Suami Rasa Musuh

Suami Rasa Musuh
Bab 96


__ADS_3

Bab 96


''Mika sudah menikah dengan Anwar, kamu tidak perlu lagi memohon seperti apa pun untuk mengambil hati saya.'' ucap pak Rizal.


''Tapi saya sangat tulus mencintai Mika dan ingin membahagiakannya. Saya memang mengakui kebodohan saya, saya mohon beri kesempatan untuk yang terakhir kali.'' ujar Aji dengan sedih.


''Tidak, silahkan kamu pergi dari sini. Jauhi Mika dan lupakan!'' tegas bu Dina lalu mengusir Aji dengan terang-terangan.


Sementara seseorang yang sejak tadi menonton dari balik jendela terenyum sinis dan ia sangat senang karena dirinya lah yang di pilih oleh kedua orang tua Mika.


Namun, sebelum langkah Aji menjauh Mika langsung angkat bicara dan berusaha untuk membuka kedok Anwar yang telah menculik dirinya serta memprekosanya.


''Ayah, Ayah telah salah menilai seorang Anwar. Dia adalah pria yang jahat.'' Mika menatap nanar pada Ayahnya.

__ADS_1


Mendengar itu, Aji urung melanjutkan langkahnya. Pria itu kembali menoleh dan menanti Mika untuk terus memberikan semua informasi buruk atas perlakuan Anwar pada wanita yang di cintainya.


''Jahat bagaimana, Ayah tidak melihat setitik pun keburukannya. Kamu tidak usah berusaha membela pria itu,'' tunjuk pak Rizal pada Aji.


''Ayah... Aku, aku di paksa dan di ancam oleh Anwar. Hingga akhirnya aku menurut dan di bawa pulang ke rumah.'' terang Mika. Ia berusaha menahan tangisnya kala mengingat momen menjijikkan itu berputar di kepalanya.


Mendengar Mika mulai membuka keburukannya, Anwar yang sejak tadi hanya mengamati mulai masuk dengan wajah yang dingin. Ia tidak terima jika keburukannya di buka di hadapan mertuanya.


Mika menatapnya dengan penuh kebencian, Iya sebenarnya tidak ingin melihat wajah Anwar saat ini pria itu telah menodai dirinya dan memaksanya hingga duduk di pelaminan masuk ke dalam dunia pernikahan yang tak diinginkan.


''Aku, aku yang mengizinkannya untuk masuk ke dalam sini karena dia mempunyai hak dan aku ingin bertemu dengannya dan ingin selalu bersamanya,'' ucap Mika secara gamblang dan blak-blakan.


''Kamu tidak bisa membuat peraturan seperti itu Mika, kamu adalah milikku sekarang dan kamu harus berada di bawah aturanku.'' tegas Anwar.

__ADS_1


''Ayah, Ayah harus tahu sebuah fakta yang pasti akan membuat Ayah akan membenci pria itu!'' tunjuk Mika pada Anwar. Ia merasa sedikit pusing karena sejak tadi berdebat yang tidak ada habis-habisnya.


''Ayah tahu, dia adalah pria yang sangat Ku benci karena dia telah memperkosaku Ayah. Ayah tahu itu perasaanku sangat sakit.'' terang Mika yang sudah tidak bisa memendam berita itu terlalu lama yang semakin hari semakin menyakitkan.


Degghh


pak Rizal langsung memegangi dadanya yang tiba-tiba terasa nyeri. Ia tidak menyangka akan perkataan Mika putrinya. Ia merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja Mika ungkapkan.


Jika Itu adalah sebuah fakta dan kebenaran mengenai Anwar yang telah berani membohongi keluarganya dan telah menodai putri tercinta mereka satu-satunya.


Aji yang ada di sudut sana pun merasa terkejut akan penuturan Mika karena Aji melihat kebenaran di mata Mika rasanya ingin sekali Aji menonjok wajah Anwar saat ini juga, tangannya telah mengepal kuat-kuat hingga urat-uratnya terlihat.


Brengksek!

__ADS_1


__ADS_2