Suami Pengganti

Suami Pengganti
SUAMI PENGGANTI - 19


__ADS_3

Upacara pemakaman berlangsung, derai air mata sudah tidak bisa dibendung lagi. Agnes menatap dalam batu nisan Jimmy.


"Maafkan aku, aku belum menjadi istri yang sempurna untukmu Jimmy. Kamu akan selalu menjadi bagian dalam hidupku, aku akan hidup sesuai keinginanmu. Hidup bahagia dan baik-baik saja, aku akan perlakukan Kenneth dengan baik. Hanya itu yang bisa ku lakukan untukmu. Selamat jalan Jimmy, aku menyayangimu." Agnes bicara dalam hati.


Kenneth berdiri jauh dari Agnes, menatap ke arah yang sama dengan Agnes. "Selamat jalan kak, aku akan selalu merindukanmu." Kenneth bicara dalam hatinya.


Tak banyak kata yang diucapkannya, Kenneth menahan air matanya untuk keluar. Hatinya sesak, sakit namun tidak berdarah. Rasa sakit kehilangan, rasa sesak mendengar isak tangis mamanya dan papanya. Kenneth mengepalkan kedua tangannya berusaha menahan diri.


Setelah doa dan penghormatan terakhir upacara di akhiri dengan ucapan terima kasih kepada semua yang berkenan hadir mengikuti jalannya prosesi pemakanan. Ucapan itu disampaikan langsung oleh kedua orang tua Kenneth dan Jimmy.


Pemakaman selesai, semua yang datang mmebubarkan diri masing-masing dan kembali pulang. Kedua orang tua Jimmy dan Kenneth juga orang tua Agnes kembali pulang.


Agnes masih setia berdiri di depan nisan Jimmy. Kenneth mendekati Agnes dan berbisik di telinga Agnes, "aku menunggumu di mobil. Jangan merengek dan membuat kakakku sedih!" Suara dingin kenneth membekukan tubuh Agnes.


Agnes diam tidak bicara dan bergerak, Kenneth pergi meninggalkan Agnes. Kenneth berjalan menuju parkiran, membuka pintu mobilnya dan masuk. Kenneth menutup perlahan pintu mobilnya.


Kenneth mengatur napasnya dalam-dalam, mengingat statusnya sudah berubah. Memikirkan, Dia bukan lagi seseorang yang bisa bebas, karena sudah menjadi suami Agnes. Tiba-tiba saja Agnes terfikirkan sesuatu.


"Ah sial! Apa yang aku fikirkan. Siapa Agnes mengaturku, bukankah aku hanya SUAMI PENGGANTI kakakku? Kebebasanku aku sendiri yang akan tentukan. Tidak ada hubungannya dengan Agnes, aku akan lakukan apa pun kemauanku." Guman Kenneth.


Kenneth duduk bersandar menunggu Agnes, Kenneth menunggu lama sudah hampir 30 menit berlalu, Agnes tak kunjung datang. Kenneth sudah tidak tahan, ingin segera menyusul Agnes.


Saat Kenneth hendak membukan pintu, Kenneth melihat Agnes berjalan kearah mobilnya dengan langkah lemas. Kenneth mengurungkan niatannya, kembali ke posisi semula.


Agnes membuka pintu belakang mobil dan masuk kedalam mobil, Agnes menutup pintu mobil perlahan. Wajahnya menatap kearah luar, tatapannya kosong. Agnes diam tidak bicara apa-apa.


"Kau ingin aku mengantar mu kemana?" Tanya Kenneth tanpa bertele-tele.


"Pulang! Mansion ku!" Ucap Agnes dengan suara datar.


Kenneth mengerutkan dahi, "mansionnya? Tempat tinggalnya bersama kakak?" Batin Kenneth.


Kenneth mengemudi mobilnya dengan kecepatan diatas rata-rata, mobil melesat cepat menuju mansion Agnes.


Setelah menikah bersama Jimmy, Agnes memituskan berpisah dan tinggal di mansionnya sendiri bersama Jimmy. Kini Agnes kembali ke mansionnya bukan dengan Jimmy, melainkan dengan Kenneth. Adik dari Jimmy.


Dalam perjalanan Kenneth dan Agnes saling berdiam diri, tidak ada suara atau keluhan apa pun. Kenneth larut dalam pikirannya sendiri namun masih fokus mengemudi. Agnes terus memikirkan apa yang terjadi kedepannya, Jimmy sudah tidak ada lagi. Apakah Kenneth akan benar-benar bisa diandalkan? Bisa melindungi dan menjaganya? Apakah Kenneth akan menjadi orang yang mau menerimanya dengan tulus dan sepenuh hati seperti layaknya Jimmy?


♡♡♡♡♡


Mobil Kenneth masuk ke dalam halaman mansion. Kenneth memarkirkan mobilnya dan keluar dari dalam mobil, Agnes juga keluar dan langsung berjalan masuk ke dalam mansion.


Kenneth dan Agnes masuk kedalam bersama-sama. Pelayan datang menyambut, "nona, tuan selamat datang." Ucap pelayan.


Kenneth memasang wajah datar, Agnes menghela nafas menarik tangan Kenneth. "Ken, aku ingin bicara denganmu. Ayo ke ruang kerjaku." Ajak Agnes dengan langkah tergesa-gesa.


Kenneth mengikuti Agnes tanpa penolakan, mereka berjalan cepat dan masuk dalam ruang kerja Agnes. Agnes melepaskan tangan Kenneth dan menatap Kenneth.

__ADS_1


"Jangan bersikap dingin pada pelayanku, mereka semua baik. Aku harap kamu mau mengerti Ken." Agnes terus menatap Agnes.


Kenneth tersenyum tipis menarik Agnes mendekat. Kenneth mencengkram dagu Agnes, "kau memerintahku? Siapa kau beraninya memerintahku! Dengar baik-baik Agnes, aku memang menggantikan posisi kakakku. Tetapi aku bukan Jimmy, aku tidak akan pernah tertarik padamu!" Kenneth berbicara dengan sikap dingin dan sinis.


Agnes tidak kaget, karena dari awal sudah tau bagaimana sifat dan sikap Kenneth padanya. Agnes hanya diam tanpa membantah, dulu dirinya bisa melawan karena status yang berbeda. Saat ini Kenneth adalah suaminya, dan Jimmy meminta Agnes menjaga dan mau menerima Kenneth seperti menerima Jimmy.


Agnes meneteskan air mata, melihat air mata Agnes Kenneth menjadi kesal. Kenneth melepaskan cengkramannya dan memalingkan wajah.


"Aku tidak mau di sebut menindas, dihadapanku jangan pernah menangis! Aku akan meminta pelayan siapkan kamar, kau kembalilah ke kamarmu dan istrirahat. Jangan sampai kakakku tidak tenang dan memarahiku dalam mimpiku." Kenneth berbalik dan keluar dari ruang kerja Agnes.


Agnes menundukan kepala dan menangis, jemarinya mengepal. Agnes memahami berikutnya akan banyak hal-hal seperti ini bahkan bisa lebih buruk dari ini. Kenneth susah jelas sangat membenci Agnes. Bagaimana pun janji harus ditepati, janji Agnes pada Jimmy. Untuk memperlakukan Kenneth dengan baik, memperlakukan Kenneth seperti memperlakukan Jimmy.


Agnes mengangkat kepala dan menyeka air matanya, berusaha menguatkan tahi. "Ingat janjimu Agnes, kamu harua kuat menghadapi sikap Kenneth yang seperti itu." Ucap Agnes dalam hatinya.


Agnes keluar dari ruang kerja, memanggil salah seorang pelayan rumahnya dan bertanya dimana Kenneth.


"Bi, dimana Kenneth?" Tanya Agnes.


"Nyonya, tuan meminta kami membersihkan kamar lain. Dan mengganti semuanya alas dan juga selimut." Jawab pelayan.


"Tidak apa-apa bi, lakukan apa yang dia inginkan. Jangan masukan dalam hati jika sikapnya tidak baik, kata-katanya yang tidak enak di dengar. Sejujurnya dia hanya tidak menyukaiku, bukan tidak menyukai kalian. Maafkan aku bibi.." Agnes pergi meninggalakan pelayannya dan kembali ke kamarnya.


Pelayan itu terkejut dengan penyataan Agnes. Pelayan itu menatap punggung majikannya dengan perasaan sedih, seolah memahami perkataan majikannya, merasakan kesedihan yang mendalam. Merasakan ketidak berdayaan dan kekecewaan.


Klek..


Agnes merasa sedih, mendekat dan meraba foto tersebut. Air mata Agnes kembali tumpah, meluap membasahi wajahnya.


"Apa aku bisa? Apa aku sanggup untuk menjalani ini? Adikmu begitu membenciku, dia benar-benar tidak menyukaiku. Bagaimana aku bisa bertahan Jimmy? Katakan padaku bagaimana caranya?" Agnes menjerit lirih, mengepalkan tangan ingin sekali marah.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Pelukan Hangat Paman Tampan


(End, jika tidak ada kendala akan saya lanjutkan sekuel dari UMEKO SAKURA LEWI yang akan menjadi season ke tiga dari Pelukan Hangat Paman Tampan)

__ADS_1


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Lelaki Bayaran Amelia


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


•Perfect Father


•Kamu Dan Aku


•Banyak ya.. (hehehe.. maafkan authornya lagi menggila bikin novel kala itu.. jangan khawatir pasti di tamatin semua kok..)


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,

__ADS_1


"Dea Anggie"


__ADS_2