Suami Pengganti

Suami Pengganti
SUAMI PENGGANTI - 76


__ADS_3

Alea masuk dan menemui Resepsionis. Alea meminta izin bertemu atasan mereka. Resepsionis meminta Alea menunggu. Resepsionis segera mengubungi sekertaris Direktur untuk menyampaikan pesan.


Alea menunggu, Alea melihat sekeliling. Jantungnya terus berdebar, rasanya dadanya ingin meledak.


5 menit menunggu. Resepsionis menghampiri Alea, dan mengantar Alea langsung naik ke atas menuju ruangan Direktur. Alea hanya diam, dia mengikuti orang yang mengantarnya.


Alea sampai, di hadapan seorang wanita muda yang cantik. Seseorang yang mengantarnya langsung pergi sesampinya Alea di depan ruangan.


"Nyonya, silahkan."


Alea menebak, wanita muda yang cantik di hadapannya adalah sekertaris Charlie Robie. Sekertaris itu melangkah membukakan pintu dan mempersilahkan Alea masuk. Alea sangat gugup, keringat dingin mulai keluar. Alea mengepalkan tangan dan masuk. Setelah dirinya masuk, pintu ruangan kembali ditutup.


Alea melangkah perlahan. Alea cemas, Alea terus bertanya-tanya benarkah orang yang akan di temuinya? Apakah hanya kebetulan orang dengan nama yang sama. Alea menggelengkan kepalanya berusaha menyadarkan diri dari terkaannya.


Alea menghentikan langkahnya. Dihadapannya berdiri seseorang pria yang membelakanginya. Alea menarik napas dalam-dalam lalu menghembuskan napas perlahan.


"Kau datang...," katanya memalingkan wajah.


Mata Alea melebar, Alea tidak salah ingin menjumpai orang. Dialah orang yang di cari Alea.


"Charlie...," sapa Alea.


"Ya, ini aku. Kau terlejut? Lama tidak berjumpa Alea."


"Langsung saja pada inti permasalahan. Aku tidak ingin berbelit dan menunda-nunda lagi."


"Silahkan, apa yang kau inginkan?" Tanya Charlie, Charlie berjalan mendekati Alea.


Alea mundur perlahan, "jangan mendekat. Kita harus bisa menjaga jarak."


"Bagitukah? Kenapa harus seperti itu? Kau takut suamimu akan tau?" Desak Charlie pada Alea.


"Cukup! Aku datang hanya ingin tau, apa benar Alex memberikan putriku padamu?" Tanya Alea menatap tajam mata Charlie.


"Kau bicara apa? 'Putriku'," Charlie tertawa seakan menertawai ucapan Alea, "jika kau anggap Clarya putrimu, mengapa kau meninggalkannya bersama Alex? Kau anggap aku apa, hah? Kau hamil dan tidak bicara jujur padaku. Tiba-tiba kau menghilang dan memutuskan hubungan begitu saja denganku. Kau wanita jahat Alea. Kau sangat jahat!" Sentak Charlie.


Alea menutup telinganya mendengar ucapan Charlie. Alea berteriak dihadapan Charlie.


"Cukup Charlie! Hentikan. Aku tau aku beesalah padamu, aku sudah membohongimu. Aku tidak jujur padamu. Tetapi aku punya sebuah alasan, aku punya alasan mengapa aku melakukan itu padamu. Tolong mengertilah Charlie. Aku mohon," rintih Alea berderai air mata.


"Jelaskan, apa alasanmu. Aku butuh penjelasanmu Alea," Charlie mengubah nada bicaranya menjadi lembut, Charlie merasa bersalah sudah membuat Alea menangis.


"Kau tau, hubungan kita tidak direstui kedua orang tuaku. Saat tau aku berbohong dam nasih memiliki hubungan denganmu, Papaku ingin membunuhmu. Aku mendengar Papa memerintah orangnya. Aku berlutut dan memohon pada Papaku untuk melepasmu. Papaku mengatakan , jika ingin kau selamat maka aku harus menghilang selamanya darimu. Aku langsung menyetujuinya. Dan sore itu aku langsung pergi ke luar kota. Ketempat Bibiku. Aku meninggalkan ponselku dirumah, aku tidak bisa menghubungimu dan memberimu kabar. Saat itulah aku tau jika aku mengandung Anakmu. Aku tidak ingin menggugurkannya meski Papa memaksaku. Aku bersembunyi di rumah Bibiku, sampai akhirnya Putri kita lahir. Aku menamai putri kecil itu Clara. Aku merawat dan mengasuhnya sampai dia berusia lima bulan. Papaku menghubungi Bibiku. Papaku mengancam, jika aku tidak patuh pads ucapannya. Clara akan ada dalam bahaya, itulah sebabnya aku menitipkan Clara pada Alex dan Bibiku. Aku harus meninggalkan bayiku, aku terpaksa saat itu. Aku tidak punya kekuatan melawan, aku juga tidak punya pelindung. Aku hanya bisa menuruti perintah Papaku. Dua bulan kemudian aku mendengar kabar Bibi meninggal. Aku datang mewakili Papa pergi mengatarkan Bibiku keperistirahatan terakhirnya. Itulah waktu terakhir aku bertemu Clara, terakhir kali aku bisa memeluk dan menciumnya. Aku harus segera kembali, aku menitipkan sejumlah uang pada Alex. Alex berjanji akan merawat Clara dengan baik. Aku hanya bisa percaya pada Adikku Alex. Beberapa bulan berikutnya, Papaku mengajakku ke Inggris dan merencanakan perjodohkanku dengan Ben. Lagi-lagi mengancam jika aku tidak patuh, maka Clara akan di sakiti. Hati seorang ibu tidak bisa diam jika mendengar anaknya ingin disakiti. Aku pada akhirnya menerima perjodohan itu. Papa memintaku untuk bersikap normal di hadapan Ben dan keluarganya. Aku dilarang bicara mengenai Clara, aku harus fokus meluluhkan hati Ben. Itu perintah dan aku hanya bisa menurutinya."


"Semua karena Papamu yang gila harta. Jika tidak kita tidak akan pernah terpisah. Alea, kembalilah padamu."


Ucapan Charlie membuat Alea kaget, "apa kau gila? Aku tidak bisa. Aku sudah menikah dan punya anak dengan Ben."


"Kau juga punya anak denganku. Clarya juga butuh Mama."


"Maaf Charlie, mungkin dulu aku memang mencintaimu. Sangat mencintaimu, tetepi sekarang hanya ada Ben dalam hatiku. Aku mencintainya. Aku tidak ingin berpisah dari Ben. Maafkan aku," jelas Alea kembali menangis.

__ADS_1


"Kau sungguh mencintai Ben? Apa Ben mencintaimu?" Tanya Charlie.


"Aku tidak peduli tentang itu, meski Ben tidak mencintaiku sedikit pun. Aku tetap akan mencintainya, aku ingin hidup bersamanya. Aku bahagia bersamanya."


"Kau egois Alea. Kau mencari kebahagiaanmu sendiri. Kau tidak pikirkan aku, tidak pikirkan putri kita Clarya? Sela Charlie.


"Maaf Charlie, maafkan aku...," ucap Alea menyatukan dua tangannya di dada, Alea memohon maaf dengan tulus.


Charlie tetap saja kesal. Charlie tidak terima jika Alea memilih Ben. Charlie menarik tangan Alea kasar.


"Ahhh, sakit!" Rintih Alea.


"Aku tidak peduli peeasaanmu pasa Ben. Yang aku inginkan hanya Kau, Kau harus kembali kesisiku dan Clarya. Lupakan Ben!" Ucap Charlie memaksa.


"Kau gila? Ini tidak bener Charlie. Lepaskan tanganku, kau menyakitiku."


Kleeekkkk....


Pintu ruangan di buka boleh Ben. Ben masuk dan melangkah mendekati Alea juga Charlie. Ben menarik tangan Charlie dan menarik Alea kedalam pelukannya.


"Jangan hanya bisa menyakiti wanita, Tuan Robie. Apa ini bentuk kasih sayang dan cintamu?" Cela Ben, dengan nada suara dingin.


Charlie menatap Ben, "Wah..., kau melindunginya sebagai suami. Apa kau mencintai Alea sedalam aku mencintainya? Aku rasa tidak!" Ucap Charlie


"Aku memang belum bisa mencintau Alea sepenuh hati. Tetapi aku tidak pernah sekalipun membentak Alea. Aku tidak penah kasar padanya. Kau mengatakan cinta? Meski cintamu sedalam lautan, jika kau menyakiti wanita yang kau cintai, kau tetap saja seorang pria busuk!" Cela Ben pada Charlie.


"Kau..., berani sekali kau menghinaku?" Sentak Charlie.


Ben melepas pelukan, menggenggam tangan Alea dan pergi meninggalkan ruangan Charlie. Tidak disangka Clarya melihat semuanya. Clarya menatap kearah Ben dan Alea. Alea melihat Clarya. Ben dan Alea pergi menjauh, Alea memalingkan wajah melihat kearah Alea. Alea terlihat sedih, begitu juga Clarya. Clarya menatap kepergian Alea hingga bayangan Alea menghilang.


Clarya masuk kedalam dan menghampiri Papanya, "Pa..., bisa jelaskan ini? Apa benar yang paman tadi katakan? Bibi tadi adalah Mama kandungku?" Tanya Clarya.


Charlie menghela napas panjang, "ya..., dia adalah Mama kandungmu. Jelaskan pada Papa, apa kau menyinggung seseorang? Apa yang kau lakukan?" Cerca Charlie.


Clarya tak menjawab kata-kata Charlie. Clarya berlari keluar, Clarya berniat menyusul Ben dan Alea. Clarya menuju parkiran, Clarya bergegas masuk dalam mobilnya dan melesat pergi. Clarya ingin menemui Alea.


----- ----- ----- ----- -----


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Lelaki Bayaran Amelia (Season 1&2 End)

__ADS_1


•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)


•Pangeran Es Jatuh Cinta (End)


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Pangeran Vampir (End)


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2) (End)


•Vampir "Sang Abadi" (End)


•Cinta Lama Yang Datang Kembali (End)


•Mommy And Daddy (CLYDK 2) (End)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•The Hit Man In Love


•Jatuh Cinta Pada Tetangga


•Oh My Husband


•Menjadi Istri Simpanan


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


__ADS_2