Sahara In Love

Sahara In Love
57 : Janji Manis


__ADS_3

Ternyata benar kata banyak orang Gili Trawangan merupakan tempat yang begitu indah dan menakjubkan, tidak heran kalau ada banyak orang baik masyarakat lokal ataupun masyarakat asing yang sangat ingin berkunjung kesini. Sejak tadi Sahara tak berhenti kagum melihat keindahan pantai ini dan setelah menikmati makan siang tadi dia bersama Arjuna berjalan-jalan menyusuri pantai.


Menjelang sore Arjuna mengajaknya ke salah satu bar yang cukup terkenal dan katanya menyuguhkan pemandangan sunset yang begitu indah. Ada cukup banyak pengunjung termasuk orang-orang asing yang menanti keindahan matahari terbenam dengan langit senja dan pemandangan pantai.


Kata Arjuna ketika malam nanti akan ada api unggun disini dan Sahara semakin senang ketika mendengarnya, dia suka sekali wisata di tempat terbuka seperti sekarang.


"Dingin Ra?" Tanya Arjuna


Sahara menggelengkan kepalanya sambil tersenyum.


"Hahh Ara tidak sabar mau lihat sunset." Kata Sahara


"Sebentar lagi." Ujar Arjuna yang ditanggapi dengan gumaman oleh istrinya


"Kenapa ya sekarang Kak Juna sudah tidak menyebalkan lagi? Padahal dulu Kakak sangat sangat menyebalkan pokoknya kalau Ara lihat Kakak datang ke butik pasti kesal." Kata Sahara membuat Arjuna tertawa kecil ketika mendengarnya


Memang benar dulu Sahara sangat kesal kalau Arjuna datang ke butiknya apalagi kalau pria itu membawa makananan yang tidak dapat Sahara tolak. Tentu saja tidak bisa ditolak karena semua makanan yang Arjuna bawa adalah makanan kesukaannya.


"Tapi, kalau aku tidak datang kamu pasti cariin kan?" Kata Arjuna yang dijawab dengan anggukan oleh istrinya


Awalnya Sahara memang sangat kesal, tapi karena terbiasa dengan kedatangan Arjuna dia akan bingung kalau pria itu tidak datang.


Aneh memang sikapnya menolak kehadiran Arjuna, tapi hatinya selalu gelisah kalau pria itu tidak datang menemuinya.


"Ara juga pernah cemburu sama Kakak." Kata Sahara


Arjuna menoleh dan menatap Sahara dengan tidak percaya, bagaimana mungkin Sahara bisa cemburu kalau dia saja tidak pernah terlalu dekat dengan wanita?


"Kamu? Cemburu? Astaga, cemburu sama siapa Ra?" Tanya Arjuna disertai kekehannya


"Sama teman Kakak yang model itu yang pernah bantuin Ara di acara fashion show." Kata Sahara membuat Arjuna berfikir keras untuk mengingat


Cukup lama Arjuna berfikir, siapa wanita yang sempat dicemburui istrinya?


Tapi, dia tidak ingat.


"Siapa sih Ra? Aku lupa." Kata Arjuna jujur


"Ada ihh Kak pokoknya dia cantik banget." Kata Sahara enggan menyebut namanya


Beberapa saat setelah mendengar perkataan itu Arjuna tersenyum dan menyebut nama temannya yang membuat bibir Sahara langsung mengerucut.


Tuh kan habis dibilang cantik suaminya langsung ingat.


"Arabella?"


Sahara hanya mengangguk lesu, sedangkan suaminya tertawa melihat ekspresi kesal Sahara.


"Kenapa kamu bisa cemburu sama Bella?" Tanya Arjuna penasaran


"Waktu itu Kakak kelihatan dekat sama dia pas acara fashion show juga ngobrol terus kadang ketawa sama dia dan waktu pulang Kakak bareng sama dia bukan sama Ara." Kata Sahara mengakui apa yang dia rasakan


"Rumah dia dekat makanya aku antar pulang selain itu dia juga tidak ada yang jemput." Kata Arjuna yang entah kenapa membuat Sahara jadi kesal


"Waktu Ara ketemu dia dan minta tolong dia bilang tidak masalah karena Kak Juna yang minta, jadi Ara fikir kalian pasti punya hubungan spesial." Kata Sahara


"Dia sering minta tolong sama aku mugkin karena itu ketika aku minta tolong dia mau." Kata Arjuna


"Memang dia sering minta tolong apa sama Kakak?" Tanya Sahara dengan mata memicing dan menatapnya penuh curiga

__ADS_1


Entah kenapa ekspresi itu membuat Sahara terlihat menggemaskan dan Arjuna jadi ingin menjahilinya.


"Biasanya minta temani ke suatu acara atau minta jemput, tapi kalau minta jemput jarang." Kata Arjuna dengan sedikit kebohongan


Dia memang pernah menemani Arabella ke suatu acara beberapa kali, tapi kalau untuk minta jemput itu tidak pernah.


"Kakak pernah dekat sama dia ya?" Tanya Sahara dengan nada kesal didalamnya


"Kami hanya teman, tapi dia juga cukup dekat sama Mami dan Anjani." Kata Arjuna membuat Sahara semakin kesal mendengarnya


Untuk kebenaran satu itu Arjuna tidak berbohong.


Saat masih kuliah dulu mereka sering mengerjakan tugas di rumah, tidak berdua melainkan bersama yang lainnya juga dan disanalah Arabella kenal dengan Mami dan Anjani.


Mereka dekat karena suka belanja bersama, tidak lebih.


"Kenapa tidak pacaran saja sama dia?" Tanya Sahara ketus


Arjuna tertawa dan dengan paksa membawa kepala Sahara untuk bersandar di bahunya.


"Kenapa harus sama dia? Aku sukanya sama kamu Ra." Kata Arjuna


"Waktu itu aku tanya Diandra dan dia bilang kalau Kak Juna sama wanita itu sangat cocok, aku jadi kesal!" Kata Sahara


"Kamu tidak tau ya?" Tanya Arjuna yang terdengar tidak jelas ditelinga Sahara


"Tau apa?" Tanya Sahara


"Diandra itu juga mata-mata aku, makanya aku selalu tau kegiatan kamu Ra." Kata Arjuna


Sahara langsung menjauhkan dirinya dan menatap Arjuna dengan tidak percaya, bahkan asistennya sendiri bekerja sama dengan Arjuna?


Astaga, sulit dipercaya!


Pantas saja Arjuna selalu tau kalau dia ada di butik atau tidak dan selalu tau kegiatan apa saja serta acara apa saja yang dia hadiri.


"Kok bisa?! Kenapa kalian bisa bekerja sama?" Tanya Sahara


"Tentu saja bisa sayang." Kata Arjuna


Sahara baru ingin bicara, tapi Arjuna melarangnya dan mengatakan bahwa matahari sudah akan terbenam.


Tentu saja Sahara tidak ingin melewatkan keindahan sunset untuk berdebat dengan suaminya.


Akhirnya dia menatap ke depan dan membiarkan Arjuna membawa kepalanya untuk bersandar di bahu pria itu, tidak perduli lagi dengan apa yang pernah terjadi sebelumnya Sahara hanya bahagia dengan kehidupannya sekarang.


Tapi, tetap saja dia juga penasaran akan banyak hal.


Dia akan meminta Arjuna untuk bercerita banyak hal nantinya.


"Jangan cemburu sama wanita lain Ra, aku berani bersumpah kalau selain Mami hanya kamu wanita yang aku cintai"


Sahara hanya tersenyum menanggapinya.


Dia akan selalu percaya pada hal itu karena sampai detik ini tidak pernah sekali pun Arjuna menyakitinya dengan sengaja.


Bukankah itu cukup untuk membuktikan kalau Arjuna mencintainya?


¤¤¤¤

__ADS_1


Hari ini Sahara sangat bahagia karena dia dan Arjuna menghabiskan waktu dengan banyak hal. Setelah melihat sunset tadi mereka tetap berada disana sampai langit menggelap dan api unggun dinyalakan, Sahara terlihat sangat senang. Keduanya baru kembali ke resort setelah menikmati makan malam.


Saat ini Arjuna sedang membantu istrinya untuk menyisir rambut, setelah dipaksa akhirnya Sahara mengizinkan Arjuna untuk menyisiri rambut panjangnya. Keduanya baru saja selesai berganti pakaian dengan baju tidur.


Rambut hitam Sahara ternyata cukup panjang, pantas saja istrinya sering mengeluh karena malas menyisir.


"Rambut kamu jangan dipotong ya Ra? Aku suka kalau rambut kamu panjang seperti ini." Kata Arjuna


"Emm dari dulu mau potong rambut, tapi tidak boleh sama Daddy dan Mommy bahkan Daddy sampai mengancam akan menghapus nama Ara dari kartu keluarga kalau rambut Ara dipotong pendek." Kata Sahara


Mendengar hal itu Arjuna tertawa, tapi istrinya memang sangat cantik dengan rambut panjang seperti ini apalagi rambut Sahara sangat bagus dan begitu hitam.


Sangat indah.


"Makanya jangan dipotong sayang aku juga akan marah kalau kamu potong rambut." Kata Arjuna membuat Sahara berdecak kesal


Dia juga malas potong rambut, tapi terkadang dia malas untuk menyisir kalau rambutnya sudah terlalu panjang.


"Kadang Ara malas mau nyisir tau Kak, kalau rambutnya pendek kan enak nyisirnya lebih mudah." Kata Sahara


"Nanti aku yang sisiri kalau kamu malas, tapi jangan dipotong oke?" Kata Arjuna


Sahara hanya mengangguk patuh membuat Arjuna tersenyum dan memeluk wanita itu dari belakang.


"Malam ini Ara tidak mau main! Ara mau tidur lebih cepat biar bisa bangun pagi." Kata Sahara yang mengundang tawa Arjuna


Astaga istrinya kenapa begitu menggemaskan sih?


Arjuna juga tidak berniat untuk main malam ini karena Sahara juga butuh istirahat, mereka masih punya banyak waktu kan?


Malam ini dia hanya ingin bermanja-manja dengan Sahara, memeluknya dan bercerita tentang banyak hal.


"Iya sayang malam ini kita akan tidur lebih cepat hmm?" Kata Arjuna


Setelah Arjuna melepaskan pelukannya Sahara memutar tubuhnya menghadap sang suami lalu menangkup wajah tampan Arjuna dan mencium singkat bibirnya.


"Mulai sekarang Kak Juna tidak boleh dekat-dekat sama wanita lain, hanya boleh sama Ara saja"


Bukan hanya sekarang, tapi dari dulu pun Arjuna hanya ingin dekat dengan Sahara saja.


Arjuna membalas ciuman itu lalu mengatakan hal yang sama dengan istrinya.


"Mulai sekarang kamu juga tidak boleh dekat dengan pria lain, hanya boleh dekat dengan aku saja"


Mengulurkan jari kelingkingnya senyum manis Sahara membuat Arjuna ikut tersenyum dan tanpa berfikir panjang menautkan jari kelingkingnya disana.


"Kita sudah janji ya?"


Arjuna hanya mengangguk sambil tersenyum manis.


Saat pernikahan mereka Arjuna pun sudah berjanji.


Dia berjanji bahwa sampai akhir hayatnya hanya nama Sahara yang terukir indah di hatinya.


Hanya Sahara.


¤¤¤¤


Akhirnya bisa update eheee😂

__ADS_1


Terima kasih banyak ya atas dukungannya😊


Aku masih berfikir sampai mana cerita ini bakal tamat ya?


__ADS_2