
Malam hari....
Kenneth dan Agnes duduk berdua, menonton acara di televisi. Kenneth tidur dipangkuan Agnes. Agnes menatap layar televisi sambil menikmati keripik kentangnya.
"Sayang...," panggil Kenneth.
"Hmm," jawab Agnes, menatap Kenneth.
"Kau tidak marah?" Tanya Kenneth.
"Marah? Kenapa?" Agnes bertanya balik.
"Itu, soal kejadian siang tadi. Aku takut kau marah dan menganggapku pria tidak baik."
Agnes tersenyum, "ahh..., itu. Soal ucapanmu yang kau sampaikan pada wanita sombong itu?"
Kenneth mengangguk, "ya, aku mengatakan jika dia kurang cantik dibandingkan wanita-wanita yang dulu ada di sekelilingku. Aku membuatnya menyerah tetapi gagal, dia menyebalkan."
"Menyebalkan dan tidak tahu malu. Sudah jelas-jelas di tolak masih tidak tahu diri. Ck..., wanita sepeeti itu harus di hempaskan kedasar lautan."
"Wow istriku, kau terlalu kejam sampai-sampai menghempaskannya ke dasar lautan. Apa kau memang sekejam ini?" Kenneth mengusap pipi Agnes.
"Kau jangan sampai berpikir bisa berkencan dengan wanita lain. Aku tidak akan tinggal diam, aku akan membuatmu menyesal jika itu sampai terjadi."
"Apa yang akan kau lakukan? Kau menakutiku sayang."
"Hm, kau berpikir untuk mendua?" Tanya Agnes menatap tajam pada Kenneth.
Kenneth bangun dan mendekatkan wajahnya kewajah Agnes. Kenneth tersenyum manis.
"Mendua? Tidak, aku tidak ingin mendua. Aku hanya ingin selalu menyatu bersamamu. Bagiku, kaulah wanita yang paling berharga."
Kenneth mencium kening Agnes, memeluk Agnes. Kenneth mengusap punggung Agnes dengan lembut.
"Jangan pernah berpikir buruk, aku tidak akan melirik wanita lain selain kau. Bagiku, kau sudah lebih dari cukup. Kau lah satu-satunya yang ingin aku jaga dan lindungi, kau lah yang ingin aku miliki seumur hidupku. Dan hanya kau yang ingin aku bahagiaakan di dunia ini. Aku mencintaimu Istriku, sangat mencintaimu."
Agnes tersenyum, "terima kasih, Ken. Aku berharap kita akan selalu seperti ini. Aku sangat bahagia saat ini," Agnes mengeratkan palukannya.
Kenneth melepas pelukan, mengambil remote televisi dan mematikan saluran televisi. Kenneth membopong Agnes dari sofa ke tempat tidur.
Kenneth membaringan Agnes di tempat tidur, Kenneth dan Agnes saling memandang satu sama lain. Kenneth mendekatkan wajahnya kembali menciumi leher dan bahu Agnes.
"Ken...."
"Mmm...," sahut Kenneth.
"Kau mau apa? Jangan seperti ini," Agnes merasa jantungnya berdebar, tubuhnya panas dingin karena perlakuan Kenneth.
"Ingin apa? Apakah aku masih harus katakan? Hmmmmhh...," Kenneth kembali melakukan aksinya. Kenneth menjelajahi kulit halus milik Agnes.
Sentuhan demi sentuhan di berikan Kenneth. Agnes hanya bisa menikmati setiap sentuhan yang Kenneth berikan. Hal manis pun terjadi diantara keduanya.
--
Edward pergi ke klub malam tempat biasa ia datangani bersama Kenneth. Edward bersama temannya yang lain menikmati suguhan yang tidak asing.
"Dimana Ken?" Tanya seseorang tidak jauh dari Edward.
"Dimana lagi jika tidak dirumahnya. Apa masih perlu dipertanyakan?" Sahut Edward.
"Ken menjauhi kita? Ajaklah sesekali datang."
"Jika mengajaknya aku harus izin terlebih dulu pada penjaganya. Kenneth mempunyai harimau di rumahnya, yang siap menerkam siapa saja yang mengusik Kenneth."
"Benarkah? Sejak kapan Ken suka hewan buas?"
"Harimau itu buas di waktu-waktu tertentu saja. Jika tidak dia akan sejinak dan seimut kucing."
"Tunggu, aku masih bingung dengan apa yang kau bicarakan, Ed. Harimau jika buas, kucing yang jinak dan imut. Aku tidak mengerti maksudmu."
"Istri Ken, dia wanita yang luar biasa. Pasti tidak akan mudah mengajak Ken keluar rumah."
"Oh, Istrinya. Belum pasti juga. Cobalah, siapa tau saja diijinkan. Waktuku tidak banyak di sini, besok lusa aku harus pergi ke Belanda."
"Baiklah, baiklah akan aku coba."
Edward berdiri dari duduknya, Edward berjalan keluar dari ruangan untuk menghubungi Kenneth.
--
__ADS_1
Kenneth tertidur memeluk Agnes dari belakang. Ponsel Kenneth berdering, Agnes membuka mata membangunkan Kenneth.
"Sayang, ponselmu berdering."
"Biarkan, aku malas. Tidurlah," jawab Kenneth mengeratkan pelukan.
Kenneth mencium tengkuk Agnes dan membenamkan wajahnya di rambut Agnes. Ponsel Kenneth kembali berdering, Kenneth kesal. Melepaskan pelukannya dari Agnes.
"Terimalah, siapa tahu penting. Jika tidak, dia tidak akan berkali-kali menghubungimu."
"Ya, aku akan lihat siapa yang menelepon."
Kenneth menjurkan tangan dan meraih ponselnya. Kenneth melihat layar ponsel, ternyata panggilan dari Edward.
"Siapa?" Tanya Agnes, menatap Kenneth yang hanya diam.
"Edward," jawab Kenneth.
"Oh, terimalah. Kau menunggu apa?"
Kenneth menerima panggilan Edward, Kenneth mengaktifkan pengeras suara. Kenneth ingin Agnes mendengar apa yang ingin Edward katakan.
(Percakapan di telepon)
"Hallo," jawab Kenneth.
"Hallo, Ken?" Jawab Edward.
"Iya Ed, ada apa?"
"Kau sedang apa?"
"Tidur," jawab Kenneth.
"Hm, begini. Jaspin akan pergi ke Belanda besok lusa. Bisakah kau datang ke klub malam ini? Jaspin ingin mentraktirmu minum"
Kenneth mengerutkan dahi, Kenneth menatap Agnes. Agnes mengangguk, namun Kenneth tidak ingin pergi.
"Maaf Ed, aku mengantuk. Tidak bisa pergi."
"Apa Agnes tidak mengininkanmu?"
"Bukan seperti itu. Aku hanya lelah seharian bekerja, itu saja."
Edward mengakhiri panggilannya. Kenneth meletakan kembali ponselnya. Kembali memeluk Agnes.
"Kau kenapa bicara seperti itu? Aku tidak melarangmu pergi."
"Kau tidak larang, tetapi aku tidak ingin pergi. Aku ingin disini, aku ingin menghabiskan banyak waktu bersamamu."
"Edward temanmu," jawab Agnes.
"Kau Istriku! Mana yang lebih penting?" Tanya Kenneth.
Agnes kaget, "baiklah, terserah kau saja."
"Sudah, ayo tidur."
Agnes mengubah posisinya memeluk Kenneth. Agnes membenamkan wajahnya dalam dekapan Kenneth. Kenneth mengeratkan dekapan, mengusap kepala dan punggung Agnes.
--
Clarya pergi menemui Joe di klub. Joe dan Clarya minum bersama.
"Bagaimana? Apa yang kau temukan?" Tanya Clarya.
"Direktur Kenneth Alexander, pria muda berusia 27 tahun. Dia putra kedua dari dua bersaudara. Kakaknya meninggal karena sebuah kecelakaan. Dia menikahi kakak iparnya, menggantikan kakaknya. Agnes Carney nama istrinya, adalah Direktur perusahaan Carney. Setelah Agnes Carney menikah dengan Kenneth Alexander, mereka punya seorang bayi."
"Mana foto istrinya?" Tanya Clarya.
Joe mengambil ponselnya dari saku, lalu menunjukan foto Agnes. Clarya kaget, matanya melebar.
"Dia..., wanita itu ternyata istrinya. Pantas saja pria itu begitu patuh."
"Maksudmu? Kau sudah pernah bertemu dengannya? Dengan Agnes?" Tanya Joe.
"Ya, kami bertemu pagi dan siang hari ini. Dialah alasan aku kesal. Wanita ja**ng itu bahkan menuang jus jeruk di bajuku."
"Apa? Hei, kau tidak salah orang kan? Aku dengar Agnes bukan wanita sembarangan. Dia adalah wanita yang di segani banyak pria."
__ADS_1
"Di segani apa? Dia seperti ja**ng yang suka menggoda pria."
Clarya kesal, merasa kalah dari Agnes. Joe merasa sikap Clarya aneh.
"Kau kenapa? Kau menyukai Kenneth?" Tanya Joe.
"Jika iya kenapa? Aku memang menyukai pria itu, dia tampan dan menggoda. Terlebih, baru dia yang menolakku, mengataiku kurang cantik."
"Sadarlah! Dia pria yang sudah menikah. Jika kau ingin mencari pria, carilah yang masih lajang."
"Terserah padaku, Joe. Saat ini aku hanya tertarik pada pria itu. Aku tidak peduli meski dia sudah menikah. Bila perlu aku akan mengancurkan pernikahannya."
"Kau jangan gila Clarya! Papamu orang terbormat, jangan mencemarkan nama baik keluarga dengan sebutan wanita penggoda atau orang ketiga."
Joe menasihati Clarya, namun sepertinya Clarya tidak menghiraukan nasihat Joe. Meski tau Kenneth dan Agnes sudah menikah, Clarya tidak peduli dan tetap berdiri pada pendiriannya.
----- ----- ----- ----- -----
Hallo semua..
Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..
Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..
Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..
Jangan lupa berikan vote juga ya..
Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,
•Lelaki Bayaran Amelia (Season 1&2 End)
•Pelukan Hangat Paman Tampan (End)
•Pangeran Es Jatuh Cinta (End)
(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)
•Pangeran Vampir (End)
•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2) (End)
•Vampir "Sang Abadi" (End)
•Cinta Lama Yang Datang Kembali (End)
•Mommy And Daddy (CLYDK 2) (End)
•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3
•The Hit Man In Love
•Jatuh Cinta Pada Tetangga
•Oh My Husband
•Menjadi Istri Simpanan
•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar
Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..
Terimakasih..
Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..
Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..
ig: dea_anggie
Line id: dea_anggie
Fb: dea anggie
Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia
❤❤❤❤❤
Bye bye..
__ADS_1
Salam hangat,
"Dea Anggie"