Suami Pelit Istri Pamit

Suami Pelit Istri Pamit
Rencana prawedding


__ADS_3

"Wihh hebat nih, udah jadian aja pakek sayang sayangan segala". ujar seseorang secara tiba tiba sehingga membuat Tiara sedikit terkejut


dan ternyata orang itu adalah bintang, lelaki itu memang sengaja menunggu Tiara di lobby kantor nya, sebab Sudah sedari tadi ia mengkhawatirkan adik nya yang tak kunjung datang ke kantor itu.


"hehehe" ujar Tiara yang hanya terkekeh kepada kakak nya itu


"pantesan ya lama banget, enggak muncul di kantor". ucap Bintang


"Ih nggak lama kok Kak, kan cuma sebentar". sahut Tiara


"sebentar Gimana? ini udah hampir 3 jam loh kamu keluar dan nggak kunjung datang ke kantor".


"hehehe... kan cuma sebentar doang kok kak, gitu aja di bilang lama sih". Timpal Tiara menjawab pertanyaan dari kakak nya itu


"Huh, Jadi gimana? ". tanya Bintang


"Apa nya yang gimana Kak?". Sahut Tiara yang tidak mengerti akan perkataan dari kakak nya itu


"itu hasil pertemuan nya tadi? ". ujar Bintang menggoda adik nya


"ih kakak ini, kok kepo sih!". ujar Tiara Seraya tersenyum dengan malu-malu kepada kakak nya


"hmm bukan kepo sih, Kan Kakak cuma pengen tahu aja". jawab bintang


"Ya sama aja dong Kak!".


"Oke deh, kakak itu bukan nya kepo, tapi kakak pengen tau aja sih! jangan biarkan Kakak ini penasaran sampai pagi ya Ra!". Ujar bintang kepada adik nya itu


" Pengen tau aja apa pengen tau banget nih? ". ujar Tiara menggoda kakak nya

__ADS_1


"Hemm.. Pengen tahu! ". Ujar Bintang menjawab pertanyaan dari adik nya itu seraya memutar bola mata nya dengan malas


" Heheheh tadi aku di lamar kak sama Alfian". Ujar Tiara sambil tersipu malu saat mengucapkan kalimat itu kepada Bintang


"Terus? kamu nerima nya gitu aja? ". Tanya Bintang menatap serius adik nya itu


" hehehe ya gitu dehh".


"Hemm kakak harap kamu bisa mendapatkan kebahagian dengan orang yang tepat". Ujar Bintang memandang lekat ke arah adik kesayangan nya


" Tenang aja kak, pasti Alfian orang yang tepat buat aku". Jawab Tiara seraya tersenyum


"Ya sudah, ayo kita kembali ke ruangan meeting karena akan ada beberapa rapat yang harus di selesai kan dengan para klien". Ujar Bintang dan langsung melangkahkan kaki nya menuju ke dalam gedung tersebut


Tiara sendiri pun juga mengikuti langkah kaki dari kakak laki laki itu di belakang, entah kenapa ada perasaan haru yang menyelimuti di antara kakak beradik itu.


"Cie cie yang udah H-2 sebelum pernikahan nih, gimana rasanya pada calon pengantin baru ini?". ujar Manda yang ingin tahu


wanita itu langsung bergegas saat melihat keberadaan mawar di teras rumah ibu nya itu, karena memang sedari tadi Manda sendiri pergi untuk Keluar rumah jadi ia tidak tahu jika mawar sudah berada di rumah nya


Mawar sendiri sekarang sedang terduduk bersama dengan Rio dan juga bu Ningsih, di sana mereka semua nampak sedang berbincang bincang dengan asyik dan hal itu tentu saja membuat Manda menjadi penasaran


"Eh mbak Manda Dari mana aja? dari tadi Aku panggil loh tapi nggak ada jawaban". kata mawar sambil menggeser tempat duduk nya sehingga Manda bisa duduk di samping kiri nya, sedangkan di samping kanan nya adalah Rio yang sedang menikmati camilan yang tadi di bawakan oleh mawar


"Oh iya tadi mbak lagi keluar sebentar, biasa lah ada kumpulan gank arisan gitu". Sahut Manda


"Oh ya kamu kapan datang nya? kok kamu nggak chat Mbak dulu sih kalau mau dateng ke sini". kata Manda sambil bergumam


"Oh aku udah datang dari tadi kok, Udah dari satu jam yang lalu Mbak, tapi dari tadi aku sama ibu dan Mas Rio cuma duduk di depan aja, mumpung Mas Rio nya kan juga lagi libur mbak". ujar mawar dengan santai

__ADS_1


sedangkan Manda langsung menatap Rio dengan tatapan aneh, wanita itu Melihat adik kandung nya itu dengan alis yang terangkat tinggi


Ya, tepat sekali kalau mawar saat ini tidak mengetahui jika Rio sudah di berhentikan dari pekerjaan nya, lelaki itu sekarang menjadi pengangguran yang kerjanya hanya tidur dan makan di rumah


Rio sendiri udah sempat Mencari lowongan pekerjaan, namun belum ada yang cocok menurut Rio dengan pendidikan nya tamatan S1


"Oh iya War, gimana mengenai pernikahan kalian berdua udah dipersiapkan Sematang mungkin kan?". tanya Manda yang mengalihkan pembicaraan sebelum nya


"Udah Mbak, tadi pagi beberapa tetangga udah ada datang ke rumah untuk bantu bantu kok, semua kebutuhan pesta juga udah datang dan untuk tenda akan datang siang ini". kata mawar dengan lugas


"Oh ya semua nya sudah dipersiapkan oleh ibu dengan sangat baik". ujar Mawar lagi


"Terus mengenai prewedding gimana? kamu udah ngomong sama orang tua kamu kan mengenai prewedding kan? Jadi kalian prewed di mana nih?". Kata Manda dengan nada sedikit memaksa kepada Mawar


"tenang Mbak kalau itu aku udah ngomong kok sama ibu, tapi Ibu itu nggak ngizinin kami itu pergi jauh-jauh. karena saat ini kan aku dalam kondisi hamil dan aku juga takut kecapean di perjalanan sehingga takut nya janinku kenapa-napa di dalam sana! ". sahut mawar dengan nada lesu


"Hah Jadi kalian nggak prewedding gitu? nggak ada foto-foto yang bisa dipajang dong nanti di pernikahan kalian". kata Manda dengan nada yang tidak suka saat mendengar pernyataan dari mawar


"Ya gimana dong Mbak? Ibu bilang sama kami Kalau kami hanya bisa foto di halaman saja dan seterusnya diedit ke fotografer biar seperti foto prewedding sungguhan Gimana menurut kamu Mas?". tanya mawar sambil menatap Rio dengan pandangan bertanya


"ya Kalau aku sih nggak masalah ya, lagian ide itu bagus juga kok, kalau kita foto terus di edit. karena memang benar apa yang sudah di katakan sama ibu kamu, kan takut nya nanti kamu kecapean dan berakibat buruk sama kandungan kamu sayang". ucap Rio dengan nada yang bijak


laki-laki itu sebenar nya takut kalau foto prewedding nanti nya akan di bebankan kepada diri nya, jadi untuk menekan budget pernikahan itu agar tidak memakan banyak uang. lebih baik dia mengikuti saran calon ibu mertua nya saja, toh foto itu juga bisa kan di lakukan di halaman dan di edit oleh fotografer.


"Ya sudah kalau gitu Ibu juga setuju, jadi kita nggak perlu cari yang ribet kalau ada yang simpel kan?". sahut bu Ningsih menyetujui


"Lagian sekarang edit foto itu udah canggih kok, kalian bisa di edit di manapun dan bisa juga berada di negera manapun di dunia kan? jadi orang-orang pasti mengira kalau kalian itu sebenar nya prewedding ke tempat yang bagus-bagus padahal mah cuma di depan rumah atau di dalam studio foto aja kan bisa? ".ujar bu Ningsih lagi


Kalau Bu Ningsih sudah ikut berbicara, Manda Tentu saja tidak bisa berkutik lagi. dia hanya mampu mengangguk dan menyetujui perkataan yang disampaikan oleh semua orang, yang penting ada foto yang akan di pamerkan di pesta pernikahan adik nya nanti

__ADS_1


__ADS_2