Suami Pengganti

Suami Pengganti
SUAMI PENGGANTI - 39


__ADS_3

Keesokan harinya..


Sesuai instruksi Ben, Alfred menemui seseorang. Seseorang itu memberikan sebuah amplop coklat berukuran besar, Alfred penasaran dan membuka amplop tersebut.


Mata Alfred melebar, yang ada ditangannya adalah surat perceraian. Alfred menatap seseorang yang ada di depannya, seseorang itu tersenyum.


"Ini hanya surat cerai palsu tuan Alfred. Tuan Carney meminta bantuan saya untuk membuatnya. Anda jangan terburu-buru berfikiran buruk." Seseorang itu memberi penjelasan pada Alfred.


Alfred bernapas lega, Alfred menerka jika Ben akan bertidak nekat mengajukan perceraian Agnes dan Kenneth secara resmi. Namun ternyata ini semua hanya sandiwara belaka.


Drrrttt..


Drrrttt..


Drrrrttt..


Ponsel Alfred berdering, Alfred meletakan berkas dokumen di tangannya di atas meja dan meraba saku jasnya. Alfred mendapat panggilan dari Ben.


(Percakapan dalam panggilan)


"Hallo tuan Carney, ada hal penting apa?" Tanya Alfred.


"Al, kau sudah bertemu tuan Walleth?" Ben berbalik bertanya.


"Iya tuan, saya sudah bertemu dan menerimanya." Jawab Alfred.


"Kirimlah pada Agnes dan Kenneth segera, permainan kita akan segera di mulai." Ucap Ben.


"Baik tuan, saya akan segera melakukan apa yang tuan perintahkan." Jawaban Alfred terdengar sangat meyakinkan.


Ben mengakhiri panggilannya, Alfrend menatap lawan bicaranya dan tersenyum. "Tuan Walleth, sepertinya saya harus bertugas." Ucap Alfred.


"Ya, saya juga harus kembali. Sampai jumpa tuan." Menjawab Alfred.


Alfred bergegas pergi menjalankan tugasnya. Alfred pergi ke mansion Agens guna memberikan berkas dokumen yang ada di tangannya.


-----


Ben dan Otniel sedang bicara di ruang kerja Ben. Otniel diminta Ben untuk datang ke mansionnya.


"Selama di Jepang, kau harus membantuku Otniel." Ben duduk di sofa ruang kerjanya.


"Tentu paman, aku akan menjaga Agnes. Paman tidak perlu cemas, aku sudah anggap Agnes seperti adikku sendiri." Jawab Otniel.


"Biarkan Agnes menenangkan diri lebih dulu, dan kau tetaplah berpura-pura tidak tahu apa-apa. Laporkan semua kegiatan dan keadaan Agnes disana, oke?" Ben menatap Otniel dan tersenyum.


"Oke paman," jawab Otniel.


"Bergegaslah kembali bekerja Otnie, terima kasih atas waktu yang kau berikan." Merasa senang, Otniel mau membantunya.


"Jangan sungkan seperti itu paman, aku senang bisa membantu paman juga membantu Agnes." Otniel berdiri dan berpamitan, "aku akan kembali bekerja paman, ada beberapa hal yang harus diurus." Otniel pergi meninggalkan Ben di ruang kerjanya.


Saat Ben dan Otniel bertemu sebelum hari itu, Otniel menceritakan awal pertemuannya dengan Agnes, Otniel mengatakan pada saat Otniel berbincang dengan Agnes, tiba-tiba Kenneth datang dan menarik tangan Agnes pergi. Kenneth terlihat sangat kesal.


Ben akhirnya paham, mencoba menggabungkan dengan cerita pelayan di mansion putrinya, bibi Hana. Ben sudah menduga, jika pada saat itu Kenneth sedang di landa kecemburuan. Kenneth sampai berani menjamah tubuh Agnes karena kesal, sedangkan Agnes merasa kaget karena perlakuan Ken yang secara tiba-tiba memaksa.


Awalnya Agnes kesal dan marah, sempat mengurung diri dan menghubungi Alfred ingin mengakhiri pernikahannya. Namun setelah itu tidak ada kabar berita sampai berhari-hati. Hingga akhirnya Agnes melihat kejadian di rumah sakit, sampai benar-benar ingin berpisah.

__ADS_1


Ben tidak cemas, bisa di simbulkan Ken memiliki perasaan, begitu juga Agnes. Namun keduanya sama-sama keras kepala, meninggikan ego mereka masing-masing dan malu untuk saling mengakui.


Ben pun akhirnya membuat rencana yang tidak disangka-sangka. Ben mengikuti keinginan putrinya sekaligus ingin bermain permainannya. Ben tidak kehilangan akal, Agens dan Kenneth sepakat bercerai, mengapa tidak mengerjai keduanya dengan surat cerai palsu. Inilah yang Ben pikirkan sejak awal mendengar jika Agnes ingin bercerai dari Kenneth.


Ben hanya ingin putri dan menantunya sama-sama saling mengerti dan sadar akan pentinganya sebuah pengakuan, kejujuran, menekan keegoisan masing-masing, dan juga pentingnya sebuah komunikasi yang baik. Ben merasa inilah cara yang paling baik, Ben juga tidak bisa terlalu ikut campur dalam urusan rumah tangga putrinya.


-----


Alfred dan Agnes bertemu, Alfred menyerahkan berkas dokumen pada Agnes. Agnes menerima dan membuka, terlihat Agnes merasa sedikit kecewa.


"Huuhhh," Agnes menghela nafas panjang, "inikah hasil dari semuanya? Semuanya sudah berakhir sekarang! Aku dan Kenneth bukan lagi suami dan istri, kami akhirnya memilih untuk berjalan di jalan kami masing-masing." Guman Agnes dalam hatinya.


Agnes tersenyum paksa pada Alfred, "thanks Al, aku merasa lega sekarang. Semuanya sudah berakhir, aku akan berjuang menjalani hidupku dengan baik." Ucap Agnes.


Alfred merasa sedih mendengar ucapan Agnes. Alfred percaya apa pun yang di lakukam Ben pasti adalah sesuatu hal yang baik bagi Agnes dan Kenneth. Walau terasa pahit dan menyakitkan namun Alfred merasa semua akan berakhir dengan manis dan indah.


"Tugas saya sudah selesai nona, saya akan antar dokumen milik tuan Ken." Ucap Alfred yang masih memegang dokumen milik Ken.


"Apa kau tidak keberatan menyerahkannya padaku? Aku akan berikan secara pribadi kepada Kenneth." Agnes tiba-tiba saja bersuara.


Alfred kaget, "ahh.. baiklah nona, silahkan." Alfred memberikan dokumen milik Ken pada Agnes. "Saya permisi nona, ada hal penting lain yang harus saya urus." Alferd berpamitan untuk pergi.


Agnes mengangguk, "hmm.. hati-hati dijalan Al, terima kasih untuk segalanya." Jawab Agnes.


Alfred pergi meninggalkan mansion Agnes. Agnes menatap dokumen di tangannya, air matanya jatuh secara tiba-tiba. Hatinya merasa sedih, Agnes merasa gagal menepati janjinya pada Jimmy.


"Semuanya berakhir.. maafkan aku Jimmy.. aku sungguh minta maaf.." guman Agnes lirih, suaranya terdengar berat.


Agnes mengambil ponselnya, mencari nama Kenenth dalam kontak ponselnya. Agnes menekan tombol panggilan, Agnes mengubungi Kenneth. Agnes merasa gugup, semenjak kejadian saat itu dirinya belum sekalipun mengirim pesan atau menghubungi Kenenth. Kenneth beberapa kali mengirim pesan, bertanya kabar dan mengucapkan kata maaf pada Agnes. Namun Agnes mengabaikannya. Panggilannya di terima oleh Kenneth.


Agnes merasa senang, namun tiba-tiba saja raut wajahnya berubah setelah mendengar suara wanita di ujung sana.


Agnes mengepalakan tangan, hatinya terasa sakit, sangat sakit seperti tersayat pisau. Ken pun angkat bicara, memanggil Agnes.


(Percakapan di telepon)


"Hallo, Agnes?" Jawab Kenneth.


"Ahh maaf jika aku menganggu," Agnes tersadar dalam lamunanya. "Ayo bertemu, Ken.. ada yang mau aku berikan padamu." Ucap Agnes.


"Oke, kau tentukan tempatnya dan kirim pesan padaku." Jawab Kenneth.


"Apa ini? Kenneth tidak berubah! Dia tetap sama seperti dirinya yang lalu, dingin dan tidak perduli. Apakah kau sudah melupakan semuanya, Ken? Semudah itu?" Ucap Agnes dalam hatinya.


"Baiklah, aku akan mengirim pesan padamu." Agnes mengakhiri panggilannya.


Agnes mencengkaram ponselnya erat-erat. Entah mengapa mendengar suara wanita itu hatinya begitu salit, rasanya ingin marah dan mendorong jauh-jauh wanita itu dari Kenneth.


Agnes bingung sendiri dengan Keadaanya. Agnes mengirim pesan pada Kenenth, ingin bertemu Kenneth di sebuah restorant pukul 04.00 sore.


Ponsel Agnes bergetar, jawaban dari Kenneth hanya, "OKE."


"Ayo Agnes, jangan bersedih! Bukankah selama menjadi istrinya kau tidak dihiraukan? Lupakan Kenneth, Agnes! Lupakan! Lupakan semuanya yang sudah terjadi, buka lembaran baru untuk hidupmu." Agnes menyemangati diri sendiri.


Agnes memeluk dokumen ditangannya. Melangkah pergi dari ruang tamu mansionnya menuju kamarnya.


@@@@@... @@@@@...

__ADS_1


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Lelaki Bayaran Amelia


•Pelukan Hangat Paman Tampan


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Oh My Husband


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,

__ADS_1


"Dea Anggie"


__ADS_2