Suami Pengganti

Suami Pengganti
SUAMI PENGGANTI - 33


__ADS_3

Keesokan harinya, Agnes mengurung diri di kamar. Agnes tidak ingin bertemu dengan siapapun, Kenneth mendengar semuanya dari bibi Hana.


Bibi Hana masih belum mengerti apa alasan Agnes melakukan ini. Kenneth tidak jadi sarapan dan langsung berangkat bekerja.


Sementara itu di dalam kamar, Agnes nampak kacau. Agnes duduk di atas ranjang, memeluk kedua kakinya. Agnes kembali mengingat kejadian semalam, hanya karena cemburu mengapa bisa Kenneth melakukan itu semua?


Agnes ingin berpisah dari Kenneth, Agnes mulai tidak menyukai Kenneth karena sikap Kenneth yang dianggapnya kurang ajar. Agne mwngambil ponselnya dari atas meja dan menghubungi pengacara perusahaannya. Agnes meminta di buatkan surat gugatan cerai.


Pengacara terkejut, karena permintaan Agnes tiba-tiba dan mendadak. Agnes akhirnya menceritakan semuanya, Pengacara tersebut kaget, sungguh tidak percaya jika Kenneth berbuat nekat seperti itu.


Pengacara itu mengiyakan permintaan Agnes, merasa sedih mendengar suara gemetar yang diucapkan Agnes. Lama bicara dan bercerita akhirnya Agnes mengakhiri panggilannya. Agnes kembali menangis, air matanya tumpah membasahi pipinya.


-----


Kenneth bekerja, karena terlalu memikirkan kejadian semalam, konsentrasinya dalam bekerja terpisah. Kenneth merasa tidak akan puas, sebelum meminta maaf secara langsung pada Agnes.


Kenneth menghubungi papanya untuk meminta ijin bekerja paruh waktu dengan alasan kesehatan. James mengiyakan permintaan Kenneth, tidak ingin terjadi sesuatu pada putranya.


Kenneth kembali bekerja, Kenneth menyelesaikan pekerjaanya yang ada di hadapannya. Kenenth berusaha sejenak menyingkirkan pikiran yang memikirkan kejadian semalam namun gagal. Pikiran itu seperti hantu yang bergentayangan dalam benak Kenneth.


"Ahhh.." lengkuh Kenneth, Kenneth mengacak-acak rambutnya merasa kesal.


Kenneth kembali fokus dalam pekerjaanya. Kenneth ingin cepat menyelesaikan pekerjaannya dan kembali ke mansion.


-----


Beberapa jam kemudian..


Kenneth sudah kembali ke mansion. Kenneth berniat menemui Agnes. Kenneth mengetuk pintu kamar Agnes beberapa kali.


"Agnes.. buka pintu aku ingin bicara sesuatu padamu. Agnes.." suara lantang Kenneth.


Tok..


Tok..


Tok..


Suara Kenneth mengetuk pintu.


Klekk..

__ADS_1


Pintu kamar terbuka, Agnes keluar dan menatap Kenneth. Agnes membawa sebuah berkas dokumen di tangannya. Kenneth senang Agnes mau menemuinya.


" Ag.." belum sampai Kenneth melanjutkan bicara, Agnes menyodorkan berkas dokumen yang ada di tangannya kepada Kenneth.


"Ayo kita akhiri ini. Aku ingin kita bercerai." Ucap Agnes.


"Apa?" Kenneth kaget.


"Lupaka semuanya, dan ayo kita berpisah. Kau cukup tanda tangan. Aku akan mengurus sisanya. Tenang saja, aku tidak akan melibatkan keluargamu dalam hal ini." Agnes berbicara serius.


Kenneth menatap Agnes, "haruskah kita bercerai? Kita bisa bicarakan ini Agnes, oke.. aku bersalah! Aku minta maaf sudah melakukan itu semalam. Aku juga tidak tau jika kau dan Jimmy tidak pernah melakukannya. Aku sungguh menyesal, maafkan aku." Kenneth membujuk Agnes.


"Maaf tidak akan merubah kenyataan Ken, aku berusaha menjadi yang terbaik. Sebisa mungkin mencoba melakukan tugasku, kau.. kau.." suara Agnes gemetar. "Kau membuatku kecewa Ken, kau memaksaku melakukan itu." Agnes menyeka air matanya, menatap Kenneth kembali. "Tanda tangani ini, dan letakan saja di atas meje ruang kerjaku." Agnes kembali masuk dalam kamarnya, menutup dan mengunci pintu kamarnya.


Kenneth terdiam, mencengkaram erat berkas dokumen di tangannya. Kenneth berjalan menuju ruang kerja Agnes, Kenneth masuk dalam ruang kerja dan menutup pintu ruang kerja Agnes.


Kenneth duduk di sofa membuka berkas dokumen di hadapannya. Kenneth tidak ingin dibenci oleh Agnes, dengan terpaksa Kenneth akhirnya menandatanganin berkas dokumen itu.


Kenneth sedih, sungguh merasa menyesal. Kenneth merasa bersalah pada mendiang Jimmy karena pada akhirnya tidak bisa menjaga Agnes dengan baik.


Kenneth menutup berkas dokumen yang sudah ditandatanganinya. Kenenth berdiri dan beranjak pergi, langkah kakinya tiba-tiba terhenti saat Kenneth melihat sebuah bingkai foto tergantung di dinding. Fotonya dan Agnes, foto bersama pertama dan terakhir yang mereka lakukan. Foto itu diambil karena mama Agnes ingin mempunyai kenang-kenangan.


Kenneth mengusap gambar Agnes, " maafkan aku. Jika kepergianku membuatmu bahagia, maka aku akan pergi. Maafkan aku Agnes, aku sungguh menyesal mmebuatmu kecewa seperti ini." Guman Kenneth dalam hati.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Lelaki Bayaran Amelia


•Pelukan Hangat Paman Tampan

__ADS_1


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Oh My Husband


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,

__ADS_1


"Dea Anggie"


__ADS_2