Suami Pengganti

Suami Pengganti
SUAMI PENGGANTI - 64


__ADS_3

Tengah malam, baby Kenzo terbangun. Baby Kenzo rupannya mengompol, popoknya sudah penuh. Baby Kenzo merasa tidak nyaman dan akhirnya terbangun. Baby Kenzo mulai merengek.


Kenneth yang mendengar suara rengekan pun terjaga. Kenneth bangun dan turun dari tempat tidur untuk melihat keadaan baby Kenzo.


Kenneth melihat baby Kenzo membuka mata. Mata indah baby Kenzo menatap dalam kearah papanya, Kenneth. Kenneth tersenyum, mencium baby Kenzo.


"Ada apa sayang? Kau terjaga?" Tanya Kenneth memeriksa.


Kenneth menemukan sesuatu. Popok Kenzo menggembung. Kenneth mengerti, ini saatnya mengganti popok baby Kenzo.


"Oh papa tau, kau tidak nyaman kan? Papa akan ganti popokmu yang gembung ini. Sabar ya, jangan menangis. Oke? Jika kau menangis mama nanti akan terbangun." Kata Kenneth pada baby Kenzo. Baby Kenzo terseyum, seakan mengerti ucapan papanya.


Kenneth mengambil popok baru dan mulai mengganti popok baby Kenzo. Kenneth perlahan membuka celana baby Kenzo lalu melepas popok bayi yang di kenakan baby Kenzo.


Kenneth sangat berhati -hati dan penuh kelembutan. Kenneth menggenakan popok baru pada baby Kenzo. Lalu mengganti celana baby Kenzo.


Kenneth selesai dengan pekerjaannya. Kenneth mengendong baby Kenzo dan memeluk baby Kenzo.


Dengan penuh kehangatan Kenneth menimang-menimang baby kenzo di pelukannya. Baby Kenzo terlihat tenang dan merasa nyaman.


Agnes bergerak, meraba tempat tidur. Agnes merasa tempat tidur Kenneth kosong. Agnes membuka mata perlahan melihat ke sisi tempat tidur. Benar saja, Kenneth tidak ada.


Agnes bangun perlahan. Agnes duduk bersandar bantal. Agnes melihat Kenneth menimang baby Kenzo.


Agnes tersenyum, "sayang.. apa Kenzo terbangun?" Tanya Agnes.


Kenneth memalingkan wajah. "Ah, kau bangun?" Kata Kenneth, membawa baby Kenzo yang belum tertidur mendekati Agnes.


Kenneth naik ke atas tempat tidur. Agnes mengulurkan tangan, Kenneth memberikan baby Kenzo pada Agnes.


"Apa kau haus sayang? Biarkan mama memberimu asi." Ucap Agnes, memeluk baby Kenzo.


Kenneth duduk bersandar di samping Agnes. Melihati Agnes yang sedang memberi asi pada baby Kenzo. Kenenth memegang kaki mungil baby Kenzo. Kenneth menciun kedua telapak kaki Baby Kenzo.


"Cup.."


"Cup.."


Kenneth tersenyum, mencium kening Agnes. "Aku menyayangimu.." kata Kenneth berbisik.


Agnes menatap Kenneth, Kenneth merapikan rambut Agnes ke belakang telinga. Kenneth manatap Agnes.


"Aku juga sayang padamu, pada anak kita juga." Jawab Agnes tersenyum cantik.


Kenneth mendekat dan mencium bibir Agnes lembut, Kenneth mengusap kepala Agnes. Menyandarkan kepala Agnes di dadanya. Tangan Kenneth masih sibuk mengusap kepala Agnes.


"Katakan padaku apa pun keluh kesahmu. Jangan ada rahasia di antara kita. Aku tidak ingin ada salah paham dan perpisahan lagi." Ucap Kenneth dengan suara lembut.


Agnes mengangguk, Agnes menadahkan kepala menatap Kenneth. Agnes mencium kilas pipi Kenneth.


"Ya.. tidak akan ada lagi rahasia diantara kita. Aku janji akan mengatakan apa pun yang aku rasa mengganjal di hatiku. Apa yang ingin aku tahu, jadi kau juga harus mengatakan apa yang menjadi kegundahan hatimu. Oke?" Kata Agnes mengiyakan ucapan Kenneth sebelumnya.


"Sepakat. Ayo kita memulai semuanya dari awal, aku ingin hidup dengamu, merawat dan membesarkan Kenzo juga adik-adik Kenzo kelak. Kita tidak akan terpisah lagi Agnes. Aku tidak ijinkan kau pergi dari hidupku. Kau adalah istriku, milikku untuk selamanya." Kenzo mencium rambut Agnes, mendekatkan kepalanya ke kepala Agnes. Sehingga kepala keduanya saling berdekatan.


Agnes dan Kenneth malam itu terjaga. Kenneth menunggu sampai baby Kenzo selesai minum asi. Setelah kenyang, baby Kenzo pun tertidur pulas.


"Berikan padaku, aku akan tidurkan Kenzo di box nya." Pinta Kenneth.


Agnes memberikan baby Kenzo yang di gendongnya pada Kenneth. Kenneth menggendong baby Kenzo dan turun dari tempat tidur. Kenneth melangkah mendekati box tempat tidur baby Kenzo. Kenneth membaringkan baby Kenzo perlahan, dengan lembut Kenneth mengelus kepala baby Kenzo. Kenneth mengecup pipi baby Kenzo lembut.


Sebagai papa Kenneth merasa senang. Keterikatannya begitu kuat pada baby Kenzo, Kenneth tersenyum menyelimuti tubuh mungil baby Kenzo.


"Selamat tidur pangeranku. Papa menyayangimu selalu." Kata Kenneth, kembali mencium kening baby Kenzo.


Kenneth menguap, "Hoaaamm.. aku jadi mengantuk." Kata Kenneth, sambil melangkah kembali ke tempat tidur, untuk tidur.

__ADS_1


Kenneth berjalan mendekati tempat tidur. Kenneth naik ke tempat tidur dan berbaring disisi Agnes.


Kenneth menatap Agnes, Agnes menatap Kenneth. Kenneth tersenyum memeluk Agnes.


"Ayo tidur," ajak Kenneth pada istrinya, Agnes.


Agnes mengangguk masuk dalam pelukan Kenneth. Agnes membenamkan wajahnya kew dada bidang Kenneth.


Tidak lama, Agnes melepas pepelukan dan menatap Kenneth.


"Sayang.." panggil Agnes.


Kenneth yang sudah menutup mata pun membuka matanya perlahan. Kenneth menatap Agnes.


"Iya, ada apa sayang?" Tanya Kenneth.


"Aku lapar.." jawab Agnes sambil memajukan bibirnya.


Kenneth tersenyum, mencium hidung Agnes. "Ayo, kita lihat ada makanan apa di dapur." Kata Kenneth yang perlahan bangun.


"Kau ikut ke dapur? Tidak tidur?" Tanya Agnes bingung.


"Memang kenapa? Aku akan temani kau mengisi perutmu." Sahut Kenneth.


"Oke, ayo.." Agnes bersemangat.


Agnes dan Kenneth bersama-sama turun dari tempat tidur. Kenneth berjalan mendekati box baby Kenzo. Memastikannya aman.


Agnes menunggu Kenneth, Kenneth menghampiri Agnes. Menggenggam tangan Agnes. Kenneth dan Agnes keluar dari kamar dan berjalan menuju dapur.


Kenneth dan Agnes sampai di dapur. Kenneth membuka lemari pendingin. Melihat apa yang kira-kira bisa di masak.


"Hanya ada sayur dan buah. Kentang, puding, dan telur." Kata Kenneth, menutup kembali lemari pendingin.


"Lalu, istri kesayanganku ingin makan apa? Salad sayur? kentang panggang? Telur rebus? Atau apa?" Tanya Kenneth gemas.


Agnes tertawa, menutup mulutnya dnegan tanga. Kenneth menatap Agnes, merangkul pinggang Agnes mendekat.


"Apa yang ingin kau makan? Katakan." Tanya Agnes.


"Apa kau akan buatkan untukku?" Tanya Agnes balik.


Kenenth mrngangguk, "ya.. apa pun akan aku lakukan untukmu." Jawab Kenneth.


"Ouh, manis sekali. Sejak kapan kau menjadi pria manis huh? Dimana Kenneth Alexander yang dingin dan...." ucapan Agnes terputus. Agnes terdiam saat tiba-tiba Kenneth mencium bibirnya.


Kenneth gemas melihat Agnes. Sudab tidak tahan untuk melahap bibi mungil Agnes. Agnes mencengkram lengan Kenneth, membalas ciuman Kenneth.


Kenneth melepas ciumannya tiba-tibq, karena mendengar langkah kaki yang berjalan mendekati dapur. Kenneth menarik Agnes ke dalam ruangan penyimpanan bahan. Kenneth menutup dan mengunci pintu ruang penyimpanan bahan. Ruangan itu gelap, sengaja Kenneth tidak menyalakan lampu.


Kenneth dan Agnes mengintip dari kaca, benar saja bibi Hana terbangun dan sedang mengambil air minum.


"Kau kenapa membawaku kesini?" Tanya Agnes berbisik.


"Apa lagi, aku ingin kita melanjutkan yang tadi." Jawab Kenneth.


"Apa maksudmu, Ken?" Tanya Agnes bingung.


Kenneth mendekat, mengecup pipi dan leher Agnes.


"Ken, umhh.." Suara Agnes.


"Diam dan nikmati saja sayang. Aku hanya ingin menciummu, selebihnya aku akan lakukan di tempat lain." Kata Kenneth yang lagi-lagi membuat Agnes bingung.


"Pria mesum," keluh Agnes.

__ADS_1


"Pria mesum ini suamimu sayang. Kau mengataiku mesum? Wajah jika suami mesum pada istri. Yang terpenting aku tidak mesum pada wanita lain. Sudah jangan bicara, nanti bibi Hana mendengar." Kata Kenenth yang masih berbisik-bisik.


Kenenth dan Agnes saling berhadapan. Kenneth membelai wajah Agnes, menahan tengkuk Agnes dan kembali mencium bibi Agnes. Satu tangan menahan tengkuk, satu tangan lagi berkeliaran. Kenneth memulai aksinya. Kenneth sengaaja menggoda Agnes. Agnes membalas perlakuan Kenneth, Agnes berbalik menggoda Kenneth.


@@@@@... @@@@@...


Hallo semua..


Terimakasih sudah mau berkunjung dan membaca novel saya..


Jangan pernah bosan menunggu update selanjutanya ya..


Jangan lupa like,☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar..


Jangan lupa berikan vote juga ya..


Kunjungi juga di novel saya yang lain. Dengan judul,


•Lelaki Bayaran Amelia


•Pelukan Hangat Paman Tampan


•Pangeran Es Jatuh Cinta


(Season ke 2 dari Pelukan Hangat Paman Tampan)


•Oh My Husband


•Pangeran Vampir


•Pangeran Vampir 2 (SEASON 2)


•Vampir "Sang Abadi"


•Dendam Permaisuri Kepada Kaisar


•Cinta Lama Yang Datang Kembali


•Mommy And Daddy (CLYDK 2)


•Darren & Karren (Perjalanan Cinta) CLYDK SEASON KE 3


Jangan lupa like, ☆☆☆☆☆ dan isi kolom komentar.. vote juga dong..


Terimakasih..


Untuk pembaca yang ingin join grup FB/WA silahkan..


Untuk yang ingin follow ig saya juga silahkan..


ig: dea_anggie


Line id: dea_anggie


Fb: dea anggie


Grup FB: Lelaki Bayaran Amelia


❤❤❤❤❤


Bye bye..


Salam hangat,


"Dea Anggie"

__ADS_1


__ADS_2