
Clarya sampai dirumah. Charlie sedang duduk santai di ruang tengah rumahnya. Clarya berlari mendekati Charlie, Clarya duduk di samping Charlie.
"Papa," panggil Clarya senang.
Charlie tersenyum, Clarya memeluknya erat. Charlie mengusap kepala Clarya.
"Ada apa? Kau terlihat senang sekali," tanya Charlie.
"Tentu saja aku senang. Mama begitu baik padaku. Mama memintaku banyak makan, masakan Mama juga lezat. Aku juga tidur bersama Mama semalam, Mama memelukku. Aku masih bisa merasakan dekapan hangatnya sampai sekarang. Aku sangat senang, Pa."
"Kau membuat Papa sedih, Papa merindukanmu."
"Clarya sayang Papa, Clarya tidak akan pergi meninggalkan Papa. Maafkan Clarya Pa," jelas Clarya.
"Kau sungguh senang bertemu Mamamu?" Tanya Charlie.
Clarya menganggukkan kepala, "ya, aku sangat senang. Senang sekali."
Charlie tersenyum, merasa senang saat melihat putri kesayangannya tersenyum lebar.
"Hm. Pa...," panggil Clarya melepas pelukan.
Charlie menatap Clarya, "ada apa? Katakan sayang," jawab Charlie.
"Bisakah Papa dapatkan Mama kembali untukku? Aku ingin Mama, Papa dapatkan Mama, Ya?" Desak Clarya apda Charlie.
"Dapatkan Mama?" Ulang Charlie.
"Iya, Papa dapatkan Mama. Rebut Mama dari Paman Ben."
Charlie melebarkan mata, "tidak sayang, itu tidak bisa Papa lakukan. Jangan meminta hal yang tidak bisa Papa lakukan."
Clarya kecewa, "oh..., ayolah, Pa. Aku juga ingin seperti Agnes, yang bisa selalu bersama Papa dan Mama. Aku iri melihat mereka bahagia bersama. Aku juga Anak Mama," Gerutu Clarya.
"Jangan kesal, Papa akan lakukan apa saja yang Papa bisa. Tetapi Papa tidak bisa membuat Mamamu sedih. Mamamu mencintai suaminya, tidak lagi mencintai Papa seperti dulu."
"Ck, Papa menyebalkan sekali! Ini tidak akan berhasil, lebih baik aku atur saja agar Papa dan Mama menghabiskan waktu lebih banyak bersama. Aku tidak akan menyerah begitu saja," batin Clarya.
"Baiklah, Pa. Clarya mengerti. Tapi, Clarya boleh meminta sesuatu pada Papa?" Tanya Clarya.
"Katakan, jika Papa bisa lakukan. Maka itu akan Papa lakukan."
"Aku ingin berfoto bersama Papa dan Mama. Aku sudah katakan Pada Mama, dan Mama setuju asalkan Papa bersedia, Mama tidak akan keneratan. Papa mau kan berfoto bersama?" Bujuk Clarya.
Charlie terdiam sesaat dan tidak lama mengangguk, "baiklah. Atur saja waktu nya." Jawab Charlie.
"Yeah, Papa tetap yang terbaik. Oke, aku akan menghubungi Mama nanti. Aku akan katakan jika Papa mau berfoto bersama. Aku ke kamar dulu Pa, aku ingin ganti baju."
"Hm, masuklah sayang. Papa juga akan pergi mandi, lalu ke kantor."
Clarya berjalan kearah kamarnya. Charlie masih ada di sofa. Dia menatap kepergian Clarya.
--
Ben dan Alea duduk-duduk santai di teras belakang mansion. Mereka menikmati angin segar.
"Kau tidak ke kantor? Tanya Alea pada Ben.
"Tidak, hari ini aku ingin libur bekerja."
"Kenapa? Kau sakit? Tanya Alea lagi. Alea meraba dahi Ben, memeriksa suhu tubuh Ben.
"Tidak, aku baik-baik saja. Jangan khwatir."
"Kau demam, Ben. Dari mananya baik-baik saja. Jangan menyepelekan hal kecil seperti ini. Ayo masuk," Alea berdiri dan menarik tangan Ben, "diluar anginnya terlalu kencang," imbuh Alea.
Ben menurut, Ben berdiri dari duduknya dan berjalan mengikuti Alea. Alea membawa Ben ke kamar.
Di kamar, Alea ingin mengambil kotak obat. Tiba-tiba saja Ben memeluk Alea dari belakang. Alea terkejut, terdiam sesaat.
"Ben...," panggil Alea.
"Jangan tinggalkan aku, Alea. Aku tidak ingin kau pergi," bisik Ben lembut di telinga Alea.
Alea kaget, matanya melebar. Alea melepas tangan Ben yang melingkar di perutnya lalu berbalik. Alea dan Ben dalam posisi berhadapan. Mata Alea mantap Ben dalam.
__ADS_1
"Ben, ada apa? Apa yang kau bicarakan?" Tanya Alea.
"Maafkan aku jika selama ini aku kurang mengerti keadaanmu. Tolong, jangan kau meninggalkan aku. Aku hanya punya kau seorang. Jika kau pergi, aku harus bagaimana?" Jelas Ben.
Alea memeluk Ben, "apa yang kau katakan? Siapa yang pergi? Aku akan terus ada di sisimu, Ben. Aku tidak akan pergi kemana-mana jika tanpamu."
Ben menangis, "aku takut kau pergi. Kau sungguh tidak berniat pergi dariku kan?" Tanya Ben lagi.
Alea melepas pelukan, menyeka aur mata Ben. Alea mengusap lembut wajah Ben.
"Apa yang kau pikirkan? Apa karena Clarya? Kau berfikir aku akan kembali pada Charlie?" Cecar Alea.
Ben mengangguk, tidak tahu mengapa Ben terlihat begitu lemah dan tidak berdaya. Ben terdiam tidak bicara, semalaman dia tidak bisa tidur. Dia menjaga Kenzo sepanjang malam.
"Dengar baik baik-baik Ben," Alea menatap mata Ben penuh arti, "aku sudah tidak memiliki perasaan apa-apa pada Charlie. Mengenai Clarya, aku hanya ingin dia merasakan kasih sayangku sama seperti Agnes. Clarya mengeluh jika dirinya ingin di perhatikan dan di sayang seperti Agnes. Aku memberikan perhatian lebih, bukan berarti aku akan meninggalkanmu dan juga tidak akan peduli lagi pada Agnes. Kau percaya padaku kan?" Jelas Alea.
Ben kembali menganggukan kepala, "maaf jika aku curiga padamu," jawab Ben.
"Tidak apa, kau bukan curiga. Kau hanya takut kehilangan sama seperti aku saat aku menyembunyikan masalah Clarya dulu. Aku juga takut kau menendangku jauh dari hidupmu. Aku bangga padamu, kau adalah Suami dan Papa yang baik untuk Aku dan Agnes. Bagaimana bisa aku meninggalkanmu? Disaat aku sudah bahagia denganmu?" Jelas Alea.
"Alea...," panggil Ben.
Ben memeluk Alea. Alea mendekap tubuh Ben erat. Ben mencium kepala Alea penuh kasih. Mengusap punggung Alea lembut.
Puas saling berpelukan, Alea melepaskan pelukannya dan menatap Ben lagi.
"Kau duduk dulu, aku akan ambil kotak obat. Oke?" Pinta Alea.
Alea tersenyum cantik pada Ben. Ben menarik tangan Alea, dan mencium bibir Alea. Mata Alea terbelalak. Ini pertama kalinya Ben bersikap dominan seperti ini. Alea perlahan membalas ciuman Ben.
--
Di kantor, Agnes melamun. Agnes memikirkan apa yang sedang di rencanakan oleh Clarya.
"Mmmm..., mmmmmm...," suara Kenzo.
Agnes menatap Kenzo yang duduk di keretanya., Kenzo sedang bermain dengan mainannya.
"Ada apa sayang? Kau tak izinkan Mama melamun, hm?" Ucap Agnes.
"Sudah waktunya makan siang."
Tok....
Tok....
Tok....
Suara pintu di ketuk, tidak lama pintu terbuka,
Klekkkkkk....
Kenneth masuk dalam ruangan, menutup pintu perlahan. Kenneth berjalan cepat menghampiri Agnes.
"Hai sayang," sapa Kenneth.
"Hai," sapa balik Agnes dengan senyuman manis.
Kenneth meletakan tas berisi kotak makan siang di meja dekat komputer Agnes. Kenneth mendekatkan wajahnya dan menggapai bibir merah Agnes. Agnes terkejut, Kenneth tiba-tiba menciumnya.
Tidak lama berciuman, Kenneth melepaskan ciumannya dan mengecup lembut kening Agnes.
"Kau baik-baik saja?" Tanya Kenneth.
Agnes mengangguk, "ya..., tentu saja baik. Kau datang tanpa di minta. Bukankah kau mengatakan sore baru akan datang?" Tanya Agnes.
"Uh, bagaimana ya? Hatiku tidak tahan"
Agnes mengerutkan dahinya, "tidak tahan?"
"Ya, aku tidak tahan. Tidak tahan ingin bertemu dan melihatmu. ingin memeluk dan menciummu."
Agnes tertawa kecil, "kau sungguh pandai bicara sekarang Ken."
"Ayo makan," ajak Kenneth.
__ADS_1
Agnes menganggukkan kepala, "ayo...," jawab Agnes menerima ajakan Kenneth.
Kenneth memalingkan wajah menatap Kenzo, "hallo kesayangan Papa. Kau rindu pada Papa tidak? Ayo beri papa pelukan."
Kenneth menggendong Kenzo dan menciumi wajah Kenzo. Agnes berdiri dari duduknya, mengambil tas berisi kotak makan siang mendekati sofa.
Agnes meletakan tas berisi makan siang di atas meja. Agnes duduk di sofa, Kenneth mengikuti Agnes dusuk di sofa.
----- ----- ----- ----- -----
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa berikan vote juga ya..
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Lelaki Bayaran Amelia (Season 1&2 End)
•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)
•Pangeran Es Jatuh Cinta (End)
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Pangeran Vampir (End)
•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2) (End)
•Vampir "Sang Abadi" (End)
•Cinta Lama Yang Datang Kembali (End)
•Mommy And Daddy (CLYDK 2) (End)
•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3
•The Hit Man In Love
•Jatuh Cinta Pada Tetangga
•Oh My Husband
•Menjadi Istri Simpanan
•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Fb: dea anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
Salam hangat,
"Dea Anggie"
__ADS_1