Polisi Dan Gadis Penakluk

Polisi Dan Gadis Penakluk
leon makin ingin memilki aku


__ADS_3

sudah 2 bulan sejak aku jatuh cinta pada aprilia


tapi aku belum bisa menyatu , menyentuh nya


marko pun meragukan cinta aprilia


leon terus memutar otak nya untuk mencari ide


agar bisa berkencan mesra dengan aprilia


dua tiket kelas bisnis sudah di pesan


"sayang segera bersiap" perintah leon


"kita mau kemana? kok mendadak " nila panik


"bali kita akan bertemu dengan klien baru, dan setelah itu kita liburan" leon sengaja kejutan dadakan


aduh.. ini mendadak leon pasti sudah di cuci otak nya oleh marko, mungkin ini salah satu ngetes


aku beneran cinta apa gak


mendengar dari rekaman suara, pin bross bunga vanila yudha dan team cukup terkejut


"joni dan Denis sepertinya leon sengaja buat rencana dadakan, pergi lah ke bali ikuti vanila, aku besok baru bisa berangkat, harus ijin dulu " perintah yudha


"siap pak " jawab mereka


pesawat leon dan aku baru sampai pukul 3 sore


cukup jauh untuk aku yang baru datang ke bali


pantai kuta bali, sungguh indah icon kota bali penuh bule itu benar


bukti nya bule berjejer kayak ikan asin di sepanjang pantai kuta, cuma pakai bikini


"sayang kamar aku dimana? " tanya ku


"di sini, ini kamar kita "


wah.. wah leon benar -benar ingin memilki aku


hanya pesan satu kamar


"maksud aku, kita belum menikah tidak boleh satu kamar " nila ragu


"sayang, aku sangat mencintai mu, apakah kamu tidak ingin bersama ku " leon mulai mendekati aku


"tentu"


"aprilia aku sangat ingin memilki mu" leon bergerak sangat agresif hampir mencium bibir ku


hp leon berdering telfon dari klien ingin ketemu jam dinner pun membuat leon batal mencium ku


bagus lah, yudha pasti cemburu berat jika tahu leon ingin kissing me


kali ini kami akan bertemu klien dari brazil


aku pun cukup tenang, leon sangat percaya pada ku, sudah terang-terangan bicara tentang bisnis haramnya


mereka bicara dalam bahasa inggris, aku tidak terlalu paham, tapi mata ku melotot saat satu koper uang dollar ada di depan ku


"sayang ini uang transaksi bisnis baru kita dari klien brazil" leon memandang ku


"bisnis apa sayang? " aku binggung


"kami sudah sepakat untuk tanam ganja di saja, ini baru dp nya " tambah leon

__ADS_1


leon mafia international, sudah 5 Negara yang aku tahu mulai dari cina, filiphina, Myanmar, America, termasuk Indonesia, sekarang di tambah brazil


manusia tanpa moral ini sungguh kejam


kami pun lanjut dinner private di bali dengan suasana kamar menghadap ke pantai


aku diam sejenak, jika saja yudha yang ajak ke sini


mungkin aku sangat bahagia


tapi ini leon pria berhati iblis yang aku harus tetap pura-pura mencintai nya


"sayang kamu suka tempat ini? " tanya leon


"ya ini sangat romantis seperti dalam film, ini kali pertama aku ke bali "


"benar kah, Aprilia malam ini aku ingin kita makin dekat " leon mencium tangan ku


"tentu sayang " aku muak sekali


kami berdansa dengan romantis, sambil tangan leon memeluk pinggang ku


mas yudha besok baru bisa ke sini, donna dan tia masih harus menyamar jadi cleaning servis


joni dan Denis kemana? 2 teman bodoh ku


aku bisa kencan sungguh an ini


setelah minum alkohol otomatis leon makin brutal


me coba membelai ku lagi


"aprilia malam ini aku ingin memilki mu" bisik leon


aku harus jawab apa? agar leon tidak curiga


tok..


tok..


bunyi pintu kamar ku


"sayang ada yang mengetuk pintu " ucap ku selamat


"siapa " leon buka pintu


"met malam pak, ini steak spesial untuk kalian sudah siap " ucap waitress


joni dan Denis tepat waktu pura-pura jadi waitress


entah bagaimana? cara mereka bisa masuk hotel ini


"tapi aku tidak pesan, pergi jangan ganggu " leon kesal


"tapi pak ini menu khusus untuk tamu sultan seperti anda " Denis memberi kode


"sayang sudah kita terima saja, lagi pula kita belum makan baru minum saja " aku langsung menggambil nampan


"kalau begitu segera pergi kalian " usir leon


seperti biasa, aku yakin kali ini steak ini pun sudah ada obat tidur nya


"sayang nanti saja makan nya, ayo lah " leon memaksa ingin mencium ku


dengan gerakan cepat aku suapi saja leon steak itu


"kita makan dulu ya, aku suapi aku juga makan "

__ADS_1


"baik lah leon setuju "


yang suka dari aprilia dia memilki siap yang hangat


perhatian pada ku


aku pun ikut makan steak ini, karena aku punya obat penawar dari steak ini, berbanding terbalik


jika aku minum aku mungkin akan terjaga semalam an


setelah steak hampir habis, leon pun mulai berhasil


ngantuk dan tidur


aku pindah kan leon ke kasur dan buru-buru aku minum obat penawar


lalu apa yang aku lakukan, jika terjaga semalam an


aku keluar ambil jaket dan topi agar tidak ada yang mengenali aku


"vanila leon sudah tidur " ucap joni


"syukur lah kalian penyelamat ku" nila memeluk mereka


"apa-apa an ini memeluk 2 pria di malam hari" ucap yudha yang berdiri di depan kami


"pak yudha, bukan bapak bilang besok baru ke sini " kami kaget


"surat ijin ku sudah selesai di urus, aku terbang pesawat malam hari"


pasti lah aku cepat ke sini, aku khawatir pada mu vanila


"kami cuma senang leon sudah tidur, untuk 2 teman bodoh ini masih berguna trik nya, kalau tidak aku pasti sudah habis "


"vanila kamu masih punya obat penawar itu" tanya Denis


"obat apa? penawar apa? " mata yudha seperti menghakimi


"tadi kami beri steak untuk mereka yang sudah kami kasih obat tidur, vanila minum obat penawar ya jadi mungkin sebaliknya " joni berhenti


"sebaliknya malam ini aku harus terjaga semalam an, aku harus ngapain ya "


jadi begitu gadis penakluk kalian team yang jitu


"joni dan Denis ini kamar dan uang untuk kalian bisa jalan di bali menikmati " yudha beri uang


"ok sipp pak " mereka langsung pergi


"hei, jika kalian pergi aku ngapain " nila kesal


"di sini bersama ku " yudha memegang tangan ku


kami duduk di tepi pantai saling menyamar yudha harus pakai kumis segala


"aku terbang cepat khawatir pada mu " yudha mencabut hidung ku


"hampir saja leon kissing me " jawab ku


"lalu tidak terjadi kan " yudha memegang pipi ku..


"tidak joni datang tepat waktu"


"vanila aku berdosa membiarkan mu di sentuh terus oleh laki-laki bukan muhrim mu, harus ya itu tidak boleh " yudha menyesal


"pak polisi, aku tidak terlalu paham agama, tapi terkadang dalam perang kita pun harus jadi setan untuk membunuh iblis, jadi kita selesai kan saja misi Negara ini"


kata -kata vanila bikin aku takjub

__ADS_1


to be continue..


__ADS_2