat


"kenapa? tidak beritahu aku jika kamu datang"vanila menangis

__ADS_1


" jangan menangis, apalagi memeluk pria asing seperti ini, bagaimana jika suami mu tahu, dia pasti membunuh ku "bisiknya


" aku tidak mungkin salah dan memeluk pria selain suami ku "jawab vanila


maher makin bingung.. siapa pria itu?


" ini secarik kertas, temui aku 2 jam lagi, sekarang lebih baik kamu lanjutkan naik sepedanya "


pria itu pun melepas pelukan dan meninggalkan vanila


vanila merasakan itu pasti yudha dan tak mungkin salah.. tapi untuk apa kertas ini?


sementara alex begitu tertarik pada vanila, pertemuan kemarin malam begitu memukau matanya melihat kecantikan anak tuan Abraham


"bos vanila itu sudah menikah di Indonesia, namun aku dengar juga jika pernikahan nya mengalami masalah hingga


"bos menurut info vanila itu sudah menikah di Indonesia tapi belakangan ada masalah personal keluarga" ucap ajudan alex


"sudah menikah itu bukan masalah yang jelas aku ingin lebih jauh lagi dekat dengan putri Abraham " ucap alex sambil memandangi foto vanila yang di ambil media di sebuah majalah


alex sandro itu duda.. istrinya meninggal karena sakit, sejak itu jiwa Casanova alex tak di ragukan


maher sepanjang jalan cemberut terus, apa dia kesal soal aku memeluk pria asing tadi


"maher Terima kasih sudah mengajak ku jalan ke taman ini " ucap vanila membuka obrolan itu


"vanila aku kesal sekali melihat mu, memeluk pria tadi, sebenarnya apa yang kamu pikirkan hingga lakukan hal itu " tatap maher


"benarkah, apa kamu tertarik pada pria itu? " tanya maher


"tidak, kamu tahu kan aku sudah menikah, sulit bagiku untuk membuat keadaan baik -baik saja, sedangkan kamu tahu hatiku sedang hancur, jadi berhentilah berfikir apapun yang gak jelas " vanila menjelaskan


benar, bicara apa aku ini?


aku dengar dari om Abraham, vanila memiliki suami polisi karena satu hal ada masalah dalam pernikahan nya, harusnya sebagai teman aku buat vanila nyaman dulu, meskipun aku harus menekan perasaan ku jika aku tertarik padanya.. vanila Khan...


sampainya di rumah vanila buru -buru membuka secarik kertas dari pria bertopi itu


dear My Love...


aku rindu kamu.. aku di sini, tapi karena satu dan lain hal, aku tidak bisa menemui secara bebas


temui aku jam 3 di alamat berikut..


jika kamu merasakan cinta yang sama pasti tahu ini mata ku...


mas yudha.. vanila berteriak bahagia.. aku yakin itu pasti kamu..


mata polisi galak dan pencemburu itu tidak mungkin bisa aku lupakan...

__ADS_1


polisi itu pun sedang bersiap untuk bertemu kekasih hatinya


.


"Felix semua sudah sesuai rencana kan? " tanya yudha


.


"siap jendral, mohon maaf sebelumnya, aku menerima kabar jika alex akan mengadakan pameran berlian lagi besok, jadi aku harap anda hanya punya waktu sedikit untuk bertemu ibu pak " jawab Felix


"hm.. hm.. aku paham.. terkadang aku merasakan sungguh lelah jadi polisi seperti ku, aku sikit sekali bahkan saat istriku sudah di depan mata, aku masih saja berjarak " yudha menghela nafas


"sabar jendral, semua pasti akan indah pada waktunya " tegas Felix


.


semoga saja semua itu benar..


waktu untuk bertemu sudah tiba, resto bintang 5 privat room, yudha sudah menyiapkan tempat untuk vanila istrinya


....


romboy mengantar vanila pergi ke tempat tersebut


tapi di sini sepi... hanya ada meja dan 2 kursi serta bunga memenuhi ruangan..


"akhirnya mrs vanila erlangga kamu datang juga " yudha muncul membawa sebuket bunga mawar 🌹🌹


vanila melangkah dan menatap wajah yudha dan menyentuh pipinya


.


"ini beneran kamu mas? " air matanya berderai..


yudha menarik pinggang vanila dan menatapnya lekat


.


"kamu pikir siapa? atau kamu kira bisa bebas dariku dengan mudah "


"mas yudha " vanila memeluk lagi


bak drakor sedih yudha dan vanila kembali mencurahkan kerinduan diantara mereka


tak lupa yudha mengecup bibir istrinya tanpa henti


"aku sangat merindukan mu " peluk yudha


"aku juga sangat mencintai mu "... jawab vanila

__ADS_1


suasana makin intim. suami istri sudah lama tak bertemu... pastilah aroma cinta mengebu...


__ADS_2