
Baik Nayla dan Bintang, kedua nya sudah jauh lebih tenang. Nayla juga meminta maaf kepada Bintang, dia merasa egois karena pria itu selalu mendukung setiap langkah nya.
Kini Nayla sadar, dalam hal ini dia yang seharus nya memiliki rasa lapang, jika Bintang bisa menerima kondisi nya, kenapa Nayla sulit menerima diri nya sendiri.
"pokok nya, kalau sampai begini lagi, aku bakal marah lebih besar sama kamu". ancam bintang yang membuat nayla mengukir senyuman
"ya enggak lagi, maafin ya. makasih juga sudah menjadi orang yang selalu sabar dalam hidup aku".
"kalau kepala nya pusing nanti bilang ya". Ucap bintang tersenyum dengan lebar, ia pun mengusap lembut kepala nayla
"he'em, boleh peluk enggak? ". pinta nayla dengan lirih
Bintang pun memeluk wanita yang ia cintai itu, wanita yang membuat Bintang melaksanakan tanggung jawab dengan penuh kebahagiaan, menjaga sosok yang berharga untuk hidup nya.
selesai berpelukan bintang duduk di tepi sisi tempat tidur, kedua nya saling diam. mereka saling tersenyum, bersyukur memiliki satu sama lain.
jika ada yang bilang Nayla adalah wanita yang paling beruntung mendapatkan sosok Bintang, bintang juga akan mengatakan hal yang serupa.
sebaik manusia, kita juga memiliki banyak kekurangan.
...****************...
Kini Bintang terbangun saat mendengar pintu kamar rawat Nayla terbuka, ia menatap orang yang membuka pintu itu.
bintang melihat dokter dan perawat yang menghampiri , Bintang melihat ke arah jendela, langit sudah terang.
"saya periksa dulu ya pak". izin dokter yang di angguki oleh Bintang
Nayla sendiri masih tertidur, karena dari semalam Bintang tidak sempat bertemu dengan dokter. jadi dia belum tahu kondisi Nayla.
"jadi istri saya kenapa Dok?". Tanya Bintang setelah melihat dokter yang berada di depan nya sudah selesai memeriksa istri nya yang masih memejamkan mata nya
"hanya kecapekan dan kurang istirahat saja, apalagi saya tahu kalau satu mingguan ini dokter Nayla sangat sibuk, Terus makan juga kurang di perhatikan. apa lagi kondisi nya yang tengah hamil muda..".
"maksud dokter? ". sela bintang langsung
" apa Bapak belum tahu? Dari hasil pemeriksaan semalam, Dokter Nayla sedang hamil muda". Ucap dokter itu
"Apa yang dokter bilang? jadi istri saya beneran hamil Dok?". Tanya bintang dengan terkejut
__ADS_1
dokter itu mengangguk, nayla yang sadar dan mendengar suara bintang langsung terbangun, ia menatap bintang dan rekan dokter nya yang nayla tahu datang untuk memeriksa keadaan nya
"sayang..". Ucap bintang yang langsung memeluk nayla dengan erat, nayla yang masih setengah sadar hanya terdiam dan mencoba menebak apa yang terjadi, sampai akhir nya nayla merasa bahu nya bahasa dan tubuh bintang berguncang karena menangis.
Nayla jadi berpikir, apa kondisi nya separah itu?apa ada penyakit lain yang terdapat di tubuh nya, Nayla bahkan menatap kearah dokter dan dokter itu malam memberikan senyuman yang semakin membuat nayla bingung.
"mas, kenapa sih? ". tanya Nayla yang sudah tidak bisa menahan penasaran nya, akhir ia nya mendorong Bintang agar melepas pelukan mereka
"mas, kamu kenapa? aku sakit apa? Apa separah itu?". Tanya Nayla bertubi tubi meminta penjelasan
bukan nya menjawab, bintang malah menggeleng dan mengusap air mata nya
"jujur aja ada apa sih mas? kamu kenapa nangis? aku sakit apa? ". ulang nayla dengan suara yang tegas
"kamu hamil sayang!". jawab bintang yang membuat Nayla mematung dan tak percaya
Bintang kembali memeluk Nayla dan menangis, sedangkan Nayla sendiri masih terdiam, ucapan bintang menurut nya seperti mimpi.
sampai akhir nya dia tersadar bahwa ia sudah terbangun dari tidur nya, dan ucapan Bintang yang masuk ke dalam telinga nya barusan adalah jelas dan nyata.
air mata langsung membasahi pipi Nayla dan kali ini Nayla membalas pelukan Bintang dengan erat dan kedua nya menangis bahagia bersama.
...****************...
selain itu juga Nayla sudah di perbolehkan untuk pulang. Bintang juga sudah menghubungi keluarga Nayla dan Tiara.
dengan tangan yang saling bergandengan, Nayla dan juga Bintang mendengarkan penjelasan dokter.
anak mereka ternyata sudah berusia delapan minggu. dia sudah lama hadir tapi Nayla tidak menyadari nya, memang sejak dulu siklus datang bulan Nayla berantakan.
hingga beberapa kali ia melakukan tes dan hasil nya tidak sesuai harapan, membuat Nayla tidak lagi peduli dengan datang bulan nya.
jadi dia kira seperti biasa nya, tapi ternyata di perut nya sudah ada malaikat kecil ang hadir dan siap untuk menghiasi hari hari nya.
"Jangan banyak fikiran ya Dokter Nayla, di bawa happy saja". Pesan terakhir dokter kandungan itu
" Iya dok, kami permisi". pamit Nayla
Bintang dan Nayla keluar dari ruangan, perasaan mereka bercampur aduk bahagia tapi sedih juga. Nayla harus benar benar menjaga kondisi tubuh nya, dia tidak akan seceroboh kemarin.
__ADS_1
"Terimakasih sayang". Ucap Bintang lagi
" Ini hadiah buat kamu mas, soal nya kamu sudah menjadi sosok yang sangat luar biasa buat aku". Jelas Nayla yang membuat Bintang tersenyum
"Ini hadiah buat kita semua sayang". Ujar Bintang.
" Selamat datang baby, terimakasih sudah datang". ucap Bintang lagi dengan mengusap lembut perut Nayla
...****************...
Kini semua Berkumpul di rumah keluarga Bintang, semua berbahagia atas kehamilan Nayla. tangis haru menghiasi suasana di rumah itu, kini buah kesabaran Bintang dan Nayla sudah hadir dan kebahagian ini benar benar tidak bisa mereka tebak.
"Kak, selamat ya. aku benar benar bahagia". Ujar Tiara sambil mengusap air mata nya
" Aku kaya masih mimpi Ra". Ucap Nayla tersenyum haru
"Ini nyata kak, ini gk lagi mimpi". Jawab Tiara
Senyum Nayla menjadi semakin lebar, dia memeluk adik ipar nya yang sudah dia anggap seperti adik kandung nya sendiri.
"Udah ya kak, sekarang kak Nay gk boleh sedih lagi. si kecil udah hadir di sini, jadi kakak harus selalu bahagia". Pinta Tiara
" Iya, ini anugerah yang sangat luar biasa dari Tuhan". Ucap Nayla sambil mengusap perut nya yang masih rata
"Sehat sehat ya keponakan tante". Ucap Tiara yang ikut mengusap perut Nayla
kehangatan keluarga itu tidak hilang meski mereka telah mempunyai keluarga baru masing masing, mereka saling tertawa, bercerita, dan saling bersyukur mempunyai keluarga yang luar biasa.
Rasa nya tidak masalah jika dunia ini jahat kepada nya, asalkan ada keluarga yang selalu mendukung dan memberikan kebahagian untuk nya.
...****************...
Tak terasa usia kandungan Tiara sudah berjalan enam bulan, dan Usia kandungan Nayla sudah delapan bulan.
Mereka berdua janjian untuk berkunjung ke dokter kandungan bersama sama, dan kini mereka sedang menunggu antrian nama mereka untuk di panggil.
saat Tiara dan Nayla menunggu di ruang tunggu, Nayla melihat seseorang yang tak asing di mata nya, meski ia tak pernah bertemu tapi entah kenapa seperti pernah tahu siapa orang itu.
" Ra, itu bukan nya Mantan suami kamu dulu ya?".
__ADS_1