Sahara In Love

Sahara In Love
31 : Lamaran dan Pesan Ancaman Kevin


__ADS_3

"Sahara"


Panggilan Arjuna kembali terdengar kala kekasihnya itu masih terdiam dengan ekspresi wajah yang cukup terkejut, Sahara terlihat lucu dengan mata yang membulat sempurna. Masih tidak ada pergerakan Arjuna mengusap lembut telapak tangan Sahara membuat wanita itu sedikit tersentak dan langsung menatapnya dengan pipi merona.


Saat Sahara sudah bisa diajak bicara Arjuna merogoh saku jasnya dan mengeluarkan sebuah cincin yang sudah dia beli sebelumnya, cincin manis yang akan lebih sempurna ketika melingkar di jari manis Sahara. Senyum Sahara semakin mengembang lebar ketika kekasihnya itu menatapnya dan mengatakan hal yang begitu indah untuk didengarnya.


Perkataan Arjuna yang membuat Sahara ingin menangis sekarang juga.


"Sahara menikahlah denganku"


Sahara belum sempat menjawab, tapi Arjuna sudah lebih dulu memasangkan cincin itu lalu berdiri dan membawa Sahara ke dalam pelukannya.


"Cincin itu sudah melingkar di jari manis kamu berarti kamu tidak bisa menolak lagi." Kata Arjuna membuat Sahara tertawa ketika mendengarnya


"Tapi, aku belum jawab kata Kakak kalian nunggu jawaban Ara." Kata Sahara sedikit merajuk


"Jadi kamu tidak mau?" Tanya Arjuna sambil melepaskan pelukannya dan menangkup wajah Sahara dengan kedua tangannya


Menggelengkan kepalanya pelan Sahara membuat Arjuna tersentak, tapi beberapa saat setelahnya dia dibuat gemas ketika kekasihnya itu berbicara dengan disertai tawa.


"Tidak mau nolak." Kata Sahara dengan wajah merona


Arjuna tersenyum lalu tanpa dia sadari wajahnya mulai mendekat membuat jantung Sahara kembali berdetak dengan begitu cepat.


"Aku ingin cium kamu Ra, boleh?" Tanya Arjuna tepat didepan wajah Sahara


Wajah Sahara memerah hingga ke kupingnya, dia kesal karena Arjuna malah bertanya membuatnya jadi malu saja. Mungkin ini memang sudah rencana Arjuna karena di ruangan luas dengan dekorasi indah ini mereka hanya berdua, tanpa ada orang lain disana.


"Ishh jangan nanya"


Tertawa pelan Arjuna memilih untuk mencium kening Sahara dengan cukup lama hingga membuat kekasihnya itu tersenyum dengan begitu manis.


Setelah menjauhkan dirinya Arjuna mengajak Sahara untuk makan hidangan yang sudah ada di meja tak jauh dari mereka berdiri. Hati Sahara begitu berbunga-bunga hingga dia hanya menurut dan setelah keduanya duduk berhadapan Sahara memperhatikan cincin yang melingkar di jari manisnya lalu tersenyum.


"Kamu suka Ra? Aku yang memilih sendiri, aku harap kamu suka kalau tidak suka kita bisa beli yang lain." Kata Arjuna membuat kekasihnya itu menatapnya dengan sebal


Masa dia tidak suka cincin sebagus ini?


"Tidak Ara suka, sangat suka cincinnya bagus dan sangat pas di jari Ara." Kata Sahara


Setelah itu keduanya dilanda keheningan karena sama-sama merasa gugup untuk kembali bicara, tapi Sahara yang tidak pernah suka dengan keadaan yang hening mulai memberanikan diri untun bersuara.


"Hari ini Ara bahagia sekali, terima kasih Kak." Kata Sahara yang dijawab dengan anggukan singkat oleh kekasihnya


"Hari ini aku gugup sekali Ra, tapi sekarang rasanya lega." Kata Arjuna membuat Sahara tertawa kecil


"Tapi, Kakak tidak terlihat gugup." Kata Sahara


"Kamu tidak merasakannya Ra, jantung aku seperti mau copot, tapi aku harus melakukannya karena aku ingin memiliki kamu seutuhnya." Kata Arjuna


"Habis ini kita mau kemana lagi Kak?" Tanya Sahara penasaran

__ADS_1


Pria itu tidak akan langsung mengajaknya pulang kan?


Sahara masih mau jalan-jalan dia bisa dirumah.


"Langsung pulang Daddy kamu tidak izinkan bawa kamu pergi lama-lama." Kata Arjuna membuat Sahara langsung mengerucutkan bibirnya kesal


"Ihh jangan langsung pulang Ara mau jalan-jalan." Kata Sahara


"Nanti aku dimarahi sama Daddy kamu Ra." Kata Arjuna


"Ajakin jalan-jalan dulu baru pulang Ara bosan di rumah." Kata Sahara


Menghela nafasnya pelan akhirnya Arjuna mengangguk setuju.


"Baiklah, tapi sebentar saja ya? Memang kamu mau kemana?" Tanya Arjuna membuat Sahara tersenyum senang


"Pasar malam"


Sedikit terkejut dengan permintaan kekasihnya, tapi Arjuna tetap menurut dan menganggukkan kepalanya mengatakan bahwa mereka akan pergi kesana sebentar. Mendengar hal itu Sahara sangat senang karena akhirnya dia tidak akan bosan di rumah.


Setelah obrolan itu mereka menyantap hidangan yang ada di meja dan ketika sudah selesai Arjuna mengajak Sahara untuk pergi ke tempat yang dia mau. Selama perjalanan Sahara terus menatap kekasihnya yang sangat fokus menatap ke arah jalan, tidak ingin membahayakan dirinya dan juga orang lain.


Saat dilihat dari samping Arjuna begitu tampan, dia nyaris sempurna. Namun, dibalik itu semua satu hal yang membuat Arjuna begitu spesial dimatanya, cinta yang tulus.


Cinta Arjuna yang begitu tulus membuat pria itu kini menjadi pria yang sangat spesial untum Sahara, puaan hatinya. Meskipun sempat ragu kini Sahara sudah benar-benar yakin bahwa Arjuna adalah pilihan yang paling tepat untuknya.


"Kamu suka ke pasar malam ya Ra?" Tanya Arjuna


Melihat hal itu Arjuna juga ikut bahagia, entahlan hanya dengan melihat senyum Sahara saja dia ikut senang.


"Kalau Kak Juna sukanya apa? Kakak tau banyak hal yang Ara suka, tapi Ara tidak tau banyak hal tentang Kakak." Keluh Sahara


"Sukanya kamu." Kata Arjuna membuat Sahara berdecak kesal meskipun bibirnya membentuk sebuah senyuman


"Ihh yang lain." Kata Sahara


"Gak banyak hal yang aku suka Ra." Kata Arjuna


"Tidak papa kasih tau Ara." Kata Sahara lagi


"Aku suka masak dan mendengarkan musik." Kata Arjuna


"Masak? Berarti Kakak pintar masak ya?" Kata Sahara dengan semangat


"Hmm tidak juga sebenarnya." Kata Arjuna


"Ara tidak pintar masak, biasanya cuman bantuin Mommy aja di dapur." Kata Sahara membuat Arjuna tersenyum penuh arti


"Kalau begitu aku akan ajari kamu masak." Kata Arjuna


"Itu ide yang bagus Kak!" Seru Sahara

__ADS_1


Perjalanan mereka dihiasi dengan banyak obrolan yang menyenangkan.


Malam ini adalah malam panjang yang membahagiakan.


¤¤¤¤


Ada satu hal yang paling Kevon benci, kehilangan apa yang seharusnya menjadi miliknya. Malam ini dia mendapat sebuah foto yang menunjukkan kebahagiaan Sahara bersama dengan pria lain. Siapa lagi kalau bukan Arjuna.


Emosinya kembali datang melihat wanita yang seharusnya bersama dengan dia malah tertawa dengan pria lain, Kevin benci melihatnya. Dia tau kalau semua ini murni kesalahannya yang meninggalkan Sahara dan meragukan perasaannya, tapi dia tidak menyangka kalau wanita itu menemukan pria lain selain dirinya.


Demi meredam segala kemarahannya Kevin kembali datang ke club malam berharap dia bisa merasa sedikit tenang. Seperti biasa ada Farrel yang datang bersamanya, dia memang perlu teman untuk bercerita.


"Dia mau menikah huh?! Wanita bodoh itu fikir aku akan membiarkannya? Sial! Dia hanya akan menjadi milikku!" Racau Kevin yang entah sudah minum berapa banyak


"C'mon Vin lo galau cuman karena Sahara?" Tanya Farrel yang membuat mata Kevin menatapnya dengan tidak suka


"Ini bukan hanya tentang Sahara! She is mine! Gak ada yang boleh milikin dia selain gue, termasuk si Arjuna sialan itu!" Kata Kevin dengan penuh penekanan


"Jadi lo mau apa Vin?" Tanya Farrel mulai jengah dengan tingkah teman baiknya yang begitu terobsesi dengan wanita manja seperti Sahara


Kevin tidak menjawab dia hanya menyeringai lalu melangkahkan kakinya keluar sambil mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang meninggalkan Farrel yang hanya bisa menggelengkan kepalanya.


Di sisi lain Sahara baru saja sampai di rumah dan kini dia sudah berada dikamar merebahkan tubuhnya dan memainkan ponsel memperhatikan fotonya bersama Arjuna disana. Tadinya Sahara fikit Daffa akan marah karena dia pulang lambat, tapi ternyata Arjuna sudah lebih dulu meminta izin kepada orang tuanya.


Sahara bahagia karena kekasihnya itu selalu menghargainya dan tidak pernah mau membawanya pergi tanpa izin dari orang tuanya.


Saat tengah asik memandangi foto tiba-tiba sebuah panggilan masuk, dari Kevin dan hal itu membuat Sahara kembali merasa takut. Dia tidak menjawab dan membiarkan pria itu memanggilnya hingga berkali-kali.


Sampai akhirnya rentetan pesan masuk, pesan yang membuat Sahara jadi takut untuk tertidur.


Kevin adalah pria tergila yang pernah dikenalnya.


Dia melamar kamu Ra?


Sepertinya aku harus melakukan sesuatu ya?


Kamu hanya milikku Ra! Aku tidak perduli meskipun kalian mengatakan aku gila


Your mine Sahara!


Tapi, Sahara yakin bahwa Arjuna akan melindunginya dan keluarganya juga.


Dia akan aman.


Tidak akan terjadi sesuatu yang buruk.


Sahara sangat yakin.


¤¤¤¤


Minta dipenjara emang si Kevinn😈

__ADS_1


Tenang ya Sahara kan ada Arjunaa😙


__ADS_2