Suami Pengganti

Suami Pengganti
SUAMI PENGGANTI - 46


__ADS_3

Waktu berjalan begitu cepat, tidak terasa 5 bulan sudah, Kenneth merasakan penderitaan yang menyiksa.


Semenjak kejadian di ruang rapat, Kenneth mengeluarkan himbauan pada semua karyawannya untuk tidak mengunakan parfum pada saat rapat berlangsung atau pada saat datang ke ruangannya.


Siang itu Kenneth sudah menyelesaikan rapatnya. Kenneth duduk di sofa ruang kerjanya, asistennya masuk dan menanyakan menu makan siang apa yang diinginkan.


"Tuan, anda ingin makan apa siang ini? Saya akan siapkan." Tanya asisten.


"Tidak, aku akan keluar untuk menemui temanku. Pergilah makan siang, aku baik-baik saja." Jawab Kenneth.


"Baik tuan, saya permisi." Asisten keluar dari ruangan Kenneth.


Kenneth menutup berkas laporan ditangannya. Kenneth berdiri dan berjalan mendekati meja kerjanya, meletakan berkas dokumen yang dipegang.


Kenneth pergi meninggalkan ruangannya. Kenneth menutup pintu ruangan dan mendekati meja sekertarisnya.


"Direktur, apa anda membutuhkan bantuan?" Tanya sekertaris.


"Hmm, aku akan pergi makan siang dengan temanku. Hari ini aku akan langsung pulang, aku ada sedikit urusan juga." Jawab Kenneth.


"Baik Direktur, saya mengerti." Jawab sekertaris.


Kenneth pada akhirnya menerima posisi sebagai seorang Direktur, menggantikan James papanya.


Kenneth baru sebulan menjabat sebagai Ditektur. Ken bekerja keras dari sebelumnya, Ken melakukan semua ini demi papa dan mamanya. Elmia mama Kenneth, dan James papa Kenneth meminta Kenneth untuk mau menjadi penerus. Kenneth tidak bisa menolak, karena hanya tersisa dia seorang sebagai penerus keluarga Alexander.


Kenneth mengemudikan mobilnya menuju rumah Edward. Beberapa jam sebelum rapat, Edward menghubungi Kenneth, Edward meminta Kenneth datang untuk membicarakan sesuatu.


Kenneth membutuhkan waktu lebih dari 30 menit untuk sampai ke rumah Edward. Sesampainya di rumah Edward, Kenneth langsung masuk kedalam rumah untuk mencari Edward.


Pelayan menyambut Kenneth dan menyapa. "Selamat datang tuan Kennet." Sapa pelayan setia Edward.


"Hai bi, dimana Ed?" Tanya Kenneth.


"Tuan sedang ada di halaman belakang." Bibi pelayan menjawab pertanyaan Kenneth.


"Oh oke, terima kasih bi." Jawab Kenneth dengan tersenyum.


Kenneth berjalan pergi meninggalkan bibi pelayan, bibi pelayan memanggil dan menanyakan apa yang ingin Kenneth minum.


"Tuan.." panggil bibi pelayan.


Kenneth mengentikan langkahnya dan berbalik, "ya bi? Ada apa?" Tanya Kennneth.


"Itu.. apakah tuan ingin minum sesuatu?" Tanya bibi pelayan ragu-ragu.


Kenneth memikirkan sesuatu, "ahh.. buatkan aku jus Strawberry bi, jangan tambahkan gula. Tambahakan saja madu jika ada." Kenneth pergi meninggalkan bibu pelayan.


Bibi pelayan mengernyitkan dahinya, merasa aneh. Biasanya jika datang akan meminta kopi, teh hijau atau jus jeruk. Kali ini permintaan yang aneh, jus Strawberry.


-----


Edward duduk bersantai di kursi. Kenneth mendekat dan duduk di samping Edward.


"Ada apa Ed? Kau tidak tau aku sedang sibuk huh?" Kenneth menyiku Edward dengan siku tangannya pelan.


"Sibuk? Kau sibuk apa hah? Jangan menjadi orang sok sibuk. Oh aku lupa.. kau sidah berpangkat sekarang, tuan direktur." Edward menggoda Kenneth.


"Jika sudah tau jangan dikatakan lagi. Ayo katakan saja apa yang ingin kau tanyakan?" Kenneth bertanya.


"Bagaimana kabarmu teman? Beberapa bulan tidak bertemu kau tidak rindu padaku? Ayo kita ke club." Edward mengajak Edward ke club, untuk bersenang-senang.


"Maaf Ed, sudah lama aku tidak lagi pergi ke club. Aku tidak bisa minum bersamamu." Jawab Kenneth.


"Ada apa? Apakah ada masalah? Kau kenapa?" Edward mulai khawatir.


"Aku baik-baik saja. Jangan cemaskan aku, oke." Jawab Kenneth.


Bibi pelayan datang menyajikan minuman dan kue kering di toples. Bibi pelayan meletakan makanan dan kue kering diatas meja.


"Jus siapa bi? Itu jus apa?" Tanya Edward, melihat minuman yanga di sajikan.

__ADS_1


"Ini jus Strawberry, tuan Kenneth memintanya." Jawab bibi pelayan.


Edward terheran, menatap Kenneth. "Aku menyukai Strawberry? Sejak kapan?" Edward penasaran.


"Sejak beberapa bulan ini, aku menyukai buah dan sayur. Membenci aroma-aroma wewangian dan pemilih dalam makanan." Jawab Kenneth.


Kenneth menatap bibi pelayan, "bi? Bida kupaskan apel? Kupas dan potongkan banyak apel untukku oke." Kenneth tersenyum.


"Uh, (mengerutkan dahi dan tersenyum canggung) baik tuan saya akan segera kembali." Ucap bibi pelayan yang langsung pergi.


Edward menyentuh dahi Kenneth, lalu menyentuh dahinya sendiri. Membandingkan suhu tubuh Kenneth dengannya.


"Aneh sekali, kau penyamar dari mana? Kembalikan temanku Ken." Ucap Edward.


"Apa kau sudah hilang akal? Aku temanmu, dasar bod*h!" Jawab Ken menarik telinga Edward pelan.


"Sial! Jangan menarik telingaku Ken." Teriak Edward.


Ken tersenyum, "aku akan ceritakan sesuatu padamu Ed. Aku juga merasa aneh mengapa aku menjadi seperti ini. 2 kali dalam sebulan aku memeriksakan diri ke rumah sakit. Namun hasil pemeriksaan menyatakan aku sehat dan baik-baik saja. Aku merasa mual dan muntah sampai detik ini. Bayangkan saja betapa gilanya ini, ini membuatku gila dan hilang akal. Aku tidak bisa lagi dengan mudah berbaur. Aku sanngat tersiksa!" Kenneth mengeluh pada Edward.


Edwar menepuk bahu Kenneth perlahan. "Kau merindukannya?" Tanya Edward.


Kenneth terdiam, hanya menatap kearah Edward. "Mungkin terjadi sesutu padanya yang membuatmu merasakannya. Apa dia baik-baik saja?" Edward kembali bertanya.


Edward menyilangkan tanganya ke dada dan bersandar di kursi. "Ken, aku tau kau menyukai Agnes! Jangan menyangkalnya, aku bisa melihat dari tatapanmu saat kau mendapati mantan istrimu berjalan dengan pria lain waktu itu. Kau cemburu, marah juga kesal. Kau tidak mencoba untuk menghubunginya? Datang menemuinya? Walaupun hanya sekali datanglah, itu bisa menjadi pengobat rindumu padanya." Edward mengambil cangkir kopinya dan meminumnya.


Kenneth menghela nafas panjang, "aku sangat merindukannya. Setiap malam aku selalu menangis menyesali perbuatanku, aku sungguh tidak berniat menyakitinya. Aku menyesal Ed.." Kenneth merasa sedih.


"Hei, tenangkan dirimu Ken. Kenapa kau berubah menjadi seseorang yang emosional seperti ini? Jangan berlarut dalam kesedihan Ken, kau juga tidak sepenuhnya bersalah. Kau berstatus suami sah nya kala itu. Menyentuh istri sendiri bukankah itu wajar? Karena kau mabuk, kau memperlakukan istrimu sedikit kasar. Maaf mengungkit itu Ken, bukan maksudku menyakitimu. Aku hanya tidak ingin kau bersedih. Lebih dari 5 bulan kita tidak bertemu, saat bertemu kau terlihat murung. Aku hanya asal bertanya pada awalnya, penasaran apa yang kau pikirkan. Ternyata benar.. kau maish belum bisa melupakan Agnes." Edward kembali meminum kopi dalam cangkir.


"Aku sudah datang ke mansionnya. Pelayan mengatakan Agnes kembali ke mansion utama, tempat orang tuanya. Dan saat aku ke mansion utama terakhir kali, papanya mengatakan jika Agnes melakukan perjalan bisnis ke Jepang." Jawab Kenneth.


"Jepang ya? Jika rindu pergilah ke Jepang. Mudah bukan?" Sahut Edward.


"Nanti akan aku pikirkan, aku hanya ingin melihatnya. Memastikam dia baik-baik saja dan hidup dengan baik." Kenenth mengambil jus Strawberry dan meminum jus dalam gelas dengan sekali minum.


-----


Otniel dan Agnes selesai makan malam. Otniel mengucapkan selamat malam, dan selamat beristirahat pada Agnes usai mengantar Agnes kembali ke kamarnya.


"Selamat malam, tidurlah lebih awal." Otniel tersenyum.


Agnes mengangguk, "hmm.. oke. Selamat tidur Otnie, terima kasih untuk hari ini." Ucap Agnes mebalas senyuman Otniel.


"Aku masih di ruang kerjaku, jika ada apa-apa hubungi aku lewat ponsel. Oke?" Otniel keluar dari kamar Agnes dan menutup pintu kamar.


Agnes berjalan perlahan kekamar mandi untuk mencuci muka, selesai mencuci muka Agnes keluar dari kamar mandi. Agnes kembali melangkar perlahan dan berhati-hati mendekati tempat tidurnya.


Agnes naik keatas tempat tidur, duduk bersandar bantal. Agnes mengelus perutnya yang sudah membesar.


"Hai sayang, bagaimana hari ini huh? Kau senang disana?" Sapa Agnes tersenyum.


Agnes mengelus-elus perlahan perutnya, tiba-tiba saja Agnes memikirkan Kenneth. Agnes mengambil ponselnya di meja dan membuka galery fotonya. Agnes melihat fotonya bersama Kenneth.


"Apa kabar Ken? Kau baik? Kau sedang apa? Apa kau... merindukanku?" Guman Agnes meraba wajah Kenneth yang ada di foto.


"Apa kau sudah menikah lagi? Kau pasti bahagia memiliki keluarga baru Ken." Agnes menatap dalam foto Kenneth.


Agnes tiba-tiba saja menangis, air matanya jatuh berlinang. Agnes tidak sadar mencium foto Kenneth.


"Aku merindukanmu Ken, Aku harap kau selalu bahagia." Agnes tersenyum.


Agnes meletakam ponselnya kembali ke meja, Agnes berbaring perlahan dan menarik selimutnya. Agnes memejamkan mata lalu tertidur.


-----


Inggris


Kenneth tertidur saat berada di kamar Edward, tanpa di sadari air matanya jatuh menetes. Kenneth merasakan sesuatu, seperti seseorang sedang menciumnya.


Edward membangunkan Kenneth mendapati Kenneth menangis. "Ken.. bangun Ken!" Seru Edward, menepuk bahu Kenneth perlahan.

__ADS_1


Kenneth terjaga, matanya terbuka lebar. Kenneth bangun dan mengusap wajahnya. Ada air mata di tangannya.


"Kau menangis? Ada apa Ken?" Tanya Edward.


"Entahlah, aku seperti bermimpi aneh. Aku merasa sedih karena sesak menahan rindu. Aku merasakan sepertinada yang menciumku. Aku tidak mengerti Ed," Kenneth mengacak -acak rambutnya.


Edward menepuk bahu Kenneth. "Mandilah, agar kau merasa lebih baik." Edward mengangkat sebelah alisnya saat Kenneth menatapnya.


Edward tersenyum, Kenneth tersenyum tipis melihat Edeard. Kenneth mengikuti ucapan Edward. Kenneth beranjak dari tempat tidur dan berjalan menuju kamar mandi untuk mandi.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Lelaki Bayaran Amelia


•Pelukan Hangat Paman Tampan


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Oh My Husband


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


__ADS_2