
Tiara mengusap sudut mata nya melihat bintang dan juga Nayla yang kini sudah resmi menjadi pasangan suami istri, setelah penantian panjang dan telah banyak rintangan yang mereka hadapi cinta mereka akhir nya berlabuh juga.
Tiba Waktu nya untuk mengambil sesi foto, pertama pengantin dengan orang tua, lalu pengantin dengan keluarga pihak laki-laki, baru kemudian bersama keluarga perempuan, di lanjutkan bersama keluarga lain atau tamu undangan yang datang.
"Ayo..". ujar Tiara menarik lengan Alfian karena pria itu belum satu kali pun berfoto
Di sisi pengantin mereka berdua langsung mengambil pose tersenyum sesuai dengan perintah Tiara ketika mereka sudah siap, tidak beramai-ramai hanya mereka berempat saja. kedua mempelai, Tiara dan juga Alfian.
fotografer mulai memberi aba-aba, Meskipun tidak selebar senyum yang lain, tapi Alfian juga memberikan senyum nya, senyum yang membuat Tiara senang melihat nya. karena kalau di luar Alfian akan menjadi sosok dingin, fegas, dan datar.
selesai mengabadikan foto, Tiara menuruti keinginan nya untuk mencoba makanan yang ada di sana, Alfian juga tidak pernah lepas dan terus mengikuti nya.
di sisi lain, terdapat dua orang paruh baya. yang satu nya tengah mengulum senyum dan satu lagi tersenyum meledek melihat tingkah Alfian.
"Anak kamu bucin banget tuh". bisik Tante Elisa kepada suami nya
"anak kamu jelek banget ya pendekatan nya gk ada romantis nya". ledek Om Damar
"ya Ajarin lah, kamu kan dulu jago deketin aku pakai seribu bunga Mawar, bahkan di tolak 10 kali pun nggak nyerah juga". Ledek Tante Ellisa
" Hehe anak kamu itu tegang mulu kalau di kantor, tapi kalau sudah bertemu dengan Tiara duhhh seperti bocah saja".
tante Elisa memukul paha suami nya, karena kini mereka berdua tengah dalam posisi duduk.
"Ya gimana lagi, kan udah ketemu sama pawang nya".
"Heheheh iya, Tiara kayak punya anak bocah aja tuhh liat". ledek Om Damar lagi lalu menertawakan anak nya, pandangan nya tidak lepas Mengawasi satu-satu nya pewaris kekayaan nya itu.
tante Elisa hanya menggelengkan kepala nya, dia lelah dengan kelakuan anak dan suami nya itu sama-sama bisa membuat tensi nya meningkat.
kembali ke sisi Tiara, setelah mendapatkan apa yang mereka inginkan Tiara dan juga Alvin kembali duduk, dengan lahap Tiara memasukkan kue ke dalam mulut nya sedangkan Alfian menusuk 1 buah strobery dan menyodorkan ke depan mulut Tiara juga.
Tiara tanpa ragu menerima nya, malahan makanan yang Alfian berikan. bersama Tiara Alfian semakin lebih banyak tersenyum meski dia di kenal sebagai lelaki yang tegas, dingin, dan datar.
...****************...
dengan pakaian yang masih Senada Tiara masuk memasuki gedung resepsi pernikahan kakak nya bersama dengan Alfian.
senyum Tiara terbit saat berpapasan dengan para tamu undangan, acara benar-benar meriah sesuai dengan apa yang bintang inginkan.
__ADS_1
bintang benar-benar ingin membuat banyak orang tahu bahwa diri nya kini sudah menikah dan Nayla adalah istri nya.
tangan Tiara masih mengait di lengan Alfian, tidak ada perasaan risih karena kedua nya sudah menjadi sepasang kekasih.
sebelum beramah-tamah dengan tamu undangan yang datang, Tiara dan Alfian naik ke atas pelaminan terlebih dahulu untuk berfoto bersama, Nayla yang kini sudah resmi menjadi kakak ipar Tiara nampak begitu cantik dengan gaun berwarna Cream soft terlihat mewah dan membuat dia menjelma bak seorang putri kerajaan.
setelah berfoto kedua nya kembali turun, karena ada antrian para tamu yang akan memberikan selamat kepada kedua mempelai itu.
"Al, kamu belum makan malam kan? makan dulu ya". pertanyaan yang bernada perintah yang di ucapkan dari Tiara
Alfian hanya menggangguk, selain Bunda nya ucapan Tiara menjadi sesuatu yang tidak bisa dia tolak saat ini.
Tiara membawa Alfian ke meja yang memang di siapkan untuk keluarga dan langsung menyuruh Alfian untuk duduk di salah satu meja itu.
"kamu harus makan, harus habisin ini ya. Kata Bunda, kamu susah kalau lagi makan". Ujar Tiara
"iya sayang". sahut Alfian tersenyum melihat tingkah bawel kekasih nya itu
"Kalau bunda ngomong harus di dengerin ya, Kalau sama aku makan terus, tapi kata Bunda malah sebalik nya". lanjut Tiara memberikan nasehat
"Iya sayang aku dengar kok". Sahut Alfian, karena lelaki itu memang jarang makan dengan keluarga, bahkan bisa terhitung dalam sebulan ia makan bersama keluarga nya.
"Iya, aku ikut kok". ujar Alfian menggangguk
"ya harus itu, aku tuh pernah ngelakuin kesalahan yang sampai sekarang tuh masih kerasa nyesel nya, aku pernah kecewain orang tua aku, jadi kamu nggak boleh kayak gitu ya Al". Ujar Tiara mendadak sendu
Alfian tersenyum lalu mengusap pipi Tiara dengan lembut
"Iya sayangku yang paling cantik".
Tiara langsung menggigit bibir dalam nya menahan senyum, ekspresi nya juga langsung salah tingkah persis ABG yang baru mengenal cinta.
Alfian yang melihat tingkat Tiara tetap tersenyum, ia merasa sangat gemas, sampai sebuah keluarga menghampiri meja mereka yang bagi Alfian hal itu sangat menyebalkan, karena mengganggu waktu nya berdua bersama Tiara.
"Pak Al... ucap pria paruh baya lebih dulu menyapa dan mengeluarkan tangan kepada Alfian
Alfian bangun dari kursi nya menjabat tangan pria paruh baya itu, sambil mengangguk. sedangkan Tiara dia juga ikut terbangun dan tersenyum sopan.
"Wah suatu kehormatan bisa ketemu di sini, perkenalkan ini istri saya dan ini anak saya Keisha dia seorang dokter". ujar nya dengan wajah yang bangga pria paruh bayah itu memperkenalkan keluarga nya
__ADS_1
lagi dan lagi Alfian kembali menggangguk sebagai respon
"Pak Al datang dengan siapa? Pak Damar tidak datang? Saya dari tadi tidak melihat nya". Ujar nya lagi
"Papa saya ada urusan di tempat lain". Sahut Alfian datar
"jadi Pak Alfian datang sendirian ya, kebetulan...". sahut nya langsung terpotong
"tidak, saya datang bersama calon istri saya". dengan lembut Alfian meraih pinggang Tiara agar wanita itu lebih mendekat kepada nya
"Wah sudah punya calon istri ya, Oh ini adik nya pak Bintang kan?". tanya nya
" Iya, saya adik nya Kak bintang". Tiara menjawab dengan tersenyum
bukan hal yang aneh Jika dalam sebuah acara orang-orang juga mengambil berbagai kesempatan untuk menjalin hubungan bisnis atau mencari menantu, seperti yang sedang di lakukan oleh tamu di hadapan Tiara dan juga Alfian sekarang.
Tiara hafal betul mereka telah berusaha menjodohkan Alfian dengan anak nyaa saat ini.
"Wah saya kira belum ada calon, Ternyata saya yang sudah ketinggalan berita". Sahut nya
Tiara hanya tersenyum menanggapi ucapan tersebut, lalu mereka pamit undur diri dan Tiara kembali duduk di kursi nya begitupun dengan Alfian.
...----------------...
Dan saat Rio keluar dari dalam kamar nya, kebetulan berpapasan dengan Manda yang baru saja berjalan dari arah dapur itu.
"Mbak, aku mau tanya Mobilku yang di bawa oleh Mas Alex kapan di kembalikan nya? ini sudah lebih dari 5 hari loh Mbak! ". Ujar Rio kepada kakak perempuan nya itu
"Itu dia yang mau Mbak bilang Yo, kalau kerabat Mas Alex sedang sakit keras dan mereka masih menginap di sana untuk 2 hari ke depan". Sahut Manda beralasan
" Oh ya sudah Mbak, tolong beritahu sama Mas Alex kalau Mobil nya juga mau aku pakai". Ujar Rio lagi
"Oke Yo, Nanti Mbak hubungi Mas Alex lagi". Sahut Manda
" Ya sudah Mbak mau ke kamar dulu, mau ngasih minum susu ini dulu ke Risa". Ujar nya lagi lalu berlalu dari hadapan nya Rio
Sebenar nya Manda sendiri sudah curiga kepada suami nya kini, entah kenapa akhir akhir ini Manda merasakan ada sesuatu yang aneh pada suami nya itu. bahkan suami nya itu sering pergi menginap ke rumah ibu nya itu dengan alasan ibu nya sedang sakit.
Rencana nya besok Manda akan datang ke rumah ibu mertua nya untuk mencari keberadaan suami nya yang sudah hampir 1 minggu ini tidak pulang.
__ADS_1