Suami Pengganti

Suami Pengganti
SUAMI PENGGANTI - 55


__ADS_3

Kenneth selesai menemui tamu dan menyelesaikan pertemuan di ruang rapat. Pertemuan telah usai, Kenneth sengaja menunggu orang dari Edward untuk mengatanrkan dokumen yang diminta Kenenth.


Sekitar 10 menit Kennerh menunggu. Seseorang pria datang dan menyapa Kenneth. Setelah menerima dokumen itu, Kenneth langsung membuka dokumen.


Deg..


Jantung Kenneth seakan diam terhenti. Edward mengirim foto Agnes saat sedang hamil yang terlihat tengah tertidur di samping seseorang yang terbaring lemah tidak berdaya. Agnes merebahkan wajahnya di tempat tidur sembari memegang tangan seseorang itu. Kenneth menyadari jika seseorang itu adalah dirinya.


Kenneth cepat-cepat mengeluarkan ponselnya. Kenneth menghubungi Edward.


(Percakapan di telepon)


"Hallo," jawab Edward.


"Kau? Apa maksudnya ini?" Tanya Kenneth.


"Apa? Aku tidak mengerti mksudmu." Tanya Edward balik.


"Foto yang kau kirim padaku, bukan kah itu foto saat aku kecelakaan di Jepang? Kenapa Agnes dalam foto itu?" Kenneth bertanya serius.


Edward Kaget, melihat amplop coklat di depannya dan mengeluarkan isinya. "Oh tidak! Aku salah memgirim berkas dokumen." Guman Edward dalam hati.


"Jawab Ed," Kenneth menunggu jawaban.


"Berakhir sudah, Agnes bisa marah besar padaku. Aku harus jawab apa? Jika berbohong Kenneth pasti akan marah padaku bahkan tidak ingin bertemu lagi denganku. Hhhh.. apa boleh buat, lebih baik aku ceritakan saja apa yang dialaminya di Jepang." Kata Edward dalam hatinya.


"Ed, kau tau kan, aku menunggu penjelasanmu." Kata Kenneth mengepalkan tangan di meja.


"Oke, aku akan ceritakan dan jelaskan smeuanya. Tenangkan dirimu lebih dulu, aku tidak akan menutupinya lagi darimu Ken, dengarkan baik-baik." Kata Edward.


Edward mulai bercerita dari awal pertemuan, dimana Kenneth di bawa ke rumah sakit saat kecelakaan. Dirumah sakit yang sama ternyata ada Agnes yang sedang memeriksakan kandungannya. Karena merasa kasian dan tidak tega, Agnes akhirnya memutuskan merawat Kenneth.


.....


.....


Edward menceritakan semuanya, dari awal pertenganhan sampai akhir. Edward juga mengatakan hal yang mengejutkan, Agnes meminta Edward bungkam dan tidam boleh memberitahu Kenneth jika Agnes mengandung anaknya saat itu dan juga Agnes merawatnya.


"Maaf Ken, aku dalam posisi yang sulit." Kata Edward.


Kenneth mere**s rambutnya, "tidak apa, maafkan aku Ed, aku terlalu emosional." Jawab Kenneth.


"Meski terlambat, aku ucapkan selamat. Kau bisa melanjutkan hidupmu dengan baik kedepannya. Berjuanglah demi Agnes dan bayimu Ken." Edward memberi selamat.


Kenneth menangis, "Ed.. apa kau tau? Aku sudah bertemu Agnes dan juga putraku." Kata kenneth.


"Ahh benarkah? Sungguh? Kau betemu Ken junior? Ahh maksudku baby Kenzo?" Tanya Edward.


"Kau tau putraku bernama Kenzo? Kau sudah bertemu?" Kenneth merasa curiga.


"Ahh sial aku bocor mulut lagi. Aku akan hubungi kau nanti Ken, aku ada rapat sekarang oke. Maafkan aku teman, aku akan selalu mendukungmu." Kata Edward yang langsung memutus panggilan.


Tut.. tut.. tut..


Panggilan Edward terputus. Kenneth menggenggam erat ponselnya, Kenneth berdiri dan berjalan tergesa-gesa kembali ke ruangannya. Kenneth ingin memastikan semua perkataan Edward temannya. Ingin mendengar semuanya dari mulut Agnes sendiri.


Kenneth membuka pintu ruang kerjanya dan masuk, menutup pintu perlahan. Kenneth berlari menuju ruang istrirahat, Kenneth membuka pintu dan langsung masuk mengrjutkan Agnes yang sedang memabaca buku.


Agnes menatap pintu, mendengar pintu di buka. Kenneth melangkah mendekati Agnes, Kenneth berdiri tepat dihadapan Agnes.


Agnes bingung, merasa ada yang aneh pada Kenneth. "Kau kenapa? Apa ada sesuatu?" Tanya Agnes.


"Katakan padaku, apa yang Edward bicarakan benar?" Tanya Kenneth menatap Agnes.


"Edward? Apa?" Agnes masih bingung, " bicara yang jelas Ken, apa maksudmu?" Agnes menegaskan.


"Kau mengandung putraku, Kenzo adalah putraku kan? Kau merawatku saat aku kecelakaan di Jepang? Jawab, apa semuanya benar?" Mata Kenneth berkaca-kaca.


Buku yang di pegang Agnes terjatuh ke lantai. Agnes menunduk diam, Ages tidak tau harus bicara apa.


Brukkk..

__ADS_1


Kenneth bertelut, dengan wajah menunduk, Kenneth menangis.


"Maafkan aku.." kata Kenneth.


"Itu benar, Kenzo asalah putra kandungmu. Aku juga baru tau jika aku hamil saat aku sudah di Jepang. Aku jyga yang merawatmu saat kau berada di rumah sakit. Kau tau kenapa? Karena kau adalah ayah dari bayi yang aku kandung. Aku tidak bisa mengabaikanmu." Agnes membuat pengakuannya.


Agnes meneteskan air mata, "kau tau? Saat kita menandatangani surat perceraian, aku terus-menerus berfikir apakah kita harus perpisah atau mencoba bertahan. Disaat aku mencoba ingin bertahan dan membuka hatiku untukmu, kau justru mendorongku pergi jauh dari hidupmu, Ken." Agnes menyeka air matanya.


Kenneth mengangkat kepala menatap Agnes, "aku mendorongmu jauh? Apa yang kau katakan?" Kenneth bangun perlahan dan berdiri, menatap Agnes.


"Diapa Jesi? Jesika? Mantan kekasihmu? Kau memiliki anak dengannya kan?" Agnes menatap tajam pada Kenneth, tatapanya seakan menusuk Kenneth.


"Ya Jesika adalah mantan kekasihku, kau salah jika menyangka aku dan Jesika melangkah sejauh itu. Aku tidak pernah menyentuhnya, kami memang bertemu saat itu. Jesika hamil anak sepupuku Theo, Theo menganiayanya, Jesika melariakan diri dan bersembunyi dari Theo." Kenneth menjelaskan.


Agnes menghela nafas, "hatiku sakit saat aku melihatmu memeluk Jesika. Kau.. hahhh, sudahlah! Itu sudah berlalu, jangan di ungkit lagi." Agnes memalingkan wajah, membelakangi Kenneth.


Kenneth mendekat dan memeluk Agnes dari belakang. "Maaf.. maafkan aku." Bisik Kenneth.


Agnes melihat tangan Kenneth yang melingkar di perutnya. Air matanya kembali keluar, Agnes memegang tangan Kenneth, mencengkramnya erat.


"Aku mencintaimu.." bisik Kenneth mengeratkan pelukan.


Deg..


Deg..


Deg..


Jantung Agnes berdebar, Agnes melepas tangan Kenneth yang melingkar di perutnya dan berbalik menatap Kenneth.


"Apa? Apa yang baru saja kau katakan?" Agnes menatap dalam mata Kenneth.


"Aku mencintaimu, maafkan aku, tapi itulah yang aku rasakan. Aku tidak ingin membohongi perasaanku, aku sungguh sangat mencintaimu." Jawab Kenneth.


Air mata Agnes mengalir membasahi pipinya. Agnes memeluk Kenneth. "Maafkan aku Ken, akulah yang jahat! Aku membuatmu dalam kesulitan. Maaf.." Agnes terisak.


Kenneth melepas pelukan, menyeka air mata Agnes. Kenneth menatap Agnes, "bisakah kita kembali bersama? Aku salah, maksudku adalah.. bolehkan aku kembali menjagamu dan melindungimu juga bayi kita?" Tanya Kenneth pada Agnes.


Kenneth dan Agnes saling memandang. Kenneth mendekat, meraih tengkuk Agnes dan mencium bibir Agnes lembut. Agnes mengakungkan tanganya dan membalas ciuman Kenneth.


-----


Otniel sedang bertemu klien di sebuah cafe. Setelah pekerjaannya selasai tidak lama kemudian kliennya pun berpamitan karena masih ada urusan.


Otniel masih tinggal di cafe untuk menikmati kopinya. Dari jauh Otniel melihat seorang wanita yang menggendong bayinya. Wanita itu kesulitan membawa barang belanjaan, melihat hal itu Otniel terbayang akan Agnes.


Otniel berdiri dan pergi meninggalkan cafe, Otniel membantu wanita itu. Otniel berjalan kaki mengantar wanita itu.


"Tuan, terima kasih untuk bantuan anda." Kata wanita itu lembut.


"Sama-sama, melihatmu aku teringat akan adik perempuanku." Otniel melihat anak wanita itu, "dia perempuan? Lucu sekali." Otniel menyentuh pipi bayi dari wanita itu.


"Ya, bayi ku perempuan. Namanya Sarah. " wanita itu pemperkenalkan bayinya pada Otniel.


"Hai sarah, paman menyukai senyumanmu." Otniel tersenyum melihat Sarah tersenyum kearahnya.


"Sepertinya sarah menyukaimu. Sarah jarang tersenyum pada orang asing." Kata wanita itu.


Otniel tersenyum, "oh.. begitu." Sahutnya.


"Tuan, jika anda berkenan, anda bisa masuk dan minum teh. Anggap saja sebagai ucapan terima kasih saya." Kata wanita itu.


Otniel penasaran pada wanita itu. Otniel mengiyakan dan ikut masuk ke dalam rumah. Otniel memandangi rumah sederhana yang di tinggali wanita itu.


"Nyonya maaf, apakah anda tinggal sendiri?" Tanya Otniel duduk di ruang tamu.


"Ya, saya hanya tinggal berdua dengan sarah." Jawabnya.


"Maaf, mungkin ini sebuah pertanyaan privasi tapi saya penasaran. Dimana suami anda? Jangan menjawab jika anda keberatan." Kata Otniel.


"Tidak apa, sejujurnya saya melarikan diri dari suami saya. Suami saya suka memukul dan memperlakukan saya dengan buruk. Dia memiliki banyak wanita simpanan. Saat melarikan diri, saya tidak tahu jika saya hamil. Awalnya saya ingin menggugurkan kandungan saya, tetapi seseorang mengatakan jika bayi itu tidak berdosa. Bayi itu adalah Sarah." Wanita itu memberi penjelasan singkat.

__ADS_1


Otniel merasa kasihan, "kita sudah bicara jauh, tetepi belum saling mengenal. Perkenalkan, saya Otniel." Otniel memperkenalkan diri.


"Saya Jesika." Jawab Jesika.


"Saya salut anda adalah wanita yang hebat." Puji Otniel.


"Anda benar, saya menjadi seperti ini juga tidak lepas dari bantuan orang yang pernah saya sakiti di masa lalu. Sujujurnya saya merasa malu, saya menyakitinya, dimasa kesulitan seperti ini dia menolong saya. Memberikan semangat pada saya." Jesika menjelaskan dengan mata berkaca-kaca.


Otniel diam mendengarkan cerita Jesika. Sungguh malang nasib Jesika, sesekali Otniel menatap sarah yang terus menatapnya kearahnya.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Lelaki Bayaran Amelia


•Pelukan Hangat Paman Tampan


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Oh My Husband


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


__ADS_2