Suami Pengganti

Suami Pengganti
SUAMI PENGGANTI - 80


__ADS_3

Agnes masuk kedalam kamar, Kenneth memanggil Agnes tetapi tidak di hiraukan oleh Agnes. Pikiran Agnes sudah berjalan ke lain tempat. Agnes masih memikirkan apa yang di lihatnya di dapur.


Kenenth mendekati Agnes, mengambil gelas berisi air minum dari tangan Agnes. Agnes kaget, tersadar dari lamunan dan menatap Kenneth.


"Ken," panggil Agnes.


"Kau melamun? Ada apa?" Tanya Kenneth.


Agnes menggeleng, "tidak ada. Aku akan mengantar Kenzo ke kamar Papa. Mama tidur bersama Clarya malam ini, jadi Papa ingin tidur bersama Kenzo."


Agnes mengambil Kenzo dari gendongan Kenneth lalu pergi keluar kamar. Kenneth berjalan meletakan air di meja. Kenneth duduk di tepi tempat tidur menunggu Agnes kembali.


Dikamar Ben, Agnes menidurkan Kenzo di tempat tidur. Agnes duduk di tepi tempat tidur di samping Ben.


Ben mengusap kepala Kenzo yang sudah duduk di sampingnya. Ben mencium kepala Kenzo lembut. Ben mengalihkan pandangan menatap Agnes yang terdiam di sampingnya.


"Ada apa?" Tanya Ben.


Agnes diam. Pintu kamar tiba-tiba daja terbuka, Alea masuk dan menutup pintu. Alea melihat Ben dan Agnes.


"Kalian sedang apa?" Tanya Alea melangkah mendekat.


"Mama," panggil Agnes.


"Hai tampan, kau belum tidur?" Sapa Alea pada Kenzo yang asik menggigit-gigit mainannya.


Alea menatap Ben, "malam ini aku akan temani Clarya. Kau tidak masalah kan?" Tanya Alea.


Ben tersenyum menatap Alea, "tidak ada masalah. Tidurlah, temani Clarya. Dia pasti sangat rindu dekapanmu."


"Terima kasih, sayang."


Alea mencium kening Ben, mencium kening Agnes dan pipi Kenzo. Tidak lama Alea keluar dari kamar untuk pergi tidur menemani Clarya.


"Katakan apa yang membuatmu diam, Mamamu sudah pergi."


Agnes menatap Ben, "Papa tidak curiga pada Clarya?" Tanya Agnes.


"Curiga? Jelaskan mengapa kau curiga pada Clarya."


"Ntah lah Pa, perasaanku mengatakan Clarya tidak tulus. Dia pasti punya sesuatu hal yang tersembunyi. Semakin dekat bukan berarti semakin baik kan? Semakin dekat kita perlu semakin waspada pada siapa pun. Papa yang katakan itu padaku."


"Itu benar. Karena itu Papa selalu katakan, berpikirlah dahulu sebelum bertindak. Kau sudah melakukan kesalahan di masa lalu, kau ingat? Jika bukan Papa yang bertindak. Siapa lagi yang bisa. Papa tau kau tidak nyaman, tiba-tiba wanita itu muncul dalam hidupmu. Dia berusaha mendekati suamimu dan mengganggumu. Terlebih lagi status hubungan kalian adalah Kakak dan Adik. Kau pasti bingung, kau pasti kecewa dan kesal. Inilah kenyataan yang harus kau terima putriku, kau tidak bisa lari dari kenyataan ini. Curiga boleh saja. Jika kau curiga pada Clarya, maka carilah bukti. Kumpulkan semua bukti dan ungkapkan."


"Aku mengerti, Pa. Aku memang tidak memiliki bukti saat ini. Apa yang aku katakan hanya berdasarkan pemikiranku, penilaianku. Tetapi perasaanku begitu kuat mengatakan jika Clarya tidak baik. Aku yakin itu," tegas Agnes.


"Dekati dia, jadikan lawanmu sebagai kawanmu. Dengan dekat, apa yang tidak kau tahu akan kau ketahui. Apa yang tidak pernah kau lihat akan terlihat. Apa yang tersembunyi akan terkuak," jelas Ben pada Agnes.


"Aku mengerti pa," jawab Agnes.


Ben mengelus rambut Agnes, "kau seorang Ibu sekarang. Belajarlah memecahkan masalah dengan kepala dingin. Gunakan pikiranmu dan gunakan hatimu sesuai waktu. Ada saatnya kita harus menggunakan hati, ada saatnya kita harus menggunakan pemikiran. Papa percaya kau bisa menyelesaiakan semuanya. Papa bicara seperti ini bukan berarti Papa tidak akan membantumu. Papa selalu ada di belakangmu, mendukungmu menopangmu. Jika sudah tiba waktunya Papalah yang akan berdiri di depanmu dan melindungimu."


"Papa, aku ingin memelukmu."


Ben merentangkan dua tangannya, "kemarilah," ucap Ben mengembangkan senyuman.


Agnes langsung memeluk Ben, Agnes memendamkan wajahnya ke dada bidang Ben. Malam itu Agnes begitu manja pada Ben. Agnes merindukan Ben, Papanya.


--


Dikamar lain, Alea dan Clarya tidur bersama. Alea memeluk Clarya, Clarya merasa senang busa tidur bersama Alea.

__ADS_1


"Ma," panggil Clarya.


"Ya?" Jawab Alea.


"Apakah benar jika dulu Mama dan Papa saling mencintai?" Tanya Clarya tiba-tiba.


"Ya, itu benar. Ada apa?" Tanya Alea.


"Apa sekarang Mama sungguh tidak punya perasaan pada Papa?" Tanya Clarya lagi.


Alea merenggangkan pelukan, menatap Clarya. Alea memebelai rambut Clarya, mengusap kepala Clarya.


"Sekarang Mama hanya mencintai seorang pria. Dia adalah Suami Mama."


"Bagaimana bisa Mama berpindah hati secepat itu? Bukankah jika mencintai seseorang, selamanya tetap akan cinta?" Komentar Clarya.


"Cinta bisa datang dan pergi. Cinta bisa membuat kita mencintai, juga bisa membuat kita membenci. Papamu memang benar cinta pertama Mama, tetapi Papamu bukanlah cinta terakhir Mama. Mama sudah punya seseorang yang ingin Mama jaga sampai akhir usia Mama. Mama dan Papamu, kami sudah tidak bisa bersama lagi. Kami harus menjalani kehidupan masing-masing."


"Begitu ya? Sayang sekali, aku ingin merasakan hangatnya kasih sayang Papa dan Mama seperti Agnes. Aku ingin keluarga yang utuh, tetapi sepertinya mustahil. Aku harus mengubur harapanku," tutur Clarya bermimik sedih.


"Jangan sedih sayang. Meski tidak bersama, bukankah Papa dan Mama masih bisa menjagamu. Kau bisa datang pada Mama jika rindu."


"Ma, boleh aku minta sesuatu?" Tanya Clarya.


"Ya, katakan. Apa yang kau inginkan?" Tanya Alea.


"Bisakah Aku, Papa, dan Mama berfoto bersama? Seperti Mama, Paman Ben, dan Agnes. Aku melihat foto kalian di ruang tamu saat aku datang tadi."


Clarya kembali bersedih. Alea terdiam, tidak bisa berkata apa-apa. Alea terkejut, tidak tahu apakah bisa mengabulkan permintaa Clarya atau tidak.


"Soal ini, kau juga harus bicara pada Papamu. Mama tidak masalah jika Papamu bersedia. Mama tidak mau kau berpikir Mama akan pilih kasih kepadamu atau Agnes."


"Mama setuju?" Tegas Clarya.


Clarya tersenyum, "Asik, Mama yang terbaik. Besok Clarya akan bicara pada Papa."


Clarya senang, Mamanya ternyata peduli padanya. Alea tersenyum kembali memeluk Clarya. Clarya perlahan menutup mata dan terlelap tidur. Begitu juga Alea yang terlelap dan masuk dalam mimpi indah.


--


Agnes dan Kenneth bersiap tidur. Mereka berbaring bersama di atas tempat tidur. Agnes menceritaka apa yang di pikirkannya pada Kenneth. Agnes tidak ingin menyimpannya seorang diri.


"Bagaimana pendapatmu?" Tanya Agnes.


"Hm, apa yang di katakan Papamu benar. Jika mencurigai seseorang, kau harus bisa menemukan bukti sesuai dugaanmu."


"Aku tau itu," jawab Agnes.


Kenneth menatap Agnes, "apa kau kesal karena Mamamu lebih perhatian pada Clarya?"


Agnes menggeleng, "bukan itu. Soal itu berbeda, Clarya juga putri Mamaku. Mamaku perhatian dan sayang itu wajar. Terlebih mereka sudah terpisah lama. Yang aku takutkan, Clarya akan menjadi bom waktu dalam hubungan Papa dan Mama. Kau paham maksudku?" Jelas Agnes.


Kenneth menganggukkan kepalanya, "aku paham sayang."


"Aku tidak tahu apa yang akan terjadi, Ken. Tetapi jika sampai sesuatu buruk terjadi pada Mama atau Papaku, aku tidak akan pernah memaafkan Clarya. Meski kami bersaudara, aku tidak peduli. Lebih baik kita menjadi orang asing yang tidak saling kenal, dari pada menjadi saudara yang saling menikam dan melempar bom."


"Tenangkan dirimu, kita akan awasi Clarya bersama. Aku percaya, Papamu juga punya rencananya sendiri. Kita hanya perlu waspda dan berhati-hati. Oke?"


Agnes mengubah posisi tidurnya, Agnes memeluk Kenneth. Kenneth mengusap-usap kepala dan punggung Agnes. Kenenth berusaha menenangkan Agnes, membuat Agnes merasa nyaman. Agnes perlahan menutup mata dan tertidur, tidak berselang lama Kenneth juga terlelap tidur.


----- ----- ----- ----- -----

__ADS_1


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Lelaki Bayaran Amelia (Season 1&2 End)


•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)


•Pangeran Es Jatuh Cinta (End)


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Pangeran Vampir (End)


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2) (End)


•Vampir "Sang Abadi" (End)


•Cinta Lama Yang Datang Kembali (End)


•Mommy And Daddy (CLYDK 2) (End)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•The Hit Man In Love


•Jatuh Cinta Pada Tetangga


•Oh My Husband


•Menjadi Istri Simpanan


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..

__ADS_1


Salam hangat,


"Dea Anggie"


__ADS_2