Suami Pelit Istri Pamit

Suami Pelit Istri Pamit
Mawar melahirkan?


__ADS_3

mawar kini tengah fokus pada isi masakan yang ada di dalam wajan penggorengan, sesuai dengan makanan kesukaan Rio, mawar tengah memasak beberapa menu, ada sayur asem, sambal ati, dan juga ayam goreng.


mawar kini benar-benar berusaha yang terbaik, Bahkan ia bertanya tentang resep nya kepada ibu mertua agar hasil Masakan nya enak.


"Tumben banget kamu mau masak buat Rio, ada apa?". Tanya Bu Ningsih sedikit curiga


" Iya gak ada apa apa sih Bu, Memang salah kalau Mawar masak buat suami sendiri? Udah deh Bu, ibu ke depan aja sana, biar Mawar lanjutin masak dulu, nanti gk selesai selesai kalau denger Ibu ngomel mulu". Sahut Mawar santai


"Dasar menantu gk punya adab!!". Kesal Bu Ningsih dan akhir nya pergi meninggalkan menantu nya itu yang sedang memasak


sudah terhitung 1 bulan lebih mereka berdua menikah, mawar akui untuk sampai tahap ini bukanlah hal yang mudah bagi dia, ia harus melakukan berbagai cara untuk menaklukkan hati Rio.


kalau di tanya Apakah dia bahagia? mawar akan mengatakan iya, Dia memang bahagia bisa menikah dan hidup dengan orang yang ia cintai.


mawar jahat? ya, ia akui tapi apa yang terjadi pada rumah tangga Tiara dan Rio juga bukan salah dia semua, Tiara juga bersalah karena memiliki kekurangan yang tak bisa memberikan keturunan dan melakukan yang terbaik sampai akhir nya Rio terpikat kepada nya.


Tentang Mawar yang tak mau mundur pada Rio walau lelaki itu sudah beristri, dia hanya memperjuangkan perasaan nya dan juga ini semua untuk masa depan bayi nya.


Lagi pula kalau memang rio bukan jodoh nya, mereka pasti tidak akan bersama, tapi lihat sekarang mereka berdua bisa menikah, itu arti nya Rio memang jodoh nya, Fikir Mawar


setelah selesai memasak semua menu yang di sukai oleh Rio, mawar segera menyusun semua nya dengan rapi di atas meja makan, ia tidak sabar melihat respon Rio tentang masakan nya itu.


mawar nampak kelelahan sampai ia menghela nafas nya dengan panjang saat melihat pekerjaan nya telah selesai, namun detik kemudian mawar merasakan perut nya yang tiba-tiba kram, memamg dari beberapa hari terakhir perut nya tiba tiba kram, namun tak sesakit hari ini.


"Aww..!!". mawar meringis kesakitan sambil memegang perut bagian bawah nya, namun detik kemudian mawar merasakan perut nya tiba-tiba kram lagi


tanpa mawar duga sesuatu telah keluar dari pangkal paha nya, tentu saja membuat mawar terbelalak saat melihat cairan itu yang keluar deras tanpa bisa di tahan nya.


"air apa ini? apa iya aku mau melahirkan".


Panik? tentu saja, namun mawar sedikit heran karena ia tak pernah merasakan Kram di perut nya seperti ini, selain mengkonsumsi vitamin-vitamin yang di berikan oleh bidan yang di temui nya, ia juga sesekali mengkonsumsi obat penguat kandungan.


seiring dengan rasa sakit yang kerap datang, mawar tak sanggup lagi untuk menahan nya, ia berteriak kesakitan memanggil-manggil bu Ningsih dan juga Manda.


" Bukk!! Mbakk!!".


"Aaarrgghhhh... perutku sakit sekali, tolong!!!".


" Ibu, Mbak!!! Tolong aku!! ". mawar terus meracau sambil berteriak hiteris

__ADS_1


Tak lama kemudian bu Ningsih Berjalan ke arah dapur dan mendapati mawar yang sedang meringkuk dengan keringat yang mulai membasahi seluruh tubuh nya.


"Astaga mawar, apa yang sedang terjadi?". tanya bu Ningsih yang ikut panik


" Aaregghh.. sakit Bu, Perutku sakit sekali". rengek nya dengan air mata yang telah berlinang di pipi nya


"Berapa usia kandunganmu mawar?". Tanya bu Ningsih lagi


"usia kandunganku baru 7 bulan, ya 7 bulan". jawab nya sedikit ragu


" Nah kan, Ibu bilang apa? Kalau kamu tuh harus sering-sering bergerak, baru beraktivitas memasak sebentar saja sudah seperti ini!". Omel Bu Ningsih


"maksud ibu apa? ". tanya mawar yang mengerutkan kening nya Seraya memegangi perut nya


"ya pasti kamu karena kebanyakan rebahan aja, jadi di buat gerak sedikit saja tubuhmu seolah-olah mendadak menjadi lemah". Cerocos Bu Ningsih


(apa kata nya? tapi aku ini bukan karena banyak rebahan, melainkan akan lahiran sekarang, Tapi menurut pengetahuanku banyak yang lahiran prematur di usia 7 bulan, Jadi tinggal bilang aja aku lahiran prematur nanti). batin mawar


"mawar kok malah bengong!!". hardik Bu Ningsih saat melihat mawar sibuk dengan pikiran licik nya


" Eh iya apa Bu? Aduh sakit Bu".


"Maaf Bu perutku sakit banget, jadi aku nggak konsen dengerin Ibu ngomong, dari pada Ibu ngomel-ngomel, mendingan Antar aku sekarang ke Rumah sakit, Ayo!!". Ucap mawar sambil meringis menahan rasa sakit nya


"Apa iya kamu mau lahiran? kok ke rumaah sakit segala". Tanya Bu Ningsih


" Ayoo Bu, cepat antar aku, aargghhh... sakit!!". Ucap Mawar meringis


bersamaan dengan itu Manda datang sambil mengucek mata nya, Wanita itu baru terbangun dari tidur siang nya, seperti nya ia terbangun gara-gara mendengar suara ribut-ribut di dapur.


"ini ada apa sih Bu? apa nggak bisa kalau ada masalah itu di bicarakan dengan baik-baik, kamu lagi mawar bikin Ulah aja sama ibu". cecar Manda


namun ketika ekor mata nya melihat mawar yang terus meringis, Manda baru sadar ada yang nggak beres dengan mawar.


" Iniloh Mand, Mawar mau...". Ucap Bu Ningsih terpotong


"Kamu kenapa Mawar? ". tanya Manda memotong ucapan ibu nya


seperti nya wanita itu lebih memilih bertanya langsung kepada mawar dari pada mendengarkan penjelasan dari ibu nya yang nyerocos tanpa arah Ini.

__ADS_1


"Mbak Perutku sakit sekali". ucap mawar menjawab dengan lirih


" kamu salah makan tadi sampai perutmu sakit?". tanya Manda, dan Mawar nampak menggelengkan kepala nya dengan masih terus meringis kesakitan


"itu loh si mawar kan ya di bilangin kalau hamil besar itu harus banyak bergerak biar enggak susah nanti lahiran nya, sekarang karena dia nggak pernah gerak, jadi gerak sedikit aja langsung seperti ini". terang bu Ningsih


"Aduh Ayo siap-siap sekarang, Bu. Kita bawa Mawar ke dokter, takut nya nanti kenapa kenapa sama kandungan nya, seperti nya air ketuban Mawar sudah pecah". perintah Manda


...****************...


Drreeett...


Ddreett...


Ddrreett...


ponsel Rio bergetar bukan cuma sekali tapi berkali-kali, Namun karena sedang sibuk dengan pekerjaan nya, Rio merasa enggan untuk melihat Siapa yang mengirimi nya spam chat sebanyak itu dan menelpon nya terus menerus.


"Bro ponsel lo getar terus tuh". kata Adi sambil menatap ponsel Rio yang tergeletak di atas meja


"Biarin aja lah gue lagi tanggung nih bikin laporan". Sahut Rio


"kayak nya penting deh". ucap Adi lagi


"Hhuuffttt...". Rio menghela nafas nya dengan panjang


Rio lalu meraih ponsel nya dan melihat sekilas Kalau spam chat itu dari nomor kakak nya


"Ada apa Mbak Manda sampai kirim pesan banyak banget dan nelpon aku berulang kali, kenapa ya?". gumam Rio heran


Karena penasaran Rio pun membuka deretan pesan di aplikasi hijau nya


{Yo, Mawar sekarang berada di rumah sakit}


{Seperti nya dia mau melahirkan, kamu tolong datang ke rumah sakit Medika utama}.


Pesan Terakhir dari Manda membuat jantung Rio berdetak lebih cepat dari biasa nya


(Mawar mau melahirkan? Apa benar? Bukan nya usia kandungan Mawar baru berjalan 7 bulan??) Batin Rio menerka nerka

__ADS_1


__ADS_2