Suami Pengganti

Suami Pengganti
SUAMI PENGGANTI - 41


__ADS_3

Agnes menghubungi Otniel, mengatakan jika papanya mengundang makan malam. Otniel mengiyakan dan berjanji untuk datang tepat waktu. Sore itu Agnes tinggal di mansion Ben, Agnes berada di kamar nya saat itu.


Agnes berbaring, bersantai diatas ranjang. Agnes memirkan banyak hal, Agnes berguling-guling diranjangnya. Pikirannya begitu kacau, dan runyam.


-----


Matahari semakin bersembunyi, tidak terasa waktu berlalu. Hari sudah semakin gelap, Agnes selesai mandi dan selesai berganti pakaian.


Agnes berdiri di depan cermin, tersenyum cantik pada cermin dihadapannya. Agens terkejut saat pintu kamarnya di ketuk dari luar.


Tok..


Tok..


Tok..


Agnes berjalan perlahan mendekati pintu, Agnes membuka pintu kamarnya.


Klekk..


Agnes melihat Otniel berdiri di depan pintu kamarnya. "Hai Otnie, kau sudah datang?" Tanya Agnes tersenyum.


"Selamat malam cantik, kau sangat cantik dengan gaunmu." Puji Otniel menatap Agnes dari ujung kepala hingga ujung kaki.


"Jangan memuji, ini hanya gaun sederhana Otnie." Jawab Agnes. "Ayo turun dan kita makan malam bersama." Ajak Agnes sembari menutup pintu kamarnya.


Agnes dan Otniel berjalan menuju ruang makan di lantai bawah. Mereka bercakap sembari berjalan menuruni anak tangga.


"Jadi apa kau sudah ijin pada paman Ben?" Tanya Otniel.


Agnes mengangguk, "iya aku sudah mengatakan keinginanku untuk pergi ke jepang pada papa. Dan papa berkata aku boleh pergi." Jawab Agnes penuh semangat.


"Oke, kita atur jadwal kita dan berangkat bersama ke Jepang. Nanti aku akan bicara pada paman, jangan sampai paman khawatir padamu saat disana. Karena aku akan menjagamu," Otniel tersenyum manis pada Agnes.


Langkah kaki Agnes dan Otniel sudah sampai di meja makan. Otniel menarik kursi dan mempersilahkan Agnes duduk, dengan gerak anggun Agnes duduk dan mengucapkan terima kasih.


Otniel menarik kursindi sebelah agnes dan duduk. Otniel menatap kearah Ben, Ben menatap Agnes.


"Beri tahu papa, kau sudah memutuskan dengan benar kau ingin ke Jepang sayang?" Ben memastikan keinginan putrinya.


Agnes tersenyum, mengangguk. "Sudah pa.. aku dan Otniel akan mengatur jadwal kami masing-masing." Jawab Agnes.


"Ehemmh.." Otniel berdehem, "Paman, terima kasih sudah mengijinkan Agnes pergi. Paman dan bibi tidak perlu cemas, selama di Jepang Agnes akan menjadi tanggung jawabku. Aku akan menjaga Agnes dengan baik." Otniel meyakinkan Ben dan Alea.


Ben dan Alea saling memandang, Ben mengangguk pelan pada Alea. Alea membalas anggukan Ben, dengan senyuman cantik.


"Kami tidak ada masalah Otnie, kami akan percayakan Agnes padamu. Tolong bantu kami menjaga Agnes dengan baik." Ben menjawab perkataan Otniel.


"Kedepannya maaf jika kau akan di buat repot oleh Agnes. Tolong jaga Agnes Otniel." Aleas ujuk suara.


"Iya bibi, paman.. bibi dan paman tidak perlu sungkan padaku. Bukankah kita sudah seperti keluarga?" Otniel menanggapi perkataan Ben dan Alea.


"Sudah, sudah.. ayo kita makan. Hidangannya akan dingij jika sibuk bicara." Ben menatap hidangan di depannya.


Alea melayani Ben, mengambilkan makanan untuk Ben. Agnes mulai makan, begitu juga Otniel. Suana hening tidak ada suara dari mulut, hanya terdengar suara gesekan pisau dan garpu yang bersentukan dengan piring.

__ADS_1


30 menit kemudian..


Makan malam usai, Otniel meminta ijin pada Ben dan Alea untuk mengajak Agnes berkeliling disekitar Mansion. Ben dan Alea mengijinkan mereka untuk berjalan-jalan si sekitar mansion.


-----


Kenneth pergi menemui Edward temanya. Edward mengajak Ken pergi ke club. Ken mengiyakan ajakan Edward dan mereka pun pergi ke club malam itu. Puas menceritakan kegundahan hatinya pada Edward, Kenneth merasa sedikit lega.


Didalam perjalanan, secara tidak sengaja Kenneth melihat Agnes yang sedang jalan berdua dengan Otniel. Mobil yang ditumpangi Edward dan Kenneth berpapasan dengan Agnes dan Otniel.


Kenneth terlihat kesal, "bukankah itu pria yang ada di pesta waktu itu? Jadi benar mereka berkencan?" Guman Kenneth.


Edward menatap Kenneth, "ken ada apa? Siapa yang kau lihat? Kau mengenal mereka?" Tanya Edward, penasaran.


"Hmm, dia Agnes!" Jawab Ken.


Mobil yang di kemudikan Edward berhenti mendadak. Edward memalingkan wajah dan melihat dari jauh punggung Agnes san Otniel. Edward menatap Kenneth lagi.


"Apa kau yakin? Tidak salah melihat? Aku tidak melihat wajah mereka.." Edward masih tidak yakin.


Kenenth meraba dahinya, memijat lembut panggal hidungnya. Kepalanya terasa sakit. Tidak hanya kepalanya, dadanya juga terasa sesak.


"Ken, kau baik-baik saja? Apa kita perlu kembali?" Tanya Ken.


Kenneth menggeleng, "aku baik-baik saja. Ayo jalankan laju mobilmu, jangan hiraukan aku. Mungkin benar aku sudah salah melihat." Ucap Kenneth mencoba tenang.


"Oh oke, jika ingin kembali pulang katakan saja. Jangan sungkan," jawab Edward merasa sedih pada keadaan Ken, sahabatnya.


"Benarkah wanita tadi mantan istrinya? Lalu siapa pria yang ada bersamanya?" Edward bertanya-tanya dalam hati.


Kenneth menutupi rasa sedihnya, rasa kecewanya melihat Agnes bersama pria lain. Edward hanya diam tidak brabi betanya apa-apa lagi. Edward fokus mengemudi mobilnya.


-----


Di club..


Edward duduk di sofa didampingi dua wanita cantiknya di sisi kiri dan kanan. Edward memperhatikan Kenneth yang banyak minum.


"Ken.. kau ok?" Tanya Edward.


"Mmhhh.. aku baik-baik saja Ed, jangan pedulikan aku. Aku oke.." jawab Kenneth yang sudah mulai mabuk.


Kenneth meneguk habis minumannya, pikirannya masih tertuju pada Agnes. Kenneth pensaran juga kesal, ada rasa kecewa juga murka. Semua teraduk menyatu dalam hatinya.


"Semudah itu kau melupakanku, semudah itu kau berkencan dengan pria lain, hah?? Sial! Kau wanita jahat Agnes! Aku membencimu!" Kenneth bicara dalam hatinya. Kenneth kembali meneguk winenya dalam gelas dengan sekali tegukan.


Malam itu Edward tidak minum wine, Edward hanya minum air lemon. Edward lebih memilih keselamatan dibanding kesenangan.


Jika dirinya mabuk, maka tidak bisa menolong Ken. Yang ada hanya merepotkan supir bayaran.


@@@@@..... @@@@@.....


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..

__ADS_1


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Lelaki Bayaran Amelia


•Pelukan Hangat Paman Tampan


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Oh My Husbanf


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


__ADS_2