
Saat ini Alfian dan juga Tiara tengah memakan seafood gerobakan di pinggir jalan langganan mereka sewaktu kuliah dulu, mereka berdua meskipun kini telah menjadi seorang CEO perusahaan ternama, tidak membuat mereka malu untuk makan di pinggir jalan.
Tiara pun makan dengan lahap sambil terus membuka cangkang kepiting dan beberapa aneka seafood lain nya, sehingga membuat tangan nya itu belepotan dengan saus dari aneka seafood tersebut.
"Al.. boleh minta tolong ambilin tisu basah di dalam tas ku" Ucap Tiara
Alfian pun langsung mengganggukan kepala nya dan mencari tisu basah di dalam tas Tiara, saat sedang mencari tisu basah tersebut. tiba-tiba ia tak sengaja melihat undangan pernikahan di dalam tas Tiara, lelaki itu langsung mengeluarkan undangan tersebut dan membaca nya.
"Loh Sayang Ini undangan pernikahan siapa? nama pengantin nya Rio, apa Rio mantan suami kamu?". tanya Alfian yang begitu penasaran
"Oh undangan itu, Iya undangan pernikahan mantan suami aku, Dia mau menikah besok, dan tadi dia datang ke rumah dan memberikan kh undangan itu". jawab Tiara
" Apa datang ke rumah? memang nya dia tahu rumah Kamu? Trus kamu mau datang ke pesta pernikahannya?". tanya Alfian menggebu gebu namun nada dengan hati-hati takut jika Tiara tersinggung dengan ucapan nya
Tiara sendiri Langsung tersenyum dan menatap dalam ke arah Alfian, Tiara sendiri tahu jika alfian sedang mengkhawatirkan nya.
"Entahlah, aku sendiri juga kaget tiba tiba dia sudah berada di depan rumah, sebenar nya aku sih males hadir ya, aku males yang mau ribut". Ujar Tiara karena sudah dapat di pastikan jika mantan mertua dan kakak ipar nya itu pasti akan julid terhadap diri nya nanti
"Gimana kalau kita berdua datang saja sayang, kita harus tunjukan kemesraan kita berdua ini. dan aku akan menunjukan jika si cantik ini milik ku sekarang". Ujar Alfian dengan nada membanggakan Tiara
Tiara sendiri langsung tersenyum, ia bahagia bisa memiliki lelaki seperti Alfian saat ini.
Mereka berdua pun langsung melanjutkan sesi acara makan malam itu, karena pada siang hari nya tiba tiba Alfian harus meeting mendadak sehingga membuat mereka mengulur waktu makan bersama.
...****************...
berbeda di tempat lain, saat ini mawar sudah bersiap siap, karena malam ini, dia akan melakukan acara Henna Night. Mawar sendiri mengambil konsep ala India style untuk malam sebelum pernikahan nya.
mawar mengenakan gaun lehenga di atas crop dan rok yang full payet, dengan riasan ala India look yang membuat mawar sangat percaya diri, seperti menjadi seorang ratu pada malam itu dan untuk esok saat akad dan juga resepsi.
acara malam itu berjalan sangat sukses, mawar begitu senang banyak teman teman nya yang datang dan mereka mengabadikan banyak video dan foto untuk di unggah pada sosial media milik mereka masing-masing.
__ADS_1
mawar larut dalam kebahagiaan malam itu hingga acara itu usai hanya dalam 4 jam saja, Kesibukan tengah terjadi di rumah sang kepala desa itu. banyak sanak saudara, dan juga tetangga ikut meramaikan pesta pernikahan itu.
...****************...
Keesokan pagi nya kini keluarga Rio sudah bersiap-siap, Rio sendiri nampak sangat gugup padahal hal ini bukan pertam kali nya untuk dia.
"sudah siap yo? ". tanya Manda sambil masuk ke dalam kamar Rio
mata Manda saat ini sedang memakai bulu mata palsu, sehingga membuatnya berkedip beberapa kali saat melihat Rio yang sudah tampan menggunakan setelan jas yang akan dia gunakan untuk ijab kabul nanti.
Rio kini terlihat sangat gagah dan Entah kenapa Manda jadi ingin menangis saat melihat nya
"Udah dong Mbak, jangan nangis gitu ah, lebay banget! tadi pagi ibu yang nangis, sekarang Mbak juga begitu, aku ini mau nikah loh, bukan mau pergi perang! ". kata Rio
"Iya, mbak kan terharu Yo, soal nya adik Mbak ini sekarang mau nikah". sahut Manda
"Aduh mbak, bahkan pernikahan ini kan pernikahan kedua ku, tapi kalian masih saja bersikap lebay". ujar Rio
di ruang kamu sudah terlihat bu Ningsih yang berpenampilan rapi, wanita paruh baya itu juga mengenakan make up sama seperti milik Manda dan tak lupa juga seluruh perhiasan milik nya, ia pakai layak nya "Toko Emas" berjalan, Maklum saja, hari ini anak nya akan menikah dengan orang kaya. jadi dia juga harus tampil Paripurna di hadapan banyak orang
rombongan Rio pun berangkat menaiki mobil yang memang khusus di sewa hanya untuk keluarga besar Rio yang datang, dan mobil Rio dipakai oleh Rio sendiri yang di supiri oleh Alex.
mobil pun berjalan beriringan dengan mobil yang di naiki oleh Rio berjalan terlebih dahulu sebagai pembuka jalan
"Duh kenapa aku jadi deg-degan ya Mbak". ujar Rio sambil menoleh ke arah belakang di mana Di sana terdapat bu Ningsih ,Manda dan Risa yang sedang duduk dengan manis
"Kenapa deg-degan? ini kan bukan pernikahan pertama kamu Yo, Bukan nya kamu yang bilang tadi. ya udah nggak usah pakai acara deg-degan lagi, Kamu harus mantap saat mengucapkan ijab kabul dan jangan terbata-bata". ujar Manda dengan penuh penekanan menasehati adik nya itu
"Ya gimana Mbak, tetap aja aku kali ini kan akan menikah dengan mawar loh". Kata Rio dengan cepat
"Iya, maka nya kamu nanti harus mantap mengucapkan ijab qobul". kata Manda menyemangati adik nya itu
__ADS_1
tidak terasa iring-iringan mobil pengantin itu sudah memasuki desa di mana mawar tinggal, kini jantung Rio semakin berdetak dengan kencang. Bahkan dia harus mengambil tisu yang berada di dashboard mobil untuk mengelap keringat nya yang tiba-tiba mengucur dari dahi nya.
keluarga Rio pun di sambut dengan baik oleh Pak Ahmad sekeluarga, mereka di persilahkan duduk untuk menunggu acara yang akan segera dimulai.
Rio duduk di tempat akad yang sudah di sediakan, walaupun tempat ini terlihat megah dan juga sangat mewah, tetapi itu tidak bisa membuat Rio tenang dan juga merasa nyaman.
saat Rio sudah duduk di depan sana, Manda sendiri masih berkeliaran dan ingin memastikan kalau pesta yang di adakan oleh keluarga mawar sesuai dengan keinginan nya dan sejauh yang sudah Manda lihat pesta pernikahan itu terlihat cukup mewah dan memuaskan.
namun mata nya langsung tertuju ke satu titik Di mana tempat di pajang nya foto prewedding dan mata nya langsung membelalak kaget saat melihat foto prewedding milik Rio dan juga mawar yang terlihat sangat buruk, bahkan editan nya juga sangat hancur.
Manda lantas berjalan dengan cepat ke arah sana, Lalu menerobos ke arah kerumunan yang sedang melihat foto prewedding itu. telinga nya bisa mendengar celotehan orang-orang mengenai foto prewedding yang terlihat jelas jika itu adalah editan dan sangat hancur.
"kok jelek banget ya foto prewedding nya? ". tanya seorang tamu yang tidak Manda kenali
"iya yah, ini kayak nya editan sih, kelihatan nggak real banget malah". ucap seorang lagi sambil terkekeh
"Duh padahal kan mawar sendiri sudah Koar koar kalau dia dan juga calon suami nya foto prewedding di Bali". yang lain ikut menimpali dengan tertawa Sumbang
"Bali? kemBali kali hahaha.... ". tawa mereka bebarengan
telinga Manda terasa sangat panas mendengar cemooh dari orang-orang itu, dengan cepat Manda langsung mengambil foto-foto yang sudah di pajang itu.
"Mbak kok di ambil sih!". protes salah satu di antara orang-orang yang ada di sana menatap Manda dengan pandangan aneh
"bukan urusanmu! ". ujar Manda ketus
"Yah padahal kan foto-fotonya bagus loh, kok di copot sih". ejek yang lain
"Diam!!". suara Manda mencekik secara tertahan yang pasti dia tidak mau menarik atensi dari yang lain nya untuk melihat foto prawedding itu.
namun sayang sudah banyak yang mengabadikan foto prewedding itu ke dalam ponsel nya dan mengunggah nya di media sosial.
__ADS_1