Suami Rasa Musuh

Suami Rasa Musuh
Bab 105


__ADS_3

Bab 105


Ini part tentang Vivi yang akan kembali di pertemukan dengan Aji


Seorang wanita bersama putri kecilnya yang kini baru bisa berjalan sedang bermain di halaman depan rumah.


Vivi Veronicha, sedang menuntun putrinya berlatih jalan.


''Ta ta ta, jalan jalan,'' suara Vivi mengiringi langkah si kecil dengan riang gembira. Dengan penuh semangat bocah kecil itu melebarkan langkahnya diiringi suara khasnya. Merek berkeliling-liling depan halaman rumah sederhana.


''Vio, capek ya sayang,'' ucap Vivi pada Viona putrinya yang mendudukkan panttnya ke tanah. Vivi berjongkok kemudian menggendong putrinya dengan manja.


Ibu dan anak itu pun kembali ke teras rumah dan beristirahat di sana. Vivi pun meninggalkan Viona di teras kemudian wanita itu masuk ke dalam untuk mengambil makanan untuk Viona karena putrinya itu pasti lapar karena hari sudah mau siang, tak berapa lama Vivi pun keluar membawa semangkuk bubur hasil buatannya subuh tadi.


'' Vio sayang, ayo kita mamam ya nak,'' ucap Vivi sembari memasangkan celemek di tubuh Viona. Vivi pun mulai menyuapi Viona sesuap demi sesuap.

__ADS_1


Viona pun tampak makan dengan sangat lahap, Vivi tampak sangat telaten menyuapi putrinya. Sejak dia pergi dari kehidupan Aji wanita itu benar-benar mengurus anaknya sendirian terkadang dia merasakan sedih, merasakan kesepian dia memang memutuskan untuk pergi jauh dari keluarganya bahkan dari orang-orang yang dia kenal. Vivi pun mengandalkan uang tabungan dan berbelanja seadanya sembari bisnis kecil-kecilan di rumah. Asal bisa menghidupi putrinya dia sudah sangat bahagia.


''Pap pap pa pa pa,'' celoteh Viona begitu dia sudah selesai dengan makannya. Vivi tersenyum simpul menatap pancaran sinar mata Viona.


''Pa pa pa, ma ma ma ma,'' celotehnya lagi membuat Vivi mengerutkam dahi. Sedikit heran dengan celotehan Viona yang menyebutkan papa.


''Vio mau apa sayang?'' ujar Vivi membelaii pipi gembul si kecil.


Vio pun tertawa lucu dan meraih wajah Vivi, lalu tangannya bergerak-gerak ke sana ke sini.


'' kamu udah ngantuk ya sayang mama yuk Kita bobok yuk,'' ajak Vivi Kemudian mereka pun masuk ke dalam rumah.


setelah 1 jam berada dalam kamar Vivi Bone berhasil membuat Viona tidur dengan sangat nyenyak. ini dia pun mulai bergegas untuk membuka laptop dan mulai melakukan pekerjaan sederhananya dia berbisnis online.


cukup lama Vivi berkutat di depan laptop untuk mempromosikan barang-barang yang dia jual seperti aksesoris pakaian dan tas wanita.

__ADS_1


Sementara di tempat lain


''nak aji Boleh tidak ibu minta tolong padamu?'' pinta bu Minah setelah Aji selesai membersihkan masjid.


''Boleh, bu. mau minta tolong apa?'' tanya Aji.


'' ini loh nak Aji, tadi ibu Pesan tas untuk pergi pengajian modelnya tuh bagus dan kebetulan alamatnya nggak jauh dari sini. boleh kan Ibu minta tolong sama kamu Untuk jemput barang pesanan ibu di alamat ini,'' tunjuknya pada layar ponsel di tangannya. wanita itu menunjukkan layar ponselnya kepada Aji, dan Aji pun menyetujui untuk menjemput barang pesanan Bu Minah di alamat yang sudah dia baca.


'' Baiklah Bu kalau begitu saya akan pergi jemput barangnya ya oh ya ngomong-ngomong ini bayar langsung di tempat atau Ibu transfer ya,'' Tanya Aji.


'' Oh iya tunggu sebentar ya ibu ambil uangnya dulu,'' hujan Bu Bina lalu masuk ke dalam rumah untuk mengambil uang.


''ini nak Aji. Pergilah sekalian ini kunci motor kamu pakai motor Bapak ya biar cepat,'' minta Bu Minah dengan sangat antusias.


'' Baik bu saya pamit dulu ya, Assalamualaikum.'' Aji pun berlalu dan dia pergi menuju ke alamat di mana Bu Minah memesan tas untuk pengajian.

__ADS_1


__ADS_2