Suami Pengganti

Suami Pengganti
SUAMI PENGGANTI - 08


__ADS_3

Jimmy mengantar Agnes ke club. Karena alasan pekerjaan Jimmy tidak bisa menemani Agnes. Agnes berjalan masuk kedalam club, mobil Jimmy pergi meninggalkan club.


Di dalam Agnes langsung mencari ruangan dimana teman temannya berkumpul. Senyumnya melebar menatap sebuah pintu di hadapanya. Pelayan membuka pintu, Agnes langsung masuk begitu pintu terbuka. Agnes menyapa semua teman temannya.


"hai semua teman temanku.. Liza, selamat ulang tahun. Semoga cepat bertemu dengannya." Agnes menyapa teman-temannya, memberi selamat pada Liza temannya.


"dengannya? Siapa?" Sahut Liza.


"entah, yang terpenting. Pria tampan yang tulus mencintaimu." Jawab Agnes.


"astaga, apa kamu mabuk? Kamu bahkan belum minum wine." Kata Liza.


"ayolah, lupakan mantan kekasihmu yang brengs*k itu. Dia hanya seorang ba**ngan yang suka menyakiti hati wanita." Agnes mengumpati mantan kekasih Liza.


"Agnes benar, lupana dia dan cari pengganti." Kata Marry, merangkul Liza.


"astaga, kalian berdua menyebalkan! bicara melupakan sangat mudah, namun saat di jalani akan sulit untuk di lupakan." Jawab Liza.


"oke oke, jangan bersedih lagi. Ayo kita berpesta." Kata Agnes.


"ayo duduklah di sampingku." Ajak Marry.


Agnes duduk di samping Marry dan Liza. Mereka tertawa bersama seakan tidak ada beban.


"dimana Zena?" Tanya Agnes.


"sedang menerima panggilan." Jawab Marry.


"hmmm begitu." Kata Agnes lagi.


"ayo minum sepuas kalian." Kata Liza.


"aku setuju, ayo ayo kita minum." Sahut Marry.


Pintu ruangan terbuka, semua mata menatap kearah pintu. Agnes tersenyum melihat sahabatnya Zena.


" Zena.." Agnes berdiri, berlari menghampiri Zena.


"hai Agnes.." Zena memeluk Agnes, " bagaimana kabarmu?" Tanya Zena.


"baik, kau?" Agnes melepas pelukannya.


" selalu baik." Zena tersenyum, "ayo kita duduk, kita bicarakan mengenai calonmu itu." Kata Zena.


Zena menarik tangan Agnes dan duduk di sofa. Zena memaksa Agnes bercerita mengenai Jimmy. Agnes tersenyum cantik dan menceritakan jika saat makan malam Jimmy melamarnya.


Semua terkejut, memuji Agnes adalah wanita yang beruntung. Agnes tersipu malu, menutup wajahnya dengan dua tangan. Kebahagiaannya tidak bisa diungkapkan dengan kata kata.


 


Diclub yang sama, di ruangan berbeda. Kenneth datang memenuhi undangan teman lama. Kenneth di sambut bagai raja, dua wanita sexy sudah menanti di sofa. Kenneth tersenyum tipis duduk diantara dua wanita sexy tersebut.


"Hai tuan Alexander"


"Hai cantik, setiap malam selalu cantik dan menggoda." Puji Kenneth pada wanita itu.


"Tuan bisa saja, saya akan melayani anda dengan baik"


"baiklah, aku siap dilayani olehmu cantik." Kata Kenneth, tersenyum, menyentuh hidung wanita di sisi kirinya.


"Tuan, tidak ingin saya layani juga?" Ucap wanita di sisi kanan.


Kenneth menatap ke sisi kanan, "kamu baru?" Tanya Kenneth.

__ADS_1


"Iya tuan, saya baru. Dan saya di tugaskan tuan Kim untuk melayani anda"


" ohh.. berikan aku pelayan terbaikmu sayang, jika memuaskan kamu akan menjadi wanitaku disini. Sepertinya.." Kenneth menatap wanita di sisi kirinya.


Kenneth dan teman lamanya berbincang. Di ruangan tersebut Kenneth juga di suguhi tontonan yang menarik. Tidak hanya wanita sexy dan cantik, teman lamanya juga mengundang beberapa penari panas. Kenneth hanya tersenyum tipis saat wanita wanita menggodanya. Bergelayutan dan meraba raba wajahnya. Kesenangan tak bertahan lama, Kenneth merasa bosan dan akhirnya memutuskan untuk pergi sebentar ke kamar kecil.


 


Agnes berpamitan untuk pergi ke kamar kecil. Agnes berjalan ke arah pintu, membuka pintu ruangan dan keluar. Agnes kembali menutup pintu dan berbalik. Agnes bertabrakan dengan Kenneth yang juga ingin pergi ke kamar kecil. Agnes mengusap hidungnya yang sakit karena terbentur dada bidang Kenneth.


"ouch.. hidungku patah" Agnes mengeluh.


Kenneth terdiam, melihat dengan seksama. Sampai akhirnya melebarkan mata mengetahui jika yang ada dihadapannya adalah Agnes.


" Agnes??" Sapa Kenneth.


"ya, kamu tau namaku? Siapa kamu?" Tanya Agnes, Agnes menatap Kenneth lalu tersenyum. "ahh itu kamu, hmm.. kamu Kenzo kan?" Tanya Agnes.


Kenneth menggelengkan kepala, "astaga wanita ini sangat menyebalkan. Aku Kenneth nona Carney. Kenneth!" Kenneth kesal.


"ahh iya Kenny. Aku lupa siapa kamu, yang jelas kita pernah bertemu bukan?" Agnes bicara melantur.


Kenneth mendekat dan mencium aroma alkohol. "kau mabuk? Berapa banyak kau minum?" Tanya Kenneth.


"hei Ken Ken Kenny. Aku belum mabuk, aku hanya pusing dan ingin ke kamar kecil." Kata Agnes. Badan mulai tidak seimbang, "kamu sedang apa disini Kenny? Bukan kah kamu masih harus menjaga kedai mie mu?" Agnes murai meracau tidak jelas.


Kenneth kesal karena Agnes tidak benar benar mengenalinya. Agnes sudab bicara asal, Agnes melantur dan merepotkan. Agnes tidak bisa menahan diri dan akhirnya jatuh dalam pelukan Kenneth. Kenneth terkejut karena tiba tiba saja Agnes jatuh dalam pelukannya.


Pintu ruangan terbuka. Marry terkejut saat melihat Agnes dipeluk oleh pria asing. Marry langsung menyerang Kenneth dengan banyak pertanyaan.


"hei pria jelek, siapa kamu?" Tanya Marry.


"kamu bicara denganku?" Tanya Kenneth.


"sudah jangan banyak bicara, berika tas Agnes padaku, aku akan mengantarnya pulang." Kata Kenneth pada Marry.


"kamu kenal Agnes?" Tanya Marry lagi.


"ya, dia.. hmmm.


Dia temanku.. dia sudah mabuk. Aku akan antar dia pulang." Jawab Agnes.


"benar kamu temannya? Siapa namamu?" Marry masih curiga.


"namaku Ken.. Kenzo." Jawab Kenneth asal-asalan.


"berikan kartu identitasmu." Marry tidak percaya, terus mencurigai Kenneth.


Kenneth kesal, "ku beri waktu 10 detik, cepat ambilkan barang Agnes. Atau aku akan meninggalkan Agnes disini." Ancam Kenneth.


"iya iya, aku ambilkan. Beri waktu 1 menit tuan. Astaga ini gila.." kata Marry, berbalik dan pergi masuk dalam ruangan.


Kenneth merangkul Anges mengimbangi Agnes agar tidak jatuh. Kenneth menghela nafas panjang. Tidak lama Marry kembali dan membawa tas Agnes. Kenneth menerima tas Agnes dan segera membawa Agnes pergi.


"hati hati di jalan, tuan Ken.. Kenzo.." Marry berteriak.


 


Kenneth akhirnya menggedong Agnes dan mendudukan Agnes didalam mobil. Kenneth merasa kesal, tanganya kram menggendong Agnes.


"Apa kamu wanita yang terbuat dari kerangka besi? Kenapa begitu berat." Keluh Kenneth, "menggendongmu sama seperti membawa beruang. Aku harus mengantarmu kemana? Kerumahmu? Atau aku hubungi saja Jimmy." Kenenth bingung.


Kenneth mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Jimmy. Panggilan tersambung namun tidak ada jawaban. Kenneth menghubungi lagi dan tetap saja tidak mendapat jawaban. Kenneth sampai 5 kali menghubungi Jimmy.

__ADS_1


Kenneth akhirnya menyerah. Kenneth menghubungi teman lamanya dan mengatakan jika dirinya sedang tidak sehat dan harus kembali pulang. Kenneth memutus panggilan dan berjalan masuk dalam mobil.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Lelaki Bayaran Amelia


•Pelukan Hangat Paman Tampan


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Oh My Husband


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


 


__ADS_2