Suami Pelit Istri Pamit

Suami Pelit Istri Pamit
Keterkejutan Mawar


__ADS_3

Alvian dan Tiara terus melangkahkan kaki nya, berjalan keluar dari Mall tersebut.


Tiba tiba perasaan Tiara menjadi buruk sebab bertemu dua manusia jahat yang tak tahu diri.


Alvian terus bertanya ke pada Tiara, karena dia sempat melihat Rio (calon mantan suami Tiara) bersama seorang wanita, yang Alvian yakini pasti itu adalah selingkuhan dari Rio.


"Ra, lo ok?". Tanya Alvian memastikan


Tiara yang mendengar pertanyaan Alvian langsung tertawa, menurut nya pertanyaan lelaki itu sangatlah lucu. Selama ini Tiara sudah terbiasa berhadapan dengan mereka.


Alvian yang melihat Tiara tertawa, sontak menatap wanita itu keheranan.


{Apa ada yang lucu dengan pertanyaan nya}. Batin Alvian


"Santai aja lagi, gue udah biasa ngadepin mereka". Ujar Tiara terkekeh


Mereka berdua pun berjalan menuju parkiran dimana letak mobil Alvian berada. Mereka berdua langsung masuk ke dalam mobil, Alvian pun langsung menyalakan mesin mobil nya dan langsung menginjak pedal gas. Sehingga mobil pun berjalan menyusuri jalanan kota, untuk mengantar Tiara pulang menuju rumah nya.


Berbeda dengan dua manusia yang masih berada di dalam Mall tersebut.


Mawar yang memang belum mengetahui identitas dari Tiara masih saja menyebut jika Tiara hanyalah wanita miskin yang sombong.


Wanita itu masih terus menggerutu dan mengumpat Tiara dengan kesal, sedangkan Rio masih berdiam diri layak nya sebuah patung.


Rio sendiri memikirkan kata kata yang di ucapkan Tiara barusan, jika dia di pecat dari kantor. Bagaimana dia bisa membiayai hidup nya, apalagi dia juga menanggung Ibu dan kakak nya.


"Mas kok kamu diam aja sih, lihat tuh mantan istrimu sok sok an ngancem pakek bilang mecat mecat segala, emang dia siapa? Berlagak jadi bos cih". Ujar Mawar seraya mendecih kesal melihat sikap Tiara tadi


"Mas!!". Teriak Mawar


Sontak Rio yang sedang termenung pun terkejut mendengar suara teriakan Mawar yang menggelegar, bahkan banyak sorot mata pengunjung yang menatap dengan tatapan tidak suka. Teriakkan Mawar sangatlah mengganggu pengunjung lain nya.

__ADS_1


"Kamu apa apaan sih, lihat banyak orang yang ngeliatin kita". Ujar Rio yang merasa malu di tatap oleh banyak nya orang


Mawar pun langsung mengedarkan pandang melihat situasi di store tersebut, dan benar saja banyak mata yang menatap ke arah nya.


Rio dan Mawar memutuskan untuk berjalan keluar pergi dari store tersebut, hingga mereka berjalan menuju ke sebuah restaurant yang ada di sana.


"Mas, bikin kesal banget sih mantan istri mu itu. Sombong banget!". Lagi dan lagi Mawar berkata seperti itu kepada Rio


"Sayang, Tiara memang bos ku di kantor". Ucap Rio dengan nada lemah seperti orang yang tidak makan selama sebulan


"APA???!!". Mawar berteriak lagi, membuat banyak pengunjung langsung menoleh dan menatap ke arah nya. Mawar yang melihat itu pun langsung, menutup mulut nya dengan telapak tangan nya.


"Gk mungkin, kamu jangan bercanda mas". Ujar Mawar lagi yang tak mempercayai perkataan lelaki yang sedang duduk berhadapan dengan nya


"Mas gk bercanda, Tiara adalah anak perempuan dari keluarga Mahesa. Dan Tiara ternyata akan menjadi seorang Pewaris dari Perusahaan Mahesa". Ucap Rio menjelaskan dengan frustasi, bahkan lelaki itu menyugar rambut nya dengan kasar


"APA??!!".. Lagi dan Lagi Mawar berteriak, dia sangat syok mendengar jika Tiara berasal dari keluarga konglomerat dan akan menjadi seorang pewaris perusahaan besar.


Mawar sendiri pun memelototkan mata nya dengan mulut menganga lebar sangking syok nya mendengar kabar itu.


Awal nya Mawar senang jika Rio dan Tiara berpisah, Rio juga sudah mentalak Tiara.


Namun kenyataan nya sekarang berbeda, Tiara mempunyai perusahaan besar dan sudah pasti harta dan uang nya sangat banyak.


Mawar berfikir jika nanti Rio masih bersama dengan Tiara, otomatis perusahaan itu akan menjadi milik Rio. Dan pada saat itu juga, Mawar akan mempengaruhi Rio untuk mengambil semua harta yang dimiliki ole Tiara menjadi milik nya. Dan Mawar pun akan mendepak Tiara saat itu juga, ide yang sangat cemerlang menurut Mawar.


Mawar pun yang sedang memikirkan ide yang ada di otak nya sampai senyum senyum yang membuat Rio menatap nya dengan keheranan.


" Kamu kenapa sayang?". Tanya Rio


"Gak Apa apa mas, mas lebih baik kamu jangan bercerai dengan Tiara". Ujar Mawar

__ADS_1


Rio yang mendengar perkataan Mawar, langsung mengerutkan dahi nya kebingungan. Bukan nya Mawar sendiri yang menginginkan jika Rio berpisah dari Tiara, dan menjadikan nya satu satu nya.


"Tapi sayang nya Tiara sudah menggugat mas di pengadilan, dan sidang nya akan di gelar 3 hari lagi". Sahut Rio lemah


"Sombong sekali Tiara, sok sok an gugat mas segala. Yaudah biarin aja dia gugat mas".


"Oh ya mas, mending kamu minta harta gono gini. Enak aja si Tiara nikmatin harta segitu banyak nya". Ujar Mawar kesal, karena ide yang sempat di fikirkan nya tadi pupus begitu saja sebab Tiara sudah menggugat Rio terlebih dahulu


"Iya sayang, itu udah mas fikirkan sama Ibu". Ujar Rio menatap nya


Mawar yang mendengar ucapan dari Rio merasa tersenyum senang, wanita itu berfikir pasti dirinya akan menjadi seorang istri pemimpin perusahaan.


Hidup nya akan bergelimang harta, beli ini itu apapun yang dia mau pasti akan mudah dan langsung bisa.


Dia tidak sabar akan semua itu, Mawar harus meyakinkan Rio agar uang nya tidak jatuh semua ke tangan Mertua nya. Enak saja, Mawar pun juga ingin mendapatkan nya.


Mereka berdua akhir nya memesan makanan, untuk mengisi perut nya yang sudah keroncongan, sebab mereka berdua sedari tadi berjalan mengitari Mall tersebut.


Sambil menunggu makanan pesanan mereka di sajikan, Mawar pun mulai bertanya tanya


"Mas kamu kok gk tahu kalau Tiara pewaris perusahaan besar, kalian udah lama loh 3 tahun nikah?". Tanya Mawar penasaran


"Ya dulu Tiara pernah bercerita jika papa dan mama nya sudah meninggal akibat kecelakaan, dan Tiara hanya mempunyai kakak laki laki, dan kakak laki laki nya itu adalah Bos ku di kantor. Awal nya aku memang gk mau di ajak berkenalan dengan kakak nya itu, karena dulu kata Tiara kakak nya tidak merestui hubungan kami. Jadi ya akhir nya begini deh, kalau tahu dari dulu Tiara Pewaris Perusahaan Mahesa gk bakalan mas selingkuh". Ujar Rio panjang lebar menyesali segala perbuatan nya


"Oh jadi mas nyesel selingkuh sama aku gitu!". Ujar Mawar melototkan mata nya menatap Rio


Rio yang di tatap seperti itu langsung gelagapan, dia langsung meraih tangan Mawar yang berada di atas meja, namun Mawar menghempas tangan nya.


"Bukan begitu sayang, maksud mas gk gitu. Mas senang banget malahan bisa kembali sama kamu, apalagi kita berdua akan menjadi Orang Tua dan..". Belum sempat Rio menjelaskan alasan nya untuk merayu perempuan yang ada di hadapan nya, namun seorang pelayan datang membawa pesanan mereka berdua.


"Ya udah, yuk kita makan dulu kasian dedek bayi nya. Nanti kamu boleh belanja apapun deh di Mall ini". Ujar Rio merayu

__ADS_1


"Yang bener mas, baiklah". Jawab Mawar dengan tersenyum karena merasa senang akan di belanjakan lagi oleh Rio


Akhirnya mereka berdua menyantap makanan nya sampai habis tak tersisa.


__ADS_2