Suami Pelit Istri Pamit

Suami Pelit Istri Pamit
Hari Tiara dan Alfian


__ADS_3

Tiara kini duduk di depan cermin dengan beberapa orang di belakang nya yang tengah sibuk menyiapkan beberapa hal, Tiara sendiri tidak tahu apa saja, tapi yang jelas itu semua untuk ia kenakan nanti nya.


wajah nya sedang di poles make up, meskipun terlihat tenang, tapi jantung Tiara berdetak begitu cepat. bahkan sesekali dia nampak menghela nafas dengan panjang agar merasa tidak gugup.


setelah banyak hal yang ia lewati, dengan segala tangis dan tawa menghiasi hari hari nya yang lalu, akhir nya hari ini benar-benar tiba.


hari di mana ia akan sah menjadi istri dari Alfian Wijaya, pria yang masih memilih nya walau lelaki itu sendiri tahu jika Tiara sebelum nya pernah gagal dalam membina rumah tangga.


setelah selesai bermake up, Tiara lanjut mengganti pakaian nya lengkap dengan segala aksesoris.


sebuah kebaya putih yang nampak elegan membalut tubuh Tiara, di tambah dengan sebuah Siger khas Sunda yang juga sudah terpasang di kepala nya.


cantik, sangat cantik.


Tiara benar-benar menjelma seperti seorang bidadari yang turun dari kahyangan.


Nayla dan juga Bintang masuk ke dalam kamar rias calon pengantin itu, senyum kedua nya terbit saat melihat Tiara yang sudah siap.


"Cantik banget". Puji Nayla yang membuat Tiara tersenyum


Bintang juga melangkah mendekat, lelaki itu tersenyum hangat pada sangat adik.


"Bahagia selalu ya dek, janji sama kakak kalau kamu bakal selalu bahagia". ujar bintang


Tiara hanya menggangguk seraya menggigit bibir nya dalam, ketika merasakan air mata nya sudah berada di pelupuk mata.


"Kakak percaya sama Alfian, Kakak berharap dia akan menjadi orang yang bisa memegang ucapan dan janji nya terhadap Kakak. tapi jika suatu saat nanti dia menjadi seorang lelaki brengsek dan melanggar perjanjian nya, Jangan pernah takut untuk bilang sama Kakak ya, Kakak akan selama nya untuk melindungi kamu". pesan bintang yang kembali di angguki oleh Tiara


Bintang tidak pernah ikut campur dalam masalah rumah tangga sang adik, tapi ada dua hal yang membuat Bintang akan ikut campur. yaitu dengan perselingkuhan dan juga kekerasan, sebagai kakak yang menyayangi adik nya. Bintang hanya berharap jika adik nya akan selalu mendapatkan kebahagiaan di dalam rumah tangga nya.


kini bintang tersenyum seraya memeluk Tiara, saat ini hanya doa terbaik yang bisa Ia berikan untuk langkah baru sang adik


Bintang tau jika hidup tidak akan selalu bahagia, tapi bintang berharap jika Alfian tidak akan menjadi rasa sakit untuk adik nya.


...****************...

__ADS_1


Alfian sudah duduk di tempat yang akan menjadi proses dari Akad nanti, kini wajah nya nampak begitu tegang, jangan tanya di dalam dada nya, jantung nya bahkan sudah bertalu talu seperti genderang mau perang.


Kini acara akad nikah pernikahan Alfian dan juga Tiara di lakukan di kediaman Mahesa seperti yang di minta oleh Tiara.


Acara Akad ini hanya di hadiri oleh keluarga inti dan beberapa kolega penting perusahaan saja, karena resepsi akan di adakan nanti di sebuah hotel berbintang.


kini semua orang yang datang sudah fokus kepada pengantin pria, Meskipun mereka yang datang adalah keluarga, tapi fakta itu sama sekali tidak mengurangi rasa gugup dari Alfian


ketika penghulu menyatakan acara akan segera di mulai, Alfian langsung menarik nafas nya dengan panjang dan benar-benar berusaha agar tetap tenang.


Alfian tidak ingin melakukan kesalahan sekecil apapun di momen paling luar biasa dalam hidup nya, momen yang akan hanya terjadi satu kali seumur hidup nya.


semua sudah siap termasuk para saksi, akhir nya akad nikah pun di mulai dan hanya ada suara mereka yang terdengar


"SAH...". teges para saksi yang membuat Alfian menghela nafas nya dengan lega, kini Tiara Putri Mahesa sudah resmi menjadi istri nya


di temani Nayla, Tiara datang ke tempat akad itu. semua orang seakan terkesima dengan kecantikan yang terpancar dari Tiara.


hingga tatapan Alfian dan Tiara terkunci satu sama lain, Tiara tersenyum manis dan Alfian melihat Tiara dengan mata berkaca-kaca, sampai akhir nya Tiara duduk di samping Alfian yang sedang meneteskan air mata bahagia nya.


"Terima kasih kamu sudah mau menjadi kekasih halalku untuk menemaniku sampai akhir nya nanti ". bisik Alfian


suasana haru perlahan berubah menjadi keramaian yang masih terasa begitu hangat, suara anggota keluarga yang memberikan selamat terus bergantian mereka dapatkan, membuat senyum kedua pengantin terus tercetak.


" Ciieee yang sudah halal, seneng amat ni Bro". Ledek Bintang


"Hehehe..". Jawab Alfian hanya terkekeh


" Jangan lupa nanti gaspoll jos gandosss". Ledek Bintang lagi


"Kakak iihhh!! ". Sahut Tiara tersipu malu


" Hahahaha Pasti dong Bro". Timpal Alfian


Mereka akhir nya tertawa bahagia merayakan hari yang paling bersejarah di hidup Alfian.

__ADS_1


Berbeda dengan pasangan pengantin baru itu, di luar gerbang rumah keluarga Mahesa. terlihat sosok lelaki yang sedang kebingungan dengan apa yang sedang di lihat di hadapan nya.


Ya, orang itu tak lain adalah Rio. Hari ini Lelaki itu berniat untuk datang ke rumah Tiara dan memohon Maaf atas semua kesalahan nya.


Rio juga akan menjelaskan semua tentang diri nya yang menjadi korban dari Kebohongan Mawar selama ini, setelah itu Rio dengan tak tahu malu akan meminta rujuk kembali dengan Tiara.


Rio yakin jika Tiara akan memaafkan nya, dan mau untuk rujuk kembali dengan nya.


Namun saat melihat sebuah pemandangan rumah yang di hiasi dengan dekorasi pernikahan yang elegant dan mewah, bahkan di pintu gerbang itu juga di jaga oleh dua body guard membuat Rio nampak mengerutkan kening nya.


"Ini ada apa ya? apa ada pernikahan? pernikahan siapa? bukan nya Kakak Tiara sudah menikah ya ku dengar dengar? Oh mungkin saja dia ingin merayakan nya lagi di rumah. apa aku tanya saja ya dari pada aku penasaran". Gumam Rio


Akhir nya Rio mendekat ke arah dua body guard yang memakai pakaian serba hitam itu, yang sedang berjaga di gerbang kediaman keluarga Mahesa.


" Permisi Pak, ini ada apa ya?". Tanya Rio


"Ini ada Acara pernikahan Pak". Jawab salah satu Body Guard itu


"Oh pernikahan Kak Bintang ya, wah kenapa saya tidak di undang ya sama Kak Bintang. Padahal saya ini kan adik ipar nya". Ujar Rio dengan Percaya Diri nya


Kedua Body Guard itu saling melirik satu sama lain, mereka nampak mengerutkan kening nya karena tak mengerti maksud dari ucapan Rio.


" Maaf Pak, yang menikah Bukan Tuan Bintang melainkan adik nya Tuan Bintang, Yaitu Nona Tiara". Jawab Body Guard itu


DUUAARRR....


Tubuh Rio bagai di sambar sebuah petir yang langsung menjalar ke seluruh bagian tubuh nya, kini lutut nya mendadak lemas saat mendengar ucapan dari Body Guard itu.


"Per.. nii.. kahan Tiara?". Ucap Rio terbata bata


"Iya benar Pernikahan Nona Tiara dan Tuan Alfian".


Lagi dan Lagi jawaban dari Mulut para Body Guard itu membuat tubuh Rio mendadak lemas, hingga membuat nya terjatuh dan pingsan


Bruukkk...

__ADS_1


" Ehh Pak, Pak.. ".


__ADS_2