Polisi Dan Gadis Penakluk

Polisi Dan Gadis Penakluk
kau itu milik ku..


__ADS_3

alex bukannya menyerah makin penasaran dan menyuruh anak buahnya untuk mencari tahu siapa suami vanila..


"permisi sir... ini data yang berhasil kami dapat tentang suami vanila di Indonesia " ucap anak buah alex


data input di laptop..


menyebut kan jika vanila itu berstatus istri jendral, berarti suaminya bukan orang sembarangan, dan yang paling menarik ada masalah besar, yaitu ayah dan paman dari suami vanila itu penyebab tuan Abraham di penjara, otomatis sekarang itu jadi masalah besar...


alex menyunging kan senyumnya.. brarti ini bisa jadi celah untuk aku masuk ke dalam hidup mu


vanila aprilia Khan.. the most beautiful girl..


alex menatap foto vanila..


KAU ITU MILIK KU...


vanila sedang memasak di dapur, dapat chat dari Felix jika yudha demam..


mungkin dengan memasak sup, aku bisa jenguk suami ku..


apartemen rahasia yudha..


"assalamu'alaikum" vanila memencet bel


"Walaikum salam, ibu ayo masuk " jawab Felix buka pintu


"pak Felix, mas yudha gimana keadaan nya? " tanya vanila


"bapak demam bu jendral.., ibu masuk aja, karena ibu sudah datang saya permisi dulu ya " Felix langsung pergi


dasar Felix.. cepat banget perginya..


meskipun sudah menikah tetap saja jantungku berdebar..


diatas kasur sudah terbaring lemas dengan suhu tubuh panas..


"mas, demam kamu cukup tinggi " vanila menyentuh kening yudha


"sayang ku akhirnya kamu datang " yudha bicara sambil menggigil


"dasar polisi aneh, jika demam kenapa tidak ke rumah sakit, ayo kita ke rumah sakit " vanila ajak yudha


"tidak sayang, dokter ku itu kamu, lagi pula ini negara orang aku tidak suka, cukup kamu rawat aku ya " yudha pegang tangan istrinya


polisi galak kalau demam gini manja banget, vanila pun mengkompres dan memberi obat untuk yudha dan duduk memandangi wajah suaminya

__ADS_1


namun, kok aneh ya.. panasnya cuma ada di sekitar ketiak dan jidat.. apa ada yang tidak beres


ternyata di dalam selimut vanila menemukan sebuah alat pemanas berukuran mini, pantas saja jika aku termometer di area ketiak, jadi suhu demam..


"dasar penipu, polisi kok nipu, ayo bangun buka mata mu " vanila menggoyang kan tubuh suaminya


"sayang aku sakit, jangan kasar begitu " jawab yudha


"oh.. sakit ya.. panas buatan dengan alat pemanas mini " vanila,


"sial.. kenapa kamu begitu pintar, istriku selalu luar biasa " yudha tertawa


"jadi benar ini lelucon, mas yudha apakah kamu tahu aku ada meeting dengan pak alex, dan aku batalin demi kamu, ini gak lucu " vanila cemberut


"oh.. jadi kamu menyesal datang kesini, dan lebih penting klien mu itu " yudha juga bete


polisi ini kenapa? kok jadi bete dia..


"dengar jendral prayudha erlangga, sekarang sejak aku tiba di Turki ayah memerintah aku mengambil alih semua bisnisnya, karena ayah ingin menikmati masa tuanya bersama ibu di rumah, jadi aku sibuk " jelas vanila


belum usai perdebatan itu bunyi calling dari maher di vanila


"halo maher, iya aku ingat kita ada meeting, aku pasti datang tapi aku minta satu jam lagi ya, soalnya aku berada jauh dari kantor " alasan vanila


"memang kamu dimana? are you ok? " tanya maher


maher bingung, ada dimana vanila?


adalah tempat dan urusan lain yang lebih penting dari bisnis ayahnya.. maher bingung dan penasaran..


"rupanya bukan cuma alex ada maher juga, baru sebulan di Turki pengemar itu makin banyak " sindir yudha


"dia itu keponakan ayah, maher pria yang baik dan alex dia cuma partner bisnis, kamu cemburu ya " ledek vanila


"iya, mana ada partner bisnis mengajak lunch dan memberi kado juga bunga its nothing " sahut yudha


"jadi pria bertopi itu yang kemarin nabrak waiter hingga jas alex basah itu kamu " tanya vanila


"menurut mu, kamu bisa bebas dinner, lunch dengan pria lain tanpa ijin padaku " tatap yudha


vanila menarik nafasnya.. polisi ini sedang jealous


"ok, jika kamu ingin bersama ku terus, kenapa tidak datang ke rumah temui ayah juga ibu? harusnya sebagai suami kamu berusaha mencari jalan, itu pun jika kamu masih ingin aku jadi istriku, sebab aku tahu the Big problem sulit termaafkan " vanila pun menatap yudha sedih


yudha pun memeluk vanila tanpa basa basi

__ADS_1


"sayang ku vanila.. kamu itu miliku dan akan terus jadi istriku " peluk yudha


"lalu untuk apa kamu ke Turki, untuk bawa aku pulang atau hanya sekedar ingin bertemu dan pergi lagi " vanila menangis


"aku ingin membawa mu pulang bersama ku " yudha berdiri di depan vanila


"pulang, apa umi sudah memaafkan ku? " tanya vanila


yudha bingung jawab apa..


"mas ayo jawab, jika aku pulang itu harus dengan maaf umi jika tidak, mungkin selamanya aku akan di Turki " air mata vanila menetes


"tidak aku pasti bawa kamu pulang, karena kamu itu milik ku, tapi memang tidak segampang itu, sayang aku ini polisi ada banyak hal yang kerjakan "


yudha pun mengajak vanila duduk, dan bercerita tujuannya datang ke Turki..


"jadi surat resign kamu di tolak, dan kamu bisa datang ke Turki pun karena ada misi rahasia, lalu mafia itu apa lebih bahaya dari Leon? " tatap vanila


"hmm.. sudah sekian lama kamu masih saja ingat nama Leon " yudha sinis


"mas yudha, aku serius "


"kamu benar mafia ini bukan sembarangan, makanya untuk sementara aku tidak bisa muncul, sebab musuh ku kali ini terkenal licik dan memiliki koneksi luar negeri " tegas yudha


vanila kembali menghela nafas panjang..


suamiku itu polisi, aku tidak boleh lupa, pantas saja tingkah mu aneh saat di Turki ..


"baiklah polisi ku aku Terima alasan dan penjelasan mu, tapi tetap saja sekarang aku owner bisnis berlian milik ayah, jadi aku mohon pamit aku harus meeting " vanila hendak bangun


"tidak, aku tidak suka melihat mu jalan dan bertemu dengan alex lagi " yudha kembali menarik tangan vanila


"mas kamu itu lebih tampan dan jauh lebih muda dari alex jadi percaya lah, selain bisnis alex tidak bisa buat aku tertarik " vanila tersenyum


"gadis penakluk pesona mu tidak luntur juga walau pun sudah menikah, baru satu bulan di Turki sudah punya pengemar baru " tatap yudha lagi


"benarkah.. ha.. ha.. itu tandanya istri mu ini bukan sekedar cantik tapi juga memiliki daya tarik luar biasa " vanila memuji dirinya


"dasar, tapi sebelum pergi, sini peluk aku dulu " yudha kembali memeluk istrinya


bukan cuma pelukan tapi ciuman hangat itu pun kembali terjadi


saat tangan yudha mulai menarik sleting baju vanila, tangan vanila pun cekatan mencegahnya


"stop please, aku harus meeting jangan lebih dari ini, kamu salah waktunya " bisik vanila memohon..

__ADS_1


sial.. susah sekali ingin mesra bersama istriku..


tapi ini juga benar, so.. vanila istriku sampai kapan pun kamu itu milik ku, milik jendral pra yudha erlangga...


__ADS_2