
hari ini Rio Manda dan juga bu Ningsih merasa sangat hidup, karena sudah menerima uang 200 juta dari Budi Tati mereka bertiga segera saja membeli baju yang bagus dan juga membeli banyak sembako untuk dibawa ke rumah mawar nanti malam
dan segala kegiatan yang mereka lakukan membuat mereka menjadi lupa waktu tiba-tiba saja adzan maghrib sudah berkumandang dan hal itu menjadi pertanda kalau mereka sudah harus bersiap-siap pergi untuk segera datang ke rumah mawar
pada malam ini rencananya Rio Bu Ningsih dan juga Manda akan melakukan proses lamaran untuk mawar mereka akan datang untuk bertandang ke rumah mawar
setelah persiapan mereka selesai, bu Ningsih dan juga keluarganya masuk ke dalam mobil-mobil yang sengaja mereka sewa dari Pak Haji.
keluarga Rio sengaja menyewanya karena akan membawa bahan-bahan sembako yang sudah mereka beli tadi siang saat ini Alex mengemudikan mobil milik Pak Haji dengan santai di sampingnya Manda duduk sambil memangku Risa
sedangkan di belakang bu Ningsih dan juga Rio duduk sambil membawa seserahan yang akan mereka bawa untuk ke rumah, mereka semua bercakap-cakap dengan sangat amat bahagia dan tanpa beban sedikitpun.
di dalam mobil itu terlihat jelas kalau saat ini mereka sedang dalam keadaan bersukacita menyambut acara lamaran Rio dan juga mawar
setelah sampai di depan rumah Hasan, Rio langsung turun dan menyalami Pamannya yang bernama Subakti. terlihat kalau di sana Hasan dan juga istrinya sudah siap untuk pergi begitupun dengan paman Rio dan juga istrinya yang bernama Halimah.
apalagi Saat memasuki desa Sesetan, banyak orang yang ingin tahu kemana tujuan dari iring-iringan tersebut, dan pertanyaan mereka semua langsung terjawab saat keluarga Rio masuk dan berhenti di halaman rumah mawar. rumah besar itu terlihat sangat ramai , dengan banyaknya keluarga mawar yang datang di sana
intinya malam ini pertemuan dua keluarga antara keluarga Rio dan juga keluarga mawar sepertinya berjalan sesuai dengan apa yang mereka impikan, sambutan dari keluarga mawar untuk keluarga Rio juga cukup hangat. mereka semua berbincang dengan sangat akrab dan ketika acara hendak dimulai semuanya langsung Hening dan mendengarkan dengan hikmat
__ADS_1
Beberapa kalimat diutarakan oleh Pak Ahmad selaku sebagai tuan rumah dan Tak lama kemudian Pak Hasan dari pihak Rio ikut berbicara. dia mengutarakan Apa maksud mereka untuk datang ke rumah mawar, maksud mereka untuk meminang mawar secara resmi pada malam ini, Pak Hasan juga membeberkan apa yang mereka bawa dan apa yang mereka berikan sebagai hantaran dan juga mahar untuk mawar nantinya.
keluarga mawar yang berada di sana langsung terkejut saat mendengar hantaran dari keluarga Rio untuk mawar sebanyak 100 juta rupiah belum lagi mas kawin ataupun mahar untuk wanita itu sebanyak 24 gram emas murni seperti yang diinginkan oleh Bapak Ahmad atau bapak kandung dari mawar
Banyak rasa kusuk yang terdengar di antara keluarga itu ada yang bergosip kalau hantaran sebanyak 100 juta termasuk, untuk ukuran keluarga Pak Ahmad yang memang terpandang dan juga kaya raya.
Tetapi banyak juga yang berpendapat kalau uang 100 juta itu adalah uang yang cukup banyak, karena memang Nominal uang segitu sungguh sulit untuk mereka dapatkan.
tetapi intinya semua berjalan dengan lancar dan mulus, dan Rio dengan resmi memakaikan mawar sebuah cincin emas yang dia beli tadi siang. cincin emas ini tidak termasuk ke dalam hantaran dan juga mahar yang ia berikan kepada wanita itu, Dia memberikan mawar cincin pernikahan atas inisiatifnya sendiri.
" aduh, alhamdulillah ya Bu akhirnya Rio dan juga mawar sudah resmi bertunangan malam ini". kata Bu lastri sambil merangkul bahu bu Ningsih dengan sangat akrab
mereka semua yang berada di sana menunjukkan wajah Sukacita, namun Dimas menunjukkan hal sebaliknya.
di mana adalah kakak sepupu dari mawar, dia menatap Rio dengan tatapan tajam dan saat acara salam-salaman. saat Rio telah sampai ke tempatnya, Dimas menggenggam tangan Rio dengan sangat erat dan berbisik dengan Lirih.
" Awas lo ya, Jangan sampai aku tahu kamu menyakiti mawar! karena kalau sampai hal itu terjadi, maka aku tidak akan segan-segan menghabisimu. Lo denger itu kan, camkan itu! ". ujar Dimas dengan nada yang menakutkan
tentu saja Rio yang Mendengar hal itu langsung mengangguk, lelaki itu sama sekali tidak berani menatap Dimas sedikitpun. Dia hanya bisa pasrah saat merasakan tangannya Terasa seperti mati rasa, karena Dimas yang menggenggamnya terlalu erat.
__ADS_1
" Oh ya tunggu sebentar, Saya juga punya pengumuman! ". kata Pak Ahmad tiba-tiba dan orang-orang yang ada di sana langsung memperhatikannya
" pernikahan mawar dan juga Rio akan dilakukan tiga hari dari sekarang! ". ujar Pak Ahmad lagi, dan hal itu sukses membuat semua orang-orang yang ada di sana langsung tertegun dan terperanjat kaget
jangankan keluarga mawar, bahkan dari pihak Pak Pak Hasan dan juga Pak Subekti sendiri ikut kaget. karena mereka berdua sama sekali Tidak diberitahu terlebih dahulu oleh Rio, mereka hanya di briefing untuk ikut acara lamaran. tetapi tidak ada yang memberitahu kalau pernikahan Rio dan juga mawar akan dilaksanakan tiga hari dari sekarang.
" Wah apa nggak terlalu cepat itu mas? ". Tanya Yanto adik dari Bu lastri dengan mata yang memicing tajam
" Aku takutnya orang-orang akan bergunjing karena kita terlalu cepat menikahkan mawar, bisa saja mereka semua berpikir yang tidak tidak dengan keponakanku ini! ". ujar laki-laki itu dengan nada tajam
Pak Ahmad yang berada di Sana hanya bisa menghela nafas panjang, dia sendiri sadar kalau hal ini pasti akan dipertanyakan. tetapi sebisa mungkin dia memasang wajah biasa saja seolah tidak terjadi apa-apa, sambil mengolah senyum Pak Ahmad mengangguk mengangguk mengerti.
" ya aku ngerti gimana maksud kamu Yanto, tetapi hal itulah yang ingin Mas hindari, Mas ingin mereka berdua segera menikah agar tidak ada lagi yang namanya ketakutan dalam diri mas. sebab melihat banyaknya pergaulan bebas pada zaman sekarang, Mas hanya takut mereka berdua akan melakukan hal-hal yang tidak baik sebelum waktunya mereka halal. jadi lebih cepat kan lebih baik, pernikahan mereka harus segera dilakukan dan alhamdulillah pihak kami juga pihak Rio sudah memutuskan, kalau 3 hari dari sekarang pernikahan mereka akan dilaksanakan secepatnya. jadi mulai besok kalian kalian ini keluarga mas dan juga mbakmu, harus sudah mempersiapkan diri dan juga mempersiapkan acara pernikahan di tempat ini". ujar Pak Ahmad sambil tersenyum kepada Yanto Ia menjelaskan tentang alasan mengapa dia mempercepat pernikahan mawar dan juga Rio meskipun alasannya bohong. Pak Ahmad menata seluruh keluarganya untuk meminta bantuan agar mereka Ikut andil dalam acara pernikahan mawar dan juga Rio yang akan dilakukan tiga hari lagi
pada akhirnya keluarga mawar dan juga keluarga Rio tidak bisa membantah lagi, sebab keluarga inti sudah memutuskan untuk menggelar pernikahannya 3 hari lagi. yang bisa mereka lakukan hanyalah membantu agar acara tersebut berjalan dengan lancar seperti apa yang mereka inginkan.
selagi semuanya menikmati hidangan yang disediakan oleh keluarga, Manda sendiri sibuk dengan ponselnya. dia sempat memotret Rio yang sedang memakaikan cincin ke tangan mawar tadi, jadi dia langsung memposting foto itu ke story wa-nya dengan caption yang bertuliskan
{ akhirnya adikku dan juga calon adik iparku melangkah selangkah lebih dekat menuju pernikahan, dan tiga hari lagi akan diadakan pernikahan mereka. Aduh, nggak sabar menunggu kalian halal. sengaja penting ini, biar yang ada di sana kepanasan! ". tulis Manda sambil membubuhkan emoticon tertawa di sana
__ADS_1