Suami Pengganti

Suami Pengganti
SUAMI PENGGANTI - 09


__ADS_3

Didalam mobil Kenneth menjadi bingung. Kenneth membuka tas milik Agnes dan tidak menemukan kartu identitas atau sesuatu petunjuk dimana alamat rumah Agnes.


Kenneth mengeluh, "wanita ini, bagaimana bisa tidak membawa kartu identitas? Apa dia warga gelap? Sial. " Kenneth mere**s tas Agnes. "jika begini bagaimana bisa aku mengantarnya pulang. Apa aku bertanya saja kepada temannya? Tapi wanita cerewet tadi pasti curiga jika aku bukan teman Agnes. Bisa jadi dia menuduhku sebagai penculik wanita dan perdagangan manusia. Kacau! Bagaimana ini..? Ayolah Ken, berfikirlah.." Kenneth menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya.


" aaaahhhh... apa boleh buat, aku akan bawa ke apartemen saja. Pulang kerumah juga tidam mungkin. Bisa- bisa papa dan mama menuduhku macam macam." Kata Kenneth.


Kenneth akhinya membawa Agnes ke apartemennya. Kenneth masih berusaha menghubungi Jimmy, namun Jimmy tidak menjawab panggilan Kenneth. Kenneth sesekali melihat ke arah Agnes yang tertidur pulas.


-----


Kenneth menggendong Agnes sampai di kamar apartemennya. Kenneth membaringkan Agnes dengan hati hati, Kenneth membuka sepatu Agnes dan menyelimuti Agnes. Kenneth berjalan menuju kamar mandi untuk mandi.


Selesai mandi Kenneth berganti pakaian dan kembali menghubungi Jimmy. Ponsel jimmy tidak aktif, Kenneth menatap ke arah Agnes yang masih tertidur. Kenneth menguap, matanya sudah berat. Kenneth mematikan ponselnya dan meletakan di meja. Kenneth naik ke atas ranjang, masuk dalam selimut lalu berbaring. Kenneth menutup mata dan terlelap tidur.


 


Keesokan harinya..


Agnes membuka mata perlahan dan menguap. Agnes bangun dan duduk bersandar, tangannya mengusap matanya perlahan. Agnes merenggangkan bahu dan tangannya menatap sekitar kamar. Matanya melebar, kamar yang asing.


"eh, dimana aku? Ini bukan kamarku.." Agnes melihat sekeliling dengan cermat, : ini seperti kamar seorang pria.. dimana? Dimana aku?" Agnes bertanya-tanya.


Pintu kamar mandi terbuka, Agnes melihat kearah pintu kamar mandi. Agnes melihat, Kenneth keluar dari kamar mandi dengan hanya menggunakan handuk yang terpasang di pinggang. Seketika Agnes menjerit dan membuat Kenneth terkejut.


"aaaaaaaahhhh.." Agnes memalingkan wajah.


" jangan berteriak!" Kata Kenneth.


"lelaki mesum! Cepat pakai celanamu." Kata Agnes.


"hei nona jelek, ini rumahku. Mau pakai celana atau tidak adalah keputusanku. Jangan mengaturku di rumahku sendiri." Jawab Kenneth santai.


"kamu, siapa kamu?" Tanya Agnes.


Kenneth berjalan mendekati Agnes dan berdiri di samping Agnes. Kenneth membungkuk dan berbisik di telinga Agnes.


"aku K-E-N-N-E-T-H.. KENNETH!" suara lembut Kenneth.


Agnes terkejut, memalingakan wajah menatap Kenneth. Kenneth belum sempat menghindar dan terjadilah hal tidak terduga. Bibir Agnes menempel di bibir Kenneth. Agnes terkejut, melebarkan mata. Begitu juga Kenneth. Agnes dengan cepat memalingkan wajah dan menutup mulutnya dengab kedua tangganya. Kenneth membalikan badan dan merasa aneh, Kenneth mendadak diam seperti patung tak tau harus melakukan apa.


"mandilah, aku sudah siapkan baju ganti di kamar mandi untukmu." Kata Kenneth.


Agnes merasa canggung, "baiklah, aku akan mandi." Jawab Agnes.

__ADS_1


Agnes keluar dari dalam selimut dan turun dari ranjang. Agnes berjalan cepat menuju kamar mandi. Kenneth mengambil nafas dan menghembuskan perlahan lahan. Kenneth mengatur nafasnya. Kenneth melangakah menuju lemari baju dan langsung berganti pakaian dengan cepat dan rapih.


10 menit kemudian..


Agnes keluar dari kamar mandi dan sudah berganti pakaian. Agnes melihat Kenneth sudah rapi dan sedang sibuk memasang dasi. Agnes mendekat dan membantu Kenneth, mengambil alih memasang dasi untuk Kenneth.


"menjauh dariku." Kata Kenneth.


"hei, biarkan aku membantumu. Anggap saya ini pelayanan sebagai calon kakak ipar." Jawab Agnes, mengabaikan ucapan Kenneth.


"aku tidak mau memiliki kakak ipar yang jelek sepertimu." Kata Kenneth mengejek Agnes.


"Terserah mau atau tidak. Beberapa hari lagi aku dan kakakmu akan bertunangan. Dan akan menikah seminggu setelahnya. Kamu tidak memiliki hak mengatur kami. Atau melarang kebebasan kami." Jawab Agnes santai.


"apa kamu yakin jika kakakku tulus padamu? Tidak tahukah jika kakakku hanya korban perjodohan?" Kenneth memancing Agnes.


"aku tau.." jawab Agnes.


"kau percaya kakakku benar- benar akan selalu ada untukmu?" Tanya Kenneth.


"tentu saja, aku percaya kepada kakakmu sepenuhnya." Jawab Agnes tanpa ragu-ragu.


"ya baiklah, terserah apa katamu saja. Aku sampai berfikir dari mana dan kenapa kakakku bisa menyukaimu, menyayangimu, bahkan mencintaimu." Guman Kenneth.


Agnes selesai mengikat dasi dan berbalik mendekati cermin yang ada di lemari. Agnes merapikan gaunnya dan memeriksa dengan teliti gaunnya. Kenneth mengenakan jasnya dan berdiri dibelakang Agnes. Agnes melihat dari cermin penampilan Kenneth yang sempurna.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Lelaki Bayaran Amelia


•Pelukan Hangat Paman Tampan

__ADS_1


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Oh My Husband


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie" 

__ADS_1


__ADS_2