
"duduklah". ucap Rio dengan dingin, Lelaki itu sama sekali tak menimpali teriakan Alex Tadi
tanpa sepatah kata pun Alex melangkahkan kaki nya dan terduduk tepat di depan kaka beradik itu
di lihat-lihat wajah Alex kini sangat Tak terawat, bahkan terlihat pucat dengan lingkaran mata panda begitu kentara.
"Ada apa kalian berdua datang ke sini hah?". Tanya Alex dengan nada yang penuh dengan kebencian, sorot mata nya menatap tajam ke arah Manda dan juga Rio secara bergantian
" Ck! aku yang seharus nya bertanya kepadamu Mas, Apa maksudmu menyelingkuhi Mbak Manda dan juga merental kan mobilku tanpa izin dariku, bahkan kini gara gara kau baj*ingan Mobilku sampai hilang?!". tanya Rio dengan penuh penekanan
Rio menatap aja wajah Alex sembari menahan gejolak di dada agar tak terjadi baku hantam di dalam kantor polisi saat ini, meski dalam hati nya ingin sekali membunuh lelaki yang berada di hadapan nya.
Manda masih memilih diam, Mungkin ia Tengah memberi kan kesempatan untuk adik nya meluapkan rasa kesal pada lelaki berhati busuk di hadapan nya.
saat itu Alex mengangkat sudut bibir nya, tak ada raut sesal di wajah nya, setelah apa yang ia lakukan kepada manda dan juga Rio.
"asal kamu tahu Yo, Aku melakukan semua ini karena dia! ". ujar Alex dengan senyum sinis sambil menunjuk ke arah Manda
tak bisa lagi di cegah, Rasa Amarah yang di tahan tahan sedari tadi oleh Manda Kian tersulut, bayangan Alex menyelingkuhi nya bahkan sampai menikahi selingkuhan nya terngiang ngiang di kepala, sehingga membuat nafas wanita itu memburu.
__ADS_1
"Kau memang benar-benar Lelaki Mokondo, Kurang apa aku selama ini kepadamu hah?? apa kau lupa?? selama menikah kau tidak pernah memberikanku nafkah, tapi apa balasan nya hah??? dasar lelaki tak tahu di untung, Brengsek!!" geram Manda dengan kedua tangan mengepal kuat di atas meja
lagi-lagi Alex hanya tersenyum menatap Manda dengan tatapan meremehkan, yang membuat Manda semakin merasa kesal.
jika ia tidak sedang berada di kantor polisi bisa di pastikan bahwa Manda akan menghajar lelaki mokondo itu secara habis habisan.
"sudah mbak, kita berdua datang hanya untuk menikmati kehidupan Mas Alex yang menyedihkan. belum apa-apa , wajah nya sudah nggak terurus kayak gini, Bayangkan saja kalau dia harus mendekam di tempat ini selama bertahun-tahun entah akan jadi seperti apa". Ujar Rio remeh dengan menatap tajam wajah Alex yang tampak kusam dan kumal tak terurus
"memang benar Mbak, tak ada guna nya kita emosi kepada manusia seperti dia, karena semakin kamu marah, dia akan semakin bahagia, bersyukurlah Mbak.. Mbak bisa lepas dari lelaki modelan seperti ini, biarkan saja dia mendekam di penjara hingga tua pun tak masalah, karena saat keluar dari penjara Ia juga tak akan punya masa depan dan bisa di bayangkan masa tua nya akan sangat amat menyedihkan, bahkan ibu nya saja tidak ada membela nya". ucap Rio dengan penuh penekanan
Alex nampak Murka dengan mengepalkan tangan nya, mata nya melotot kemerahan karena ucapan Rio memang benar adanya, sedari di tangkap ibu nya tak pernah menjenguk nya, entah karena Bu darmi sudah malu atau sudah tak menganggap Alex sebagai anak nya.
"Pergi kalian berdua dari sini!". bentak Alex sambil menunjuk arah pintu keluar seraya menatap Rio dan Manda dengan murka
" Cihhh itu karena kau dan kakak ku Bodoh, gampang di tipu". Ujar Alex terkekeh
"Wah wah wah.. memang benar ya, urat malu lelaki brengsek ini sudah putus, Memang dasar lelaki mokondo, entah kenapa kau bisa bisa nya menyelingkuhi ku, padahal uang pun itu semua dari adik ku. Cihh dasar lelaki brengsek gak tau diri!!". Sinis Manda
Mendengar kata kata Manda, wajah Alex berubah merah dengan gigi bergemelutuk, rasa kesal pada diri nya sudah berada di level paling tertinggi.
__ADS_1
"Ciihh... Kau jangan sok benar jadi seorang istri, apa kau pernah melayani semua kebutuhan ku dan juga Risa? Semua aku kerjakan sendiri, bahkan apa kau pernah mengantar dan menjemput Risa di sekolah? Tidak kan!!".
Brakk....
Manda menggebrak meja, merasa kesal dengan perkataan Alex, memang benar jika diri nya jarang melayani kebutuhan Anak dan Suami nya itu, tapi Manda tidak Terima jika di katai seperti itu.
"Jaga mulutmu itu brengsek! Kau lelaki tak tahu di untung, sudah bagus aku mau menerima lelaki kere macam kau, tapi apa balasan nya hah?? kau menduakan aku dengan wanita sialan itu, memang dasar lelaki brengsek!!!". Geram Manda dengan wajah memerah menahan Amarah
" Jangan mengatai Ratih dengan sebutan wanita Sialan, dia lebih baik di bandingkan kau, harus nya kau sadar diri! siapa lelaki yang mau menikah dengan wanita egois seperti mu, yang hanya memikirkan dirimu sendiri!!". Ujar Alex tak kalah sengit
"Kau masih membela wanita sialan itu hah? Memang kalian berdua itu cocok, sama sama tak tahu malu dan tak tahu diri, Cuuuuuiiihhh....". Manda meludah kesal ke arah Alex
Alex yang geram karena di ludahi oleh Manda langsung mengangkat tangan nya dan ingin melayangkan sebuah tamparan kepada Manda, Namun tangan Alex langsung di tangkis oleh Rio dengan kasar.
"Kau mau hukuman mu di tambah? atau kau ingin membusuk di dalam penjara mas??". Tantang Rio dengan tatapan tajam
"ingat kalian berdua akan mendapatkan balasan nya, untuk kau Manda..". potong Alex menunjuk ke arah Manda yang menatap nya dengan kebencian
"apa kau tidak sadar jika aku berselingkuh karena perilakumu sendiri yang tak pernah menghargai aku sebagai suami mu, ini adalah karma untukmu karena dulu kaulah yang sudah meracuni fikiran adikmu untuk meninggalkan Tiara untuk bersama dengan Mawar, sekarang aku, suamimu meninggalkan dirimu dan menikah dengan wanita lain. ini adalah hukum karma dari Tuhan untukmu. dan Untuk kau Rio, kau akan mendapatkan Karma karena meninggalkan Tiara, wanita yang sangat baik, hanya saja kau yang bodoh karena terhasut oleh kakakmu yang sok suci ini!!, asal kau tahu kakakmu tak sesuci itu..". Ujar Alex menyeringai
__ADS_1
Buugghh..
Rio memberikan Bogeman mentah kepada Alex, hingga menyebabkan Alex tersungkur jatuh ke lantai, hingga beberapa polisi yang menjaga memisahkan mereka, dan membawa Alex untuk masuk ke dalam Sel lagi.