
Bu Ningsih sendiri tidak menyahuti perkataan dari besan nya itu, mata nya menyapu dengan liar ke segala arah, ketika mendapatkan apa yang dia inginkan, wanita paruh baya itu mengulas senyum culas saat mata nya bisa menemukan wanita yang sedang bersembunyi di belakang bahu Alex.
Bu Ningsih segera berjalan masuk ke dalam dan menjabak rambut Alex dengan sekuat tenaga nya, bahkan ia dengan begitu mudah nya menggeser Alex ke arah samping, sehingga terlihatlah sosok wanita dengan tubuh yang sedang bergetar menahan rasa ketakutan.
"Oh ternyata ini wanita sund*al lelaki b*ajing*an ini". Ujar Bu Ningsih dengan senyuman yang bertambah lebar saat melihat wajah Ratih yang menatap nya dengan ketakutan
"sakit Bu, Lepaskan!". Sahut Alex sambil berusaha melepaskan tangan Mertua nya itu dari kepala nya
"sakit? ya, sakit kan? Lalu Bagaimana dengan anakku Yang Kau Tinggal nikah lagi Hah? apa kurang anakku hingga kau menduakan nya seperti ini? kami tak pernah menuntut kau untuk memberi materi, memberi nafkah pun kau tak pernah dan aku diam saja!! selama ini Rio yang memenuhi kebutuhan kalian, tapi sekarang, Kau membalas nya seperti melempar kan kami dengan sebuah kotoran!!!". Ucap Bu Ningsih berteriak di depan wajah Alex, wanita Paruh baya itu Geram dengan kenyataan yang ada.
Malu, Hanya itu yang ada di dalam benak Manda maupun bu Ningsih, keduanya seolah tak mempunyai wajah lagi karena merasakan hal yang sama dalam saat bersamaan.
sedangkan Bu Darmi hanya terdiam, wanita paruh baya itu kemudian meminta bu Ningsih untuk melepaskan cengkraman tangan nya dari rambut sangat anak, walau bagaimanapun salah nya Alex, dia darah daging nya. Ada Rasa Tak Rela dalam hati Bu Darmi saat melihat Alex diperlukan seperti itu.
"sudah besan, lepaskan anak saya, semua tidak akan selesai dengan kekerasan". Ucap Bu Darmi
"ya, bisa di laporkan pasal penganiayaan". sahut Ratih dengan cepat
Ratih sendiri tidak tega melihat suami nya di perlakukan seperti itu, semua mata langsung tertuju pada nya saat mengucapkan perkataan tadi.
kilatan Amarah di Manik Mata Manda seakan berkobar kobar saat mendengar ucapan dari madu nya itu.
Rio yang sedari tadi terdiam dengan kepalan tangan nya serta nafas yang sudah memburu, langsung berjalan mendekat ke arah Alex, lelaki itu langsung menghajar Alex dengan membabi buta.
Bahkan Alex sampai terkapar lemah, di sudut bibir nya telah mengeluarkan darah segar, dan juga di bawah mata Alex terdapat banyak luka lebam. Membuat Alex tidak bisa bangkit, karena merasakan sakit di sekujur tubuh nya setelah di hajar habis habisan oleh Rio.
Bi Darmi dan Ratih hanya mampu menjerit histeris melihat Alex di hajar seperti itu, wanita paruh baya itu tak ada niat membantu sangat putra, karena memang ini semua konsekuensi yang harus di terima nya.
" B*ajing*an!!! kurang apa selama ini aku membantumu hah!! setiap aku gajian kau yang selalu meminjam uangku yang tidak pernah kau kembalikan, dan kau juga yang awal nya membuat aku menjadi pelit kepada Tiara, kau sudah merusak pernikahanku dan sekarang kau menyewakan mobilku tanpa seizin ku, Bahkan mobilku kini hilang di bawa oleh teman mu ituu! aku tidak habis fikir, Setelah ini apalagi yang mau kau ambil dariku Hah!!!!". Hardik Rio penuh kemarahan
__ADS_1
Bu Darmi syokk mendengar hal itu, wanita paruh baya itu memegang dada nya yang tiba tiba terasa nyeri.
"Ap.. Apa maksud nya ini? Alex menyewakan mobil nak Rio dan mobil itu hilang?". Tanya nya lemah
"Iya besan, anak kurang ajarmu ini sudah menyewakan mobil anakku dengan alasan bahwa besan lah akan pergi ke rumah saudara, jadi dia meminjam mobil Rio dan mobil nya ternyata direntalkan dan sekarang hilang!". Sahut Bu Ningsih menjelaskan
Bu Darmi semakin geram dan menatap tajam ke arah anak satu-satu nya itu, lalu menatap wanita yang berada di belakang anak nya itu.
"ini semua pasti karena wanita sund*al itu!! dia pasti yang sudah meracuni pikiran alex hingga anakku berbuat seperti ini". Tunjuk nya dengan penuh kemarahan
"jangan salahkan Ratih, aku berbuat seperti ini juga karena kamu!!".sahut Alex yang beralasan dengan menunjuk ke arah Manda
"aku? Karna aku??". Ucap Manda menujuk diri nya sendiri
"Iya karena kamu! kamu tidak bisa menghargai aku sebagai suamimu semenjak menikah, kamu bahkan semena-mena padaku, kamu tidak pernah memikirkan aku atau melayaniku dengan baik, hingga akulah yang berperan mengurusi anak kita sampai ke isi perut nya, ada nggak peranmu sebagai seorang ibu dan juga istri selama ini hah???". Ketus Alex
Manda menatap suami nya dengan nyalang, bisa-bisa nya lelaki itu yang berselingkuh malah diri nya sendiri yang disalahkan. (begitulah fikiran Manda)
Manda dengan secepat kilat maju dan tanpa ampun langsung menerkam Alex, namun Rio dengan Gesit menarik kakak perempuan nya itu agar tidak melakukan baku hantam lagi antara Manda dan suami nya, melihat kondisi Alex yang sudah lemas tak berdaya akibat pukulan dari Rio tadi, takut nya Alex akan semakin parah dan bisa bisa kakak nya itu berurusan dengan hukum.
"Mbak, sudah mbak..". Ucap Rio menenangkan, walau diri nya sendiri sudah sangat emosi
"biarkan mbak, Yo. akan ku bunuh laki-laki ini dan juga ******* nya sekalian, Sakit hatiku tak sebanding dengan rasa malu ini!". Ujar Manda menangis lagi dengan tubuh yang lemas dalam pelukan adik nya
"puas kamu Lex? puas hah? binatang juga masih punya hati dan tahu terima kasih, Tapi aku heran denganmu bisa-bisa nya kau menikah lagi dengan sund@l satu ini". Ucap Bu Ningsih
kini pandangan bu Ningsih beralih ke arah Ratih yang sejak tadi tak tahu malu, wanita itu terus mendekat ke arah Alex, bahkan ia sengaja mengusap bahu suami nya membuat semua yang berada di situ ikutan geram dengan kelakuan Ratih.
"sudahlah Bu, ini kesalahan saya sendiri, jangan salahkan siapapun. dan perlu di ketahui saya berbuat seperti ini bukan tanpa alasan". sahut Alex dengan berani berkata seperti itu lagi
__ADS_1
"begini nih Kalau udah ketahuan salah malah nyari pembenaran". Manda menyahut dengan Sinis
"cukup Man! Aku capek jadi suami kamu yang tidak pernah kamu Hargai, Aku ingin punya istri yang memperlakukan aku layak nya seorang suami, yang di hormati bukan gila hormat. tapi introspeksi diri lah kamu itu!". Ujar Alex beralasan, Lelaki itu terlihat tak mau di salahkan meski dia bersalah, Ya Playing victim.
Manda sendiri hanya tertawa Sumbang mendengar nya, bertahun-tahun ia merongrong pada sang adik nya demi mengisi perut keluarga nya, karena sang suami yang kurang bertanggung jawab, hanya berpenghasilan kecil, bahkan hingga menjadi pengangguran.
"Kau pikir aku juga nggak capek jadi istrimu? sejak awal menikah Aku berjuang sendiri, kau tak pernah menafkahi ku dengan layak, bahkan adikku membagi rezekinya hanya sekedar untuk kita makan, Adikku bahkan merelakan gaji nya di bagi dengan ku demi apa?? demi aku dan Risa agar tidak kelaparan, dan kamu juga ikut makan dari hasil jerih payah nya dan sekarang hebat Kau lupakan semuanya, kini Kau malah membalasku dengan hal menyakitkan seperti ini bajingan!!!!". Ujar Manda panjang lebar
Alex mendengarkan perkataan Manda, membuat dia mengeraskan rahang nya, terdengar suara gigi nya bergelemelutuk.
semua yang di katakan oleh Manda memang benar ada nya, tapi Alex merasa malah diri nya kini tengah di permalukan akibat ucapan manda, hingga lelaki itu kini mantap untuk menurunkan talak pada ibu dari anak nya itu.
"Manda Anggraini Saya talak engkau hari ini, kita berdua sudah bukan suami istri, maka semua kehidupanmu bukan lagi tanggung jawabku!". Ujar Alex dengan lantang
Duuaaarr..
Suasana menjadi Hening, semua orang membatu
"kenapa mulutmu tak di jaga Alex!". Bu Darmi menghampiri Alex dan memukuli bahu anak nya itu
sedangkan bu Ningsih dan Rio hanya terpaku, Manda pun juga demikian
Manda memang berniat akan berpisah dengan Alex, tapi bukan di talak seperti ini.
harga diri nya kini benar-benar sudah di hancurkan oleh suami nya sendiri, bahkan ia di salahkan karena perselingkuhan itu terjadi akibat diri nya, hingga ia di takak di depan madu racun nya.
Ratih sendiri rasa nya ingin bersorak-sorai saat mendengar ucapan suami nya itu, kini Alex akan menjadi milik nya sepenuh nya, dan ini yang dia mau sejak beberapa bulan ini, ia akan dengan cepat meresmikan pernikahan nya.
"Sampai bertemu lagi di kantor polisi!!!". Sahut Rio dengan lantang membuat Alex, dan Ratih langsung membukatkan mata nya mendengar perkataan dari Rio
__ADS_1
Manda, Bu Ningsih, dan Rio langsung pergi meninggalkan kediaman Bu Darmi dengan perasaan yang tidak bisa di utarakan.