Suami Pengganti

Suami Pengganti
SUAMI PENGGANTI - 56


__ADS_3

Mobil Kenneth berhenti di sebuah rumah sederhana. Agnes melihat sekitar rumah dan bertanya pada Kenneth.


"Ken, ini rumah siapa?" Tanya Agnes penasaran.


"Agnes dengar, aku tidak ingin ada lagi salah paham diantara kita. Ini adalah rumah Jesika, selama lebih dari satu tahun ini aku membantunya. Kau melihat toko bunga di ujung jalan tadi? Aku membuatnya dan mempekerjakan Jesika disana. Aku membantu Jesika untuk bertahan hidup merawat putrinya." Kenneth menjelaskan.


Agnes tersenyum, "aku bangga padamu. Meski kau disakiti, kau masih punya ketulusan hati untuk menolong Jesika." Kata Agnes memuji Kenneth.


"Ayo.. aku akan mengenalkan kalian." Kenneth tersenyum.


Agnes mengangguk, Kenneth dan Agnes turun dari mobil. Kenneth membawa beberapa barang dan bahan makanan untuk Jesika. Agnes berjalan di samping Kenneth menggendong baby kenzo.


Kenneth dan Agnes berdiri di depan pintu, Agnes menatap Kenneth memberi isyarat untuk menekan bel rumah. Kenneth pun mengangguk, Agnes menekan bel rumah Jesika.


Ting tung..


Ting tung..


Ting tung..


Ting tung..


Klekk..


Pintu rumah terbuka, Otniel yang menggendong Sarah membuka pintu rumah Jesika. Otniel terkejut melihat Kenenth dan Agnes berdiri di depan pintu rumah Jesika.


"Otnie.." panggil Agnes, melihat Otniel sedang menggendong Sarah.


"Agnes.." Otniel memanggil Agnes.


"Kau disini?" Tanya Agnes.


"Ya.. aku.. itu, tadi.." kata-kata Otniel terhenti.


"Otniel siapa?" Jesika muncul dari belakang. Melihat Kenneth dan Agnes.


"Ken, kau datang?" Sapa Jesika.


Kenneth, Agnes, Otniel dan Jesika duduk di ruang tamu. Mereka saling memperkenalkan diri dan mejelaskan keadaan masing-masing. Jesika menjelaskan pada Kenneth dan Agnes mengenai Otniel yang ada di rumahnya.


"Terima kasih sudah menolong Jesika, Otniel." Kata kenneth.


"Ya sama-sama. Aku hanya kebetulan melihat, tidak mengira Jesika adalah temanmu." Kata Otniel.


"Bagaimana jika kalian makan malam bersama? Agnes, aku dengar kau pandai memasak. Bisa kau mengajariku memasak makanan enak?" Tanya Jesika.


"Aku tidak pandai, aku juga masih banyak kekurangan. Jangan terlalu memujiku Jesi. Ayo kita memasak bersama." Ajak Agnes.


"Masakalah, aku akan mengasuh baby Kenzo." Kenneth menatap Agnes.


"Otnie, bantu Jesika menajaga Sarah." Pinta Agnes.


"Tidak perlu repot, Sarah bisa duduk di keretanya." Kata Jesika.


"Tidak apa, pergilah Jesi.. serahkan Sarah padaku." Otniel mengambil Alih Sarah dari pangkuan Jesika.


"Terima kasih, maaf merepotkanmu." kata Jesika.


Jesika berdiri dari duduknya, begitu juga Agnes. Jesika dan Agnes melangkah menuju dapur untuk masak bersama.


Kenneth berdiri dari duduknya sambil menggendong baby Kenzo, mengajak Otniel dan sarah ke ruang bermain. Otniel menggendong Sarah dan mengikuti Kenneth.


Kenneth membuka pintu sebuah kamar, kamar milik Sarah. "Kita bisa istirahat disini, masukalah." Ajak Kenneth.


Otniel masuk, membaringkan Sarah di atas tempat tidur. Begitu juga Kenneth. Otniel dan Kenneth saling berbagi cerita. Kenneth menceritakan kehidupan Jesika, Otniel menanggapi cerita Kenneth, mengatakan jika dirinya merasa kasian pada Jesika.

__ADS_1


"Otniel.." panggil Kenneth.


"Hmmh, ada apa?" Sahut Otniel.


"Terima kasih, untuk kebaikanmu. Kau melindungi dan menjaga Agnes selama ini. Aku merasa kecewa, aku merasa diriku gagal sebagai seorang laki-laki." Kenneth mengusap kaki baby Kenzo.


"Kenneth dengarkan aku. Aku melakukan ini karena aku juga sayang pada Agnes, sayang dalam arti sebagai kakak pada adiknya. Jangan berfikir aku akan tega membiarkan adikku sendiri menderita, bukankah sebagai kakak aku harus menjaganya? Aku tau kondisimu Ken, jangan berterima kasih. Ini semua hanya kesalah pahaman dan keegoisan kalian masing-masing saja. Jika tidak maka kalian tidak akan berpisah dan menahan rindu sampai lebih dari setahun." Otniel menepuk bahu Kenneth perlahan.


"Kau benar, kami memang egois." Kenneth mengiyakan perkataan Otniel.


"Aku lebih terkejut, kau pria yang berhati baik dan tulus. Jika tidak kau tidak akan membantu Jesika. Jesika bercerita banyak mengenaimu, hanya saja aku tidak menyangka jika teman yang di sebutnya adalah kau. Dia mengatakan jika dia sangat malu sebenarnya, kau bersikap baik meski dia pernah menyakitimu dimasa lalu." Otniel memuji Kenneth.


"Jesika memang pernah menyakitiku. Tapi anaknya, dia hanya bayi tanpa dosa. Aku hanya merasa kasian, dia pasti menderita selama ini. Aku hanya ingin Jesika dan Sarah hidup layak dan tercukupi. Jesika tidak ingin aku bantu secara cuma-cuma, karena itu aku mempekerjakan nya di toko bungaku di ujung jalan." Kata Kenneth.


"Ya dia mengatakan itu tadi. Dia sangat senang, berkatmu dia bisa hidup baik dan merawat putrinya tanpa kesulitan." Sahut Otniel.


Sarah memegang erat tangan Otniel. Otniel menatap Sarah, Otniel tersenyum melihat sarah yang lucu. Otniel mendekat dan mencium pipi Sarah.


"Dia sangat lucu seperti baby Kenzo." Otniel memuji.


"Kau menyukai anak-anak? Kau terlihat sangat peduli pada Sarah." Tanya Otniel.


"Mungkin karena aku terbiasa membantu Agnes merawat Kenzo saat si Jepang. Bicara soal Sarah, siapa ayahnya?" Tanya Otniel ingin tahu.


"Jesika tidak bicara siapa dia?" Kenneth kembali bertanya.


Otniel menggeleng, "aku mengerti, mungkin karena dia masih merasa trauma atau memang tidak ingin membicarakannya. Dia hanya mengatakan kabur dari suaminya karena sudah tidak tahan di aniaya dan di perlakukan kasar." Jawab Otniel.


Kenneth menghela napas, "pria jahat itu adalah Theo, dia adalah sepupuku. Seperti yang kau dengar Theo ternyata hanya memanfaatkan Jesika untuk mencapai tujuannya. Theo tidak benar-benar mencintai Jesika. Ntah terbuat dari apa hati dan pikirannya, bisa-bisanya dia melakukan ini pada seorang wanita." Kenneth merasa geram, Kenneth merasa di hina sebagai sesama lelaki.


"Dimana Theo, sejauh ini dia tidak mencari Jesika?" Tanya Otniel lagi, Kenneth menatap Otniel. "Kau jangan salah paham, aku hanya penasaran saja. Maka dari itu aku bertanya." Imbuh Otniel.


"Ntah dia mana, aku juga tidak tau apkah Theo mencari Jesika atau tidak. Sejauh ini semua masih aman dan terkendali." Jawab Kenneth.


-----


Di dapur Agnes dan Jesika sibuk memasak. Di sela-sela pekerjaan mereka, mereka juga saling berbagi cerita seperti Kenneth dan Otniel yang ada di dalam kamar.


"Aku senang kau dan Kenneth kembali bersama Agnes. Apa kau tau, Kenneth tidak pernah berhenti bicara mengenaimu. Jujur saja, dari awal dia bercerita aku sudah melihat cinta dimatanya untukmu. Dia sungguh merindukanmu saat itu." Jesika membuka pembicaraan.


"Kami akan mencoba semuanya dari awal. Kami akan mengubur kenangan masa lalu, ingin membesarkan putra kami dengan kasih sayang dan cinta." Kata Agnes tersenyum.


"Aku iri, andai saja suamiku juga punya cinta dan mau menyangiku. Aku juga pasti bisa tersenyum cantik sepertimu saat ini." Kata Jesika.


"Aku ikut sedih atas apa yang menimpamu. Jangan kembali pada pria jahat yang hanya bisa melukai hati dan perasaanmu juga melukai tubuhmu. Carilah pria lain yang tulus mencintaimu Jesi. Masa lalu biarlah berlalu, kau harus kuat menatap masa depan. Kau harus berjuang demi Sarah." Agnes memberi semangat pada Jesika.


Jesika mengangguk, "terima kasih Agnes. Maafkan aku jika bukan karena aku saat itu. Kau dan Kenneth tidak akan berpisah, sungguh aku menyesal, aku tidak menyangka kedatanganku saat itu membuat masalah besar diantara kalian. Maafkan aku Agnes, kau bisa pegang kata-kataku. Aku sama sekali tidak pernah mencintai Kenneth, saat itu aku mendekati Kenneth hanya karena perintah dari suamiku yang jahat itu. Kau tau, cinta membutakan mata dan menutup akal kita kita. Aku sangat tergila-gila pada Theo, dan sangat mencintainya kala itu. Apa pun aku lakukan untuknya, aku sampai rela meninggalkan orang tuaku. Kini aku hanya bisa menyesali perbuatan jahatku." Panjang lebar Jesika bercerita.


Agnes memegang erat tangan Jesika. "Penyesalan memang datang di akhir. Namun jangan terlalu terpuruk, jika menyesal kau harus bangkit untuk memperbaiki semuanya. Kau menyesali perbuatanmu dimasa lalu bukan? Ayo berdiri dan jadikan masa depanmu lebih baik dari masa lalumu. Ciptakan duniamu sendiri Jesika, semangat lah!" Agnes lagi-lagi menyemangati Jesika.


"Agnes, kau penuh semangat. Terima kasih ya, aku harap kita bisa berteman baik kedepannya." Jawab Jesika.


"Tentu saja, apa lagi anak kita masih seusia. Bukan kah kedepannya kita harus lebih sering bersama, belanja, dan bersenang-senang? Kita akan menjadi mama-mama yang luar biasa." Agnes sungguh sangat bersemangat.


Agnes memeluk Jesika. Agnes akhirnya tahu, jika Jesika adalah wanita yang baik. Hanya saja saat itu Jesika memilih jalan yang salah, dan di perbudak oleh cinta.


-----


Agnes, Kenneth, Otniel dan Jesika makan malam bersama. Kenneth makan sembari memangku Baby Kenzo, sedangkan Sarah menempel pada Otniel. Sarah menangis saat Jesika menggendongnya, dan akan diam saat di gedong oleh Otniel. Pada akhirnya Otniel makan dengan memangku Sarah.


"Sarah terlihat sangat nyaman denganmu Otnie." Kata Agnes.


"Ya.. sepertinya begitu." Sahut Kenneth.


Jesika merasa tidak enak, "Otniel maaf merepotkanmu. Biarkan aku yang memangku sarah, kau bisa makan dengan baik." Kata Jesika.

__ADS_1


"Hmm, tidak masalah Jesi. Aku masih bisa gunakan satu tangan ku untuk makan. Duduklah dan nikmati makananmu, oke?" Otniel tersenyum menetap Jesika.


Agnes dan Kenneth saling menatap, sepetinya mereka mempunyai pemikiran yang sama.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Lelaki Bayaran Amelia


•Pelukan Hangat Paman Tampan


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Oh My Husband


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


__ADS_2