
Haiii😄
Siapa nih yang minta ceritanya si kembarr??
Hehe btw ceritnya udah keluar lohh😂Baca yukkk😉
Judulnya 'MY POSSESSIVE TWINS'
Iya, Devano memang posesif banget sama Devina sampai dikira kalau dia jatuh cinta sama kembarannya sendiri.
Haduh ada-ada aja deh, gak mungkin dong Devano suka sama kembarannya sendiri.
Kira-kira apa ya alasannya Devano sampai se posesif itu sama Devina yang kadanh suka kesel sendiri karena dilarang ini itu sama Devano.
Ehh tapi Devano juga kalau mau kemana-mana selalu diikutin sama Devina.
Mereka juga sering dikira pacaran kalau lagi jalan ke mall berdua.
Ya ampun gimana sih😂 Masa kembaran sendiri dikira pacar😂
Supaya bisa di update aku kasih sedikit penggelan ceritanya ya😉
⬇⬇⬇⬇
"Mommy Devano jahatttt sama aku"
Senyuman penuh kemenangan Devina terbentuk ketika dia melihat wajah kesal Devano yang mengurungkan niatnya untuk melempar bantal kepada Devina dan dengan wajah yang mengesalkan Devina memeletkan lidahnya. Dengusan Devano terdengar bersamaan dengan Devina yang berseru kencang sambil berlari keluar kamarnya karena dikejar oleh kembarannya, tadi dia mengganggu Devano ketika sedang bermain game hingga kalah lalu Devano marah.
Jangan salahkan Devina dia melakukan itu karena Devano menolak untuk mengantarnya ke toko buku dan malah sibuk dengan ponselnya, dia akan mengadu pada orang tuanya.
"Mommyyyyy"
__ADS_1
Wajah terkejut Fahisa terlihat ketika melihat kedua anaknya yang sedang berlarian dan dia hampir terjungkal ketika Devina berlindung ke belakang tubuh Fahisa sambil memeluknya.
"Kalian ini kenapa lari-lari?" Tanya Fahisa ketika Devano juga berdiri dihadapannya
"Dia yang mulai!" Kata mereka bersamaan
Menghela nafasnya pelan Fahisa menarik tubuh Devina agar berdiri disampingnya.
"Kalian ini sudah besar masih aja bertengkar." Kata Fahisa sambil menggelengkan kepalanya pelan
"Mom, bukan aku, tapi Devina yang mulai dia mengganggu aku tadi." Kata Devano membela diri
"Mommy bukan aku yang salah, tadi Vano mau lempar aku pakai bantal." Kata Devina mengadu
"Kamu duluan yang mulai Vina"
"Kamu!"
"Kamu!"
Dia akan kalah kalau Devina sudah melebih-lebihkan.
"Kenapa tidak mau Devano? Kamu ini sudah antar dulu Devina ke toko buku." Kata Fahisa membuat Devina tersenyum penuh kemenangan lalu memeletkan lidahnya
Menghela nafasnya pelan Devano hanya mengangguk patuh membuat Devina langsung bersemangat dan bergegas ke kamarnya untuk ganti baju.
"Ayo Vanooo"
Saat baru ingin menaiki tangga Devano menarik pelan rambut kembarannya lalu berlari ke atas dan mengabaikan seruan kekesalan milik Devina.
"VANO IHH JAHAT!"
__ADS_1
Melihat kedua anaknya yang saling kejar-kejaran membuat Fahisa menggelengkan kepalanya pelan karena tingkah laku kedua anaknya. Setelah Sahara menikah hanya Devina dan Devano yang meramaikan suasana rumah bahkan kalau keduanya pergi sekolah Fahisa suka kesepian karena sendirian di rumah.
Kembali pada Devina yang kini membuka pintu kamar kembarannya dengan kencang hingga menimbulkan bunyi seperti dentuman dan membuat Fahisa berseru dari bawah.
"Devina Devano jangan berantem terus!"
Wajah Devina terlihat kesal dan dia menghampiri kembarannya sambil memukul-mukul lengannya dengan penuh kekesalan.
"Jahat banget!"
"Vina lepasin"
Devina tidak perduli dan terus memukul-mukul lengannya dengan gemas.
"Yaudah kita enggak jadi ke toko buku!" Kata Devano membuat Devina berhenti masih dengan wajah cemberutnya
"Maaf"
Devano mengucapkan maaf sambil mengacak rambut Devina dengan gemas.
"Sana ganti baju, jadi enggak?" Tanya Devano lagi
"Jadiiiii"
"Yaudah sana." Kata Devano sambil mendorong dahi Devina ke belakang
Ini dia nihh ceritanya😶
Cerita Sahara nya nanti sore atau malam yaa seperti biasaa😂
__ADS_1
Thank youu semuanyaaa😉