Suami Pelit Istri Pamit

Suami Pelit Istri Pamit
Akhirnya jadian


__ADS_3

Tiara hari ini mengerjakan aktivitas harian nya di pagi hari sebelum berangkat ke kantor, dia berolahraga pagi terlebih dahulu selama beberapa menit saja. lalu selepas berolahraga, Tiara pun bersiap-siap untuk pergi ke kantor.


sebelum nya Tiara pagi hari ini sudah memiliki janji untuk berangkat kerja bersama dengan Alfian, lelaki itu menawarkan diri untuk menjemput Tiara berangkat kerja ke kantor. karena Alfian sendiri pun beralasan jika ia akan mampir untuk bertemu dengan bintang.


"Nona Tiara, seperti nya Tuan Alfian sudah datang". ujar bibi


"Oh iya Bi, sebentar lagi aku akan segera ke sana, terima kasih ya Bi". ujar Tiara


Tiara pun langsung menemui Alfian dan menemukan Alfian yang sedang terduduk di kursi ruang tamu nya, karena hari ini Bintang sendiri sudah berangkat pagi pagi sekali ke kantor. karena lelaki itu harus mengurus beberapa Proyek besar yang akan mereka lakukan ke depan nya.


"Maaf ya, udah lama nungguin! "? ucap Tiara dengan sedikit kikuk terhadap Alfian


"Enggak kok, Santai aja kali". sahut Alfian


"Ya udah, yuk sekarang aja kita berangkat". ujar Tiara


""Ya udah ayo". ujar Alfian seraya menganggukan kepala nya sebagai tanda persetujuan bahwa ia menyetujui ajakan dari Tiara saat ini


Tiara dan Alfian juga meninggalkan ruang tamu rumah itu dan segera berjalan menuju mobil Alfian yang sudah terparkir di depan halaman rumah Tiara


Alfian dan Tiara pun langsung masuk ke dalam mobil, Alfian langsung melanjukan mobil nya menuju ke kantor perusahaan Mahesa berada.


mereka berdua pun akhir nya tak jadi pergi ke kantor, karena Alfian terlebih dulu sudah membooking salah satu restoran mewah yang berada di kota tersebut


mobil Alfian pun melaju dan memasuki sebuah tempat parkir restoran yang mewah itu, ternyata Alvin sendiri sudah memaesan ruangan VIP untuk mereka berdua untuk mereka tempati, dan akhir nya Tiara dan Alvian duduk di kursi yang ada di ruangan itu.


"apa semua ini udah lo siapin ya? ". tanya Tiara


"Tiara ini semua udah Gue siapin untuk kita, Apakah Lo suka?". Ujar Alvian


Tiara pun langsung Menggangguk seraya terharu melihat atas sikap Alfian yang ditunjukkan kepada diri nya saat ini

__ADS_1


"ya Al Gue suka banget, makasih ya Al". Jawab Tiara sedikit terharu atau sikap nya


"Tiara Rencana nya kan, malam ini mau bawa lo ke tempat yang sangat spesial tapi karena lo nggak bisa akhir nya gue mutusin pagi ini aja. sorry ya gue nggak bisa menunda lagi". ujar Alfian menjelaskan


"maksudnya menunda? Menunda apa?". kata nya Tiara sedikit kebingungan


Alvin sendiri Langsung terdiam untuk beberapa saat, ia sendiri bingung harus dimulai dari mana untuk mengatakan semua itu pada Tiara. akhir nya Alfian memberanikan diri nya untuk kembali menagih jawaban atas permintaan nya waktu itu pada Tiara


"ra gue kan udah pernah nyatain perasaan gue sama lo dan sekarang gue mau minta jawaban atas permintaan gue beberapa hari yang lalu, hari ini gue mau tanyakan lagi. ..". ujar alfians sengaja memotong kalimat nya


"apa Lo mau menjadi pendamping hidup gue, menikahlah dengan gue, untuk menjadi istri Gue yang akan menemani gue di saat hari tua nanti". ujar Alfian Seraya memegang tangan Tiara


"Gue..". ucapan Tiara terhenti karena saat ini wanita itu sangat gugup dengan pertanyaan dari Alfian, tubuh Tiara sendiri terasa dingin dan kaku


"Apakah semua nya udah Lo pikirin Al? Lo tahu sendiri kan kalau Gue ini seorang janda! ". ucap Tiara


"Terus masalah nya apa kalau Lo Janda Atau enggak? yang penting gue mencintai lo dengan tulus tanpa memandang status dan asal-usul loh jadi tolong jawab pertanyaan gue Tiara! !". Ujar Alfian meyakinkan tentang perasaan nya kepada Tiara Seraya menatap wanita itu dengan tatapan penuh arti


"gue mau Al". jawab Tiara dengan sangat pelan


"Apa Ra?gue nggak denger, tolong ulang sekali lagi gue mau dengar sekali lagi Ra! ". ujar Alfian yang tak percaya


"gue mau Al, gue mau jadi pendamping hidup lo dan gue juga mau menghabiskan waktu hingga akhir tua nanti bersama lo". ujar Tiara dengan air mata yang masih mengalir di pipi nya


"yang bener kan Ra? lo nggak nge-prank gue kan? gue nggak lagi bermimpi kan Ra? ". ujar Alfian Seraya menempuk menepuk pipi nya


"Enggak ini kenyataan, lo nggak sedang bermimpi! ". ujar Tiara Hari Tiata tersenyum karena merasa lucu melihat sikap dan tingkah dari Alfian saat ini


"Terima kasih Ra, bertahun-tahun gue udah nunggu jawaban ini, makasih banyak lo udah mau penuhi permintaan dan harapan gue pasti bunda dan ayah bakalan seneng". ujar Alfian dengan senyum yang lebar menghiasi wajah tampan nya


"Iya Al, Aku juga mau terima kasih karena lo udah mau nerima gue apa ada nya". sahut Tiara

__ADS_1


kemudian Alfian pun mengambil sebuah kotak cincin di dalam kantong celana nya yang sudah ia siapkan dari kemarin, kemudian lelaki itu menyematkan cincin tersebut di Jari Manis Tiara.


Tiara pun menerima dengan sangat gembira dan juga perasaan senang


Kemudian mereka pun melanjutkan memakan sarapan yang sudah disiapkan terlebih dahulu, dengan menu yang sangat spesial terhidang di beberapa meja makan di dalam ruangan itu.


mereka berdua memang sengaja untuk tidak sarapan di rumah, karena Alvan sendiri melarang Tiara untuk sarapan karena awal nya mereka akan sarapan bersama di kantor, dan ternyata Tiara sendiri mendapatkan kejutan yang tak terduga pada pagi ini.


sarapan kali ini, di antara Tiara dan juga Alfian terlihat sangat romantis, karena dibarengi dengan perasaan bahagia dan haru yang menjadi satu.


Mereka berdua menyantap makanan dengan sangat lahap, setelah selesai makan dan sedikit berbincang-bincang akhirnya Tiara meminta Alfian untuk segera mengantarkannya pergi ke kantor. karena Tiara sendiri merasa kasihan kepada bintang sedari tadi lelaki itu tak putus untuk menelpon ponsel Tiara, karena memang akhir-akhir ini di kantor sibuk sekali dengan beberapa proyek yang akan di kerjakan.


"Al, boleh nggak anterin gue ke kantor sekarang. karena gue kasihan nih sama kak bintang, Saat ini pasti dia udah ngomel, sedari tadi dia terus nih ngehubungin gue. lagian gue janjinya cuma sebentar sih sarapan bareng loh tapi ini udah hampir 3 jam kita berada di restoran ini". ujar Tiara seraya terkekeh membayangkan betapa pusing nya Bintang menghadapi beberapa klien saat ini


*Siap Bos, Lo jangan sungkan soal itu. karena Gue pasti akan menjadi sopir pribadimu Siap laksanakan Bos". ujar Alfian Seraya menggoda kekasih barunya itu


akhirnya Tiara dan juga Alfia meninggalkan restoran serbuk tersebut dengan perasaan bahagia di dalam mobil pun Mereka tampak bercanda dengan Ria.


setelah beberapa lama, Tiara pun sampai di depan gedung kantor nya yang bertuliskan "Mahesa Group"


"kamu nggak mampir dulu? Katanya tadi mau ketemu sama Kak Bintang". ujar Tiara meledek ke arah Alfian, Karena Wanita itu tahu jika Alvin sendiri hanya beralasan seperti itu agar ia bisa menemuinya


" Hehehe nggak, Sorry Ra yaudah Gue buru-buru ke kantor juga nih karena ada beberapa meeting untuk menandatangani beberapa berkas".ujar lelaki itu


"Oh ya udah kalau gitu hati-hati ya".


"Iya sayang bye, nanti pulangnya aku jemput ya". ujar Alfian saya tersenyum ke arah wanita pujaan hati nya


Tiara sendiri nampak malu-malu mendengar Alfian memanggilnya dengan kata sayang, kemudian mobil Alfian sudah terlihat menjauh dari perusahaan Mahesa.


tiba-tiba saat Tiara hendak melangkahkan kaki nya untuk masuk ke dalam gedung kantor, terdengar suara seseorang yang menegurnya

__ADS_1


"Wihh hebat nih, udah jadian aja pakek sayang sayangan segala".


__ADS_2