
Apakah mereka mengunjungi salon di mana Tiara berada? Jawaban nya Ya, mereka bertiga pergi ke sana. Dengan mata berbinar Bu Ningsih dan Manda memasuki salon ternama itu, salon ini sangat terkenal menyediakan beberapa perawatan kecantikan dan juga spa.
"Wah kamu memang calon menantu Ibu yang sangat baik sekali, Ibu benar benar senang sekali kamu mengajak Ibu ke sini". Ujar Bu Ningsih seraya tak henti henti nya berdecak kagum dengan terus menebarkan senyuman yang lebar.
"Iya Mawar, Mbak udah lama sekali tidak pernah perawatan seperti ini". Sahut Manda menimpali
Sedangkan Mawar hanya merespon dengan anggukan serta senyuman yang di paksakan, sebenar nya wanita itu sangat malas mengajak Ibu dan kakak kekasih nya itu.
Saat Mawar meminta Uang kepada Rio untuk melakukan perawatan di salon, Bu Ningsih tiba tiba nyeletuk dan meminta untuk ikut. Awal nya Mawar tidak mau mengajak nya, tapi Rio meminta untuk mengajak Ibu nya itu agar tak cerewet, dan tiba tiba Manda juga datang dan mendengar jika mereka akan mengunjungi salon dan melakukan perawatan, Manda pun juga meminta ikut, dan akhir nya mereka bertiga pergi ke salon bersama sama.
Sebenar nya Rio sendiri sudah pulang dari Rumah sakit, sepulang dari Rumah sakit lelaki itu nampak murung dan gusar. Apalagi semenjak ia melihat bahwa saat ini Perusahaan Mahesa sudah benar benar berada di tangan Mantan Istri nya, yaitu Tiara.
Kepemilikan Perusahaan Mahesa sudah berpindah tangan pada Tiara, namun Tiara sendiri masih di bantu oleh Bintang untuk mengelola perusahaan itu.
"Selamat datang di salon kami, Silahkan Ibu mau pilih paket perawatan apa?". Ucap Staff yang menyapa mereka, dia memberikan daftar paket perawatan kecantikan salon itu.
"Kami ambil paket lengkap, dari atas sampai bawah ya". Jawab Manda dengan cepat seraya tersenyum ke arah staff itu
Mawar membulatkan mata nya mendengar pernyataan dari Manda, ia hendak protes saat tiba tiba mata nya melirik kemunculan Tiara dari dalam Ruangan VVIP. Ruangan yang tidak semua orang bisa berada di sana, kecuali orang orang menengah ke atas saja.
"Eh kalian ada di sini juga?". Sapa Tiara mencoba sesantai mungkin berjumpa dengan keluarga toxic yang saat ini berada di depan nya.
Manda dan Bu Ningsih langsung menoleh dengan tatapan sinis ketika mendengar suara yang tak asing di telinga nya itu.
"Oh kau rupa nya, di sini juga? Enak banget ya sekarang, mentang mentang udah menjadi orang kaya baru sombong sekali cihh!". Ketus Manda yang tak di tanggapi oleh Tiara
__ADS_1
"Maaf, aku sedang sibuk saat ini. Aku pergi dulu ya, selamat bersenang senang". Sahut Tiara seraya melenggang pergi begitu saja, Tiara sengaja tak menanggapi ucapan Manda. Karena Tiara yakin wanita itu hanya akan membuat kegaduhan saja.
Mawar menatap nya dengan iri, karena saat ini mantan istri kekasih nya itu benar benar terlihat sangat cantik dan mulus. Bahkan rasa nya lebih cantik ketimbang diri nya.
"Heh dasar sombong, lihat saja nanti aku akan membalas mu! Dasar wanita serakah, aku sumpahin agar kau tak laku laku!". Teriak Bu Ningsih yang membuat mereka bertiga menjadi pusat perhatian.
Mawar sendiri melotot, karena secara tak sengaja wanita paruh baya itu malah mempermalukan diri nya. Ia langsung menarik Bu Ningsih untuk masuk ke ruangan lain dengan hati yang menggerutu, dan Manda pun mengikuti langkah Mawar dan Bu Ningsih di belakang nya.
Setelah pulang dari salon, Mawar terus saja menggerutu di dalam hati nya, tatkala melihat tagihan perawatan yang di lakukan ke tiga orang itu.
Bagaimana tidak perawatan yang di lakukan oleh mereka bertiga dari kepala sampai kaki mencapai 13 juta per orang nya, sedangkan mereka bertiga dan berarti Mawar harus membayar total tagihan perawatan mereka sebesar 39 juta.
Mana uang yang di beri oleh Rio hanya 20 juta saja, itu pun semua uang tabungan Rio. Mawar memaksa nya untuk memberi semua uang itu dengan dalih di titipkan kepada nya, ehh malah Mawar sendiri harus menombok 19 juta akibat perawatan yang mereka lakukan tadi. Ini mah cerita nya Bukan Untung Malah Buntung, sial banget nasib Mawar.
"Makasih ya nak Mawar, kamu udah ajakin Ibu ke salon itu. Kapan kapan ajakin Ibu lagi ya". Ucap Bu Ningsih tersenyum Bahagia, wanita paruh baya itu merasa sangat senang sesudah melakukan perawatan tadi, dia merasa muda kembali saat ini, tak ada henti henti nya dia selalu berkaca.
"Iya Bu, Mbak". Jawab Mawar menangguk dengan senyum yang di paksakan, padahal di dalam hati nya wanita itu tidak ada habis habis nya mengumpati Ibu dan Anak itu. Gara gara mereka yang ingin ikut pergi ke salon, ia harus memakai uang tabungan nya, yang ia sendiri peroleh dari sugar dady nya selama ini.
Mereka bertiga pun akhir nya pulang dengan mengendarai mobil Mawar.
Sampai di Rumah, terlihat Rio yang sudah menunggu kedatangan mereka bertiga di kursi teras rumah nya. Bu Ningsih dan Manda langsung turun dari mobil, Mereka berdua pergi begitu saja ke kamar masing masing. Tanpa memperdulikan Mawar yang masih berada di sana.
Mawar turun dari mobil nya dengan perasaan yang amat sangat kesal, dia sendiri menutup pintu mobil nya dengan keras, membuat Rio mengerutkan dahi nya heran melihat sikap Mawar saat ini.
Lelaki itu sudah mengetahui jika Mawar saat ini dalam mode kesal, terlihat dari gelagat nya.
__ADS_1
"Kenapa sih sayang, pulang pulang kok kesal begini? Emang gk senang habis perawatan tadi?". Ucap Rio menghampiri Mawar dan langsung menggenggam tangan Mawar seraya menyuruh nya untuk duduk.
"Gimana aku gk kesal mas, aku kesal sama Ibu dan Kakak mu itu!". Ujar Mawar dengan mengerucutkam bibir nya
"emang mereka berdua kenapa sayang? Apa ada masalah yang sudah Ibu dan Mbak Manda lakukan?". Tanya Rio dengan hati hati takut menyulut kemarahan pada diri Mawar
"Kamu tahu saat kami perawatan, Mbak Manda meminta perawatan paket lengkap!". Jawab Mawar dengan nada kesal
"Terus kenapa? Kan sudah Mas kasih uang tadi". Sahut Rio dengan santai karena dia tidak tahu kejadian yang sesungguh nya
Mawar yang mendengar perkataan Rio, sontak menatap nya dengan tajam
"Kamu tahu Mas, berapa tagihan nya?".
"Berapa sayang?". Tanya Rio
"Melakukan perawatan itu satu orang tagihan nya 13 juta, jadi jika 3 orang berapa Mas? 39 juta Mas!". Ujar Mawar dengan bersungut sungut seraya menunjukan bukti tagihan salon itu
Sedangkan Rio yang melihat jelas angka 39 juta di dalam nota tagihan itu langsung membulatkan matanya dengan sempurna, lelaki itu syok mendengar dan melihat tagihan perawatan itu.
"Apaa 39 juta sayang, itu uang besar dan kalian buang cuma cuma". Ujar Rio frustasi seraya menyugar rambut nya
"Ini semua karena Mbak Manda yang langsung meminta perawatan itu, aku gk mau tahu ya Mas. Kamu harus ganti uang aku secepat nya!". Ujar Mawar langsung pergi menuju ke arah mobil nya dan meninggalkan Rio yang masih mengacak ngacak rambut nya frustasi
Mobil Mawar pun melaju keluar dari pekarangan rumah Rio.
__ADS_1
"Aaargghhh, kenapa hidup ku jadi seperti ini?! Dulu saat aku masih bersama Tiara, aku tidak pernah merasakan pusing dengan beban yang berat seperti ini!".
"Ra, mas kangen sama kamu..". Ujar Rio di sela sela frustasi nya