
setelah kasus pengeroyokan ku terbongkar, sekarang tinggal kasus leon dan hari ini jadwal sidang penentuan hukumannya
leon dan mike terbukti bersalah sudah menjadi gembong narkoba jaringan internasional
maka leon dan mike pun di hukum 15 tahun penjara..
sesuai janji, vanila pun datang menemui leon lagi
meski pun yudha wajahnya sangat tidak suka
"leon aku datang sesuai janji ku, ini aku bawakan foto danielo untuk mu "
"ini foto putraku danielo, tampan sekali persis aku " leon tersenyum
"Tuhan menciptakan wajah danielo begitu mirip dengan mu meski tadinya aku ingin sekali menghapus identitas nya sebagai anak mu tapi alam berkata lain"
"vanila aku menyesal sekali dengan yang sudah terjadi, dan Terima kasih sudah menjaga putraku, lalu dimana danielo sekarang? " tanya leon
"Daniel di asuh Sadewa dan meyra, mantan tunangan Nova mengasuh anak mu, mereka tinggal di Singapura, pekan depan setelah aku menikah dengan yudha mereka pun akan segera kembali "
"vanila kamu benar -benar akan menikah dengan polisi itu "
"tentu saja, pra yudha tipe suami ideal, baik, sopan dan juga soleh, aku hanya menyukai cowok high class seperti itu '
" benar meski kemarin aku sangat bahagia saat, kamu bilang akan jadi istriku, hari ini aku benar -benar sadar kamu hanya akting, tapi aku cinta sungguhan, hingga hatiku sakit sekali mendengar ini "leon tampak sedih
sementara sang polisi tampak tersenyum lebar saat melihat CCTV percakapan vanila dan leon
" vanila aku mohon, tolong jaga anak ku sampai besar buat dia jadi orang sukses dan soleh, aku tidak ingin dia sepeti ku, karena sampai aku keluar penjara mungkin anak ku sudah remaja, atau bahkan dia tidak mengakuinya, dan satu lagi temui pengacara ku, aku punya aset yang aku kumpulkan dari awal usaha tas ku, aku jamin itu halal, pakai lah untuk biaya danielo , setidaknya biarkan aku ikut berguna dalam biaya pendidikannya "
leon ternyata kamu tidak seburuk itu
"kamu tenang saja leon, aku tidak sejahat itu, Daniel tahu jika Sadewa dan meyra bukan orang tua kandungnya, aku beri tahu jika Nova ibunya sudah ke surga, dan ayahnya pekerja keras yang suka berkeliling dunia, jadi buktikan saja dirimu menjadi seorang ayah yang baik untuk Daniel "
"Terima kasih vanila aku senang mendengar nya, vanila sebelum pergi bolehkah aku peluk kamu untuk yang terakhir karena mungkin setelah kamu menikah aku tidak akan bisa memeluk kamu lagi, aku mohon vanila "
entah kenapa? aku melihat sorot mata leon beri berubah terlihat sangat tulus..
jendral yudha yang mendengarnya langsung bangun segera menuju ruang kunjungan
"baiklah, yang penting setelah ini aku harap kamu akan jadi orang baik "
leon pun mendekap erat vanila
vanila jika saja kamu tahu, betapa aku mencintai mu
__ADS_1
"sudah cukup, jangan terlalu lama " ucap yudha
"mas yudha " vanila pun melepas pelukan
"pak jendral, aku hanya minta kado terakhir sebelum aku di hukum, karena biar bagaimana pun aku sangat mencintainya meski aku tahu vanila cuma akting, dan aku harap anda akan bahagia kan vanila jika tidak setelah aku bebas aku akan mendekati nya lagi "
"kurang ajar kamu, jika itu kamu lakukan aku akan menembak mu detik itu juga " yudha kesal
"sudah, ayo kita keluar " vanila menarik tangan yudha
namun saat mereka hendak pergi, ibu agustin berlari dan beritahu jika nyonya fera masuk IGD karena sesak nafas
"mas ayo kita bawa tante fera beliau punya riwayat jantung" vanila panik
sampailah di IGD rumah sakit polri
ya Allah aku tidak tega melihat tante fera..
vanila terus menghela nafas
"vanila mama ku sudah sadar dan mama ingin kamu menemuinya" ucap faris
"vanila Kemari lah aku minta maaf, aku menyesal " tangis pun pecah
"aku gelap mata karena kebencian ku, sampai ingin membunuhmu, dosa ku sangat besar pada anak yatim seperti mu "
"bagus jika anda sadar nyonya, vanila begitu murah hati melihat anda drop, tanpa pikir panjang dia mencabut laporannya, meski pun aku tidak suka " yudha kesal
"benarkah kamu bebaskan ibu ku " faris senang
"ya, aku bebaskan tante dari hukuman, sebab aku tidak ingin melihat seorang ibu menderita "
"vanila aku malu sekali, gadis yang aku benci ternyata sangat murah hati, aku menyesal vanila
aku begitu banyak dosa pada mu tapi dengan mudahnya kamu maafkan aku" fera menangis
"tante benci aku karena pacaran dengan faris kan, dan sekarang aku sudah tidak ada hubungan lagi dengannya jadi aku harap buang rasa benci mu pada ku "
"vanila aku egois memaksa faris menikahi retha, imbasnya pernikahan mereka dingin tanpa cinta, saat retha mengadu faris bahkan tidak pernah menyentuh nya sebagai nafkah istri, aku gelap mata, harusnya aku sadar putraku sangat mencintaimu "
jadi begitu ceritanya
"tante, mungkin ini akan jadi pelajaran buat aku dah juga tante agar bisa menjadi manusia lebih baik lagi"
"vanila aku yakin sampai hari ini faris masih sangat mencintai mu, bagaimana jika kamu dan faris menikah, aku yakin 10 tahun kebersamaan kalian itu sulit di lupakan " pinta fera
__ADS_1
"iya benar, aku setuju, dari pada aku jadi istrinya tapi selalu menangis"tambah retha yang baru datang
wajah yudha terlihat begitu marah mendengar nya
" tante, retha apa yang bicarakan ini? mana mungkin ada seorang ibu yang meminta putra nya menikah lagi?, dan kamu retha apa kamu yakin sanggup melepas faris sedangkan aku sudah tahu sejak dulu kamu mencintainya "
retha pun kaget, rupanya vanila sudah paham
"tapi vanila yang ibuku katakan itu benar aku masih sangat mencintaimu " faris mendekat
"kak faris,terkadang tuhan memberikan jodoh bukan yang kita inginkan tapi kita butuhkan, jika saja tante bilang ini sejak 10 tahun lalu aku pasti bahagia, semuanya tak lagi sama, sejak panti rumah ku di bakar, di situlah aku mulai berpikir benar tembok itu terlalu kokoh untuk aku lalui bersama faris, dan aku sudah lelah, makanya aku relakan faris menikah dengan orang lain, dan hari ini tante meminta aku menikah dengan faris, jawabannya tidak, Terima kasih "
"kenapa? vanila bukankah dulu kita berjanji untuk selamanya saling cinta " faris tidak Terima
"lihat di jari manis ku sudah ada yang mengikat, dan akan segera menikah "
"mana mungkin vanila secepat itu cinta mu berubah tempat"
"karena aku menyukai cowok high class seperti jendral pra yudha, jika suami ku seorang polisi itu akan lebih membimbingku, bukan cuma sekedar putra mahkota yang selalu bikin aku pusing "
wajah yudha yang tadi datar, berubah tersenyum
"pak jendral benarkah kamu akan menikahi vanila? " tatap faris
"iya, mungkin satu minggu lagi vanila akan jadi istriku " yudha mantap
"ok, aku paham vanila mungkin kita memang tidak jodoh, tapi boleh kah aku mencium kening mu, untuk yang terakhir? "
mata vanila melirik yudha, minta persetujuan
"tidak, vania calon istriku anda tidak boleh menyentuh , aku hanya mengijinkan anda memeluknya saja itu pun sebentar "
vanila dan faris pun berpelukan
"vanila semoga kamu bahagia.. bersama yudha
karena selama ini aku tidak bisa membahagiakanmu" faris menangis
"ya, aku harap setelah hari ini mulai dari awal bersama istri mu, belajar lah mencintai retha dia mencintai mu sejak kita SMA"
"vanila mungkin kali ini kita tidak berjodoh tapi di kehidupan mendatang aku berharap kita berjodoh "
"tidak tuan faris setyawan, aku dan vanila akan terus berjodoh sampai seratus kehidupan, kalau begitu kami segera pamit " yudha pun menarik tangan vania keluar ruangan
vanila hari ini aku kesal sekali, 2 kali aku melihat Seorang pria menangis karena mu..
__ADS_1