
"Dek, ada makanan gk? Mas laper banget ini".
Tanya Alex yang baru saja memasuki kamar nya sambil berkacak pinggang, dia berdiri di pintu kamar nya dan menatap Manda yang masih tertidur di atas ranjang dengan tatapan heran. Tidak biasa nya Wanita yang sudah menjadi istri nya itu tidur pada sore hari seperti ini, biasa nya dia akan pergi entah kemana.
"Adalah Mas, Lihat aja ke belakang sana. Tadi pagi Ibu sudah masak sambal ikan". Sahut Manda masih dengan mata yang terpejam
"Hemm Si Risa mana Mas? Kok gk kedengeran suara nya Ya?". Tanya Manda
"Risa masih di sana, kamu tahu sendiri lah. Dia itu susah di ajak pulang kalau sudah ketemu sama nenek nya". Jawab Alex sambil beranjak ke dapur
Manda yang mendengar suara langkah kaki Alex yang menjauh langsung membuka mata nya, Wanita itu menatap langit langit kamar nya dengan mata yang masih mengantuk. Tetapi saat Manda menoleh ke arah jam yang tergantung di dinding nya, dia langsung menunduk kan diri nya karena sadar hari sudah memasuki waktu menjelang maghrib.
Setelah Alex mengambil nasi beserta lauk nya di dapur, dia ingin kembali ke ruang tamu dan memakan nasi nya di sana, tetapi saat melewati kamar dia bisa melihat Manda yang sudah terduduk di atas ranjang, Alex pun berhenti sebentar dan menatap istri nya itu dengan tatapan keheranan.
"Kenapa ekspresi wajah mu seperti itu dek? Jangan aneh aneh, ini mau maghrib maghrib loh. Jangan bengong gitu kamu dek, takut nya nati kesurupan". Ujar Alex seraya kembali melangkahkan kaki nya membawa piring ke arah ruang tamu
Manda mencibir ketika mendengar perkataan dari suami nya itu, namun walaupun begitu dia lamgsung bergegas bangkit dan berjalan keluar kamar.
Setelah mencuci wajah nya di kamar mandi , dia berjalan ke arah ruang tamu dan langsung melihat suami nya itu berada di sana. Lelaki itu sedang makan dengan sangat lahap, sama sekali tidak menghiraukan kehadiran Manda.
"Aduh Mas, kamu kalau makan mbok ya pelan pelan, kayak orang gk pernah makan aja selama bertahun tahun. Apa kamu di rumah ibu mu gk pernah di kasih makan?". Ujar Manda dengan nada sinis
__ADS_1
"Heheheh kamu itu ada ada aja dek, masak iya Mas gk makan di rumah ibu". Sahut Alex dengan mulut penuh yang masih mengunyah
"Ya terus kenapa Mas makan nya kayak orang kelaparan gitu? Mas, kamu itu harus memberikan contoh yang baik untuk anak kita, kalau dia lihat kamu seperti terus di contoh nya bagaimana? Trus kalau ada orang lihat juga gimana? Bisa bisa Orang orang mengambil kesimpulan, kalau aku ini istri yang tidak pernah mengurus suami nya". Ujar Manda sinis
Padahal benar yang di katakan oleh Manda, bahwa diri nya memang tak pernah mengurusi suami dan juga anak nya, Manda sendiri sibuk dengan kesibukan nya sendiri.
"Kamu kenapa sih dek kok ngomel ngomel aja, apa kamu gk senang kalau Mas pulang? Padahal kan Mas pulang karena pengen berdua mesra mesraan sama kamu, mumpung anak kita lagi di rumah Ibu". Ujar Alex
"Aku gk marah loh Mas, aku hanya memberitahukan yang benar". Ujar Manda yang menurunkan nada bicara nya menjadi jauh lebih lembut
Memang semenjak kasus Rio dan juga semua hal yang mereka alami akhir akhir ini, Manda dan juga Alex jarang sekali berduaan bersama. pasangan suami istri itu bahkanbtidsk mempunyai waktu untuk berdua, karena Manda yang tengah sibuk dengan urusan adik nya itu, dan Alex yang menjaga anak nya itu.
Setelah menyelesaikan makan nya, dia langsung meletakkan piring yang ia gunakan di atas meja dan langsung menegak air yang di bawa nya sampai kandas.
"Jadi Mas gk akan keluar malam ini? Tanya Manda ingin tahu
"Enggak lah dek, Mas kan ingin berduaan sama kamu. ngapain Mas meninggalkan Risa di rumah Ibu kalau Mas niat nya mau keluar". Ujar Alex
"Ya kali Mas mau nongkrong ngopi ngopi sama teman". Ujar Manda mencibir karena biasa nya Alex selalu pergi nongkrong bersama teman teman nya
"Tapi Mas, nanti malam aku ada sedikit urusan sebentar". Sambung Manda yang baru mengingat jika nanti malam ia akan bertamu ke rumah teman nya itu.
__ADS_1
"Memang nya kamu mau kemana sih Dek? Masak suami nya pulang sengaja pengen berduaan, malah di tinggal tinggal. Emang nya urusan itu lebih penting ya ketimbang suami mu sendiri?". Kata Alex dengan nada tidak suka
"Aduh Mas, kok malah ngomong begitu sih"
"Aku harus pergi Mas, karena jika aku tidak pergi ke sana semua nya akan menjadi berantakan. Karena tadi aku sudah menghubungi Bude Tatik untuk bertemu". Ujar Manda menjelaskan
"Bude Tatik? Bude Tatik siapa? Jangan bilang Bude Tatik si lintah darat itu? Iya dek? Kamu ada urusan apa sama dia?". Tanya Alex yang penasaran
Sebagai orang yang sering di luaran, tentu saja Alex tahu bagaimana sepak terjang wanita yang di panggil dengan sebutan Bude Tatik itu. Dia adalah Renteiner kelas kakap, yang terkenal di berbagai penjuru daerah. Alex sih memang tidak pernah berurusan dengan si renteiner itu, karena Alex sendiri tidak punya sesuatu yang bisa di jadikan jaminan untuk meminjam uang ke pada nya.
Motor yang ia gunakan pun atas nama Manda, karena memang di beli menggunakan uang dari istri nya itu. Jadi Alex tidak bisa meminjam uang, walaupun sebenar nya lelaki itu juga mau. Karena setahu Alex, teman teman nya banyak meminjam uang kepada Bude Tatik, dan mereka semua rata rata menggunakan uang pinjaman yang di peroleh nya itu untuk berjudi.
Manda pun akhir nya menjelaskan bagaimana cerita nya dia bisa memiliki ide untuk meminjam uang kepada Bude Tatik itu, dia pun tak luput menceritakan tentang pengajuan pinjaman nya yang di tolak oleh Bank sehingga membuat nya mau tak mau menggadaikan sertifikat rumah nya itu.
Alex yang mendengar nya pun hanya mengangguk anggukan kepala nya mengerti, karena sejujur nya ia sendiri tidsk tahu masalah yang sedang di hadapi oleh adik ipar nya itu
"Ya sudah, nanti malam biar Mas yang temenin kamu ke rumah nya Bude Tatik itu". Kata Alex pada akhir nya
"Yang bener Mas, kamu mau nganterin aku?". Tanya Manda dengan nada heran
Alex hanya menganggukan kepala nya, kemudian dia bangkit berdiri sambil membawa gelas dan piring kotor bekas ia pakai. Bertepatan dengan itu suara Adzan berkumandang, Manda dengan cepat menutup pintu dan juga jendela rumah nya.
__ADS_1