Suami Pelit Istri Pamit

Suami Pelit Istri Pamit
Resmi Bercerai


__ADS_3

Hari ini sidang lanjutan perceraian antara Rio dan Tiara akan di laksanakan, Kali ini Tiara menghadiri persidangan di temani oleh Bintang dan sang pengacara.


"Ayo kak, kita berangkat sekarang". Ajak Tiara yang sudah tidak sabar mendengar keputusan pengadilan


"Iya, ayo". Ucap Bintang


Kakak beradik itu langsung melangkahkan kaki nya menuju ke arah mobil, Mereka berdua langsung masuk ke dalam mobil yang langsung di kemudikan oleh Bintang.


Mobil pun berjalan membelah jalanan yang cukup padat.


Sesampainya di gedung pengadilan Bintang dan Tiara langsung bertemu dengan sang pengacara yang sedang menunggu kedatangan mereka


Ketiga orang tersebut langsung berjalan menuju ruangan yang akan di gunakan untuk proses sidang perceraian Tiara dan Rio.


Sementara di tempat lain, Bu Ningsih juga sangat bersemangat. Dia sudah tidak sabar akan menuntut Tiara atas harta gono gini, dia jadi membayangkan sebentar lagi hidup nya akan bahagia memiliki uang banyak.


Tok.. Tokk.. Tokk..


Suara ketukan pintu yang di ketuk dengan keras oleh Bu Ningsih.


"Rio ayo keluar, cepat sarapan lalu kita berangkat ke gedung pengadilan". Ucap Bu Ningsih dari luar kamar Rio


Rio sendiri masih berganti pakaian setelah mandi tadi, dia masih merenungkan keputusan nya dalam menceraikan Tiara. Toh juga sudah bolak balik diri nya merayu dan membujuk Tiara namun hasil nya nihil, jadi dia hanya bisa pasrah menerima keputusan nanti.


"Aduh, apa apaan sih Bu berisik banget". Ucap Manda yang baru saja keluar dari kamar yang tepat berada di samping kamar Rio.


"Kamu ini, ini udah siang emang Risa gk sekolah?". Tanya Bu Ningsih


"Risa udah mandi, Tuh Risa lagi di urusin sama Mas Alex, dia masih bersiap siap untuk berangkat sekolah". Jawab Manda santai


"Lah yang Ibu nya kan kamu, kok malahan Alex yang ngurusin". Ucap Bu Ningsih


"Halah Bu sama aja, toh kami berdua kan kedua orang tua nya, lagian Mas Alex juga masih menganggur biarin aja dia yang mengurusi Risa". Ujar Manda


Awal nya Bu Ningsih terkejut mendengar jika Alex sudah di PHK dan tidak memiliki pekerjaan, namun Manda sendiri meyakinkan pada Ibu nya tersebut. Jika sebentar lagi Alex akan membuka usaha tambak untuk membantu perekonomian di rumah.

__ADS_1


Bu Ningsih pun percaya dengan penjelasan dari putri nya itu, yang penting menurut nya, ia akan mendapatkan Uang dari Rio dan juga Alex.


Selesai sarapan mereka bertiga bersiap siap untuk pergi ke pengadilan, namun saat hendak pergi menuju mobil, Mawar datang dan langsung memghampiri Rio.


Memang hari ini Mawar juga akan menemani Rio untuk proses perceraian nya, Lelaki itu sudah menolak agar wanita itu tidak ikut. Namun Mawar terus memaksa nya dan mau tak mau Rio pun mengiyakan permintaan Mawar.


Sebenar nya Rio takut jika nanti Mawar dan keluarga nya akan mencari ribut dengan Tiara seperti sidang yang pertama, Rio sendiri masih takut dengan ancaman yang di berikan oleh wanita itu.


Rombongan keluarga Rio pun berangkat menuju ke gedung pengadilan agama, tak ada yang bicara di dalam mobil karena mereka fokus pada pemikiran nya masing masing.


Mobil Rio pun telah sampai di gedung pengadilan agama, mereka berempat akhir nya turun dan langsung melangkahkan kaki nya menuju ke ruang persidangan.


Saat memasuki ruangan itu terlihat jelas di sana sudah ada Tiara, pengacara nya dan satu sosok yang membuat Rio tidak bisa menelan saliva nya, siapa lagi kalau bukan Bintang.


Bintang menatap sekilas ke arah keluarga toxic itu, namun di pandangan Rio tatapan itu sangat tajam seperti sebuah belati yang siap menusuk ke jantung nya.


"Hallo pak". Sapa Rio basa basi


Namun tak ada jawaban, Bintang masih saja terdiam, pandangan nya lurus ke depan ia tak menghiraukan sapaan dari Rio.


"Mas, dia siapa?". Ucap Mawar bertanya dengan mata nya yang tak lepas menatap takjub ke arah Bintang


Seandai nya dia terlebih dulu berjumpa dengan Bintang, dia tidak akan susah payah merebut Rio dari Tiara. Wanita itu membayangkan jika dia bisa menjadi pasangan Bintang pasti hidup nya akan Bahagia.


"Oh dia bos ku di kantor, dan dia adalah kakak kandung Tiara". Jawab Rio dengan suara pelan agar tidak terdengar oleh Bintang, karena Rio sendiri takut jika dia mencari gara gara dengan keluarga Tiara sudah bisa di pastikan karir nya akan tamat.


"APA??". Sahut ketiga wanita itu dengan berteriak karena sangking terkejut nya jika Tiara memiliki Kakak Lelaki yang Tampan, dan bisa di lihat dsri luar nya saja jika lelaki itu pasti sangat kaya terlihat dari barang barang serta pakaian yang di kenakan nya


Tiara yang mendengar suara teriakan dari ketiga orang itu pun hanya menoleh sekilas saja, dia bisa melihat ekspresi keterkejutan dari ketiga orang tersebut, namun Tiara sendiri tidak tahu apa yang membuat ketiga orang itu terkejut.


Pak Hakim pun terlihat memasuki ruangan itu, tak lama sidang pun di mulai.


Sidang berjalan sangat alot, bahkan Bu Ningsih dengan tegas meminta harta gono gini kepada Tiara. Dia tidak rela jika harta itu jatuh semua ke tangan Tiara, perdebatan pun tak dapat di hindari jalan nya persidangan sedikit kisruh.


Namun Tiara memiliki semua bukti bukti tentang harta nya selama ini, sang pengacara pun telah menjelaskan dengan detail tentang Harta keluarga Mahesa.

__ADS_1


Sehingga membuat Bu Ningsih, Manda , dan juga Mawar terdiam membisu. Mereka bertiga tak berkutik saat bukti bukti yang di jelaskan oleh pengacara Tiara.


Berbeda hal nya dengan ketiga wanita yang merebutkan harta Tiara, Rio sendiri sedari tadi tak mampu mengucapkan apa apa. Lelaki itu hanya pasrah dengan keputusan yang akan ia terima.


Karena bukti bukti sudah kuat, akhir nya sidang putusan pun langsung di tetapkan.


"Saudari Tiara Putri Mahesa dan Saudara Rio Anggara berdasarkan bukti dan kesaksian yang telah di berikan kepada pengadilan, maka mulai hari ini kami memutuskan bahwa kalian berdua resmi bercerai, dan atas harta gono gini, saudara Rio tidak berhak menerima nya".


Tokk..Tokk..Tokk


"Alhamdulillah" ucap Tiara lalu tersenyum bahagia ke arah kakak nya, bahkan wanita itu langsung memeluk Bintang di hadapan keluarga Rio.


Keputusan dari Hakim di sertai suara ketukan pali pun akhir nya di dapatkan oleh Tiara, bersyukur tentu saja di rasakan oleh wanita itu, sebab sekarang diri nya telah terbebas secara resmi dari penderitaan yang di berikan oleh mantan suami nya dan keluarga nya.


Sementara di sisi lain, Rio yang melihat senyum kebahagiaan dari Tiara mulai merasa jika rasa penyesalan telah datang menemui nya.


Bagaimana tidak? Karena sebuah pengkhianatan yang di lakukan nya, membuat hubungan yang selama ini ia bangun dengan Tiara runtuh begitu saja.


Berbeda hal nya dengan Mawar, setelah mendengar keputusan yang di ucapkan oleh Hakim, wanita itu merasa sangat senang karena apa yang di inginkan nya menjadi kenyataan. Sebentar lagi dia akan menikah dengan Rio, dan Rio akan menjadi milik nya. Walaupun ada sedikit rasa kesal dan kecewa karena tidak mendapatkan harta gono gini dari Tiara.


Sama hal nya dengan Ibu dan anak perempuan nya, siapa lagi kalau bukan Bu Ningsih dan Manda. Kedua wanita itu Kesal, Marah, dan kecewa karena harta yang mereka inginkan tak bisa di dapatkan.


Sidang telah selesai, Tiara izin ke toilet terlebih dahulu kepada Bintang karena ingin buang air kecil.


Melihat Tiara yang berjalan menuju Toilet, Rio pun bergegas pergi ingin menyusul Tiara.


Rio pun berpamitan kepada Keluarga nya dan juga Mawar untuk pergi ke toilet sebentar, mereka bertiga pun menunggu Rio di dalam mobil nya.


Rio langsung bergegas menuju toilet untuk menyusul Tiara, setelah menunghu cukup lama di depan toilet. Akhirnya Rio melihat Tiara yang sudah keluar, dan akan melangkahkan kaki nya untuk pergi dari sana. Tiara langsung terkejut saat melihat keberadaan Rio di depan pintu toilet.


"Ngapain kamu Mas di sini?". Tanya Tiara


"Ra, kenapa sekarang kamu semakin cantik saja". Ucap Rio mulai berjalan maju mendekati Tiara


Tiara pun langsung berjalan mundur ketika melihat Rio mendekati nya, wanita itu merasa ketakutan karena posisi toilet sedang sepi dan hanya ada mereka berdua.

__ADS_1


Rio mengukung Tiara di dinding toilet, Tiara sendiri pun mencoba melawan. Akan tetapi karena dia perempuan tenaga nya pun kalah dengan tenaga yang di miliki Rio.


Rio semakin mendekat, bahkan lelaki itu mulai mendekatkan bibir nya dan hendak mencium bibir Tiara.


__ADS_2